Anda di halaman 1dari 10

A.

Command Window(Jendela Perintah) dan Dasar Aritmetika


Command window secara default (dari sononya ) dapat ditemukan disebelah kanan
pada desktop matlab.
Command atau perintah diketikkan di jendela command didepan tanda :
>>
Contoh coba ketikkan 433.12 * 15.7 pada matlab prompt dan takan enter
hasilnya akan tampak seperti ini:
>> 433.12*15.7
ans =
6.8000e+003
Pada contoh diatas kita lihat ada variabel yang bernama ans, secara default hasil dari
setiap perintah /command akan disimpan dalam variabel ans.
Bila kita ingin menyimpan hasil perhitungan keveriabel yang kita definisikan sendiri
seperti persamaan y=x*3.56 persamaan ini menunjukkan bahwa hasil operasi
perkalian akan disimpan ke dalam y. Untuk melakukan hal yang demikian ketikkan
>> y = x * 3.56
y=
106.8000
Maka sekarang kita punya variabel y yang tidak lain bernilai 106,800.
Latihan 1:
Dengan menggunakan matlab hitunglah :
[ ]

dan

( )

Solusi 1
Untuk menyelesaikan persamaan ini ketikkan:
>> 5*(3/4) + 9/5
ans =
5.5500
Untuk soal kedua bisa kita selesaikan dengan mengetikkan
>> r = 4^3
r =
64
>> s = 3/4 + 9/(2*3)
s =
2.2500
>> t=r*s
t =
144

Melihat variabel yang sudah kita gunakan


Untuk melihat variabel yang sudah kita gunakan ketikkan perintah:
>> who
Your variables are:
V a ans r s t x y z
Maka akan tampak variabel apa saja yang sudah kita gunakan. Untuk melihat lebih
detail tentang variabel kita bisa kita ketikkan
>> whos
Name Size Bytes Class
V 1x1 8 double array
a 1x1 8 double array
ans 1x1 16 double array (complex)
r 1x1 8 double array
s 1x1 8 double array
t 1x1 8 double array
x 1x1 8 double array
y 1x1 8 double array
z 1x1 8 double array
Grand total is 9 elements using 80 bytes
Menghapus Variabel
Untuk menghapus variabel ketikkan
clear x y z
maka variabel x, y, dan z akan dihapus.
Jika kita hanya mengetikkan perintah clear saja maka semua variabel kita akan
terhapus. So....hati-hati menggunakan perintah clear.
Secara default(dari sononya) daya tampung atau lebar data atau kepresisian dari
setiap variabel pada matlab adalah short. Misal kita ingin menampung data yan
bernilai milyaran makavariabel bertipe short sudah tidak dapat menampung
sehingga perlu diubah format/tipe variabel menjadi lebih lebar/presisi misal tipe
long lebih lebar datanya /besar daya tampungnya dibandingkan short. Cara untuk
merubah tipe data/lebar data variabel misal menjadi tipe data long ketikkan
perintah berikut:
>> format long
>> x = 3 + 11/16 + 2^1.2
x =
5.98489670999407

Untuk merubah tipe data menjadi short kembali dengan mengetikkan perintah
berikut:
>> format short
>> x = 3 + 11/16 + 2^1.2
x =
5.9849
Bila kita bandingkan antara short dan long, ketika menggunakan format short yakni
pada contoh diatas hasilnya 4 angka dibelakang koma pada variabel x dibulatkan.
Bagi mahasiswa ekonomi atau akuntansi tentu lebih menyenangi menggunakan format uang
atau bank maka cukup ganti formatnya menjadi bank :DV dengan mengetikkan perintah
berikut:
>> format bank
>> hourly = 35.55
hourly =
35.55
>> weekly = hourly*40
weekly =
1422.00
Untuk masalah format data/variabel silahkan melihat pada dokumentasi matlab.
B. Definisi-definisi dasar matematika.
Latihan C1
Carilah volume bola yang memiliki radius 2 m.
Solusi
Volume dari lingkaran diberikan oleh persamaan

Dalam matlab konstanta

di tuliskan dengan pi solusi soal diatas adalah:

>> r = 2;
>> V = (4/3) *pi*r^3
V =
33.5103
Salah satu konstanta matematika yang menjadi selebritis/popular adalah konstantan
euler atau fungsi exponensial. Dimana e=2,178. Kita bisa merujuk e pada matlab
dengan mengetikkan exp(a) yang sama dengan ea. Berikut ini sedikit contoh:
>> exp(1)
ans =
2.7183
>> exp(2)

ans =
7.3891
untuk menemukan e9, dapat diketikkan pada command window perintah berikut:
>> exp(9)
Untuk menemukan akar pangkat dua dari sebuah bilangan seperti bisa
menggunakan fungsi sqrt contoh hitung

dan

dapat mengetikkan:

>> x = sqrt(9)
x =
3
>> y = sqrt(11)
y =
3.3166
Untuk menemukan natural log dari sebuah bilangan x , ketikkan log(x) contoh carilah
nilai ln 3.2 dan ln 5. Untuk itu ketikkan pada command window perintah berikut:
>> log(3.2)
ans =
1.1632
>> x = 5; log(5)
ans =
1.6094
Untuk menghitung logaritm basis 10 dapat menggunakan fungsi log10(x).
>> x = 3; log10(x)
ans =
0.4771
Untuk fungsi trigonometri misal untuk mencari cos a dapat menggunakan fungsi
cos(a), sedangkan untuk invers dari cos cukup menambahkan huruf a didepan cos
menjadi acos.
Contoh ketikkan perintah berikut:
>> cos(pi/4)
ans =
0.7071
>> format rat
>> atan(pi/3)
ans =
1110/1373

Bilangan Compleks
Pada bilangan compleks muncul bilangan imaginer yang disimbolkan dengan i atau j, anatara
i dan j dapat digunakan secara bergantian tergantung dari domain masalah. Bilangan i atau j
didefinisikan dengan

Sebuah bilangan complex dapat dituliskan dalam bentuk z=x+iy, dimana x adalah bagian
realnya dan y adalah bagian imaginernya. Untuk mendefinisikan imaginer part pada matlab
dilakukan dengan menambahkan di belakang angka dengan character i atau j yang tidak boleh
dipisahkan dengan spasi atau simbol lainnya. Ok ayo kita coba.
Mari kita ketikkan perintah berikut:
a = 2 + 3i;
>> b = 1 - i;
>> c = a + b
c =
3.0000 + 2.0000i

Hasil diatas sudah sangat jelas.

C. Skalar, Vector dan Matriks


Pada matlab ada tiga kategori variabel yakni skalar, vektor dan matriks. Skalar adalah
tidak lain matriks dengan dimensi 1x1 sedangkan vektor adalah matriks yang salah
satu dimensinya adalah satu , pada vektor bila dimensi kolomnya yang bernilai satu
maka disebut dengan vektor kolom , atau jika dimensi baris pada matriks bernilai
satu maka disebut vektor baris.
Berikut ini contoh vektor baris:
[
]
[
]
Berikut ini contoh vektor kolom:
[ ]
[ ]
Perhatikan bahwa salah satu dimensi matrik di atas bernilai satu sehingga disebut
dengan vektor.
Matriks pada matlab defenisinya lebih cenderunga pada matriks yang berdimensi
mxn dimana m dan n lebih besar dari 1.
Untuk membuat variabel skalar ketikkan perintah berikut:
>> x=2
x=

2
>> y=5
y=
5
>>
Nah jadi variabel skalar adalah matriks 1x1.
Untuk membuat vektor kolom ketikkan perintah berikut:
>> a = [2; 1; 4]
a =
2
1
4

Bila kita mengalikan sebuah vektor dengan bilangan/ variabel skalar maka perkalian
ini disebut dengan perkalian skalar. Contoh perkalian skalar:
>> c = 3;
>> b = c*a
b =
6
3
12

Untuk membuat vektor baris dapat mengetikkan perintah berikut:


>> v = [2 0 4]
v =
2 0 4

Atau menggunakan perintah:


>> w = [1,1,9]
w =
1 1 9

Vektor baris dapat dirubah menjadi vektor colom atau sebaliknya dengan
menggunakan operasi transpose. Operasi transpose dapat dilakukan dengan
menambahkan tanda petik tunggal ( ) dibelakang variabel vektor contoh:
>> a = [2; 1; 4];
>> y = a'
y =
2 1 4
>> Q = [2 1 3]
Q =

2 1 3
>> R = Q'
R =
2
1
3

Berikut ini contoh-contoh operasi aritmetika pada vektor.


Operasi penambahan
>> A = [1; 4; 5];
>> B = [2; 3; 3];
>> C = A + B
C =
3
7
8

Operasi pengurangan
>> W
>> X
>> Y
Y =
1

= [3,0,3];
= [2,1,1];
= W - X
-1 2

Membuat vektor dengan dimensi yang lebih besar dari vektor yang sudah ada
>> A = [1; 4; 5];
>> B = [2; 3; 3];
>> D = [A;B]
D =
1
4
5
2
3
3

Misal kita ingin membuat vektor uniform yang nilai nya 0 sampai 10 dengan interval 2. Maka
dalam matlab dapat digunakan perintah dengan sintaks [nilai awal:interval:nilai akhir].
Contoh:
>> x = [0:2:10]
x =
0 2 4 6 8 10

Untuk melihat panjang dari dimensi vektor dapat menggunakan perintah


length(variabelvektor). Contoh:
>> A = [2;3;3;4;5];
>> length(A)
ans =
5
>> B = [1;1];
>> length(B)

ans =
2

Untuk mencari nilai maksimum dan minimum dapat dilihat pada contoh dibawah ini:
>> A = [8 4 4 1 7 11 2 0];
>> max(A)
ans =
11
>> min(A)
ans =
0

Vektor Dot dan Cross Products


Untuk perkalian dot pada dua vektor dapat dilakukan dengan perintah berikut ini:
>> a = [1;4;7]; b = [2;-1;5];
>> c = dot(a,b)
c =
33

Untuk perkalian Cross pada dua vektor dapat dilakukan dengan perintah berikut ini:
>> A = [1 2 3]; B = [2 3 4];
>> C = cross(A,B)
C =
-1 2 -1

D.

Menyelesaikan Persamaan Aljabar dan menggunakan symbolik Toolboks


pada matlab ada yang disebut dengan simbolik toolboks yang berguna dalam
menyelesaikan persamaan-persamaan yang bersifat simbolik. Pada bagian ini
langsung kita peraktikkan cara untuk menyelesaikan persamaan aljabar.
Contoh E1 selesaikan persamaan berikut ini:
x+3=0
solusinya yaitu dengan menegetikkan perintah berikut:
>> x = solve('x + 3 = 0')
x =
-3

Menyelesaikan persmaan quadratik


Contoh E2: selsesaikan persamaan berikut ini:

Solusinya yaitu dengan mengetikkan perintah berikut ini:


s = solve('x^2 -6*x -12 = 0')
s =
3+21^(1/2)

3-21^(1/2)

Memplot persamaan simbolik


Untuk memplotkan persamaan simbolik digunakan fungsi ezplot().
Contoh ketikkan persamaan berikut di command window:
>> d = 'x^2 -6*x - 12';

Selanjutnya ketikkan perintah berikut ini:


>> ezplot(d)

Maka akan muncul plot berikut ini:

Didalam matematika jika ada 4 variabel yang tidak diketahui maka dibutuhkan 4
persamaan untuk mencari nilai ke 4 variabel tersebut. cukup menjenuhkan juga jika kita
menggunakan cara manual dengan metode substitusi dan eliminasi. Dengan matlab
menjadi lebih mudah contoh:
Carilah nilai x,y,z dan w untuk persamaan:
w + x + 4y + 3z = 5
2w + 3x + y 2z = 1
w + 2x 5y + 4z = 3

w 3z = 9

untuk menyelesaikan persamaan ini dapat dilakukan dengan mengetikkan perintah


berikut ini pada command window matlab:
>>
>>
>>
>>

eq1
eq2
eq3
eq4

=
=
=
=

'w +
'2*w
'w +
'w -

x + 4*y + 3*z = 5';


+3*x+y-2*z = 1';
2*x-5*y+4*z = 3';
3*z = 9';

Selanjutnya tinggal memanggil fungsi solve dengan cara :


>> s = solve(eq1,eq2,eq3,eq4);

Kita bisa mengekstrak hasilnya dengan cara mengetikkan perintah berikut:


w = s.w
w =
1404/127
>> x = s.x
x =
-818/127
>> y = s.y
y =
-53/127
>> z = s.z
z =
87/127