Anda di halaman 1dari 11

ID (Tidak perlu diisi penulis soal)

Tinjauan 1
A. Profesionalisme
B. Penguasaan Ilmu Pengetahuan Kedokteran dan Kedokteran Gigi
C. Pemeriksaan Fisik Secara Umum dan Sistem Stomatognatik
D. Pemulihan fungsi sistem stomatognatik
E. Kesehatan Gigi dan Mulut MasyarakatF.Manajemen Praktek Kedokteran Gigi
Tinjauan 2
A. Kognitif
B. Prosedural knowledge
C. Konatif
Tinjauan 3
A. Recall /
B. Reasoning
Tinjauan 4
A. Pertumbuhan perkembangan, dan degenerasi
B. Kelainan genetik dan kongenital
C. Penyakit infeksi dan imunologi
D. Penyakit neoplasma
E. Penyakit akibat trauma atau kecelakaan
F. Lainnya
Tinjauan 5
A. Ilmu Kedokteran Gigi Dasar (Biologi Oral dan Dental Material)
B. Ilmu Kedokteran Gigi Para Klinik (Patologi Mulut danMaksilofasial)
C. Ilmu Kedokteran Gigi Klinik (Ilmu Periodonsia, Ilmu BedahMulut, Ilmu Penyakit Mulut,
Prostodonsia, Orthodonsia,Konservasi Gigi, Pedodonsia, Radiologi Kedokteran Gigi)
D. Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat dan Kedokteran GigiPencegahan (Epidemiologi Oral, Perilaku
Kesehatan Gigi,Manajemen / AdministrasiKesehatan Gigi, Ilmu Kedokteran GigiPencegahan,
Ilmu Kedokteran Gigi Keluarga)
E. Ilmu Kedokteran Gigi Interdisiplin (Anestesi Kedokteran Gigi,Gerodontologi, Implan Kedokteran
Gigi, Kedokteran Gigi Estetik,Kedokteran Gigi Forensik, Kedokteran Gigi Khusus,
KedokteranMiliter, Oklusi dan Gangguan Sendi rahang)
Tinjauan 6
A. Promotif
B. diagnosis
C. Kuratif
D. Rehabilitatif
E. Aspek Hukum dan etik
Tinjauan 7
A. Individu
B. Keluarga
C. Masyarakat Vignette
UKDGI (Ujian Kompetensi Dokter Gigi)
06/27/2014 by Toothless Mind

UKGI (Ujian Kompetensi Dokter Gigi) merupakan salah satu ujian tahap akhir yang harus dilewati oleh
para lulusan dokter gigi baru :D. Ujian ini terdiri dari ujian CBT (Computer Based Test) dan OSCE (Ujian
Praktik). Ujian CBT terdiri dari 120 soal pilihan ganda dengan rata-rata tipe soal berbentuk kasus. Bagi
saya ujian CBT yah layaknya ujian biasa aja, karena tinggal baca soal, kemudian click jawabannya..
Beres!!!. Lagipula ujian ini juga antara peserta, komputer dan Tuhan saja jadi ngak perlu malu kalau
salah haha. Pada ujian OSCE biasanya peserta akan melalui beberapa pos dimana di dalam pos tersebut
sudah ada kasus atau soal dengan berbagai jenis perintah misalnya Tuliskan, Verbalkan, Jelaskan atau
Peragakan. Setiap pos hanya diberikan waktu sekitar 8 menit untuk menyelesaikan soal yang ada. Ujian
OSCE ini terkadang merupakan ujian yang bikin deg-deg khan setengah mati, bikin takut, malu, dan juga
pusing, akan tetapi paling berkesan :D. Kebetulan saya mengikuti ujian UKDGI pada tanggal 25-26 April

kemarin di UGM. Kebayang banget gak deg-deg khannya, apalagi dosen yang mengawas ujiannya
(terutama OSCE) bukan dari dosen Universitas saya, jadi sama sekali gak kenal, malu banget jadi kalau
salah T__T :D
Pada kesempatan ini, saya ingin sharing soal OSCE pada tanggal 26 April 2014 tersebut.. ini yang saya
ingat saja ya..lol*. Posnya terdiri dari 12 pos dimana kotak yang berwarna Pink merupakan pos istirahat.
Ketika bel tanda dimulainya ujian berbunyi, peserta diwajibkan membaca soal yang ditempelkan di
depan ruangan dengan waktu 1 menit, kemudia setelah ada bel waktu membaca sudah habis, peserta
diijinkan masuk ke dalam ruangan untuk menyelesaikan soal sesuai perintah yang diberikan. Kebetulan
pada waktu itu pos pertama saya adalah pos istirahat (Pos no 10). Pada pos istirahat ini sudah
disediakan headshet dan mp3 player, jadi peserta yang masuk pada pos istirahat harus mendengarkan
musik dengan harapan gak bisa mendengar suara-suara pada pos sebelahnya.. lol.
Mari kita bahas dari pos pertama.. Sebelum memasuki setiap pos ada baiknya membaca doa dan
mengucapkan salam kepada penguji yang ada dalam ruangan, maupun orang yang pura2nya jadi pasien
kita :D
Semoga bermanfaat :D

OSCE TRYOUT UKDGI OKTOBER 2012


POS 1-Ada pasien pedo 2 giginya bolong. Yg 1 bisa ditambel pake GIC, sedangkan1 nya harus dicabut karna ga
bs dipertahanin (padahal benih giginyamasih jauh, jadinya bth space maintainer)
a. Verbalkan dan lakukan tahap2 persiapan dan penumpatan dengan GIC, beserta alat2 yg
digunakan.
b. Tuliskan di kertas alat spacemantainer apa yg dipilih dan sebutkan secara verbal alasan
pemilihan SM.
c. Lakukan edukasi ke pasien tentang gigi sulung yg bakal dicabut sebelum waktunya (premature
loss) dan jdnya hrs pake SM
POS 2-Pasien OM, sariawan, suruh resepin obat yg mengandung triamcinoloneacetonide, anamnesis dan tulis
diagnosisnya + resepnya di kertas, KIE.
Diagnosis: SAR MAYORR/ Kenalog in Orabase
POS 3-Pasien seluruh giginya item2, ternyata bapaknya juga ada turunan gitu,trus ntr disediain foto RO dental,
suruh interpret Suruh jawab, proyeksi seharusnya itu apa, suruh evaluasi mutu, tentuindiagnosis
penyakitnya apa.
Diagnosis: Amelogenesis Imperfecta menyeluruhDD2/ Enamel Hipoplasia
POS 4-Pasien karies dentin di gigi C (site 2).Lakukan dan verbalkan tahap2 preparasi dan penumpatan beserta
alat & bahan yg dipilih
POS 5-Pasien dengan riwayat hipertensi, ingin dilakukan pencabutan padagiginya. Langkah apa saja yg harus
dilakukan?Verbalkan dan lakukan tahap tensi, trus kalo udah jangan lupa tulis surat rujukan ke bagian
penyakit dalam.
OSCE UKDGI OKTOBER 2012
POS 1-Pasien ibu2 konsul tanya kenapa gigi anaknya (balita) semuanyaitem2 trus kaya udh mau otek gitu
(karies rampan).Kita disuruh KIE
kenapa bs gitu krn apa? Krn minum susu sukaktiduran tanpa dibersihin. Trus kita kasih tau deh cara
bersihin mulut anaknya pake kassa+air (kassanya disediain). Kasih tau jugabahayanya karies rampan ke
benih gigi barunya nanti. DLL

POS 2-Pasien mau dibikinin FVC all metal di gigi posterior. Verbalkan danlakukan tahap2 preparasi beserta bur
apa saja yg digunakan.
POS 3-Pasien baru pertama kali mau dicabut giginya, jadinya ketakutanbanget. Pas udh ditidurin di DU tiba2
dia lemes, kaya pingsan gitu.
a. Apakah yg terjadi pada pasien? Namanya apa? Jawaban: Synkop (Shock Neurogenik)
b. Apakah yg harus kita lakuin?
Pertama2 kasih oksigen (udh disediain alatnya) Baringin posisi pasien yg bener, kaki lebih tinggi dr badan
(gataucoba cek lg deh di buku)Kita harus cek tanda vital pasien: TNSP (kecuali suhu) verbalkan dan
lakukan
POS 4-Pasien ibu2 dateng, konsul kenapa anaknya ada sariawan banyak gitudi mulutnya, di langit2 gusi dll (di
mukosa keratin dan non keratin),sebelum muncul gitu sempet demam dulu, sebelumnya belum
pernahgitu. Awalnya lenting2 trus pecah, tapi skrg udh pecah
Sebutkan diagnosisnya dan KIE & perawatannya
Diagnosis: Primary herpetic gingivostomatitis
POS 5-Pasien akan diretraksi gigi geligi anterior atasnya.
a. Bagaimana cara aktivasi kawatnya,
b. tang apa aja yg dipakaiLoopnya dikecilin pake tang 3 jari
c. Hal apa yg harus dilakukan juga pas retraksi (nanti di sediain akrilik reamer) Plat basis akriliknya
dikurangin pada bagian gigi2 yg maudiretraksi spy ada ruang buat mundur bagi gigi2nya
POS 6-Kita jadi dokter gigi yang ditugasin buat ngurangin angka prevalensikaries di suatu sekolah. Kita
dipertemukan sama guru2nya, disuruh ajarin ke guru2nya gmn cara ngitung dmft. Edukasiin
guru2nyasupaya bisa ngasih tau murid2nya gimana cara menjaga kesgimul yg bener.
POS 7-Pasien datang dengan pembengkakan di salah satu pipinya, tampakan EO asimetris. Pasien ga bisa buka
mulut, ga ada rasa sakit tp tiba2 ajamembesar, ga ada penurunan berat badanTampakan RO panoramic:
radiolusensi meluas dengan batas jelasmeliputi sebagian besar salah 1 rahang, giginya2 pada floating.
Nantipas liat rontgennya, verbalin interpretasinya Jelaskan ke pasien mengenai apa yg tjd (kenapa bisa
gitu dan bahaya apa engganya, jelasin perawatannya), tulis diagnosisnya.
Diagnosis: Ameloblastoma Perawatannya: Reseksi rahang

Pos 1 (Oral Medicine):


Pada pos ini peserta diharuskan menginterpretasi secara verbal suatu kelainan pada rongga mulut
berdasarkan foto dan juga menuliskan DD, beserta perawatannya. Selain itu peserta juga diharuskan
dapat menuliskan surat rujukan kepada bagian lab anatomi patologi untuk pemeriksaan lebih lanjut
mengenai penyakit tersebut.
Hmm pos paling absurd menurut saya..:D), karena foto yang disediakan sangat pecah dan warnannya
pun jelek sehingga sangat susah untuk diinterpretasi, hanya terlihat benjolan yang lumayan besar (kira2
diameter 1 cm) pada gingiva interdental gigi 11 dan 21 sampai palatum (kalau gak salah inget). Selain itu
tidak ada keterangan lain (anamnesa dari pasien) sehingga menyulitkan dalam interpretasinya.
DD dalam Pos ini antara Karsinoma Sel Skuamosa dan Epulis Granulomatosa :D.
Pos 2 (Prostodonsia):
Pada pos ini peserta diharuskan memperagakan tahapan pembuatan mahkota tiruan sementara
Prefabricated gigi 11 pada manekin.
Terdapat alat dan bahan pada meja yang harus dipilih dengan tepat oleh peserta.
Peserta juga diharuskan memilih ukuran MTS prefabricated yang tepat, membuat self curing akrilik pada
tempat yang disediakan, kemudian seluruh prosesnya diperagakan sampai tahap penghalusan
menggunakan akrilik trimmer (MTS sudah jadi)

Pos 3 (Konservasi):
Pada pos ini peserta diharuskan dapat memperagakan dan memverbalkan tahapan Cavity Access gigi 11
pada manekin.
Pada meja sudah disediakan bur low/high speed, k-file dan beberapa alat lain,
disini peserta diharuskan memilih alat dan bahan yang tepat pada proses Cavity Access.
Selain itu, peserta juga diharuskan memverbalkan syarat-syarat Cavity Access yang baik atau kapan
tahapan Cavity Access dikatakan selesai.
Pos 5 (Pedodonsia):
Pada pos ini terdapat foto panoramik berupa kasus berupa gigi bawah yang sudah KMP, terdapat
radiolusen pada apikal gigi bawah tersebut (DAAK), goyang 2 derajat, resorpsi 1/3 apikal (kalau gak salah
ingat ya).
Dalam soal juga disebutkan kalau terdapat pembengkakan dan demam pada anak tersebut (Resepnya
paracetamol syrup).
Peserta diharuskan menuliskan diagnosis, rencana perawatan, dan resep untuk anak tersebut.
Selain itu peserta juga diharuskan memverbalkan patogenesis penyakit tersebut terhadap penguji.
Rencana perawatan yang dipilih ekstraksi (goyang 2 derajat) dan rencana perawatannnya space
maintainer band and loop aja
Pos 6 (Prostodonsia):
Pada pos ini terdapat pasien yang harus diperiksa keadaan TMJnya. Kemudian juga diukur freeway
spacenya menggunakan alat-alat yang sudah disediakan (contoh: selotip, spidol, jangka sorong dll).
Hasil pemeriksaan dituliskan dalam kertas yang sudah disediakan.

Pos 7 (Bedah Mulut):


Pada pos ini peserta diharuskan memverbalkan dan memperagakan penatalaksanaan perdarahan pasca
ekstraksi pada manekin.
Pada manekin terdapat tulang tajam yang harus diambil terlebih dahulu, dibersihkan, pemberian
spongostan, dan penjahitan menggunakan teknik 8 suture.
Alat dan bahan yang dipilih haruslah tepat dan pengerjaannya juga harus cepat sehingga dapat selesai
sebelum bel berbunyi.
Pos 9 (Periodonsia):
Pada pos ini terdapat pasien dimana peserta harus menggali anamnesa sebanyak mungkin dari pasien,
menetapkan diagnosisnya dan menjelaskan kepada pasien tersebut mengenai diagnosis, hasil
pemeriksaan darah lengkapnya dan rencana perawatannya.
DD Gingivitis marginalis kronis ec kelainan sistemik (kalau gak salah pasiennya sakit ginjal deh.. :D).
Selain itu hasil pemeriksaan darahnya tidak dilampirkan range normalnya, jadi kalau gak hapal agak
bingung ngejelasin ke pasiennya haha, setelah menjelaskan jangan lupa ditanyakan apakan ada yang
masih kurang dimengerti (Feedback) pada pasien.
Pos 11 (Pedodonsia):
Pada pos ini (pos yang paling susah menurut saya) terdapat ibu-ibu anaknya berusia 8 tahun (kalau gak
salah) yang membawa foto panoramik dan mengeluhkan mengenai gigi depan atas anaknya yang belum
tumbuh.
Pada pos ini selain diperintahkan untuk menulis diagnosis, rencana perawatan, prognosis, kita juga
diharuskan menjelaskan pada pasien (hanya dalam waktu 8 menit, kaga sempet mikir, dan yang jadi
ibu2nya nanya terusss.. aww..lol).
Pada foto panoramiknya terdapat seperti buih2 bulatan2 pada sisa gigi 51nya (kalau gak salah).. hmm
kira-kira diagnosisnya apa yaa :D (Ameloblastomaa?????)
Bagi saya ujian OSCE ini memang yang paling berkesan, sekaligus menegangkan diantara ujian-ujian
lainnya karena berasa LIVE banget dan kita dituntut untuk tenang dalam mengerjakan setiap soalnya
(kalau udah gugup pasti blank and totally failed. Terkadang saya juga merasa ujian ini seperti sedang
casting sinetron atau film dengan pengujinya ada di ruangan dan menilai langsung akting atau aksi kita
hahaha.

UKDGI
OSCE UKDGI Agustus 2014
Seorang pria berusia 32 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi Mulut dengan keluhan gigi dan gusi terasa
tidak nyaman, pada saat menyikat gigi kadang kala ada sedikit mengeluarkan darah. Pada pemeriksaan
ekstraoral tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan intra oral, tampak calculus pada semua regio, gusi
kemerahan dan hiperplasi. Pria tersebut ingin agar giginya dapat dirawat dan dipertahankan.
PertanyaanApakah diagnosa yang mungkin pada kasus tersebut?Pilihan jawaban
A. gingivitis marginalis kronis
B. periodontal pocket
C. pulpitis reversible
D. recurrent aphtous stomatitis
E. nekrosis pulpa
Kunci jawaban A. gingivitis marginalis
perempuan berusia 30 tahun datang ke Rumah Sakit Gigi Mulutdengan keluhan gigi depan berlubang,
terasa tidak nyaman bila adamakanan masuk ke dalam lubang tersebut, terasa sensitif bila minum air
dingin, Belum ada keluhan spontan. Pada pemeriksaan ekstra oral tidak ada kelainan. Pada pemeriksaan
intra oral, tampak karies media 1/3koronal dengan kavitas klas IV pada mesial gigi 12. Pasien tersebut
ingin agar giginya dapat dirawat dan dipertahankan.
Pertanyaan Apakah rencana perawatan yang mungkin pada gigi tersebut? Pilihan jawaban
A. tumpatan komposit
B. pulpcapping
C. tumpatan amalgam
D. mahkota jaket akrilik
E. inlay
Kunci jawaban A tumpatan komposit
Penulis soalDinar A Wicaksono, drg., Sp.KGAsal Institusi PSKG FK Universitas Sam Ratulangi
Referensi literatur Baum, Phillips, Lund. Textbook of Operative Dentistry. 3rd ed.California: WB
Saunders Company. 1995.8
pasien datang ke dokter gigi ingin memeriksakan keadaan mulut karena bau, dari pemeriksaan intra oral
tidak terdapat kelainan lokal dan sistemik, teteapi pada permukaan gingiva ditemukan lapisan lunak
bewarna putih kekuningan. apakah penyebab utama proses pembentukan kasus ini?
a. Acidogenicity
b. rapid transport of dietary sugar
c. active transport of dieary sugar
d. ekstraceluler polysaccharide synthesis
e. intracellular polysaccharide synthesis
seorang laki-laki berusia 44 tahun datang ke rsgm dengan keluhab gigi palsu yang baru 3 hari dibuat
tukang gigi terasa tidak nyaman dipakai dan menimbulkan rasa sakit bila digunakan untuk mengunyah
makanan. dari anamnesis pasien mengeluh adanya rasa terbakar di sekitar daerah rahang atas regio
11,12,13,14,15,21,24,25,26. Mukosa di bawah basis gigi tiruan bewarna merah terutama pada daerah
rugae palatina. pada pemeriksaan radiologi tidak ditemukan kelainan. apakah penyebab kelainan pasien
tersebut?
a. pasien gigi tiruannya terlalu menekan foramen palatina mayusak
b. basis gigi tiruan terlalu menekan sutura palatina
c. basis gigi tiruan terlalu menekan fovea palatina
d. basis gigi tiruan terlalu menekan foramen insisivum
e. basis gigi tiruan terlalu menekan foramen palatinus mayus
seorang perempuan berusia 19th datang ke RSGM dengan keluhan utama sering berdarah pada saat
sikat gigi. pasien tampak kesakitan saat gusi tersentuh. Intra oral diperoleh pada gigi anterior RB terjadi
keradangan, pendarahan, hiperplasi. dan sedikit kalkulus. radiogram tidak ada kelainan tulang alveolus.
apa diagnosis penyakit ini?
a. scorbutic gingivitis
b. puberty gingivitis
c. chronic marginalis gingivitis

d. plasma cell gingivitis


e. pregnancy gingivitis
seorang penderita laki-laki usia 45 tahun datang ke rsgm dengan keluhan gusi mudah berdarah gigi
goyang 3 derajat dan terasa memanjang. kadar gula darah acak 200. pemeriksaan intra oral 16, 17,
26,27, terdapat poket 6 mm. gambaran radiologi terjadi resorbsi alveolar crest. dilakukan perawatan
scaling dan root planing. apa perawatan lanjutannya?
a. splinting
b.pemberian antibiotika lokal
c. operasi flap
d. koronoplasti
e. pemberian bone graft
seorang dokter gigi yang bertugas dipuskesmas ingin menilai status karies pada masyarakat wilayah
kerjanya. data apa yang paling tepat dapat digunakan?
a. OHI-S
b. Indeks Plak Gigi
c. DMF-T
d. SBI
e. CPITN
berdasarkan data tahun 2009 di Puskesmas x, jumlah kasus periodontitis kronis ada 200 kasus. 400
kasus diantaranya adalah kasus yang baru muncul di tahun 2009. penduduk yang belum terkena
periodontitis kronis berjumlah 2000 orang. berapa insidensi terjadinya periodontitis kronis di kelurahan
x?
a. 2%
b. 5%
c. 10%
d. 20%
e. 25%
seorang laki-laki berusia 28tahun datang ke rsgm dengan keluhan adanya beberapa sariawan di gusi
rahang bawah yang di tutupi dengan gigi tiruan sebagian. pasien baru dirawat di rumah sakit akibat
infeksi saluran kencing dan mendapatkan pengobatan antibiotika selama 3 minggu. pemeriksaan intra
oral ditemukan, lesi putih multipel, pseudomembranus dan mudah dikerok meninggalkan eritema.
untuk mendapatkan terapi yang tepat dokter gigi tersebut merujuk pasien ke laboratorium mikrobiologi
untuk dilakukan kultur pada lesi tersebut. mikroorganisme apa yang paling mungkin sebagai penyebab
kelainan tersebut?
a. actinomyces
b. aspergilus fumigatus
c. candida krusei
d. streptococcus sanguis
e. candida albicans

seorang anak perempuan berusia 7 tahun datang ke klinik KGA dengan keluhan gigi 21 patah karena
terbentur meja. pada pemeriksaan klinis di dapatkan fraktur melibatkan pulpa. Foto rongen
menunjukkan ujung akar belum menutup sempurna. terdapat rasa nyeri ketika dilakukan tes kavitas.
Diagnosis apa yang paling tepat untuk gigi tersebut?
a. nekrosis pulpa
b. pulpitis ireversible
c. pulpitis reversible
d. pulpitis irreversible disertai hiperplastik
e. gangren pulpa
seorang anak perempuan berusia 7 tahun datang ke klinik KGA dengan keluhan gigi 21 patah karena
terbentur meja. pada pemeriksaan klinis di dapatkan fraktur melibatkan pulpa. Foto rongen
menunjukkan ujung akar belum menutup sempurna. terdapat rasa nyeri ketika dilakukan tes kavitas.
rencana perawatan apa yang tepat pada gigi tersebut?

a. direct pulp cupping


b. apeksifikasi
c. indirect pulp capping
d. pulpektomi
e. apeksogenesis
seorang ibu datang dengan anak laki-laki berusia 5 tahun dengan keluhan luka pada lidah sebelah kiri,
akibat tergigit saat makan sehingga timbul rasa sakit dan sukar mengunyah. pemeriksaan intra oral
terlihat ulkus 5x2 mm pada lateral lidah kiri. merah, oedem dan nyeri. apa diagnosis yang tepat untuk
kasus ini?
a. Glosistis akuta
b. ulkus dekubitalis
c. glositis kronis
d. ulkus traumatikus
e. ulkus TBC
seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke RSGM dengan keluhan nyeri berdenyut pada gigi geraham
rahang bawah kanan yang sudah berlangsung sekitar 2 bulan yang lalu. diketahui bahwa pasien sudah
minum obat pereda rasa nyeri, tetapi rasa nyeri tidak hilang. pada pemeriksaan intra oral tampak gigi 46
mengalami karies mencapai pulpa. pada pemeriksaan radiografis terlihat adanya pulpa yang terbuka
dengan diagnosis sebagai pulpitis irreversible. pasien minta dilakukan perawatan pada gigi tersebut.
pada saat dilakukan perawatan pada gigi tersebut perlu dilakukan anastesi. saraf apa yang perlu
diperhatikan untuk anastesi molar rahang bawah tersebut?
a. N. mentalis
b. N. alveolaris Inferior
c. N.mandibularis
d. N. alveolaris superior
e. N. Intra orbitalis

seorang dokter gigi ingin meneliti pengaruh yang dapat ditimbulkan eugenol pada pulpa. untuk itu dia
perlu mempelajari struktur-struktur normal pada pulpa sehatsebelum diberi perlakua. dibuat preparasi
potongan sagital pada gigi 14 yang diambil pada pencabutan gigi tanpa karies pada pasien orto.
komponen apa yang terdapat dalam pulpa pada pemeriksaan mikroskopis gigi 14 tersebut?
a. sel ameloblastoma
b. sel odontoblas
c. sel osteoid
d. epithelial malassez
e. sel purkinye
seorang laki-laki berusia 20 tahun datang ke RSGM dengan keluhan nyeri dan bengkak pada rahang
bawah kanan sejak 3 hari yang lalu. pasien sudah minum ampisilin 500mg 3x1 selama 4 hari. pada
pemeriksaan intra oral terlihat gigi 48 erupsi sebagian. antibiotik mana yang paling tepat diberikan pada
pada pasien tersebut?
a. tikarsiklin
b. kloksasilin
c.penisilin G
d. amoxisilin
e.piperasilin
seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke RSGM dengan keluhan adanya beberapa sariawan di
gusi rahang bawah yang ditutupi dengan gigi tiruan sebagian. pasien baru dirawat dirumah sakit akibat
infeksi saluran kencing dan mendapat pengobatan antibiotika selama 3 minggu. pemeriksaan intra oral
ditemukan lesi putih multiple, pseudomembranus dan mudah dikerok meninggalkan daerah eritema.
untuk pemberian terapi yang tepat dokter gigi tersebut merujuk pasien ke laboratorium mikrobiologi
untuk dilakukan kultur pada lesi tersebut. mikroorganisme apa yang paling mungkin untuk sebagai
penyebab kelainan tersebut?
a. actinomyces

b. candida krusei
c.streptococcus sanguis
d. candida albicans
e. aspergilus fumigatus
pasien perempuan 26 tahun datang ke RSGM dengan keluhan sariawan pada gusi atas sebelah kanan
dekat pipi yang terasa sakit dan terbakar sejak 3 hari yang lalu sehingga sulit makan. dari anamnesis
diketahui bahwa ulser kambuhan hampir setiap bulan dan timbul secara tiba-tiba. pemeriksaan klinis
pada mukosa bukal ditemukan lesi ulseratif, diameter 6 mm, tunggal, batas jelas disertai eritema. tidak
tampak trias gejala dan tidak disertai skin lesion. apakah diagnosis yang paling tepat untuk kasus ini?
a. eritema multiforme
b. behcet disease
c. recurrent aphtous stomatitis
d. anug
e. lupus eritematosa

pasien perempuan usia 10 tahun dirujuk dengan maloklusi angle kelas 1 tipe 3, overjet dan overbite nol.
apa perawatan pada kasus ini?
a. inclined bite plane
b. bite plane posterior
c. aktivator
d. anterior bite plane
e. twin block
pasien dengan kasus klas II divisi I dilakukan perawatan dengan meretraksi kaninus sampai dengan yang
diinginkan kemudian dilakukan retraksi insisivus. gigi apakah yang bisa dijadikan penjangkaran pada
kasus ini
a. molar
b.kaninus
c.premolar
d. insisivus
e. molar dan premolar
pasien datang ke dokter gigi ingin memeriksakan keadaan mulut karena bau, dari pemeriksaan intra
oral tidak terdapat kelainan lokal dan sistemik, teteapi pada permukaan gingiva ditemukan lapisan lunak
bewarna putih kekuningan. apakah penyebab utama proses pembentukan kasus ini?
a. Acidogenicity
b. rapid transport of dietary sugar
c. active transport of dieary sugar
d. ekstraceluler polysaccharide synthesis
e. intracellular polysaccharide synthesis
seorang laki-laki berusia 44 tahun datang ke rsgm dengan keluhab gigi palsu yang baru 3 hari dibuat
tukang gigi terasa tidak nyaman dipakai dan menimbulkan rasa sakit bila digunakan untuk mengunyah
makanan. dari anamnesis pasien mengeluh adanya rasa terbakar di sekitar daerah rahang atas regio
11,12,13,14,15,21,24,25,26. Mukosa di bawah basis gigi tiruan bewarna merah terutama pada daerah
rugae palatina. pada pemeriksaan radiologi tidak ditemukan kelainan. apakah penyebab kelainan pasien
tersebut?
a. pasien gigi tiruannya terlalu menekan foramen palatina mayusak
b. basis gigi tiruan terlalu menekan sutura palatina
c. basis gigi tiruan terlalu menekan fovea palatina
d. basis gigi tiruan terlalu menekan foramen insisivum
basis gigi tiruan terlalu menekan foramen palatinus mayus
seorang perempuan berusia 19th datang ke RSGM dengan keluhan utama sering berdarah pada saat
sikat gigi. pasien tampak kesakitan saat gusi tersentuh. Intra oral diperoleh pada gigi anterior RB terjadi
keradangan, pendarahan, hiperplasi. dan sedikit kalkulus. radiogram tidak ada kelainan tulang alveolus.
apa diagnosis penyakit ini?

a. scorbutic gingivitis
b. puberty gingivitis
c. chronic marginalis gingivitis
d. plasma cell gingivitis
e. pregnancy gingivitis
seorang penderita laki-laki usia 45 tahun datang ke rsgm dengan keluhan gusi mudah berdarah gigi
goyang 3 derajat dan terasa memanjang. kadar gula darah acak 200. pemeriksaan intra oral 16, 17,
26,27, terdapat poket 6 mm. gambaran radiologi terjadi resorbsi alveolar crest. dilakukan perawatan
scaling dan root planing. apa perawatan lanjutannya?
a. splinting
b.pemberian antibiotika lokal
c. operasi flap
d. koronoplasti
e. pemberian bone graft
seorang dokter gigi yang bertugas dipuskesmas ingin menilai status karies pada masyarakat wilayah
kerjanya. data apa yang paling tepat dapat digunakan?
a. OHI-S
b. Indeks Plak Gigi
c. DMF-T
d. SBI
e. CPITN
berdasarkan data tahun 2009 di Puskesmas x, jumlah kasus periodontitis kronis ada 200 kasus. 400
kasus diantaranya adalah kasus yang baru muncul di tahun 2009. penduduk yang belum terkena
periodontitis kronis berjumlah 2000 orang. berapa insidensi terjadinya periodontitis kronis di kelurahan
x?
a. 2%
b. 5%
c. 10%
d. 20%
e. 25%
seorang laki-laki berusia 28tahun datang ke rsgm dengan keluhan adanya beberapa sariawan di gusi
rahang bawah yang di tutupi dengan gigi tiruan sebagian. pasien baru dirawat di rumah sakit akibat
infeksi saluran kencing dan mendapatkan pengobatan antibiotika selama 3 minggu. pemeriksaan intra
oral ditemukan, lesi putih multipel, pseudomembranus dan mudah dikerok meninggalkan eritema.
untuk mendapatkan terapi yang tepat dokter gigi tersebut merujuk pasien ke laboratorium mikrobiologi
untuk dilakukan kultur pada lesi tersebut. mikroorganisme apa yang paling mungkin sebagai penyebab
kelainan tersebut?
a. actinomyces
b. aspergilus fumigatus
c. candida krusei
d. streptococcus sanguis
e. candida albicans
seorang dokter gigi menemukan tanda gumma yang diduga penyakit sipilis pada pasien laki-laki yang
datang bersama istrinya. dokter gigi tersebut harus memahami konsepwajib simpan rahasia. risiko
penularan penyakit tersebut juga menjadi perhatian yang perlu dikomunikasikan. dari persepsi pasien,
mereka mempunyai hak autonomi untuk menentukan nasibnya sendiri. apa yang harus dilakukan oleh
dokter gigi tersebut?
a. memberitahukan kemungkinan penyakit kepada pasien dan istrinya
b. memberitahukan kemungkinan penyakit pasien kepada istrinya
c. memberitahukan kemungkinan penyakit pasien tidak di depan istrinya
d. memberitahukan kemungkinan penyakit pasien tidak di depan istrinya namun memberitahukan
resiko penularannya
e. menanyakan pada pasien aakah istrinya boleh mendengarkan keterangan tentang kemungkinan
penyakitnya

jawaban: d
seorang laki-laki berusia 38 tahun dengan kehilangan gigi 22. yang telah dicabut setahun yang lalu.
setelah diperiksa oleh dokter gigi ditentukan desain gigi tiruannya yaitu GTT/GTC 3 unit dengan bahan
porselain taut logam. perawatan selanjutnya dokter melakukan preparasi pada gigi penyangga. pada
tahap preparasi tersebut karena keterbatasan waktu dokter gigi hanya mampu menyelesaikan preparasi
pada gigi penyangga 21. tindakan perawatan apa yang terbaik dilakukan oleh dokter gigi tersebut
sebelum penderita pulang?
a. dilakukan pemasangan mahkota gigi tiruan sementara dari akrilik
b. dilakukan pembuatan dan pemasangan GTT/GTC sementara dari akrilik
c. pemasangan mahkota gigi tiruan sementara yang terbuat dari logam
d. dilakukan pembuatan dan pemsangan mahkota gigi tiruan sementara dari akrllik
e. penderita boleh pulang dengan pemberian obat pengurang rasa sakit dan anti radang
jawaban: d
seorang laki-laki datang kedokter gigi ingin memeriksakan giginya, setelah diperiksa gigi 35 terdapat
karies bewarna kehitaman di bagian tonjol bukal dan tonjol lingual. termasuk klasifikasi menurut black
yang manakah karies pada kasus ini?
a. kelas I
b. kelas III
c. kelas IV
d. Kelas V
e. Kelas VI
jawaban e.

Seorang pasien dengan diastema pada gigi 11 21. Kondisi gigi 21 bergeser ke distal. 22
mesiopalatoversi. Tentukan desain cengkram pada pasien ini.
Jawab 21 finger coil arah distal utk menggeser ke arah mesial.
Bumper terbuka dengan lengan pegas di arah mesial palatal untuk menggeser gigi ke arah labio.
Adams
clasp pada gigi 16 dan 26
Penyuluhan sterilisasi
Bahan dan alat yang tersedia:
- sodium hipoklorit - alkohol 70 % - steril pouch - wadah steril - sarung tangan dan mouth cap
wastafel
Rendam alat yang berkontak dengan jaringan ke dalam laitan sodium hipoklorit selama 10
menit, bilas dan
kering kan, masukkan ke dalam pouch sterilisasi panas kering atau uap tekanan tinggi.
Pindahkan steril
pouch ke dalam wadah steril, tandai wadah status alat ~ bersih /steril dan pada tanggal berapa .
Karena
hanya bertahan 1 bulan. Lebih dr itu gak bisa.
Pasien resesi gingiva dengan frenulum labialis tinggi.
Alat yang tersedia probe periodontal 2 sisi.
Tentukan klasifikasi miller dan batas2 jika.akan mengukur kedalaman resesi.
Pasien merokok ada riwayat orang tua meninggal karena kss lidah, sariawan 4 bulan tidak sembuh.
Mengeras.
Lakukan anamnesa dan diagnosa apa?
Ulkus suspek KSS.
Berhenti merokok, minum obat kumur, vitamin dan susu tktp

Penggunaan surveyor (yang boasa dipakai tekniker itu.lho) kalau ga tau barangnya silahkan google.
Penting harus tahu:

-analizing rod : arah masuk / penentuan kesejajaran model dan alat


-carbon marker: menandai daerah tercembung dari gigi tetangga yang mengalami kehilangan.
Dlm kasus ini 45 dan 46. Juga untuk menandai tripod.
-undercut gauge: menentukan daerah undercut, letak dimana cengkram dapat hidup dengan
tenang.
-wax : untuk memperbaiki yang seharusnya
-wax trimer : membentuk kembali daerah yang seharusnya. (Makin bingung? Baca stewart
removable
partial denture)

Langkah pulpotomi pada gigi sulung. Gigi 85.


-desinkfeksi dan isolasi dan anestesi
- prepasi angkat jaringan karies
-ekskavasi jaringan terinflamasi dengan ekskavator tajam
-fiksasi pendarahan dengan tampon
-irigasi aquadest steril, keringkan
-letakan formokresol dengan cotton pellet pada batas kamar pulpa dan sal akar selama 5.menit
sampai jaringan berwarna kecoklatan.
-isi kamar pulpa smp dengam sebatas orifis dengan zinc oxide eugenol
-aduk semen phospat konsistensi dempul, aplikasikan ke model
-letakan kapas dan tambalan sementara
-evaluasi 2 mg. Jika tidak ada tanda subyektif lakukan penumpatan

Penumpatan gigi fraktur dentin kls 4 dengan komposit.


Bahan dan alat:
-larutan desinkfeksi utk kavitas
-etching 37 persen
-bonding agent
-seluloid strip
-microbrush
-plastis filling
-bur enhace dan fogo
Pasien 16 tahun pernah alami lubang pada gigi lalu akhirnya ditambal komposit. Kurang lebih 2 BULAN
YANG LALU, sakit dan mengalami pembengkakan pada gigi yang ditambal. Tidak sakit. Tersedia rontgen
panoramik di ruang ujian
-ro panoramik pasien pake orto fixed di rahang atas dan rahang bawah
-radiolusen difus diameter > 3 mm berbatas radioopak di regio gigi 13 dan ada radiolusen difus
di regio 13
-gigi utuh, gambar rontgen burem. Kata dosen juga. Jd harus di liat berulang ulang untuk tahu ini
lusen atau opak.
Dx : kista radikuler yang terjadi hanya dalam waktu bulanan dan tidak pernah sakit tp bengkak.
Diagnosa saya mengatakan yang buat soal ini Professor.