Anda di halaman 1dari 2

KOAGULAN

Koagulansia merupakan zat atau obat yang dapat menghambat atau

menghentikan

pendarahan. Golongan obat koagulansia ini dapat diberikan secara oral maupun parenteraI,
berguna untuk menekan/menghentikan perdarahan, Misalnya: Adona AC, Coagulen, Transamin,
vit K.Obat kelompok ini pada penggunaan lokal menimbulkan hemostasis dengan dua cara, yaitu
dengan mempercepat perubahan protombin

menjadi thrombin dan secara langsung

mengumpalkan fibrinogen.

Aktifaktor protombin. Ekstrak yang mengandung aktifaktor protombin dapat dibuat


antara lain dari jaringan otak yang diolah secara kering dengan asetat . Salah satu contoh
adalah Russells viper venom yang sangat efektif sebagai hemostatik lokal dan dapat
digunakan umpamanya untuk alveolus gigi yang berdarah pada pasien hemofilia; untuk

tujuan ini kapas dibasahi dengan larutan segar 0.1%.


Trombin. Zat ini tersedia dalam bentuk bubuk atau larutan untuk penggunaan lokal.

Adona AC
Adona AC berisi Carbazochrome Na sulfonate 10 mg. Digunakan pada
kecenderungan terjadi perdarahan (purpura) karena menurunnya resistensi kapiler dan
meningkatnya permeabilitas kapiler. Perdarahan dari kulit, membran mukosa dan
internal, perdarahan sekitar mata, perdarahan nefrotik dan metroragia. Perdarahan
abnormal selama dan setelah pembedahan karena menurunnya resistensi kapiler.

Transamin
Transamin adalah obat golongan anti fibrinolitik, tersedia dalam bentuk sediaan
kapsul 250 mg, tablet salut selaput 500 mg, serta sediaan injeksi 250 mg/5 mL dan 500
mg/5 mL. Dalam obat ini mengandung bahan aktif berupa asam traneksamat yang
merupakan turunan sitetik dari asam amino lisin. Asam traneksamat umum digunakan
untuk mencegah, menghentikan, ataupun mengurangi pendarahan yang masif saat
menjalani prosedur pembedahan, epistaksis atau mimisan, pendarahan menstruasi yang
berat, angioedema herediter, dan beberapa kondisi medis lainnya. Saat seseorang
mengalami pendarahan tubuh akan membentuk bekuan darah sehingga pendarahan
tersebut dapat berhenti. Asam traneksamat bekerja dengan mencegah degradasi atau
pemecahan bekuan darah tersebut sehingga dapat mencegah, menghentikan, ataupun
mengurangi pendarahan yang tidak diinginkan.
Vitamin K
Vitamin K yang terdapat di alam larut dalam lemak, namun beberapa preparat
sintetis larut dalam air : 2-Metil-1,4-nafrakuinon, yang disebut juga menadion, adalah
suatu produk sintetis vitamin K, yang bersifat lebih aktif dibanding vitamin K1.
Fungsi vitamin K antara lain :1) memelihara kadar normal faktor-faktor
pembekuan darah, yaitu faktor II, VII, IX, dan X, yang disintesis di hati; (2) berperan
dalam sintesis faktor II, yaitu protrombin; (3) sebagai komponen koenzim dalam proses
fosforilasi.
Vitamin K, yang dikenal juga sebagai phytonadione, bisa membantu mengontrol
aliran darah.