Anda di halaman 1dari 9

Makalah adalah salah satu bentuk karya tulis ilmiah yang membahas suatu masalah

berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data, yang didapat dari suatu


penelitian, baik penelitian lapangan, tes laboratorium, maupun kajian pustaka. Makalah
memiliki aturan dalam penulisannya, karena yang akan ditulis itu adlah sebuah karya tulis
ilmiah , sehingg penulisannya pun harus menggunakan bahasa ilmiah. Setiap bidang ilmu
bisa kita uraikan dan jabarkan dalam sebuah makalah.
Sistematika makalah adalah salah satu hal yang perlu kita perhatikan dalam
penyusunan sebuah makalah. Sistematika sebuah makalah bukan berarti kita membuat
makalah secara seragam namun menyusun sebuah makalah dengan kerangka yang sama, dari
segi isi dan cara penyampaiannya tidaklah sama.
A. Langkah-langkah Penulisan Makalah
Dalam pembuatan/ menyusun makalah, perlu diperhatikan langkah-langkah sebagai
berikut :
1) Mempelajari/menganalisa topik yang akan ditulis
2) Menyusun pola pikir, meliputi :
a) Pokok masalah dalam topik.
b) Menentukan tujuan dan ruang lingkup.
3) Pengumpulan bahan-bahan materi (referensi)
4) Menulis/menyusun makalah dituntut :
a. Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
b. Susunan kalimat yang mudah dipahami.
c. Rangkaian uraian yang berkaitan.
d. Singkat, padat, tegas, dan jelas dalam uraian.
e. Menulis/menyusun makalah dengan kalimat yang efektif

B. Sistematika Penulisan Makalah


Untuk mendukung terhadap penyusunan makalah yang baik, maka Makalah hendaknya
disesuaikan dengan sistematika sebagai berikut :
1. Lembar Judul , memuat:
a) Judul tulisan
b) Tujuan penulisan
c) Logo
d) Identitas penulis : nama, (NIM)
e) Identitas lembaga : jurusan, fakultas, dan nama perguruan tinggi
f) Tahun
2. Daftar Isi :

Daftar isi berfungsi memberikan panduan dan gambaran tentang garis

besar isi makalah. Melalui daftar isi, pembaca akan dapat dengan mudah menemukan
bagian-bagian yang membangun makalah. Selain itu, melalui daftar isi akan dapat
diketahui sistematika penulisan makalah yang digunakan. Daftar isi dipandang perlu
jika panjang makalah lebihdari duapuluh halaman. Penulisan daftar isi dilakukan
dengan ketentuan : judul bagian ditulis dengan menggunakan huruf kecil (kecuali
awal akata selain kata tugas), penulisan judul bagian dan judul subbagian dilengkapi
dengan nomor halaman tempat pemuatan dalam makalah. Penulisan daftar isi
dilakukan dengan menggunakan spasi tunggal dengan jarak antarbagian 2 spasi.
3. Daftar Tabel dan Daftar Gambar (bila ada)
Penulisan daftar tabel dan gambar dimaksudkan untuk memudahkan pembaca
menemukan tabel atau gambar yang terdapat dalam makalah. Identitas table dan
gambar (yang berupa nomor dan nama) ditulis secara lengkap. Jika tabel dan gambar
lebih dari satu buah, sebaiknya daftar tabel dan gambar ditulis secara terpisah. Jika
dalam makalah hanya terdapat sebuah tabel atau gambar, sebaikny daftar tabel atau
gambar disatukan dengan daftar isi makalah.
4. Bagian utama makalah, terdiri dari :

1) Pendahuluan
Bagian pendahuluan berisi penjelasan tentang latar belakang penulisan
makalah, masalah atau topik bahasan beserta batasannya, dan tujuan penulisan
makalah. Bab ini dibagi dalam 3 Sub Bab sebagai berikut :

a) Latar Belakang
Latar belakang berisi hal-hal yang melandasi perlunya ditulis makalah. Dalam
latar belakang berisi paparan teoritis ataupun paparan yang bersifat praktis,
tetapi bukan alasan yang bersifat pribadi. Bagian ini harus dapat menjelaskan
kepada pembaca bahwa masalah atau topik tersebut memang perlu dibahas.
Latar belakang menyangkut alasan pengangkatan topik, biasanya memberikan
penjelasan tentang manfaat atau pentingnya timbulnya Judul/ Topik untuk
dibahas.
b) Rumusan masalah
Memberikan penjelasan tentang ruang lingkup permasalahan yang rnenjadi
batasan pembahasan.
c) Tujuan Penulisan
Memberikan penjelasan tentang maksud penulisan makalah dan tujuan berisi
tentang hal yang diinginkan pada penulisan makalah, sesuai dengan konteks
permasalahan yang akan dibahas.
d) Manfaat Penulisan
Memberikan penjelasan tentang manfaat dari makalah yang dibuat.

3) Pembahasan

Pembahasan merupakan isi dari makalah, berupa uraian yang relevan dengan ruang
lingkup. Penjelasan mengenai topik dan sub bagian dari topik dengan menyertakan
data pendukung atau referensi, dengan pembagian meliputi :
(1) Uraian yang membahas pemecahan masalah sesuai dengan lsi topik.
(2) Dalam menguraikan pembahasan ini dapat menggunakan bahan referensi yang
resmi.
(3) Bila mungkin dapat memuat faktor pendukung.
(4) Pada dasarnya uraian tersebut adalah untuk menjawab permasalahan dengan
alternatif pemecahan masalah.
4) Penutup
Pada bab yang terakhir ini berisi tentang kesimpulan dan saran yang pada dasarnya
merupakan penegasan inti makalah yang dirumuskan dengan jelas, singkat, dan
tegas.
a) Kesimpulan
Berisi jawaban dan permasalahan dalam bentuk resume atau ikhtisar dari
permasalahan. Dapat menulisakannya dalam bentuk poin poin.
b) Saran
Saran yang dimaksud disini, merupakan usul atau pendapat dari penulis yang
mengacu pada materi pembahasan berisi tentang rekomendasi atau tindak
lanjut kepada pihak pihak terkait.. Hendaknya dikemukakan secara jelas dan
kemungkinan dapat dilaksanakan.

5) Daftar Pustaka

Merupakan acuan dalam penulisan makalah baik dari buku, surat kabar, internet,
dan sumber tertulis lainnya. Contoh penulisan daftar pustaka : Keraf, Gorys. 1983.
Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
6) Lampiran-lampiran
Berisi hal hal yang bersifat pelengkap yang dipakai dalam proses penulisan
makalah. Seperti data yang berupa angka , grafik, atau deskripsi verbal yang
dianggap sangat penting. Bagian ini tidak dimasukkan dalam batang tubuh
makalah.
C. Teknik Penomoran
Penulisan dengan menggunakan angka (Romawi dan atau Arab),

penulisan dengan

menggunakan angka yang dikombinasikan dengan abjad, dan penulisan tanpa


menggunakan angka ataupun abjad.
D. Teknik Kutipan
Kutipan berfungsi sebagai pendukung penulisan makalah.
1) Kutipan Tidak Langsung
adalah kutipan dengan mengambil pendapat/uraian dari buku/sumber lain yang
penyajiann ya dengan bahasan sendiri.
Contoh :
Sehingga ada 3 kategori pembagian barang dan jasa menurut hubungannya yaitu barang
komplementer, barang subtitusi, dan barang bebas.
2) Kutipan Langsung
Yang dimaksud kutipan langsung adalah kutipan dari buku atau tulisan yang harus sama
dengan aslinya baik dengan susunan kata-katanya maupun tanda bacanya. Kutipan yang
panjangnya 5 (lima) baris atau lebih, diketik ber spasi 1 (satu) dengan mengosongkan
lima ketik dari garis batas/margin sebelah kiri dengan tidak diberi tanda kutip.

Contoh :
Supaya tulisan kita mudah dipahami orang lain, maka kita hendaknya membuat kalimat
yang efektif. Yang dimaksud dengan kalimat efektif itu yang bagaimana? Kalimat
efektif adalah kalimat yang dengan sadar atau sengaja disusun untuk mencapai daya
informasi yang tepat dan baik (Parera,1988:42). Dengan demikian..
D. Format Ukuran Kertas dan Sampul
a. Kertas : A4 80 gram
b. Font : times new roman
d. Size : 12
e. Spasi : 1,5
f. Margin
- Atas : 4 cm
- Kiri : 4 cm
- Bawah : 3 cm
- Kanan : 3 cm
g. Makalah ditulis minimal 10 halaman belum termasuk halaman Judul, Lampiran, dan
Daftar Pustaka.
h. Nomor Halaman
- Letak di kanan atas
- Angka i,ii,iii,dst. Mulai dari kata pengantar sampai dengan sebelum Bab
Pendahuluan.
- Angka 1,2,dst. Mulai dari Pendahuluan sampai dengan akhir

Contoh Halaman judul

E. Fungsi Sistematika Penulisan Makalah


Sistematika penulisan makalah sangatlah penting, karena menjadi pedoman dan
pembimbing kita ketika akan membuat sebuah makalah. Sistematika ini dibutuhkan untuk
mendapatkan sebuah makalah yang baik dan mudah dimengerti oleh pembaca.
Sistematika penulisan makalah memiliki fungsi sebagai berikut :
1. Sebagai pedoman bagaimana cara kita membuat sebuah makalah
2. Memuat aturan dalam sebuah makalah, apa saja yang harus ada dan bagaimana
membuatnya
3. Sistematika penulisan makalah memberikan acuan bagaimana menggunakan
bahasa yang baik dan benaruntuk sebuah karya ilmiah.
F. Rincian Sitematika Penulisan Makalah
Pengembangan sistem pembelajaran dalam dunia pendidikan menuntut mahasiswa
lebih aktif di dalam maupun di luar kelas. Tak jarang mahasiswa diminta menyusun makalah
dengan sistematika penulisan makalah yang benar. Penyusunan penulisan makalah
diharapkan dapat mengasah kemampuan mahasiswa dalam memilah informasi ,
mengidentifikasi , dan menganalisa suatu masalah. Proses tersebut kemudian disintesis
dengan menuliskannya pada karya ilmiah formal. Salah satunya dalam bentuk makalah.
Makalh yang disusun biasanya akan dinilai dari berbagai aspek. Mulai dari
topikmakalah, penggunaan EYD yang benar, kesesuaian sistematika penulisan makalah,
permasalahan yang diambil, serta ketajaman analisi dan pemecahan masalah yang dituangkan
dalam tulisan. Pemilihan topik sebaiknya sesuai dengan pengetahuan yang dikuasai. Namun
jika topik sudah ditentukan dan kita tidak bisa menentukan sendiri mestinya tidak dianggap
masalah serius. Sumber informasi yang berkaitan dengan tema tersebut dapat dicari di buku,
jurnal, maupun artikel ilmiah. Jika dalam skripsi mahasiswa harus melakukan penelitian dan
memperoleh data terlebih dahulu untuk merampungkan skripsinya, tidak halnya dalan
penyusunan makalah. Meski demikian penyusunannya harus sesuai dengan sistematika yang
benar sebagaimana karya ilmiah lainnya.

Daftar pustaka
Ahira.anne.2012.Sistematika Penulisan Makalah sebagai Karya Tulis Ilmiah.(online).
(file:///G:/sistematika-penulisan-makalah.htm, diakses 05 Oktober 2012)
Ridwanaz.2009.Pengertian dan Panduan atau Petunjuk Penulisan Makalah sebagai Karya
Tulis Ilmiah.(online). (http://ridwanaz.com/umum/akademik/pengertian-dan-panduan-ataupetunjuk-teknik-menulis-makalah, diakses 1 Oktober 2012)