Anda di halaman 1dari 1

.

Teori Lempeng Tektonik (Tectonic Plate Theory)


o
Teori Lempeng Tektonik dikemukakan oleh Tozo Wilson.
o
Berdasarkan Teori Lempeng Tektonik, kulit bumi terdiri atas beberapa le
mpeng tektonik yang berada di atas lapisan astenosfer yang berwujud cair kental.
Lempeng-lempeng tektonik pembentuk kulit bumi selalu bergerak karena adanya pen
garuh arus konveksi yang terjadi pada lapisan astenosfer dengan posisi berada di
bawah lempeng tektonik kulit bumi.
o
Teori lempeng tektonik muncul setelah Alfred Lothar Wagener, seorang ah
li meteorologi dan geologi dari Jerman dalam buku The Origin of Continents an O
ceans (1915), mengemukakan bahwa benua yang padat sebenarnya terapung dan berge
rak di atas massa yang relatif lembek (continental drift). Selain itu, berdasark
an hasil pengamatannya beberapa bagian benua terdapat kesamaan bentuk pantai ant
ara benua satu dengan lainnya. Ia juga mendapati kesamaan geologi dan kesamaan m
akhluk yang hidup di pantai seberang.
o
Inti dari teori lempeng tektonik adalah kerak Bumi sebetulnya terdiri a
tas lempengan-lempengan besar yang seolah mengapung dan bergerak pada lapisan in
ti Bumi yang lebih cair. Teori ini dibuktikan oleh pakar-pakar geologi dengan wa
ktu hampir setengah abad dan diterima sejak tahun 1960-an. Hingga kini teori ini
telah berhasil menjelaskan berbagai peristiwa geologis, seperti gempa bumi, tsu
nami, dan meletusnya gunung berapi, serta bagaimana terbentuknya gunung, benua,
dan samudra. Teori ini juga membuktikan bahwa benua-benua selalu bergeser.