Anda di halaman 1dari 6

Pengobatan Hiperkolesterol

"Dalam menangani hiperkolesterol, terlebih dahulu melakukan pengaturan makan (diet) dan
olahraga. Obat untuk hiperkolesterol baru diperlukan bila setelah 1-2 bulan mengatur makan dan
olahraga tidak mengalami perbaikan," ungkap dr. Samuel Oetoro, MS, Sp.GK.

Obat hiperkolesterol yang beredar di Indonesia dibagi menjadi lima, antara lain Asam Fibrat,
Resin, Penghambat HMGCoa reduktase, Asam nikotinat dan Ezetimibe.

Obat yang termasuk golongan asam fibrat adalah Gemfibrozil, Fenofibrate dan Ciprofibrate.
Gemfibrozil sangat efektif dalam menurunkan trigliserid plasma. Gemfibrozil meningkatkan
aktivitas lipoprotein lipase sehingga bersihan partikel kaya trigliserid meningkat. Kadar
kolesterol HDL juga meningkat pada pemberian Gemfibrozil.

Fibrate menurunkan produksi LDl dan meningkatkan kadar HDL. LDL ditumpuk di arteri
sehingga meningkatkan resiko penyakit jantung, sedangkan HDL memproteksi arteri atas
penumpukkan itu.

Obat antihiperlipidemik yang termasuk golongan resin adalah Kolestiramin (Chlolestyramine).


Obat antihiperlidemik ini bekerja dengan cara mengikat asam empedu di usus dan meningkatkan
pembuangan LDL dari aliran darah.

Penghambat HMGCoa reduktase antara lain Pravastatin, Simvastatin, Rosavastatin, Fluvastatin,


Atorvastatin. Golongan ini bekerja dengan cara menghambat pembentukan kolesterol dengan
cara menghambat kerja enzim yang ada di jaringan hati yang memproduksi mevalonate, suatu
molekul kecil yang digunakan untuk mensintesa kolesterol dan derivat mevalonate. Selain itu
meningkatkan pembuangan LDL dari aliran darah.

Asam nikotinat (nicotinic acid) atau Niasin / vitamin B3 yang larut air. Dengan dosis besar asam
nikotinat diindikasikan untuk meningkatkan HDL atau kolesterol baik dalam darah. Sedangkan
Ezetimibe dapat menurunkan total kolesterol dan LDL juga meningkatkan HDL dengan cara
mengurangi penyerapan kolesterol di usus.

Dalam memilih obat yang tepat diantara banyaknya obat untuk menurunkan kolesterol,
sebaiknya Anda memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan membantu
Anda menurunkan kolesterol dengan memilih obat yang disesuaikan dengan kondisi kesehatan
Anda.

Jadi jangan takut pada kolesterol. Jika kadar kolesterol Anda sudah terlanjur agak tinggi, Anda
perlu secara serius memperhatikan hal-hal di atas dan menghindari faktor-faktor yang dapat
memperburuk kesehatan Anda. Selamat mencoba cara cerdas menyikapi kolesterol dan mari kita
sikapi kolesterol dengan cerdas sekarang juga..!!

Makanan dan Minuman Penurun Kolesterol


Satu lagi informasi yang mungkin dapat bermanfaat. Kali
ini mengenai makanan dan minuman penurun kolesterol.
Anggapan mengenai tingginya kolesterol dalam darah
hanya bisa terjadi pada manula atau mereka yang usianya
sudah kepala empat, sungguh salah besar.

Menurut dr. Suyanto Sidik Sp.PD dari RS Internasional Bintaro, Banten, kolesterol tinggi bisa
terjadi pada usia muda, bahkan di usia belasan.
Tips menurunkan kolesterol:

Hindari atau kurangi mengkonsumsi makanan dan minuman berminyak, berlemak, dan
mengandung kolesterol tinggi.
Contoh: jeroan, kepiting, udang, kerang, kacang-kacangan, daging, santan, minyak,
margarin, cokelat, dan gula.
Olahraga
Menurut Prof. Dr. Walujo S. Soerjodibroto, Ph.D, guru besar FKUI Departemen Ilmu
Gizi, tubuh manusia sangat susah mengeluarkan kolesterol. Agar kolesterol tidak
menumpuk maka harus dikeluarkan secara paksa. Caranya dengan banyak beraktivitas
fisik.
Lakukan olahraga rutin minimal 20 menit setiap hari.
Perbanyak konsumsi makanan dan minuman yang dapat menurunkan kadar kolesterol.
Semua buah dan sayuran mengandung serat. Jadi, semua buah dan sayuran juga mampu
menurunkan kolesterol. Serat dapat mengikat kolesterol sehingga tak beredar dalam
darah. Sedangkan vitamin C untuk homeostasis alias pengatur keseimbangan
kolesterol.Yang perlu diingat, sayuran yang kaya vitamin C cukup direbus setengah
matang. Kalau sampai matang, vitaminnya hilang.Jika sayuran atau buah-buahan dibuat
menjadi jus, minumlah bersama ampasnya, karena ampas itu merupakan sumber serat

yang mampu menurunkan kadar kolesterol.


Beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol
adalah sebagai berikut:
BAWANG PUTIH Konsumsi bawang putih setengah sampai satu siung sehari secara
kontinyu selama satu bulan mampu menurunkan kolesterol sebanyak 9%. Harap dosisnya
diperhatikan benar! Jika terlalu banyak, tak baik bagi kesehatan. Mengonsumsi lebih dari tiga
siung setiap hari dapat menimbulkan diare, kentut, sebah, dan demam. Bahkan bisa
memunculkan perdarahan lambung.
Salah satu zat antikolesterol paling kuat pada bawang putih adalah ajoene. Senyawa ini juga
dapat mencegah penggumpalan darah. Walau bawang putih dimasak, kandungan senyawa ini
tidak rusak. Pada 1981, peneliti dari Pusat Riset Obat-obatan di Tagore Medical College, India,
melaporkan efek bawang putih mentah dan goreng yang diujicobakan pada 20 pasien dengan
riwayat penyakit jantung. Menurut laporannya, terdapat pengurangan kecenderungan
pembentukan bekuan darah pada pembuluh darah mereka. Ini ditunjukkan oleh aktivitas
fibrinolitik yang meningkat. Penelitian juga mengemukakan, khasiat memang sedikit berkurang
bila bawang digoreng, tapi tak terlalu bermakna. Jadi pandangan umum yang menyatakan
bawang putih akan kehilangan efeknya bila dimasak adalah salah.
Khasiat bawang putih juga bergantung pada tempat tumbuhnya. Bawang putih yang tumbuh di
tanah kaya selenium akan mengandung selenium yang tinggi pula sehingga manfaatnya sebagai
obat antipenuaan akan lebih terasa.
TEMPE Sekalipun berasal dari rumpun kacang-kacangan, tempe sangat ampuh dalam
menurunkan kolesterol. Tempe memiliki kandungan niacin yang mampu menurunkan kolesterol.
Tempe mengandung niacin 5 x lebih banyak daripada kedelai. Selain juga mengandung isoflavon
yang sudah teruji bisa menurunkan kolesterol.
TEH Menurut penelitian, EGCG (epigallocatechin gallate), yaitu komponen bioaktif paling
dominan dalam teh terbukti mampu mencegah percepatan oksidasi kolesterol LDL (kolesterol
jahat). Artinya dengan mengonsumsi teh setiap hari dalam jumlah yang wajar, risiko
penyumbatan pembuluh darah penyebab penyakit jantung dapat dikurangi.
ANGGUR Selain serat, di dalam buah anggur terdapat pula zat catechin yang sangat baik
dalam menurunkan kolesterol.
APEL Buah yang satu ini sangat terkenal kaya akan serat dan zat antioksidan. Sudah tentu apel
pun kaya vitamin C. Maka dari itu, apel bisa juga diandalkan sebagai penurun kolesterol.
Sebaiknya apel dikonsumsi beserta kulitnya, karena di kulit inilah terdapat kandungan pektin
(serat larut yang ampuh sekali dalam menurunkan kadar kolesterol) dan antioksidan paling
banyak.
ALPUKAT/AVOKAD Selama ini avokad dikenal kaya akan lemak. Tak heran jika buah ini
selalu dijauhi manakala kolesterol sedang tinggi, padahal avokad sangat baik untuk menurunkan

kolesterol. Buah ini mengandung asam lemak tak jenuh yang baik untuk menurunkan kolesterol
jahat.
BLUEBERRY Buah blueberry mungkin dapat dijadikan salah satu pengobatan alternatif dalam
menurunkan kolesterol di tubuh kita. Karena penelitian yang dilakukan para ahli di Amerika
dengan menggunakan binatang pengerat memberikan hasil yang memuaskan dalam menurunkan
kolesterol.
Walaupun ini baru merupakan penelitian awal, tapi telah memberikan harapan baru untuk
mengembangkannya sebagai salah satu pengobatan. Penelitian ini diungkapkan pada pertemuan
American Chemical Society.
Komponen yang ada dalam blueberry, Pterostilbene, menunjukkan efek yang menstimulasi
protein reseptor yang ada dalam sel, yang berperan penting dalam menurunkan kolesterol dan
lemak tubuh lainnya.
Kerja Pterostilbene ini, mirip dengan kerja dari obat penurun kolesterol, Ciprofibrate.
Ciprofibrate ini efektif dalam menurunkan kolesterol dalam darah, tapi dapat menimbulkan efek
samping seperti nyeri otot dan mual pada beberapa orang. Sedang blueberry, yang bekerja pada
reseptor sel hati sebagai target kerjanya, akan bekerja lebih akurat. Sehingga efek sampingnya
juga lebih kecil. Dalam penelitian ini juga tidak ditemukan adanya efek samping.
Penelitian lainnya pada blueberry, menyebutkan bahwa Pterostilbene mungkin juga dapat
membantu melawan kanker dan diabetes. Dan juga tidak tertutup kemungkinan dipakai untuk
mencegah kegemukan dan penyakit jantung.
Penelitian lebih lanjut pada manusia diperlukan setelah penelitian di laboratorium ini membawa
hasil yang menjanjikan. Tapi yang tetap penting harus terus dilakukan adalah tetap melakukan
aktifitas fisik yang disertai dengan pola makan yang sehat, banyak konsumsi sayur dan buah dan
rendah lemak jenuh. Semua itu merupakan cara terbaik dalam menurunkan kolesterol dan risiko
penyakit jantung.
IKAN Ikan sangat kaya asam lemak tak jenuh (omega3). Selain dapat menurunkan kadar
kolesterol dalam darah, asam lemak ini juga mencegah terjadinya pengumpulan keping-keping
darah yang mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah.
Berdasarkan habitatnya terdapat dua golongan ikan; ikan air tawar dan ikan laut. Habitat ikan
memengaruhi kandungan zat gizi ikan. Ikan air tawar kaya akan karbohidrat dan protein,
sedangkan ikan laut kaya akan lemak tak jenuh, vitamin dan mineral.
Tabel kandungan Asam Lemak Omega-3 per 100 gram
Jenis ikan
Asam Lemak Omega-3 (gram)
Tuna
2,1
Sardin
1,2
Salmon
1,6
Makarel
1,9

Herring
Teri
Tongkol
Tenggiri
Tawes
Kembung

1,2
1,4
1,5
2,6
1,5
2,2

Cara Cerdas Menyikapi Kolesterol


"Cara cerdas menyikapi kolesterol adalah dengan mengubah
pola hidup," ujar dr. Samuel Oetoro. Lakukan pola hidup segar
dan bugar yang terdiri dari 4S yaitu makan sehat, berpikir sehat,
istirahat sehat dan aktivitas sehat.

Makan sehat dapat diartikan dengan menghindari makanan


yang tinggi lemak dan sumber kolesterol, hindari alkohol dan
konsumsi gula yang berlebihan. Makanlah makanan tinggi
serat, gunakan minyak mufa (mono-unsaturated fatty acid) dan
pufa (poly-unsaturated fatty acid), suplementasi minyak ikan,
vitamin antioksidan dan pertahankan berat badan ideal.

Minyak atau lemak nabati (lmak yang berasal dari tumbuh-tumbuhan) masih dapat Anda
konsumsi asal tidak berlebihan, sebab lemak nabati tidak mengandung kolesterol dan sedikit
kadar lemak jenuhnya (saturated fat).

Senyawa lemak yang banyak terdapat dalam lemak nabati adalah lemak tak jenuh
(unsaturated fat) yang tidak menaikkan kadar kolesterol darah, bahkan menurut beberapa
laporan penelitian dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.

"Makan lemak yang baik seperti asam lemak omega-3, omega-6 dan omega-9," ujar dr.
Samuel Oetoro. Asam lemak omega-3 terdapat pada ikan laut dalam seperti ikan salmon,
ikan tuna, asam lemak omega-6 terdapat pada minyak jagung dan minyak kedelai, sedangkan
asam lemak omega-9 terdapat pada alpukat, minyak zaitun dan canola oil.

"Tapi minyak tersebut bukan untuk menggoreng. Banyak orang keliru dengan dibuat
menggoreng. Padahal jika digoreng akan menjadi lemak yang jelek. Sebaiknya diminum atau
sebagai dressing salad," tambah dr. Samuel Oetoro.

Faktor yang berperan membantu terjadinya aterosklerosis adalah radikal bebas. Tapi jangan
khawatir, radikal bebas dapat ditangkal dengan antioksidan yang banyak terkandung dalam
buah-buahan seperti jeruk, strawberry dan anggur, juga sayuran terutama yang berwarna
merah seperti tomat dan wortel.

Dalam berpikir sehat, diperlukan pengelolaan stress dengan baik. Jika anda hidup dan
bekerja di kota besar, bisa dipastikan sangat sukar untuk bebas stress. Namun, Anda bisa
mengelola stress Anda dengan baik, sehingga justru dapat memacu kreativitas dan semangat
Anda. Akhirnya peningkatan derajat kehidupan dan kesehatan Anda.

Berolah-raga secara teratur sudah dibuktikan pula dapat menurunkan kadar kolesterol total
dan meningkatkan kadar kolesterol HDL. Olahraga membantu membakar kolesterol/lemak
dalam tubuh menjadi energi.

Anda mungkin juga menyukai