Anda di halaman 1dari 3

TEKNIK PEMANFAATAN

TENAGA LISTRIK
SMK NEGERI 1
PURWOREJO

MELAKSANAKAN
PERAWATAN DAN
PERBAIKAN PADA
ELEKTRIK
HAND BOR

Nama
Kelas
No Absen
Tgl Praktek

:
:
:
:

I. TUJUAN :
Setelah melaksanakan praktek diharapkan siswa dapat :
1. Melepas bagian bagian dari Bor listrik dengan urutan yang benar dan sesuai dengan
prosedur keselamatan kerja yang berlaku.
2. Menjelaskan bagian bagian dari elektrik hand bor dan menyebutkan fungsinya
3. Menjelaskan bagian bagian yang mudah rusak serta cara perbaikan dan perawatannya
sehingga tidak terjadi kerusakan yang lebih parah
4. Merakit kembali peralatan yanng telah dibongkar dan dipasang sesuai aslinya serta
melakukan uji coba pada tegangan kerja
5. Melakukan pengukuran yang meliputi Arus pemakaian, daya listrik, tegangan kerja
dan tahanan gulungan motor serta putaran motor dengan alat ukur yang sesuai.
6. membuat laporan praktek yang berisi data alat, gambar konstruksi, rangkaian
kelistrikan dan data pengukuran yang telah dilaksanakan.
7. Menerjakan tugas dan menjawab pertanyaan pertanyaan yang terdapat pada akhir
lembar kerja ini.
II. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN :
1. Bor listrik merek :.........
2. Obeng kembang ukuran sedang.
3. Obeng rata kecil.
4. Tang lancip.
5. Tang kombinasi
6. Multitester.
7. Wattmeter 1 phase, 220 volt 5 Ampere.
8. Ampermeter AC 0 10 Ampere 50 Hz
9. Voltmeter AC 220 Volt 50 Hz
10. Stroboscope Tachometer sebagai pengukur RPM
11. Rol Stopkontak.
12. Saklar TPDT.
III. TEORI SINGKAT
Bor tangan listrik merupakan alat pertukangan yang sangat luas pemakaiannya,tukang.
Kayu tukang logam kerajinan tangan dan instalatir listrik semua membutuhkan kinerja bor listrik.
Karena banyaknya pengguna sehingga banyak pabrikan memproduksi bor listrik dengan berbagai
bentuk fungsi serta kenggulan lainnya. Harganya juga sangat variabel, dari yang puluhan ribu
sampai harga jutaan ada dipasaran. Konsumen pada umumnya lebih menyukai harga yang murah
tetapi kurang menyadari bahwa alat ini cepat rusak dan pemakaian dayanya boros serta tenaga
yang dihasilkan juga tidak sesuai sehingga dalam jangka panjang sangat merugikan. Motor listrik
yang digunakan adalah dari jenis motor Universal, disebut demikian karena motor ini dapat
bekerja pada arus AC maupun DC. Motor jenis ini mempunyai torsi awal yang besar sehingga
cocok untuk alat alat pertukangan, bentuknya juga kecil sehingga cocok untuk alat alat tangan.
Putaran yang dihasilkan bisa mencapai 12.000 rpm tergantung jumlah alur dan lamelnya. Rpm
nya juga dapat diatur dengan regulator arus atau tegangan sehingga sederhana konstruksinya.
Bagian bagian yang mudah rusak pada bor listrik terutama adalah Angker atau rotornya
disamping gulunganya terbakar sering pula lamelnya aus karena gesekan dengan sikat sikat
arangnya. Secara rutin sikat arangnya juga harus diperiksa jangan sampai habis, karena akan
merusak lamelnya. Dalam penggantian sikatnya haruslah memperhatikan merek dan jenisnya
karena jenisnya sangat banyak sehingga mudah keliru. Angkernya dapat diganti dengan jenis dan
merek yang sama karena telah tersedia di pasaran sehingga kita tidak perlu melakukan rewinding.
Harganya sekitar 25 sampai 50 persen dari harga alatnya. Apabila angkernya tidak terdapat
dipasaran maka harus dilakukan lilit ulangnakan tetapi hasinya sering kurang memuaskan,
biasanya bornya menjadi bergetar dan tenaganya menurun.

IV. GAMBAR KONSTRUKSI / BENTUK BOR TANGAN LISTRIK

Nama bagian2 Bor listrik


1. Kabel penghubung.
2. ..............................
3. ..............................
4. ..............................
5. ..............................
6. ..............................
7. ..............................
DATA PADA NAME PLATE
1. Tegangan kerja : ...............
2. Frekuensi : ..............
3. Daya : ..............
4. Rpm : .............
5. ........................

V. GAMBAR DIAGRAM KELISTRIKAN BOR LISTRK

VI. GAMBAR DIAGRAM PENGUKURAN BOR LISTRIK

BOR
LISTRIK

VII. DATA HASIL PENGUKURAN

Tegangan
kerja
( volt )

Daya alat
( watt )

Arus kerja
( Ampere )

Tahanan listrik
RPM
Rotor

Stator

VIII. ANALISA DATA PENGUKURAN DAN KESIMPULAN

IX. TUGAS DAN PERTANYAAN


1.Motor listrik jenis apa yang digunakan pada bor listrik ?
2.Mengapa dipilih motor universalsebagai pengeraknya?
3.Pada bagian mana sering terjadi kerusakan pada bor listrik, bagaimana mengatasinya?
4.Bagaimana cara pengaturan kecepatan pada motor universal?
5.Perlukan dilakukan rewinding atau melilit ulang pada angker motornya jelaskan
alasannya.
X. JAWAB
1. .................
2. .................
3. .................
4. .................
5. .................

Anda mungkin juga menyukai