Anda di halaman 1dari 4

JAW CRUSHER

Faktor-faktor yangmempengaruhi efisiensi jaw crusher :


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Lebar lubang bukaan


Variasi dari throw
Kecepatan
Ukuran umpan
Reduction ratio (RR)
Kapasitas yang dipengaruhi oleh jumlah umpan per jam dan berat jenis umpan
Reduction ratio merupakan perbandingan antar ukuran umpan dengan ukuran produk. Reduction
ratio yang baik untuk ukuran primary crushing adalah 4 7, sedangkan untuk secondary crushing
adalah 14 20 dan fine crushing (mill) adalah 50 -100.

1.
2.

Sistem Blake dgn ciri-ciri titik engsel di atas, bagian bawah bergerak mundur maju.
Sistem Dodge dgn ciri-ciri titik engsel di bawah, bagian atas bergerak mundur maju.
Kebaikan pemecah menurut sistem Dodge ialah pada titik engselnya terletak dibagian bawah. Pada
waktu pemecahan berlangsung lubang pembuang hanya sedikit terbuka (seolah-olah tetap). Oleh
karena itu hasil olahannya akan lebih rata. Keburukannya ialah lubang pembuang itu mudah
tersumbat.
Pemecah menurut sistem Blake paling banyak di pakai karena tidak mempunyai keburukan seperti
Dodge. Keburukan sistem Blake hasil olahan kurang rata. Supaya mulut kedua rahang itu tidak
mudah rusak, biasanya dilapis dengan plat baja yg dikeraskan dan mudah diganti. Pada bidang
penekan dari plat baja itu di bentuk rusuk-rusuk bergerigi untuk mempercepat proses
pemecahannya.
Istilah-istilah pada Jaw Crusher, antara lain :
Setting Block, bagian dari jaw crusher untuk mengatur agar lubang ukuran sesuai dengan yang
dikehendaki. Bila setting block dimajukan, maka jarak antara fixed jaw dengan swing jaw menjadi
lebih pendek atau lebih dekat, dan sebaliknya.
Toggle, bagian dari jaw crusher yang berfungsi untuk mengubah gerakan naik turun menjadi maju
mundur.
Pitman, berfungsi untuk merubah gerakan berputar dari maju mundur menjadi gerakan naik
turun.
Swing Jaw, bagian dari jaw crusher yang dapat bergerak akibat gerakan atau dorongan toggle.
Fixed Jaw, bagian dari jaw crusher yang tidak bergerak/diam.
Mouth, bagian mulut jaw crusher yang berfungsi sebagai lubang penerimaan umpan.
Throat, bagian paling bawah yang berfungsi sebagai lubang pengeluaran.
Gate, adalah jarak mendatar pada mouth.
Set, adalah jarak mendatar pada throat.
Closed Setting, adalah jarak antara fixed jaw dengan swing jaw pada saat swing jaw ekstrim ke

depan.
Open Setting, adalah jarak antara fixed jaw dengan swing jaw pada saat swing jaw ekstrim ke
belakang.
Throw, selisih jarak pelemparan antara open setting dengan close setting
Nip Angle, sudut yang dibentuk dengan garis singgung yang dibuat melalui titik singgung antara
jaw dengan batuan.
GYRATORY CRUSHER

Gyratory crusher konsep dasarnya mirip dengan jaw crusher, terdiri dari permukaan cekung dan
kepala kerucut; kedua permukaan biasanya dilapisi dengan permukaan baja mangan. Kerucut
bagian dalam memiliki gerakan melingkar sedikit, tetapi tidak memutar, gerakan ini dihasilkan oleh
eccentric assembly. Seperti jaw crusher, feed bergerak ke bawah antara dua permukaan makin
kebawah ukuran akan semakan hancur sampai cukup kecil untuk jatuh keluar melalui celah antara
dua permukaan.

Sebuah grytory crusher adalah salah satu jenis crusher primer dalam tambang bijih atau pabrik
pengolahan. Gyratory crusher dapat digunakan untuk penghancuran primer atau sekunder.
Penghancuran oleh grytory crusher disebabkan oleh penutupan secara berjenjang celah antara
mainshaft assembly (bergerak) dipasang vertikal pada poros pusat dan Shell assembly (tetap)
dipasang pada bingkai utama crusher. Kesenjangan dibuka dan ditutup diatur oleh eccentric
essembly pada bagian bawah spindle yang menyebabkan poros pusat bergerak. Poros vertikal
bebas berputar mengelilingi porosnya
Mesin ini memiliki rahang bundar (circular jaw).Sebuah crushing head yang berbentuk kerucut
berputar di dalam sebuah funnel shaped casing yang membuka ke atas.Crushing head tersebut
berfungsi memcahkan umpan yang masuk.
Alat ini mempunyai kapasitas yang lebih besar dibandingkan dengan jaw crusher.Gerakan alat ini
adalah kontinyu karena crushing head dari alat ini bergerak dan bergoyang.Alat ini tidak sesuai
dengan material yang lengket seperti lempung karena kurang menguntungkan disebabkan biaya
lebih besar dibandingkan dengan jaw.
Faktor yang mempengaruhi Gyratory Crusher :
Ukuran butir
Kandungan air dari feed
Kecepatan putaran
Gape
CONE CRUSHER

Cone crusher merupakan pengembangan dari gyratory crusher. Konstruksinya mempunyai


sepasang kerucut yang satu diam dan yang satunya berputar. Bagian bagian cone crusher dapat
dilihat pada gambar berikut :

Proses pemecahan bahan olahan (Feed) dari pemecah rahang ini berlangsung continue dengan
cara gesekan & potongan. Akan tetapi pada pemecah kerucut ini cara memecahnya tidak berkala
seperti pemecah rahang, melainkan terus-menerus.
Pada waktu pemecah kerucut ini bekerja, ujung sumbu atas kerucut berfungsi sebagai engsel,
sedangkan ujung bagian bawah berkeliling hingga gerakan kerucut berayun mengelilingi bagian
bawah dalam selubung yang tetap. Akibat ayunan kerucut ini jarak antara kerucut dengan
selubung berubah-ubah. Pada waktu ruang itu sedang mengecil terjadi pemecahab dan pada
waktu ruang membesar bahan olhan yang sudah di giling akan turun. Pekerjaan ini berlangsung
sepanjang keliling kerucut dan terus-menerus.
Konstruksi sebuah pemecah kerucut yang diputarkan dengan perantaraan sebuah rod sabuk
dengan roda gigi konis (roda gigi tirus). Dalam pesawat ini sumbu utam bagian bawah dimasukkan
kedalam uatu tabung eksenterik. Bila tabung tersebut di putar makanya sumbunya akan berayun.
Kadang-kadang bidang penekan kerucut dan tabung kerucut membentuk rusuk-rusuk dan bias
diganti bilamana sudah tipis atau aus.
ROLL CRUSHER

Cara pengerjaan pemecahan pada pemecah putar berdasarkan tekanan dan gesekan. Bahan
olahan dilewatkan diantara dua buah roda yg berputar dgn arah yang berlawanan. Biasanya
pemasangan salah satu dari kedua roda itu tetap, sedangkan yang satunya lagi dapat bergerak
maju mundur karena ditahan oleh pegas sekerup baja.
Bila kecepatan putar kedua roda itu sama, maka bahan olahan hanya dilinyak atau dipecahkan.
Sedangkan bila kecepatan putar kedua roda itu tidak sama, bahan olahan (feed) selain dipecahkan
juga dipuntir. Penggunaan pegas ulir ialah untuk menjaga supaya roda putar dapat kembali,
bilamana sewaktu-waktu mundur atau merenggang dari roda putar yang lain. Hal ini dapat terjadi
bilamana ada bahan olahan yg keras dan tidak dapat dipecahkan masuk diantara kedua roda
putar. Sehingga tidak terjadi kerusakan pada bagian-bagian mesin pemecah tsb.

Ball mill
Penggiling peluru terdiri dari sebuah tromol yang pada bagian dalamnya diisi peluru-peluru yang
dibuat dari baja atau batu. Peluru-peluru itu berada diatas tembereng-tembereng yang disusun
pada keliling dagian dalam teromol. Tembereng-tembereng ini mempunyai lubang-lubang
sedangkan diluar dari keliling tembereng ini dipasang pula sebuah teromol yang merupakan
ayakan.
Cara kerja dari penggiling peluru ini adalah sebagai berikut. Bila teromol penggiling berputar,
tembereng-tembereng dan ayakannya akan ikut berputar bersama-sama menurut sumbu
mendatar. Bahan giling dimasukkan dari bagian atas sehingga bercampur dengan peluru-peluru.
Bahan giling yang sudah halus akan keluar dari lubang yang pengeluaran setelah melewati
tembereng-tembereng dan ayakan yang berbentuk teromol.
Penggiling peluru biasanya dipakai untuk menggiling tanah liat, tepung Thomas, tulang, arang
kayu, bahan cat, pelapis kaca, kwarsa, dan sebagainya. Ukuran butir bahan giling diantara 20-50
mm, dan ukuran butir hasil giling kira-kira 0,25 mm.

Anda mungkin juga menyukai