Anda di halaman 1dari 17

DEMONSTRASI PERCOBAAN

KATALIS KARBON

OLEH:
SITI RAHMADANI (4111610005)
KIMIA NONDIK 2011
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN
ALAM
UNIMED
2014

LATAR BELAKANG

GULA

KARBON

KATALIS

GULA
Gula merupakan bahan makanan dengan rasa manis .
Gula ditemukan di India , sekitar abad dua sebelum masehi ,
tetapi ada catatan sejarah yang mengatakan bahwa gula
berasal dari Cina . Gula termasuk dalam bumbu dapur yang
dapat memberikan rasa manis dan bisa digunakan untuk
pengawet makanan.

Secara kimiawi gula sama dengan karbohidrat, tetapi


umumnya pengertian gula mengacu pada karbohidrat yang
memiliki rasa manis, berukuran kecil dan dapat larut. Kata
gula pada umumnya digunakan sebagai padanan kata untuk
sakarosa (sukrosa). Pada bagian ini pengertian gula mengacu
pada karbohidrat yang memiliki rasa manis, berukuran kecil
dan dapat larut (dalam air).
Gula diperoleh dari tebu , air bunga kelapa , aren , enau ,
palem atau lontar , hingga bit .

Macam-macam gula yang dapat kita


jumpai adalah sebagai berikut :
Gula Batu : Gula batu diperoleh dari batang tebu
dengan bentuk butiran besar-besar bewarna
putih hingga coklat muda. Dikenal dengan rock
sugar atau lump sugar.
Gula bubuk : Gula bubuk dikenal dengan istilah
icing sugar atau confectioner sugar. Dibuat dari
gula
pasir
yang
dihaluskan
dengan
menambahkan sedikit tepung maizena supaya
gula bubuk tidak menggumpal .

Gula dadu : Diperoleh dari batang tebu yang diproses dan


dicetak dengan bentuk dadu . Berwarna putih atau coklat .
Dikenal dengan istilah cube sugar
Gula merah : Bahan dasar gula merah bermacam-macam.
Jika bahan dasar menggunakan air tebu akan
menghasilkan warna coklat muda dan dicetak padat , gula
ini disebut juga gula jawa .
Bahan dasar gula merah dengan aren ( air kelapa ) dikenal
dengan istilah gula aren . Dan jika dibuat dengan air kelapa
maka disebut dengan gula kelapa .

Gula Palem : Dikenal juga dengan istilah palm


sugar. Bahan dasarnya diperoleh dari pohon palem
atau sari tebu. Rasa manisnya tidak sekuat gula
pasir .

Gula Pasir : Gula pasir diperoleh dari batang tebu,


warnanya putih dan butiran kasar.
Gula pasir yang berwarna kecokelatan dikenal
dengan istilah demarara.
Gula pasir dengan butiran halus dikenal dengan
granulated sugar.
Gula pasir dengan butiran sangat halus sering
disebut dengan caster sugar.

KARBON
Karbon adalah salah satu unsur yang terdapat dialam dengan
simbol dalam sistem periodik adalah C.
Nama carbon berasal dari bahasa latin carbo yang berarti
coal atau charcoal. Istilah coal menyatakan sediment
berwarna hitam atau coklat kehitaman yang bersifat mudah
terbakar dan terutama memiliki komposisi utama belerang,
hydrogen, oksigen, dan nitrogen.

Karbon merupakan unsur ke-19 yang paling banyak terdapat


di kerak bumi yaitu dengan prosentase berat 0,027%, dan
menjadi unsur paling banyak ke-4 terdapat jagat raya setelah
hydrogen, helium, dan oksigen. Ditemukan baik di air, darat,
dan atmosfer bumi, dan didalam tubuh makhluk hidup.
Karbon membentuk senyawaan hampir dengan semua unsur
terutama senyawa organic yang banyak menyusun dan
menjadi bagian dari makhluk hidup.

KATALIS
Katalis adalah zat yang ditambahkan ke dalam suatu
reaksi dengan maksud memperbesar kecepatan reaksi.
Katalis terkadang ikut terlibat dalam reaksi tetapi tidak
mengalami perubahan kimiawi yang permanen, dengan
kata lain pada akhir reaksi katalis akan dijumpai
kembali dalam bentuk dan jumlah yang sama seperti
sebelum reaksi.
Katalis mempercepat reaksi kimia pada suhu tertentu,
tanpa mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi
itu sendiri. Suatu katalis berperan dalam reaksi tapi
bukan sebagai pereaksi ataupun produk.

ALAT DAN BAHAN


*ALAT:
-Korek api/ mancis
-Alas

*BAHAN:
-Gula secukupnya
-Abu rokok
secukupnya

VIDEO PERCOBAAN
KATALIS KARBON

PROSEDUR PERCOBAAN
1. Sediakan alat dan bahan yang dibutuhkan.

2. Bakar setumpukan gula dengan korek api.

3. Bakar setumpukan gula yang dicampur dengan


abu rokok.

4. Perbandingan hasil pembakaran gula murni dengan


pembakaran gula yang telah dicampur dengan abu
rokok.

Gula yang
telah
dicampur
dengan abu
rokok

Gula
murni

KETERANGAN:
Perbedaan pembakaran gula murni dengan gula
yang telah dicampur abu rokok.
Pembakaran pada gula murni menyebabkan gula
tersebut meleleh scara perlahan. Warna gula
pun berubah menjadi kuning kecoklatan.

Pembakaran pada gula yang dicampur


dengan abu rokok, menyebabkan padatan
tersebut terbakar.
Warnanya
pun
berubah menjadi coklat kehitaman.

Pada eksperimen ini, karbon dalam abu rokok


bertindak sebagai katalis pada pembakaran gula.
Katalis tersebut mempercepat reaksi tapi tidak
mempengaruhi hasil reaksi pembakaran gula
tersebut.

Katalis dapat mempercepat reaksi dengan


menurunkan energi aktivasi reaksi.

cara

Energi aktivasi reaksi merupakan banyaknya


energi minimum yang dibutuhkan oleh reaksi
agar reaksi dapat berlangsung.

TERIMAKASIH
ATAS
PERHATIANNYA