Anda di halaman 1dari 2

OTOT HEWAN

Oleh : Jumanto. S.Pd


I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Tubuh hewan dan termasuk juga manusia lain memiliki struktur yang sangat unik karena
tersusun dari jaringan-jaringan dasar yang berbeda dan memiliki perannya masing-masing.
Keempat tipe jaringan dasar itu adalah jaringan epitel, jaringan ikat, otot, dan juga jaringan saraf.
Jaringan otot sangat banyak ditemukan pada tubuh manusia. Dimana jaringan ini berperan dalam
pergerakan, baik itu gerakan yang sadar ataupun gerakan tak sadar yang tidak dapat dikontrol
oleh manusia.
Setiap aktifitas manusia selalu menggunakan otot. Dalam kerjanya , otot dikendalikan
oleh otak. Otak yang mengatur segala kerja otot, baik secara sadar maupun tak sadar. Otot
tersusun atas sel-sel otot yang yang terspesialisasi untuk melaksanakan kontraksi dan
berkonduksi (menghantarkan impuls). Otot yang digunakan untuk aktifitas yang dilakukan di
bawah kesadaran adalah otot lurik/rangka, contohnya seperti berlari. Otot yang digunakan untuk
aktifitas yang dilakukan tidak dibawah kemauan sadar adalah otot polos, contohnya sistem
pencernaan. Otot yang juga bekerja tidak dibawah kemauan sadar dan hanya terdapat di satu
organ dan memiliki sifat seperti otot rangka adalah otot jantung.
Jenis-jenis otot dan fungsinya yang sangat penting dalam kehidupan manusia, membuat
kita semakin ingin tahu tentang struktur otot-otot. Maka dalam praktikum ini dapat diamati lebih
jelas mengenai struktur histologi jaringan otot pada hewan ataupun manusia.

B. Tujuan
a. Untuk mengamati struktur histology jaringan otot lurik.
b. Untuk mengamati struktur histology jaringan otot polos.
c. Untuk mengamati struktur histology jaringan otot jantung.

II. TINJAUAN PUSTAKA


Jaringan otot (muscle tissue) terdiri atas sel-sel yang disebut serabut otot, yang mampu
berkontraksi ketika dirangsang oleh implus saraf. Tersusun dalam susunan parallel didalam
sitoplasma, serabut otot adalah sejumlah besar mikrofilamen yang terbuat dari protein kontraktil
aktin dan myosin. Oto adalah jaringan yang paling banyak terdapat pada sebagian besar hewan,
dan kontraksi otot merupakan bagian besar dari kerja seluler yang memerlukan energi dalam
suatu hewan yang aktif (Campbell 2000).
Jaringan otot bertanggung jawab untuk pergerakan tubuh, terdiri atas sel-sel otot yang
terspesialisasi untuk melaksanakan kontraksi dan berkonduksi (menghantarkan impuls). Di dalam
sitoplasmanya ditandai dengan adanya sejumlah besar elemen-elemen kontraktil yang disebut
miofibril yang berjalan menurut panjang serabut otot. (Adnan 2011)
Jaringan otot merupakan jaringan yang mampu melangsungkan kerja mekanik dengan
jalan kontraksi dan relaksasi sel atau serabutnya. Oleh karena itu bentuk selnya memanjang.
Berbeda dengan jaringan dasar yang lain, jaringan otot merupakan kategori ke-3 dari jaringan
dasar terdiri atas susunan sel-sel yang panjag tanpa komponen lain (Subowo 2002).
Nama lain otot lurik adalah jaringan otot kerangka karena sebagian besar jenis otot ini
melekat pada kerangka tubule. Kontraksinya menurut kehendak kita dan di bawah pengaruh saraf
sadar. Dinamakan otot lurik karena bila dilihat di bawah mikroskop tampak adanya garis gelap
dan terang berselang-seling melintang di sepanjang serabut otot. Oleh sebab itu nama lain dari
otot lurik adalah otot bergaris melintang. Kontraksi otot lurik berlangsung cepat bila menerima

rangsangan, berkontraksi sesuai dengan kehendak dan di bawah pengaruh saraf sadar. Fungsi otot
lurik untuk menggerakkan tulang dan melindungi kerangka dari benturan keras (Anonima 2010).
Otot polos (smooth muscle), dinamai demikian karena otot ini yidak memilki penampang
berlurik, ditemukan dalam dinding saluran pencernaan, kandung kemih, arteri, dan organ internal
lainnya. Sel-sel itu berbentuk gelendon. Otot polos berkontraksi lebih lambat dibandingkan
dengan otot rangka, tetapi dapat berkontraksi dalam waktu yang lebih lama. Dikontrol oleh
jaringan saraf yang berbeda dari saraf yang mengontrol oto rangka, otot polos bertanggung jawab
atas aktivitas tubuh tidak sadar , seperti gerakan lambung atau penyempitan arteri (Campbell
2000).
Otot jantung adalah unik karena menunjukkan beberapa fitur dari otot rangka dan
beberapa fitur dari otot polos. Sesuai namanya, otot jantung adalah otot yang membentuk dinding
jantung. Otot jantung mirip dengan otot rangka dalam bahwa lurik dan multinucleate, dan mirip
dengan otot polos dalam inti atom adalah pusat terletak dan banyak sel diperlukan untuk rentang
panjang otot. Ini berbeda dari kedua otot rangka dan otot polos dalam bahwa cabang sel-sel dan
bergabung satu sama lain melalui interkalat cakram. Interkalat disc memungkinkan komunikasi
antara sel-sel sehingga ada kontraksi berurutan dari sel-sel dari dasar ventrikel ke atas,
memfasilitasi maksimal ejeksi darah dari ventrikel selama kontraksi. Hal ini terjadi dengan
keluar gugup persarafan untuk setiap sel atau kelompok sel. Otot jantung juga berbeda dari yang
lain dalam dua jenis otot yang kontraksi dapat terjadi bahkan tanpa gugup awal masukan. Selsel yang menghasilkan rangsangan untuk kontraksi tanpa gugup masukan yang disebut sel-sel
alat pacu jantung (Anonimb, 2010).