Anda di halaman 1dari 27

PENCEMARAN AIR

Kelompok 1 :
Dewi Aghisna
Eka Wulandari
Hery Kristian
Linda Dwi Apecawati
Luthfi Alhamdhani
Nadia Ulfa

Pencemaran Air
Pencemaran air adalah suatu perubahan
keadaan di suatu tempat penampungan air
seperti danau, sungai , lautan dan air tanah
akibat aktivitas manusia

Macam-macam pencemaran air


1. Pencemaran air oleh limbah Rumah
Tangga
2. Pencemaran air oleh limbah Industri
3. Pencemaran Air oleh Limbah Pertanian
4. Eutrofikasi

1. Pencemaran air oleh limbah


Rumah Tangga

Pengertian Pencemaran air oleh


limbah Rumah Tangga
Limbah merupakan buangan atau bekas yang
berbentuk cair, gas, dan padat. Dalam air
limbah terdapat bahan kimia sukar untuk
dihilangkan dan berbahaya.
Limbah rumah tangga adalah limbah yang
dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga.

Pengklasifikasian Limbah rumah


tangga
a.

Limbah Organik, segala limbah yang


mengandung unsur Karbon (C).
b. Limbah Anorganik, limbah yang tidak dapat
atau sulit terurai atau busuk secara alami oleh
mikro organisme pengurai. tidak mengandung
unsur karbon, seperti logam.

Dampak dari limbah rumah tangga


1. Pembuangan limbah organik yang mengandung
protein akan menghasilkan bau yang tidak sedap
2. dapat menyebabkan dan menimbulkan penyakit
seperti penyakit diare, kolera, penyakit jamur
3. Eutrofikasi
4. Peningkatan emisi CO2 akibat dari banyaknya
kendaraan, penggunaan listrik berlebihan serta
buangan industri akan memberikan efek
peningkatan kadar keasaman laut
5. Plastik, yang menjadi masalah terbesar dan
paling berbahaya.

Penanggulangan limbah rumah tangga


1. Daur ulang.
a. Pemanfaatan sampah organik yaitu dengan
composting (pengomposan)
b. Pemanfaatan sampah anorganik, baik secara
langsung maupun tidak langsung
2. Pengurangan dan pengelompokan sampah.
3. Pembakaran/pemusnahan sampah.

2. Pencemaran air oleh limbah


Industri

Limbah Industri
Limbah industri adalah jenis limbah yang
dihasilkan oleh proses produksi.
Berdasarkan nilai ekonominya :
1. Limbah ekonomis yaitu limbah dengan proses
lanjut akan memberikan nilai tambah.
2. Limbah nonekonomis dalah limbah yang
diolah dalam proses bentuk apapun tidak akan
memberikan
nilai
tambah,
kecuali
mempermudah sistem pembuangan.

contoh limbah industri :


1. Limbah Industri Pangan
Sektor Industri contohnya limbah industri
tahu, tempe, tapioka industri hasil laut dan
industri pangan lainnya, dapat menimbulkan
bau yang menyengat dan polusi berat pada air
bila pembuangannya tidak diberi perlakuan
yang tepat

2. Limbah Industri Kimia & Bahan Bangunan


Industri kimia seperti alkohol dalam proses
pembuatannya membutuhkan air sangat besar,
mengeakibatkan pula besarnya limbah cair yang
dikeluarkan kelingkungan sekitarnya. Air limbahnya
bersifat mencemari karena didalamnya terkandung
mikroorganisme, senyawa organik dan anorganik baik
terlarut maupun tersuspensi serta senyawa tambahan
yang terbentuk selama proses permentasi berlangsung.

3. Limbah Industri Sandang Kulit dan Aneka


Sektor sandang dan kulit seperti pencucian batik,
batik printing, penyamakan kuit dapat
mengakibatkan pencemaran karena dalam proses
pencucian memerlukanair sebagai mediumnya
dalam jumlah yang besar. Proses ini menimbulkan
air buangan (bekas Proses) yang besar pula,
dimana air buangan mengandung sisa-sisa warna,
BOD tinggi, kadar minyak tinggi dan beracun
(mengandung limbah B3 yang tinggi).

4. Limbah Industri Logam & Elektronika


Bahan buangan yang dihasilkan dari industri
besi baja seperti mesin bubut, cor logam
dapat menimbulkan pemcemaran lingkungan.
Sebagian besar bahan pencemarannya berupa
debu, asap dan gas yang mengotori udara
sekitarnya.

Dampak limbah industri


Debu, dapat menyebabkan iritasi, sesak nafas
Kebisingan, mengganggu pendengaran, menyempitkan
pembuluh darah, ketegangan otot, menurunya kewaspadaan,
kosentrasi pemikiran dan efisiensi kerja.
Karbon Monoksida (CO), dapat menyebabkan gangguan
serius, yang diawali dengan napas pendek dan sakit kepala,
berat, pusing-pusing pikiran kacau dan melemahkan
penglihatan dan pendengaran. Bila keracunan berat, dapat
mengakibatkan pingsan yang bisa diikuti dengan kematian
Asap, dapat mengganggu pernafasan, menghalangi
pandangan, dan bila tercampur dengan gas CO2, SO2, maka
akan memberikan pengaruh yang menbahayakan.

upaya pencegahan atas pencemaran


lingkungan.
Mengatur sistem pembuangan limbah industri sehingga
tidak mencemari lingkungan
Menempatkan industri atau pabrik terpisah dari kawasan
permukiman penduduk
Melakukan pengawasan atas penggunaan beberapa jenis
pestisida, insektisida dan bahan kimia lain yang berpotensi
menjadi penyebab dari pencemaran lingkungan.
Melakukan penghijauan.
Memberikan sanksi atau hukuman secara tegas terhadap
pelaku kegiatan yang mencemari lingkungan
Melakukan penyuluhan dan pendidikan lingkungan untuk
menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang arti dan
manfaat lingkungan hidup yang sesungguhnya.

3. Pencemaran Air oleh Limbah


Pertanian

Pengertian
limbah pertanian
Limbah Pertanian diartikan sebagai bahan
yang dibuang di sektor pertanian,misalnya
sabut dan tempurung kelapa,jerami dan
dedak padi.

Limbah pertanian terbagi atas empat kelompok


yaitu :
1. Limbah pertanian pra panen contoh daun,
ranting atau buah yang gugur sengaja atau tidak.
2. Limbah pertanian panen contoh batang atau
jerami saat panen padi.
3. Limbah pertanian pasca panen contoh kulit atau
jeroan pada ternak potong.
4. Limbah industri pertanian contoh molases pada
pabrik gula tebu.

Dampak limbah pertanian


1. menurunnya kadar oksigen yang terlarut di
dalam
air
limbah
sehingga
dapat
menyebabkan kematian kehidupan di dalam
air
2. media pembawa penyakit kolera, radang
usus,
hepatitis
infektiosa,
serta
skhistosomiasis.

Contoh kasus di dunia


Kasus yang terjadi di Teluk Minamata pada tahun 1953
adalah contoh yang nyata dimana para nelayan dan
keluarganya mengalami gejala penyempitan ruang
pandang, kelumpuhan, kulit terasa menebal dan
bahkan dapat menyebabkan kematian. Kejadian yang
demikian adalah sebagai akibat termakannya ikan oleh
para nelayan, sedangkan ikan tersebut telah
mengandung air raksa sebagai akibat termakannya
kandungan air raksa yang ada di dalam teluk. Air raksa
ini berasal dari air limbah yang tercemar oleh adanya
pabrik yang menghasilkan air raksa pada buangan
limbahnya.

1. sistem integrasi tanaman-ternak.


Contoh integrasi yang terjadi antara hewan
ternak dan tanaman adalah limbah ternak berupa
kotoran diolah menjadi pupuk cair dan kompos
dan kemudian diaplikasikan pada lahan pertanian
2. penyediaan pupuk kandang dari limbah ternak
dilahan
pertanian,
sehingga
terbentuk
peternakan tanpa limbah karena limbah
peternakan digunakan untuk pupuk, dan limbah
pertanian untuk makan ternak

Eutrofikasi

Eutrofikasi merupakan masalah lingkungan hidup


yang diakibatkan oleh limbah fosfat (PO3-),
khususnya dalam ekosistem air tawar. Air
dikatakan eutrofik jika konsentrasi total
phosphorus (TP) dalam air berada dalam rentang
35-100 g/L.
Kondisi eutrofik sangat memungkinkan alga,
tumbuhan air berukuran mikro, untuk tumbuh
berkembang biak dengan pesat (blooming) akibat
ketersediaan fosfat

Penyebab Terjadinya Euterofikasi


Eutrofikasi dapat dikarenakan beberapa hal di
antaranya karena ulah manusia yang tidak
ramah terhadap lingkungan. Hampir 90 %
disebabkan oleh aktivitas manusia di bidang
pertanian

Dampak eutrofikasi
1. menurunkan konsentrasi oksigen terlarut,
menghasilkan senyawa beracun dan menjadi
tempat
hidup
mikroba
fatogen
yang
menyengsarakan fauna air
2. dekomposisi juga menghasilkan senyawa
nutrien (nitrogen dan fosfor) yang menyuburkan
perairan menyebabkan terjadi peningkatan
kelimpahan fitoplankton dan zooplankton
sehingga terjadi blooming sebagai hasil
fotosintesa yang maksimal dan menyebabkan
peningkatan biomasa perairan

Cara penanggulangan eutrofikasi


1. Attacking symptoms yaitu dengan mencegah
pertumbuhan vegetasi penyebab eutrofikasi
dan meningkatkan oksigen terlarut di dalam
perairan.
2. Getting at the root cause yaitu mengurangi
nutrien dan sedimen berlebih yang masuk ke
dalam air.