Anda di halaman 1dari 1

Karakter Batuan dasar (Basement)

Berdasarkan penanggalan UPb SHRIMP dari butiran-butiran mineral zircon yang dipi
sahkan dari batuan-batuan sedimen, vulkanik dan intrusive di Jawa Timur, Smyth e
t al. (2005) berhasil mendapatkan informasi penting tentang karakter batuan dasa
r Jawa Bagian Timur. Sampel-sampel zircon memberikan suatu kisaran umur mulai da
ri Kenozoikum sampai Archean (Pra-Kambrium). Zircon berumur Kenozoikum dijumpai
dalam batuan-batuan sedimen, vulkanik dan intrusive Jawa Timur yang menunjukkan
umur aktif vulkanik dan pengendapan sedimennya.
Sapel zircon yang menunjukkan umur Kapur terbatas di bagian utara dan barat Jawa
Timur yang kemungkinan mirip dengan batuan dasar di Karangsambung di daerah Rem
bang High yang berdekatan dengan Tinggian Meratus (Gambar 4).
Beberapa sampel hanya mengandung umur Kenozoikum dan Kapur. Sampel yang mengandu
ng zircon Kapur umumnya tidak mengandung zircon Archean. Sumber-sumber untuk zir
con Kapur kemungkinan besar adalah batuan continental Sundaland. Sementara itu s
ejumlah sampel berasal dari Pegunungan Selatan mengandung zircon berumur Kmbrium
sampai Archean (Pra-Kambrium). Terdapatnya umur Archean menunjukkan batuan magm
atiknya menerobos batuan dasar asal-Gondwana di bawah Jawa Timur. Kisaran-kisara
n Umur yang mencirikan zircon Pegunungan Selatan sangat mirip dengan yang dijump
ai di Perth Basin, Australia Barat. Kemiripan in menunjukkan zircon dalam sampel
Pegunungan Selatan memiliki Provenan (asalsumber) Dari Australia Barat. Dengan
demikian dapat diinterpretasikan terdapatnya afinitasfragmen kontinen Gondwna ya
ng berasal dari Australia barat sebagai batuan dasar Pegunungan Selatan Jawa Tim
ur. Hal ini didukung juga oleh fenomena terpisahnya sejumlah fragmen kontine dar
i tepi benua Australia selama Mesozoikum sebelum pemisahan India dengan Gondwana
. Suatau fragmen kontinen Australia telah hadir di Jaa Timur pada zaman Kapur, d
an tumbukannya dengan tepi tenggara Sundaland kemungkinan besar terjadi sebelum
awal Kenozoikum karena kenyataannya batuan berumur Eosen Tengah menumpang di ata
snya.
Gambar 4:Distribusisampelpenanggalan zircon (Smyth et al., 2005)

Gambar 5: (A) Anomaligayaberat, dan (B) KarakterbatuandasarJawabagiantimur