Anda di halaman 1dari 2

Antasida (zat pengikat asam) adalah basa-basa yang digunakan mengikat secara kimiawi dan

menetralkan asam lambung. Efeknya adalah peningkatan pH, yang mengakibatkan berkurangnya
kerja proteolitis dari pepsing(optimal pada pH 2). Di atas pH4 aktifitas pepsin menjadi minimal.
Peningkatan pH. Garam-garam magnesium dan Na-bikarbonat menaikan Ph isi lambung sampai
6-8, CaCO3 sampai pH 5-6 dan garam Alumuniumhidroksida sampai maksimum pH 4-5.
Beberapa antasida memiliki khasiat melindungi tukak daengan jalan menutupnya dangan suatu
lapisan pelindung terhadap serangan asam pepsin.
Senyawa Magnesium dan Alumunium dengan sifat netralisasi baik tanpa di serap merupakan
pilihan pertama. Karena garam magnesium bersifat mencahar, maka biasanya dikombinasi
dengan senyawa alumunium (atau kalsium karbonat) yang justru bersifat obstipasi (dalam
perbandingan 1:5). Pesenyawaan molekuler dari Mg dan Al adalah hidrotalsit yang juga sangat
efektif

Pencahar Bisakodil derivate-defenilmetan ini adalah laksansia kontak popular yang bekerja
langsung terhadap dindaing usu besar dengan memperkuat peristaltiknya.
Dalam usus halus bisakodil diresorpsi sampai 50% dan setelah desasetilasi dalam hati sebagian
dikeluarkan dengan empedu dan mengalami siklus enterohepatis. Metabolitnya juuga aktif.
Sisanya di ekskresi melalui ginjal. Bagian yang tidak diserap berkhasiat terhadap dinding usus.
Defekasi setelah K.I 7 jam, pada penggunaan rectal setelah 30 menit karena resorpsi tidak
diperlukan bagi khasiat mencaharnya dan jangan sampai membebankan hati tablet di berikan

sebagai tablet e.c tahan asam yang baru pecah di bagian bawah usu halus. Dengan begitu resorpsi
di batasi sampai sedikit mungkin, lagi pula iritasi terhadap dinding lambung di hindari.