Anda di halaman 1dari 15

Oleh Isfansona Pandamwati

Apa itu Scabies??


Kudis atau Scabies adalah penyakit kulit yang
disebabkan oleh tungau (mite) Sarcoptes scabiei yang
dicirikan dengan adanya keropeng, kebotakan, dan
kegatalan pada kulit.

Apa itu Scabies??

Apa Penyebabnya?

Gejala utama:
- Pruritus nokturna, artinya gatal pada malam hari
- Menyerang manusia secara berkelompok
- Adanya benjolan-benjolan kecil berwarna merah
pada kulit. Biasanya pada tangan (di sela-sela jari
atau pergelangan tangan), pinggang, daerah kelamin
atau pantat.
- Menemukan tungau/kutu

Bagaimana Penularannya??
- hewan ke manusia, manusia ke hewan, bahkan dari
manusia ke manusia
- lewat kontak langsung maupun tak langsung antara
penderita dengan orang lain, melalui kontak seksual
kulit, baju, handuk dan bahan-bahan lain yang
berhubungan langsung dengan si penderita.

Tempat favorit
- daerah-daerah lipatan kulit, seperti telapak tangan,
kaki, selangkangan, lipatan paha, lipatan perut,
ketiak dan daerah vital.

Lanjutan..
Kulit baru akan bereaksi setelah satu bulan atau
lebih, setelah terkena scabies dan dapat menular.
Bagi yang pernah terinfeksi, kemudian terinfeksi
lagi, maka kulit akan lebih cepat bereaksi (biasanya
dalam waktu satu hari setelah tertular).

Apa yang harus kita


lakukan bila terjadi..

..yang harus kita lakukan bila


terjadi..
Terapi:
Minyak gosok dan minyak angin biasanya tidak
mempan.
Obat yang mudah didapat:
1.
scabisite
2.
scabimite

cara penggunaan: dioleskan pada hampir seluruh tubuh


[jika bisa] dan biarkan selama 1 hari penuh

Jika gatal menyebar cepat ke seluruh


tubuh dan muncul bentol-bentol
banyak dan merah-merah segera
bawa ke rumah sakit

Bagaimana Cara
Pembasmiannya??
semua yang terkena wajib diobati
membersihkan semua tempat yang dicurigai, kasur
dijemur, pakaian, selimut jika bisa dicuci dengan air
hangat/panas
memperbaiki pola hidup sehat

Bagaimana Cara
Pencegahannya??
Pencegahan :
Jemur kasur di terik matahari

Bagaimana Cara
Pencegahannya??
Menghindari infeksi, karena tidak ada vaksin
pencegahnya.
Pakaian, handuk, seprai dan barang-barang yang
bersentuhan dengan kulit sebaiknya sering dicuci dan
disetrika untuk mencegah penularan.