Anda di halaman 1dari 7

Klasifikasi katarak

Bahan tutorial B3
Sri wahyuni
070100076
Berdasarkan usia
A. Katarak kongenital adalah katarak yang sudah terlihat pada usia dibawah 1 tahun.
Katarak lamelar atau zonular Katarak lamelar ini mempunyai sifat herediter dan
ditransmisikan dominan, biasanya bilateral.
Kekeruhan pada serat lensa dalam kapsul lensa
berbatas tegas dengan bgn perifer tetap bening.
Katarak zonular terlihat segera sesudah bayi lahir,
kekeruhan dpt menutup seluruh celah pupil, bila tdk
dilakukan dilatasi dpt mengganggu penglihatan.

Katarak polaris posterior Disebabkan menetapnya selubung vaskular lensa,


kadang menetapnya a. Hialoid sehingga tjd
kekeruhan lensa bgn belakang.
Katarak polaris anterior Gangguan tjd pd saat kornea belum seluruhnya
melepaskan lensa dlm perkembangan embrional
juga berakibat terlambatnya pembentukan bilik mata
dpn. Kadang 2x didptkan suatu kekeruhan dari bilik
mata dpn ke kornea.
Katarak nuklearis atau Tampak spt bunga karang, di daerah
inti nukleus lensa. Srg hanya berupa
kekeruhan bbtk bintik bintik. Jarang tjd
dan gangguan tjd pd trimester pertama
kehamilan.
Katarak sutural Y suture merupakan garis pertemuan
serat – serat lensa primer dan mmbtk
batas dpn dan blkg daripada inti lensa.
Katarak ini mengenai daerah sutura fetal,
bersifat stasis tjd bilateral dan familial.
B.Katarak juvenil adalah katarak yang terjadi sesudah usia 1 tahun.
Kekeruhan lensa yang tjd pd saat masih tjd perkembangan serat –
serat lensa sehingga biasanya konsistensinya lembek spt bubur dan
sering disebut soft cataract.
C.Katarak senilis adalah katarak setelah usia 50 tahun
Tiga bentuk , 1. katarak Inti lensa dewasa selama hidup
nuklear bertambah besar dan menjd sklerotik.
Inti lensa yang awalnya putih
kekuningan  coklat  kehitam –
hitaman ( katarak brunesen /nigra)
2. katarak kortikal Tjd penyerapan air  lensa jadi
cembung dan tjd miopisasi. Penderita
seakan – akan mendapatkan kekuatan
baru utk melihat dekat pd usia yg
bertambah.
3. katarak kupuliform Dpt dilihat pd stadium dini dari
katarak kortokal atau nuklear.
Kekeruhan terletak dilapis korteks
posterior dan dapat memberikan
gambaran piring.
Stadium insipien imatur matur hipermatur
katarak
senilis
kekeruhan ringan Sebagian Seluruh masif
Cairan lensa N Bertambah N Berkurang
( air masuk) ( air + massa
lensa keluar )
iris N Terdorong N tremulan
Bilik mata N Dangkal N Dalam
depan
Sudut bilik N Sempit N Terbuka
mata
Shadow test Negatif Positif Negatif Pseudopos
penyulit - Glaukoma - Uveitis +
glaukoma
Katarak komplikata merupakan katarak akibat penyakit mata lain spt
radang, dan proses degenerasi spt ablasi retina, retinitis pigmentosa,
glaukoma, tumor intra okular, nekrosis anterior segmen dll. Memberikan
tanda khusus dimana katarak selamanya mulai dari daerah kapsul atau
pada lapis korteks.
Katarak sekunder tjd akibat terbentuknya jaringan fibrosis pd sisa lensa
yang tertinggal, plg cepat keadaan ini terlihat sesudah 2 hari EKEK.btk
lain yg merupakan poliferasi epitel lensa pd katarak sekunder brp
mutiara elsching dan cincin Soemmering. cincin Soemmering tjd akibat
kapsul anterior yg pecah dan traksi kearah pinggir – pinggir melekat pd
kapsula posterior meninggalkan daerah jernih di tengah dan mmbtk
gambaran cincin. Mutiara elsching adalah epitel subkapsular yang
berproliferasi dan membesar sehingga tampak sbg busa sabun atau telur
kodok.