Anda di halaman 1dari 4

STANDART Operasional prosedur

Pemberian kontrasepsi suntikan progestin


Pengertian
Kontrasepsi suntikan progestin adalah jenis kontrasepsi yang diberikan
setiap 3 bulan atau 2 bulan dengan cara disuntikkan secara
intramuskuler
Tujuan
Mencegah ovulasi, mengentalkan lendir serviks sehingga menurunkan
kemampuan penetrasi sperma dan menghambat tranportasi gamet oleh
tuba.
Jenis-jenis kontrasepsi suntikan progestin
1.Depo medroksiprogesteron asetat (DMPA),mengandung 150 mg,DPMA,
yang diberikan setiap 3 bulan dengan cara disuntikkan intra muskuler
2.Depo noretisteron enantat ( Depo Noristerat),yang mengandung 200
mg noretindron enantat, diberikan setiap 2 bulan dengan cara
disuntikkan intramuskuler
A. PERALATAN
- Obat suntik kontrasepsi suntikan progestin sesuai pilihan
- Spuit Disposable 3cc

- Kapas alkohol
- Tensimeter
- Timbangan BB
- Buku Regester KB
- Kartu Akseptor
- Tempat Jarum
- Jarum disposable
- Bengkok
- Tempat sampah medis
B. PROSEDUR
1. Mencuci tangan
2.Berikan informasi tentang KB suntik yang tersedia
3.Anamnesa data pasien
2. Menjelaskan prosedur dan tujuannya (pada klien dan keluarga)
3. Dilakukan penapisan : HPHT, paritas, riwayat persalinan yang lalu,
nyeri haid, penyakit yang pernah diderita
4.Klien setelah dilakukan pemeriksaan TTV, dipersilahkan naik di tempat
tidur
5.Klien disiapkan dengan posisi miring , bagian pantat yang disuntik

dibersihkan dengan kapas alkohol


5. Obat yang sudah disiapkan di spuit, sebelumnya jarum injeksi diganti
baru
6. Obat disuntikkan dengan cara tegak lurus sampai jarum masuk
seluruhnya
7. Setelah selesai jarum dibuang ditempat yang telah disediakan
8. Klien dirapikan , tindakan didokumentasikan
9.Klien diberi kartu Akseptor dan dipesan kembali sesuai jadwal yang
ditentukan
10. Selesai
CATATAN:
- Klien sebelum memutuskan menggunakan kontrasepsi yang dipilih ,
harus dijelaskan efek samping dan reaksi yang mungkin terjadi
misal pola haid berubah, nafsu makan bertambah dll.