Anda di halaman 1dari 52

GASTROENTERITIS

AKUT DEHIDRASI RINGAN SEDANG

PERCEPTOR : DR. FADIL RULIAN, SP.A


AUTHOR

: LAYSA KASMINATA

PENDAHULUAN
Diare BAB > Sering Konsistensi Yg Lebih Encer Dari Biasanya >3x
Sehari dengan / - Darah Dan Lendir
Riskesdas 2007 Kematian 42% Bayi Dan 25,2% Anak Usia 1-4 Tahun
Setiap anak 1-2 episode diare / th
Angka kesakitan Tinggi, angka kematian berkurang now.

LAPORAN KASUS
Nama Penderita: An. A
Umur

: 11 tahun

Jenis Kelamin : perempuan


Alamat

: Jln. Depati Parbo

Nama Ayah

: Tn. J

Nama Ibu

: Ny. A

Agama

: Islam

MRS Tanggal

: 14 November 2014

Anamnesis (Alloanamnesis 1 Desember 2014), ibu ps


1. Keluhan utama
2. Keluhan tambahan

: Mencret >4x dalam 1 hari SMRS.


: Demam dan muntah 1 hari SMRS.

1 hari SMRS, Mencret >4x, kuning, 1 gelas belimbing, muntah 3x, demam tidak tinggi,
mimisan (-), batuk pilek (-), kejang (-), bintik merah di kulit (-), menggigil (-), kencing tak
ada keluhan, perut sakit, mual, telinga gatal (-), berair (-), keluar cairan (-), suka jajan
diluar, minum air galon tanpa dimasak, Tidak cuci tangan sebelum makan.

Dorumah os tidak diberi obat apapun, langsung di bawa ke RS


Riwayat penyakit dahulu:

keluhan sama (- )
Riwayat sakit batuk pilek ada

Riwayat Penyakit Keluarga:


Riwayat Sosial Ekonomi:
Cukup

1. Riwayat Kehamilan Dan Kelahiran


Masa Kehamilan

: Aterm, 9 Bulan

Partus

: Pervaginam

Tempat

: Di Tempat Praktek Bidan

Ditolong Oleh

: Bidan

Tanggal

: 24 Januari 2003

BBL

: 3400 Gr

PB

: 49 Cm

K4

: Rutin

2.

Riwayat Makanan Dan Kebiasaan

ASI

: + Sampai Usia 7 bulan

Susu Botol/Kaleng

: + Susu Formula Saat Baru Lahir

Bubur Nasi

: +

Nasi Lembek

: +

Nasi Biasa

: +

Daging

, Ikan Dan Telur : +

Tempe Dan Tahu

: +

Sayur Buah

: +

Kesan
Riwayat Imunisasi

: Sumber Nutrisi Cukup


: Lengkap

3.

Riwayat Keluarga :

Perkawinan

: orang tua menikah

Umur

: usia ibu saat itu 25 tahun

Pendidikan

: tamat SMA

Penyakit yang pernah diderita : Tidak ada keluarga/ saudara yang pernah mengalami
keluhan yang sama,
Saudara

:-

4.

Riwayat Perkembangan Fisik

Gigi Pertama

: 9 bulan

Tengkurap

: 9 bulan

Balik

: 6 bulan

Duduk

: 6 bulan

Merangkak
Berdiri

: os tidak pernah merangkak


: 1 tahun

Berjalan

: 1 tahun 3 bulan

Berbicara

: 1 tahun 6 bulan

Kesan

: Tumbuh kembang optimal

5.

Riwayat Perkembangan Mental

Isap Jempol

:-

Ngompol

:+

Sering mimpi

:-

Aktifitas

: cukup aktif

Membangkang
Ketakutan

::-

6.

Status gizi

BB/TB

(24,5 kg/145 cm)


(13-8,5) / (8,5-0,8) = 0,58

BB/U (24,5 kg/145 cm)

: 0 SD

: 0 SD

(13 14,1) / (14,1-1,6) = -0,09

TB/U (70 cm/34 bln ): 0 SD

(70 95) / (95-3,5) = -0,27

Kesan: Gizi baik


Berat badan ideal (>1 tahun) = umur (tahun) x 2 + 8

= 2x2+8 =12 kg

8.

Riwayat Penyakit yang pernah di derita

Parotitis

:-

Muntah berak : -

Pertusis

:-

Asma

:-

Difteri

:-

Cacingan

:-

Tetanus

:-

Patah tulang

:-

Campak

:+

Jantung : -

Varicella

:+

Sendi bengkak: -

Thypoid

:-

Kecelakaan

Malaria

:-

Operasi : -

DBD

:-

Keracunan

Batuk pilek

:+

:-

:-

C.

Telinga

Anamnesa Organ

Nyeri

Kepala

Sekret

Sakit Kepala

:-

Rambut Rontok
Lain-lain

:-

Gangguan pendengaran
:-

:-

:-

Tinitus

:-

Hidung
Epistaksis

:-

Rabun Senja : -

Kebiruan

:-

Mata Merah

:-

Penciuman

:dbn

Bengkak

:-

Mata

:-

Gigi mulut

Tenggorokan

Sakit menelan
-

Sakit gigi

:-

Sariawan

:-

Suara serak

:
:-

Gangguan mengecap : Gusi berdarah

:-

Sakit membuka mulut : Rhagaden

:-

Lidah kotor

:-

Bibir kering

:+

Leher
Kaku kuduk

:-

Tortikolis

:-

Parotitis

:-

Keringat malam hari : -

Jantung dan Paru


Nyeri dada

:-

Sesak waktu malam : -

Sifat

:-

Berdebar

:-

Penjalaran

:-

Sakit saat bernapas

:-

Sesak napas

:-

Nafas bunyi/ mengi

:-

Batuk

:-

Sakit kepala sebelah : -

Pilek

:-

Dingin ujung jari

Batuk darah

:-

Penglihatan berkurang

:-

Sembab

:-

Bengkak sendi

:-

Kebiruan

:-

:-

b.

Abdomen
a.

Lambung dan usus

Nafsu makan : baik

Hepar

Perut kembung

:-

Mual/muntah : +

Tinja seperti dempul : -

Isi

: Apa yang dimakan

Sakit kuning

:-

Frekuensi

: 3x

Kencing warna tua

:-

Jumlah

: gelas belimbing

Muntah darah : -

Kuning di sklera dan kulit : Perut kembung


Mual/muntah

::-

Mencret

:+

Konsistensi

: cair, lembek

Frekuensi

: > 4x

Jumlah

: 1 gelas belimbing

Tinja berlendir

:-

c.

Tinja berdarah

:-

Sakit kuning

:-

Warna keruh

:-

Frekuensi miksi

: 3-4x/hari

Dubur berdarah

:-

Sukar BAB

:-

Sakit perut

:-

Lokasi
Sifat

Sembab kelopak mata :- Edema tungkai


:-

::-

Ginjal dan urogenital

d.

Endokrin

Sering minum

:-

Sering kencing

:-

Sering makan

:-

Keringat dingin

:-

Tanda pubertas prekoks: -

e.

Syaraf dan Otot

Riwayat kejang keluarga

:-

Badan kaku

::-

Hilang rasa

:-

Tidak sadar

Kesemutan

:-

Mulut mencucu

Otot lemas

:-

Trismus

:-

Otot Pegal

:-

Kejang pertama usia

:-

Lumpuh

:-

Riwayat trauma kepala

Kejang

f.

:-

Panas
(+) 1 hari yll, sekarang tidak lagi

:-

:-

Alat kelamin

Hernia

:-

Bengkak

:-

III.

PEMERIKSAAN FISIK

A.

PEMERIKSAAN UMUM ( 4 Maret 2013 )

Keadaan umum

: sadar, kurang aktif, tampak kehausan dan rewel, tanda dehidrasi (+)

Kesadaran

: Composmentis

Posisi

: berbaring

BB

: 24,5 kg

TB

: 145 cm

Gizi

BB/TB

: WHO-NCHS
(13 kg/70 cm) : 0 SD

(13-8,5) / (8,5-0,8) = 0,58

BB/U (13 kg/34 bln) : 0 SD

(13 14,1) / (14,1-1,6) = -0,09

TB/U (70 cm/34 bln ): 0 SD

(70 95) / (95-3,5) = -0,27

Kesan: Gizi baik


Berat badan ideal (>1 tahun) = umur (tahun) x 2 + 8

= 2x2+8 =12 kg

LK

: 53 cm

Tipe pernapasan

: Abdominothorakal

: < 2 (kembali cepat)

Edema

:-

Sianosis

:-

Dyspnoe

:-

Tekanan darah

:-

Nadi

Anemia

:-

Frekuensi

: 120 x/

Suhu

: 36,9 C

Isi /kualitas

: cukup

Respirasi
SpO2 =99 %

: 24 x/ menit

Equalitas

: sama pada ke 4 ekst

Regularitas

: teratur

Ikterus

Turgor

:100/70mmHg

Kulit

B. PEMERIKSAAN KHUSUS

KEPALA

Warna
Hipopigmentasi

: sawo matang

:-

Ikterus

:-

Bersisik
Makula / Papula
Vesikulaa/Pustula
Sikatriks / Eritema

: Normocephali
: Lurus

Warna

: hitam

Mudah Rontok

:-

Kehalusan

: cukup

:-

Alopesia

:-

: -/-

Sutura

: -/: -/-

Haemangiom/Ptechiae
Edema

Rambut

:-

Hiperpigmentasi

Bentuk

:-

: -/-

: tidak melebar

Fontanella mayor

: tidak teraba

Fontanella minor

:-

Cracked pot sign

:-

Cranio tabes

:-

MUKA

MATA

Roman muka

: dbn

Sorot mata

Bentuk muka

: bulat

Hipertelorisme

:-

Sembab

:-

Sekret

:-

Simetris

:+

Epifora

:-

Pernanahan

:-

Endophthalmus

:-

ALIS
Kerapatan

: dbn

Mudah rontok

Alopesia

::-

: tajam

Exophthalmus

:-

Nistagmus

:-

Starbismus

:-

KELOPAK MATA

KONJUNGTIVA

Cekung

:-

Anemis

:-

Edema

:-

Perdarahan Subkonjungtiva

:-

: - Infeksi

:-

Ptosis

Lagoftalmus

:-

Bitot Spot

:-

Kalazion

:-

Xerosis

:-

Ektropion

:-

Enteropion

:-

Ulkus
:-

Haemangioma

:-

Hordeolum

:-

Refleks
SKLERA

:-

Ikterus

:-

IRIS
Bentuk

: bulat

PUPIL

TELINGA

Bentuk
simetris

: bulat,

Ukuran

: 2 mm/ 2 mm

:+
: +/+

Refleks cahaya tdk langsung


Katarak

: simetris

Kebersihan : cukup

Isokor
Refleks cahaya langsung

Bentuk

Sekret
Tophi

::-

Membran tympani : sulit dinilai


: +/+

Nyeri tekan mastoid : Nyeri tarik Daun telinga : -

:-

MULUT BIBIR

HIDUNG
Bentuk

Bentuk

: simetris

Cuping hidung

:-

Gangren

:-

Coryza

:-

Mukosa Edem

:-

Epistaksis

:-

Deviasi Septum

:-

Mukosa, warna

: normal
: lembab, merah

FARING-TONSIL
Warna
hiperemis (-)

: dbn

Edema

:-

Selaput

: dbn

Pembesaran tonsil

:T1-T1

GIGI
Kebersihan

: kurang

Karies

:-

Hutchinson

:-

Gusi

:-

Lidah Dbn
Leher Dbn

THORAX DEPAN DAN PARU


INSPEKSI STATIS

Bentuk

: simetris

Simetris

: simetris

Clavicula

: dbn

Sternum

: dbn

Bendungan vena

:-

Tumor
Sela iga

:: tidak terlihat

PERKUSI

INSPEKSI DINAMIS
Gerakan
Bentuk pernapasan
Retraksi interkostal
Retraksi Epigastrium

: dinamis Bunyi ketuk


lapangan paru
: thorakal
Nyeri ketuk
: Batas paru- hati
: - media dextra

PALPASI

Peranjakan

Nyeri tekan

:-

Tumor
Fraktur iga

::-

Stem fremitus
Krepitasi

:-

: sama ka=ki

: sonor kedua
:: ICS 6 garis aksilaris
: 1 jari

Batas Jantung
anak menolak

: sulit dinilai,

AUSKULTASI
Bunyi napas pokok : vesikuler kedua
lapangan paru
Bunyi napas tambahan
wheezing (-/-)

: rhonkhi (-/-),

PERKUSI

JANTUNG

Batas kiri

INSPEKSI

: sulit dinilai

Batas kanan : sulit dinilai

Vousure cardiac

:-

Interkostal

: sulit dinilai

Ictus cordis

: tidak tampak

Subkostal

: sulit dinilai

Pulsasi jantung

:-

Epigastrum

: sulit dinilai

AUSKULTASI

PALPASI

BUNYI JANTUNG

Ictus cordis
: ICS 5, 1 jari medial
garis mid clavicula sinistra

Bunyi jantung I: Normal, reguler

Thrill

Mitral

: normal

Trikuspid

: normal

: dbn

Aktivitas jantung ka : dbn


Aktifitas jantung ki : dbn

Bunyi jantung II

: normal, reg

Pulmonal

: normal

Aorta

: normal

BISING JANTUNG

Fase bising: Bentuk bising: Derajat bising : Punctum maximum: Penjalaran bising : Kualitas bising: -

THORAX BELAKANG
INSPEKSI STATIS

Bentuk

:dbn

Processus spinosus :dbn


Scapula

:dbn

Skoliosis

:-

Khiposis

:-

Lordosis

:-

Gibus

:-

PALPASI

ABDOMEN
INSPEKSI
Bentuk

: soepel

Umbilikus

: dbn

Ptechie
Spider nevi
Bendungan vena
Gambaran usus

:-

:-

Nyeri lepas

:-

Defans muskular

:-

Nyeri ketuk

:-

:::-

Gamabaran peristaltic usus: Turgor

Nyeri tekan

: < 2 (kembali cepat)

HEPAR
Pembesaran

:-

Konsistensi

: lunak

Permukaan

: licin

Tepi

: Tumpul, rata

LIEN
Pembesaran

:-

Permukaan

: tak teraba

AUSKULTASI

Nyeri tekan

:-

Bising usus

Konsistensi

: lunak

Ascites

:-

LIPAT PAHA DAN GENITAL

GINJAL
Pembesaran : Permukaan : tak teraba
Nyeri tekan : -

PERKUSI
(-)

: (+) meningkat

: Tympani (+), ascites

Kulit

: dbn

Kel.getah bening

:-

Edema

:-

Sikatriks

:-

Genitalia

: dbn

Anus

: dbn

ALAT KELAMIN

SYARAF DAN OTOT


Hilang rasa

:-

Hernia

:-

Kesemutan

:-

Bengkak

:-

Otot lemas

:-

EKSTREMITAS SUPERIOR

Otot pegal

:-

Lumpuh

INSPEKSI

:-

Badan kaku

:-

Tidak sadar

Bentuk

: dbn

:-

Deformitas

:-

Mulut mencucu

:-

Edema

:-

Trismus

:-

Trofi

:-

Kejang

:-

Pergerakan

: dbn

Tremor

:-

Chorea

:-

Lain-lain

: Akral hangat

Panas

:-

Riwayat kejang keluarga: Riwayat kejang dan trauma kepala : -

EKSTREMITAS INFERIOR

PEMERIKSAAN NEUROLOGIS :
Tonus

INSPEKSI

: dbn

Kekuatan
5/5

: sup 5/5, inf


: dbn

Bentuk

: dbn

Deformitas

:-

Refleks fisiologis

Edema

:-

Refleks tendon biceps

: dbn

Trofi

:-

Refleks tendon triceps

: dbn

Pergerakan

: dbn

Refleks tendon patella

: dbn

Tremor

:-

Refleks tendon Achilles

: dbn

Chorea

:-

Refleks patologis

Lain-lain

: Akral hangat

:-

IV.

PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Darah rutin

Leukosit

: 7,6

103/mm3

(3,5-10)

Eritrosit

: 5,17

106/mm6

(3,8-5,8)

Hemoglobin

: 12,7

gr/dL

(11-16,5)

Hematokrit

: 37,3

(35-50)

Trombosit

: 266

103/mm3

(150-390)

: 100

gr/dL

(<200)

Gula darah

GDS

Elektrolit serum

Natrium: 144

Kalium :4,02

Klorida : 103,84 mmol/L (98-110)

Calcium

mmol/L (135-148)
mmol/L (3,5-5,3)

: 1,25

mmol/L (1,12-1,23)

Pemeriksaan Anjuran

VIII. TERAPI

Feses Rutin

Rehidrasi

VI.

IVFD RL i 350 cc selama 4 jam


dan dilanjutkan IVFD KAEN 3B 20
tts/menit

Oralit 3x1 sachet bila BAB


mencret

DIAGNOSIS KERJA

Gastroenteritis Akut Dehidrasi Ringan


Sedang

VII.

DIAGNOSA BANDING

Demam tifoid
Gastroenteritis Akut ec. Virus

Medikamentosa

Zinc syr 1x20mg/ hari selama 1014 hari

L-Bio 2 sac/hari

Parasetamol syr 125 mg 1 cth prn

Nutrisi
Diet : Karbohidrat 770 kkal = 192,5 gram, Protein 110 kkal = 27,5 gram, Lemak 220
kkal = 24,4 gram

Edukasi

Memasak air untuk minum sehari-hari

Cuci tangan setelah membersihkan tinja anak

Berikan makanan yang tejamin kebersihannya

Kurangi jajan sebaranan

Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan

Prognosis
Quo ad vitam : ad bonam
Quo ad fungsionam: ad bonam

FOLLOW UP
14-12-2014
S

BAB 1x konsistensi cair, lendir (-), darah (-), Mual (-), muntah (-) demam (-), rewel (-)

Ku/Ks : tampak lemas / CM


N : 100 x / menit reguler, isi cukup

R : 24 x / menit
S : 37.50 C
Kepala : mata cekung (-)
Thorax : jtg: BJ I-II reguler, m -, g

Paru : sn vesikuler, rh -, wh
Abd : datar, BU (+) , turgor < 2 detik
Ekst : akral hangat, udem -, cyanosis
A

Gastroenteritis akutdehidrasi ringan sedang

IVFD RL 20 tts/menit (makro)

Oralit 3x1 sachet bila BAB mencret

Zinc syr 1x20mg/ hari selama 10-14 hari

L-Bio 2 sac/hari

Parasetamol syr 125 mg 1 cth prn

15-12-2014
S

BAB cair (-), Mual (-), muntah (-) demam (-), rewel (-)

Ku/Ks : tampak lemas / CM


N : 100 x / menit reguler, isi cukup
R : 24 x / menit

S : 370 C
Kepala : mata cekung (-)
Thorax : jtg: BJ I-II reguler, m -, g
Paru : sn vesikuler, rh -, wh
Abd : datar, BU (+) N, turgor < 2 detik
Ekst : akral hangat, udem -, cyanosis A

Gastroenteritis akut tanpa dehidrasi

IVFD RL 14 tts/menit (makro)


Zinc syr 20mg 1 x 2 cth
L-Bio 2 sac/hari
Pasien dipulangkan

ETIOLOGI:

GOLONGAN BAKTERI GOLONGAN VIRUS

GOLONGAN PARASIT

Aeromonas
Bacillus cereus

Astrovirus
Calcivirus (Norovirus, Sapovirus)

Balantidiom coli
Blastocystis homonis

Canpilobacter jejuni

Enteric adenovirus

Crytosporidium parvum

Clostridium perfringens

Corona virus

Entamoeba histolytica

Clostridium defficile
Eschercia coli
Plesiomonas shigeloides

Rotavirus
Norwalk virus
Herpes simplek virus

Giardia lamblia
Isospora belli
Strongyloides stercoralis

Salmonella
Shigella
Staphylococcus aureus
Vibrio cholera
Vibrio parahaemolyticus

Cytomegalovirus

Trichuris trichiura

Yersinia enterocolitica

Mekanisme Daya Tahan Tubuh Thd Diare:

1. Daya Pertahanan Nonimunologi


- Flora normal Usus, Sekresi Usus (Musin), Pertahanan Lambung,
Gerakan Peristaltik, Filtrasi Hepar

2. Pertahanan Imunologik Lokal


SIgA, CMI (Cell Mediated Imunity), Imunoglobulin Lain

PATOFISIOLOGI
1. Diare Osmotik

Bhn Yg Tdk Dpt Diabsorbsi Usus Peningkatan Tek.Osmotik


Intralumen (Hiperosmoler) Hiperperistaltik

2. Diare Sekretorik
Stimulasi Primer Enterotoksin Sekresi Air Dan Elektrolit Dari
Usus, Absorbsi

3. Diare Akibat Ggn Motilitas Usus


Ggn Pada Kontrol Otonomik

Virus
Virus Masuk Enterosit Inflamasi & Kerusakan Fili Us.Halus
Jika Fili Us.Atropi Tdk Dpt Absorbsi Mknn Dn Cairan Dgn Baik
Tek Koloid Osmotik Motilitas Diare

Bakteri Non Infasif


(V.Cholera, E.Coli Patogen) Masuk Lambung Duodenum
Berkembang Biak Enzim Mucinase Bakteri Masuk Ke
Membran Mngeluarkan Subunit A &B Mengeluarkan (Camp)
Merangsang Sekresi Cairan Usus, Mghmbat Absorbsi Tanpa Epitel
Rusak Vol.Usus Dinding Us. Teregang Diare

Tatalaksana

Cegah Dehidrasi
Atasi Dehidrasi Yang Telah Ada
Cegah Kekurangan Nutrisi Dengan Memberikan Makanan Selama
Dan Setelah Diare

Kurangi Lama Dan Beratnya Diare, Zinc

ANALISA KASUS
Dilaporkan Anak perempuan Usia 11 tahun, Dengan Berat Badan 24,5 Kg
Dan Panjang Badan 145 Cm.

Pada Anamnesis Didapatkan Anak Mengeluh Mencret > 4 Kali / Hari


Sebelum Masuk Rumah Sakit, Cair, Bercampur Ampas, Lebih Banyak Air,
Lendir (-), Darah (-), Banyaknya 1 Gelas Belimbing, Warna Kuning, Tidak
Berbau Asam

diare akut
Anak juga muntah gastroenteritis akut ec virus atau bakteri
Muntah tidak menyembur tak ada TIK

Anak rewel lemas, nafsu makan turun, BAK normal, mulut kering, masih
mau minum tanda dehidrasi ringan

Demam terjadi akibat peradangan / dehidrasi, tidak disertai kejang


karena kemungkinan tidak terjadi infeksi intracranial atau ekstrakranial
yang menimbulkan kejang,
Bintik merah (-)
mengigil, keringat, naik turun (-)
batuk pilek (-)

Keluhan telinga, (-)


kencing berdarah (-)

Pem fisik:
Lemah, rewel, CM,
Nadi : 120x/I, isi cukup

RR : 24x/I
Suhu : 36,90C
Mukosa bibir kering, turgor kembali cepat, peristaltic meningkat, akral
hangat, CRT <2 detik, neurologis normal

gastroenteritis akut dehidrasi ringan sedang


Laboratorium darah rutin dalam batas normal
Terapi yang diberikan rehidrasi,medikamentosa, diet dan edukasi orang
tua, terapi rehidrasi.
IVFD RL 350 cc selama 4 jam, dilanjutkan IVFD RL 20gtt/i
Zinc 20 mg/hari 10-14 hari

Probiotik (L-Bio)
PCT 3x1 cth

Edukasi
- Cegah penyebaran kuman pathogen

- Perbaiki daya tahan tubuh


- Jaga kebersihan lingkungan
- Kurangi jajan sembarangan
- Konsumsi air dan makanan yang telah di masak

Thank you for the attention