Anda di halaman 1dari 2

5.

Jelaskan apakah setiap koperasi perlu melakukan pendidikan, pelatihan dan pendampingan
bagi usaha anggota nya?
Jawaban:
Setiap koperasi perlu melakukan pendidikan, pelatihan dan pendampingan bagi usaha anggota
nya. Pendidikan, pelatihan, dan pendampingan merupakan unsure penting yang harus
dilaksanakan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan serta wawasan dalam
perkoperasian. pendidikan dan pelatihan harus dilaksanakan secara terus menerus, sebagai dasar
untuk mempertahankan kelanjutan hidup koperasi.
Pentingnya penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan ditegaskan dalam kongres International
Cooperative Alliance (ICA) tahun 1966 yang memutuskan bahwa setiap organisasi koperasi
wajib melaksanakan pendidikan dan pelatihan perkoperasian untuk menyebarluaskan idea
koperasi maupun praktik koperasi, baik aspek perusahaannya maupun aspek demokrasinya.
Begitu pentingnya pendidikan dan pelatihan perkoperasian bagi pengembangan gerakan
koperasi, setiap undang-undang perkoperasian selalu menyebutkan perlunya menyisihkan selisih
hasil usaha koperasi berupa dana pendidikan untuk pelaksanaan pendidikan dan pelatihan
perkoperasian.
Berdasarkan paparan di atas, diketahui bahwa pelaksanaan pendidikan dan pelatihan
perkoperasian tidak hanya dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan anggota, pengurus,
pengawas, atau karyawan dalam bidang pengetahuan perkoperasian, tetapi juga dapat digunakan
sebagai alat untuk meningkatkan kegiatan dan usaha. Pendidikan dan pelatihan yang diberikan
selalu dalam jangka waktu yang singkat karena pada umumnya anggota, pengurus, pengawas,
atau karyawan kebanyakan masih kuliah/bekerja sambil mengelola koperasi.
Dalam koperasi Kokaintra , untuk mengurangi kerugian-kerugian yang muncul seperti kerusakan
pada pengiriman, perubahan cuaca, dan spesifik produk yang kurang sesuai Kokaintra selalu
memberikan pendidikan dan pelatihan dan pendampingan pada usaha anggotanya terutama yang
berkaitan dengan quality control.

6. Kokaintra mendirikan unit simpan pinjam untuk membantu membiayai usaha anggotanya
dengan sumberdana yang berasal dari anggota, penyertaan, SHU dan Hasil Usaha Ekspor. Bunga
yang diberikan relative cukup murah, yaitu 10 persen pertahun. Coba jelaskan keuntungan sperti
apa yang mungkin diperoleh dari bisnis simpan pinjam tersebut, baik anggota maupun bagi
koperasinya!
Jawaban :
Pada akhir tahun, keuntungan yang diperoleh koperasi simpan pinjam yang berasal dari uang
administrasi tersebut yang disebut "Sisa Hasil Usaha" (SHU) dibagikan kepada para anggota
koperasi. Adapun jumlah keuntungan yang diterima oleh masing-masing anggota koperasi
diperhitungkan menurut keseringan anggota meminjam uang dari koperasi simpan pinjam.
Artinya, anggota yang paling sering meminjam uang dari koperasi simpan pinjam tersebut akan
mendapat bagian paling banyak dari SHU; dan tidak diperhitungkan dari jumlah simpanannya,
karena pada umumnya jumlah simpanan pokok dan simpanan wajib dari masing-masing anggota
adalah sama.
Sekilas lintas kokaintra ini nampak seperti usaha gotong royong yang meringankan beban para
anggota, menolong mereka dari jeratan lintah darat dan menguntungkan mereka sendiri, karena
SHU dari kokaintra tersebut mereka terima setiap akhir tahun.
Orang yang meminjam uang dari kokaintra, meskipun jumlahnya hanya separo dari uang
simpanannya sendiri, dia tetap dianggap sebagai peminjam yang diharuskan membayar uang
administrasi.
Uang yang disimpan di kokaintra, baik simpanan pokok maupun simpanan wajib, tidak dapat
diambil sewaktu-waktu diperlukan oleh si penyimpa. di kokaintra pembagian SHU tidak hanya
diperhitungkan dengan uang simpanannya, melainkan dengan keseringan meminjam uang dari
kokaintra tersebut.