Anda di halaman 1dari 10

Persengketaan Pedra Branca

Singapura-Malaysia

Fariz Y. Maulana
09
Muhammad Aprizal Amin 20
Kania Dyah Oktavia
18

Sengketa Perbatasan
Hingga saat ini, banyak negara menghadapi
persoalan perbatasan dengan tetangganya yang
belum terselesaikan lewat perundingan. Bahkan
kebiasaan menunda penyelesaian masalah justru
menambah rumit persoalan. Beberapa persoalan
perbatasan dan "dispute territorial" yang cukup
mengusik harmonisasi antar negara maupun
keamanan kawasan, seperti konflik antara
Malaysia dan Singapura tentang kepemilikan
Pulau Batu Putih (Pedra Branca) di Selat Johor.

Lokasi Pedra Branca

Persengketaan Pulau Pedra Branca


Persengketaan wilayah antara Singapura dan
Malaysia terhadap pulau yang terletak di
pintu masuk Selat Malaka sebelah timur.
Terdapat tiga pulau yang dipersengketakan,
yaitu Pedra Branca (Pulau Batu Puteh),
Batuan Tengah, dan Karang Selatan.
Persengketaan dimulai pada tahun 1979 dan
sebagian besar sudah diselesaikan oleh
Mahkamah Internasional tahun 2008.

Persengketaan Pulau Pedra Branca


Meski kecil, pulau ini sangat strategis
karena hanya berjarak 14 kilometer
melalui sisi timur untuk menuju Selat
Singapura melalui Laut China Selatan.
Sengketa muncul, ketika Singapura
memprotes tindakan Malaysia
memasukkan pulau itu dalam teritorinya
saat menerbitkan peta baru Malaysia.

Klaim
Negara kota Singapura telah mengajukan
klaimnya atas pulau tersebut sejak 1840
ketika pemerintah kolonial Inggris
membangun mercusuar di pulau tersebut.
Sementara Malaysia yang mengajukan hak
terhadap pulau itu pada 1979 dan
menyebutnya sebagai Pulau Batu Putih
telah menyebabkan ketidaksepakatan
antara kedua negara.

Keputusan Mahkamah Internasional


Mahkamah, dengan pemungutan
suara 12 melawan 4, menyatakan
kedaulatan terletak pada Republik
Singapura, ujar hakim Awn Shawkat
al-Khasawneh membaca putusan
Mahkamah Internasional, Den Haag,
Belanda, Jumat 23 Mei 2008.

Alasan
Singapura mengoperasikan mercusuar
Horsburgh di pulau karang tersebut selama
130 tahun tanpa protes dari tetangganya.
Penguasaan efektif ini membuat
Mahkamah Internasional memenangkan
Singapura meski pemegang nama
sebenarnya dari pulau tersebut terbukti
Kesultanan Johor Malaysia.

Mercusuar Horsburgh

Video