Anda di halaman 1dari 59

FILSAFAT ILMU

Filsafat dr perkataan philosophia


dr bahasa Yunaniberarti cinta
akan kebijaksanaan
Dlm filsafat orang td pernah dpt
mengataakan selesai belajar, kr
luas dan dlmnya filsafat itu orang
td dpt menguasai dgn sempurna

Phthagoras menyebut dirinya sbg


philosophos, yi pecinta kebijaksanaan (lover of
wisdom)
Banyak sumber mengatakan bhw sophia
mengandung arti yg lebih luas drpd
kebijaksanaan
Artinya ada berbagai macam al:
1. Kerajinan

Lanjutan

2. Kebenaran pertama
3. pengetahuan yg luas
4. Kebajikan intelektual
5. Pertimbangan yg sehat
6. Kecerdikan dlm memutuskan hal-hal
yg praktis.

Dlm pengertian praktis , filsafat


berarti alam pikiran atau alam
berpikir.
Berfilsafat artinya berpikir, namun td
semua berpikir berarti berfilsafat.
Berfilsafat adalh berpikir secara
mendalam dan sungguh-sungguh.

Tegasnya
Filsafat adlh hasil akal seorang
manusia yg mencari dan memikirkan
suatu kebenaran dgn sedalamdalamnya.
Kata lain : Filsafat adlh ilmu yg
mempelajari dgn sungguh-sungguh
hakekat kebenaran segala sesuatu.

Dlm bahasa Yunani kata philosophia


mrpk kata majemuk yg terdiri atas
philo dan sophia
Philo artinya cinta dlm arti yg luas, yi.
Ingin, dan krn itu lalu berusaha
mencapai yg diinginkan itu.

Sophia artinya kebijakan yg artinya


pandai, pengertian yg mendalam
Jadi filsafat artinya ingin mencapai
pandai, cinta pd kebijakan.

FILSAFAT SBG ILMU


Sbg ilmu filsafat terkandung empat
pertanyaan ilmiah, yi : bagaimanakah,
mengapakah, ke manakah dan apakah
1. Pertanyaan Bagaimana menanyakan
syfat-sifat yg dpt ditangkap atau yg
tampak oleh indra. Jawaban yg diperole
bersifat deskriptif (penggambaran)

2. Pertanyaan Mengapa
menanyakan ttg sebab (asal
mula) satu obyek. Jawaban atau
pengetaahuan y6g diperoleh
bersifat kausalitas (sebab akibat).

3. Pertanyaan Ke Mana menanyakan


ttg apa apa yg terjadi di masa
lampau, masa sekarang , dan masa
yg akan datang. Jawaban yg diperole
ada 3(tiga) jenis pengetahuan yi:

Pertama Pengetahuan yg timbul dr


hal-hal yg selalu berulang-ulang
(kebiasaan) yg nantinya pengetahuan
tsb dpt dijadikan sbg pedoman. Ini
dpt dijadikan dasar utk mengetahui
apa yg akan terjadi.

Kedua Pengetahuan nyg timbul dr


pedoman yg terkandung dlm adat
istiadat/kebiasaan yg berlakku dlm
masyarakat. Hal ini td
dipermasalahkan apakah pedoman
tsb selalu dipakai atau td . Pedoman
yg selalu dipakai disebut hukum.

Ketiga Pengetahuan yg timbul dr


pedoman yg dipakai (hukum) sbg
suatu hal yg dijadikan pegangan.
Artinya pengetahuan yg diperoleh dr
jawaban kemanakah adalah
pengetahuan yg bersifat normatif.
.

4. Pertanyaan Apakah yg menanyakan ttg


hakekat atau inti mutlak dr suatu hal.
Hakekat ini sifatnya sangat dlm (radix)
dantd lagi bersifat empiris, shg hanya dpt
dimengerti oleh akal. Jawaban yg
diperolehnya dpt mengetahui hal-hal yg
sifatnya sangat umum, universal, abstrak.

Kalau ilmu-ilmu yg lain (selain


filsafat) bergerak dr td tahu
kepada tahu
Ilmu filsafat bergerak dr td
tahu kpd tahu selaanjutnya
kpd hakekat

Untuk memperoleh pengetahuan


hakekat, hrs lah dilakukan dgn abstraksi,
yi suatu perbuatan akal utk
menghilangkan nkeadaan, siffat-sifat yg
secara kebetulan, shg ahirnya tinggal
keadaan yg hrs ada(mutlak) yi
substansional, mk pengatahuan hakekat
dpt diperolehnya.

Filsafat Sbg Cara Berpikir


Berpikir secara filsafat dpt diartikan
berpikir yg sangat mendalam sampai
pd hakekat, atau berfikir secara
global(menyeluruh) atau berpikir yg
dilihat dr berbagai sudut pandang
pemikiran atau sudut pandang ilmu
pengetahuan.

Hal ini hrs memenuhi persyaratan: p.6

1. Harus sistimatis
2. Harus konsepsional
3. Harus koheren/runtut
4. Harus rasional
5. Harus sinoptik yi menyeluruh dan
integral
6. Harus mengarah kpd pandangan dunia

Filsafat Ilmu
Cabang filsafat yg membahas
masalah ilmu adalah filsafat ilmu
Filsafat ilmu adlh penyelidikan ttg
ciri-ciri pengetahuan ilmiah dan
cara utk memperolehnya

Pokok perhatian filsafat ilmu adlh


proses penyelidikan ilmiah itu
sendiri.
Istilah lain filsafat ilmu adalah
theory of science (teori ilmu) daan
science of science (ilmu tentang ilmu)

Titik pandang dlm filsafat ilmu yi:


1. Pandangan yg menyebutkan bhw
filsafat ilmu adalah perumusan worldviews yg konsisten dgn bbrp pengertian
didasarkan atas teori-teori ilmiah yg
penting
Menurut pandangan ini tugas filssuf ilmu
utk mengelaborasikan implikasi yg lebih
luas dr ilmu

2. Pandangan yg mengemukakan bahwa


filsafat ilmu adalah suatu eksposisi dr
presuppositions dan predispositions dr pr
ilmuwan.
Filsafat ilmu mengemukakan bkw pr
ilmuwan menduga alam td berubahubah, dan terdapat suatu keteraturan di
alam shg gejala alam yg td begitu
komplek cukup didapat oleh peneliti.

3. Pandangan yg mengemukakan
bahwa filsafat ilmu adalah suatu
disiplin yg didalamnya konsep dan
teori tentang ilmu dianalisis dan
diklasifikasikan.

Difinisi Filsafat dan Filsafat Ilmu


Filsafat adl hasil akal seorang
manusia yg mencari dan memikirkan
sesuatu kebenaran dgn sedalam
dalamnya

Filsafat adl ilmu yg mempelajari dgn


sungguh-sungguh hakekat kebenaran
segala sesuatu

Difinisi filsuf barat

1. Plato (427 SM 347 SM) filsuf Yunani


Filsafat adl pengetahuan ttg segala yg ada
2. Aristoteles (384SM 322 Sm)
Filsafat adl ilmu pengetahuan yg meliputi
kebenaran, yg didlmnya terkandung ilmu-ilmu
metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi,
politik dan estetika.

3. Al Farabi filsuf Muslim sbl Ibnu Sina


Filsafat adl ilmu pengetahuan ttg alam
maujud dan bertujuan menyelidiki hakekat yg
sebenarnya.

Difinisi filsuf timur


Prof Fuad Hasan Filsafat adl suatu ikhtisar utk
berpikir radikal, artinya mulai dr radiksnya
suatu gelala, dr akarnya suatu suatu hal yg
hendak dimasalahkan.
N. Driyarkara Filsafat adl perenungan yg
sedalam-dalamnya tentang sebab-sebab ada
danberbuat perenungan ttg kenyataan yg
sedalam-dalamnya, sampai mengapa yg
penghabisan.

Definisi Filsafat Ilmu


The Liang Gie Filsafat Ilmu adl
segenap pemikiran reflektif thd
persoalan mengenai segala hal yg
menyangkut landasan ilmu maupun
hubungan ilmu dgn segala segi dr
kehidupan manusia

Filsafat ilmu dlm arti luas:


Menampung permasalahan yg menyangkut
hubungan keluar dr kegiatan ilmiah:
1. implikasi ontologik metafisik dr citra dunia
yg bersifat ilmiah
2. tata susila yg mjd pegangan
penyelenggaraan ilmu
3. konsekuensi pragmatik-etik penyelenggara
ilmu dsb.

Filsafat ilmu dlm arti sempit


Menampung permasalahan yg
bersangkutan dg hubungan ke dalam
yg terdapat di dlm ilmu , yaitu: yg
menyangkut sifat pengetahuan
ilmiah, dan cara-cara
mengusaahaakan serta mencapai
pengetahuan ilmiah

Objek dan metode Filsafat Ilmu


1. Objek material adl objek yg dijadikan sasaran
penyelidikan oleh suatu ilmu atau objek yg
dipelajari oleh suatu ilmu

Objek material filsafat ilmu adl ilmu


pengetahuan itu sendiri, yaitu pengetahuan nyg
tlh disusun secara sistimatis dgn metode ilmiah
tertentu, shg dpt dipertanggungjawabkan
kebenarannya secara umum

2. Objek formal filsafat ilmu adl sudut


pandang dr mana sang subjek menelaah objek
materialnya.

Objek format filsafat ilmu adl hakekat ilmu


pengetahuan, artinya filsafat ilmu lebih
menaruh perhatian thd problem
mendapatkan ilmu pengetahuan seperti apa
hakekat ilmu itu sendiri.

Landasan pengembangan ilmu pengetahuan yi


landasan ontologis, epistemologis, dan
aksiologis.
Landasan ontologis pengembangan ilmu
artinya titik tolak penelaahan ilmu
pengetahuan didasarkan atas sikap dan
pendirian filosofis yg dimiliki oleh seorang
ilmuwan.

Landasan epistemologis pengembangan ilmu,


artinya titik tolak penelaahan ilmu
pengetahuan didasarkan atas cara dan
prosedur dlm memperoleh kebenaran. Yaitu
metode ilmiah
Landasan aksiologis pengembangan ilmu
mrpkn sikap etis yg hrs dikembangkan oleh
seorang ilmuwan, terutama dlm kaitannya dgn
nilai-nilai yg diyakini kebenarannya.

Ciri Berfikir Kefilsafatan


1. Radikal artinya berpikir sampai ke akarakarnya, shg sampai hakekat yg dipikirkan
2. Universal menyangkut pengalaman umum
manusia.
3. Konseptual art mrpkn hasil generalisasi dan
abstraksi pengalaman manusia.
4. Koheren dan Konsisten (runtut)
5 Sistimatis art runtut

6. Komprehensif art menyeluruh


7. Bebas art sampai batas-batas yg
luas
8. Bertanggung jawab art seseoreng
yg berfilsafat adlh orang yg berfikir
sekaligus bertanggung jawab thd
hasil pemikirannya (hatinuraninya
sendiri)

Metode Filsafat Ilmu


Dalam melaksanakan metode Ilmiah melibatkan
dua cara berfikir yi: cara berfikir deduktif dan cara
berfikir induktif
Kegiatan Ilmiah dimulai ketika manusia
mengamati sesuatu, dr situ muncul pertanyaan
mengapa manusia mulai mengamati sesuatu,
terus mengama mengamati krn mempunyai
perhatian, yg dimaksud adalah masalah, krn ada
masalah mk terjadi proses berpikir pd objek yg
bersangkutan.

Kerangka berfikir ilmiah berintikan


logico-hypotetico-verifikatif dgn
langkah-lanhkah sbb:
1. Rumusan masalah mrkn langkah pertama
dlm metode ilmiah
2. Menentukan khasanah pengetahuan
ilmiah mrpk kumpulan informasi dr literatur
ilmiah
3. Penyusunan kerangka berfikir dlm
penyusunan hipotesis berisi argumen yg
dibangun dr khasanah pengetahuan ilmiah

4. Penyusunan hipotesis jawaban sementara


5. Pengujian hipotesis berupa pengumpulan
fakta/data yg relevan
6. Penarikan kesimpulan apakah hipotesis
diterima atau ditolak.

Cabang Filsafat dan Kegunaan Filsafat


Dari pandangan para ahli dpt disimpulkan bhw
filsafat mempunyai beberapa cabangYi:
1. Metafisika: filsafat ttg hakkekat yg ada di balik
fisika, hakekat yg bersifat transenden, diluar
jangkauan pengalaman manusia.
2. Logika: filsafat ttg pikiran yg benar dan yg
salah.
3. Etika: filsafat ttg perilaku yg baik dan yg buruk.
4. Estetika: filsafat ttg kreasi yg indah dan yg jelek

5. Epistemologi: filsafat ttg ilmu


pengetahuan.
6. Filsafat-filsafat khusus lainnya : filsafat
agama, filsafat manusia, filsafat hukum,
filsafat sejarah, alam, pendidikan dsb.

Kegunaan Filsafat
Menurut Horald H. Titus filsafat adlh suatu
usaha utk memahami alam
semesta,maknanyadan nilainya.
Dr. Oemar A. Hosein filsafat memberikan
kepuasan kpd keinginan manusia akan
pengetahuan yg tersusun dgn tertib, akan
kebenaran

Fungsi fisafat adlh kreatif, menerapkan nilai,


menerapkan tujuan, menentukan arah dan
menuntun pd jalan baru.
Tujuan filsafat adlh mencari hakekat
kebenaran sesuatu, baik dlm logika(kebenaran
berpikir), etika(berperilaku), maupun
metafisika (hakekat keaslian).
Berfilsafat adlh berusaha menemukan
kebenaran ttg segala sesuatu dgn
menggunakan pemikiran secara seriusm

Manfaat mempelajari filsafat:


1. Filsafat menolong mendidik, membangun
diri kita sendiri
2. Filsafat memberikan kebiasaan dan
kepandaian utk melihat dan nmemecahkan
persoalan dlm hidup sehari-hari.
3. Filsafat memberikan pandangan yg luas,
membendung akuisme dr akusentrisme.

4. Filsafat mrpk latihan utk berpikir sendiri,


hingga kita tak hanya ikut-ikutan saja,
membuntut pd pandangan umum, percaya
akan setiap semboyan dlm surat kabar, ttp
secara kritis menyelidiki apa yg dikemukakan
orang, mempunyai pendapat sendiri, berdiri
sendiri, dgn cita-cita mencari kebenaran.
5. Filsafat memberikan dasar-dasar, baik utk
hidup kita sendiri maupun utk ilmu-ilmu
pengetahuan lainnya.

Memahami Studi Filsafat hrs


mempelajari Lima Bidang Pokok
1. Metafisika membicarakan ttg prinsipprinsip yg paling universal, sesuatu yg bersifat
luarbiasa, hal-hal yg sangat mendasar yg
berada di luar pengalaman manusia.
menyajikan suatu pandangan yg komprehensif
ttg segala sesuatu, hubungan akal dgn benda,
hakekat perubahan, wujut Tuhan, kehidupan
setelah mati dsb.

2. Epistemologi disebut teori pengetahuan yg


secara umum membicarakan mengenai
sumber-sumber, karakteristik,dan kebenaran
pengetahuan.
3. Logikaadlh bidang pengetahuan yg
mempelajari segenap asas, aturan dan tata
carapenalaran yg betul.

4. Etika atau filsafat perilaku membicarakan


tindakan manusia, dgn penekanan yg baik dan
yg buruk. Ada dua hal permasalahan:
A. Yg menyangkut tindakan mkmetika disebut
sbg filsafat praktis.
B. Yg menyangkut baik buruk mk etika disebut
filsafat normatif.

5. Sejarah etika adlh laporan suatu peristiwa


yg berkaitan dgn pemikiran filsafat.

Sumber Filsafat
Plato mengatakan bhw filsafat mulai dengan
ketakjuban, dgn keheranan. Hanya manusia yg
dpt takjub, yg jadi subjek.
Sikap keheranan anak td banyak bedanya dgn
sikaf filsuf.
1. Matahari terbit dan terbenam teratur.

Tenaga apa yang mengatur itu?

Hukum alam!

Apa itu hukum alam?

2. Kenapa makhluk hidup itu mesti mati!

Apa itu hidup, apa itu mati?

Kena agama menghukum kebohongan dgn


dosa, sedangkan kaum politik dan kaum
komunis td memandangnya dosa?
Kenapa seorang itu jahat? Karena bakat,
pendidikan atau lingkungannya.

Perbedaan anak dan filsuf


Anak sekedar ingin mendapatkan jawaban dr
lingkungannya atas pertanyaannya. Kalau
pertanyaan td dijawab atau ibunya marah atas
pertanyaannya ia td akan melanjutkan.
Tetapi filsuf ingin mencari jawaban itu
sendiri, krn jawaban yg sudah ada
disangsikannya.

HANYA MANUSIA YANG TUKANG TANYA.


ADA-ADA SAJA YANG DITANYAKANNYA.
MANUSIA SELALU BERADA DALAM
SUASANA UNTUK MELAHIRKAN
PERTANYAAN

SECARA UMUM PERTANYAAN ITU


DIJAWAB OLEH PENGETAHUAN INDRA.

SECARA KHUSUS OLEH ILMU.


SECARA TERKHUSUS LAGI OLEH FILSAFAT.

Kalau zaman purba filsafat mulai dengan


keheranan.
Zaman modern mulai dgn descartes atau
kesangsian.
Sutan Takdir Alisjahbana mengatakan, bahwa
sangsi itu adik dari tidak percaya.
Kedudukan kesangsian adalah antara percaya
dan tidak percaya.

Ada 3 sikap pikiran manusia


menghadapi segala sesuatu

1. Percaya
2. Tidak percaya
3. Sangsi
Sikap 1dan2 pikiran itu td bekerja.
Kalau ia percaya tidak dan tidak percaya pun
tidak. Maka ia berpikir utk sampai kepada
kepercayaan atau tidak percaya. Setelah
tercapai berhentilah ia berpikir.

FILSAFAT ABAD MODERN


1. Renaissance. (kebangkitan kembali,
khususnya yg terjadi di Eropa)
2. Rasionalisme. (mengatakan bhw akal mrpk
alat terpenting utk memperoleh
pengetahuan)
3. Idealisme. (hakekat dunia fisik hanya dpt
dipahami dlm kaitanya dgn jiwa dan roh)
4. Emperisme aliran yg menekankan peranan
pengalaman dlm memperoleh pengetahuan

5. Kantianisme (pemikiran akal murni)


6. Pragmatisme ( kriteria kebenaran sesuatu
adlh apakah sesuatu itu itu memiliki
kegunaan bagi kehidupan nyata)
7. Eksistensialisme (berdiri dgn keluar dr diri
sendiri
8. Positivismr (aliran filsafat yg berpangkal dari
fakta yg positif sesuatu yg diluar fakta atau
kenyataan dikesampingkan)

lanjutan
9. Matrialisme ( memandang bahwa realitas
seluruhnya adalah materi belaka)
10. Marxisme (perjuangan kelas secara mutlak
dilakukan utk mencapai masyarakat komunis/
agama akan lenyap)
11. Anti Theisme atau Atheisme ( aliran
filsafat yg ingin mewujudkan sejarah manusia
tanpa Tuhan)