Anda di halaman 1dari 35

SISTEM PERNAPASAN ANESTESIA

(ANESTHESIA BREATHING CIRCUIT)


Penyusun :
dr. Dini Irawan
Program Pendidikan Dokter Spesialis I
Pembimbing:
dr. Noor Achmadi, SpAn
Departemen Anestesiologi dan Reanimasi
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto
Jakarta
Oktober 2014

Sirkuit Pernapasan Anestesia

Susunan dari komponen-komponen yang menghubungkan antara jalan napas


pasien dengan mesin anestesi, yang menciptakan suatu atmosfer buatan
dari dan ke pernapasan pasien.
Tujuan:
1) Pemberian oksigen dan gas anestesi
2) Eliminasi CO2

FISIOLOGI DALAM SISTEM PERNAFASAN


ANESTESIA
Aliran
Aliran laminar
P = (L x v x V)r4
Resistensi proporsional dengan flow rate

Aliran turbulensi
P = (L x V2 x K)/r4
Resistensi sebanding dengan pangkat flow rate
resistensi ukuran panjang minimal dan diameter internal
maksimal, tidak ada lekukan yang tajam/perubahan diameter
tiba2

Resistensi (ETT)
Compliance (Kantung pernapasan dan sirkuit)
Rebreathing

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


REBREATHING
Fresh gas flow
Mechanical dead space
Desain sirkuit pernafasan anestesia

ANESTHESIA BREATHING SYSTEMS


Resistance to flow dapat dikurangi dengan:

Mengurangi panjang sirkuit


Peningkatkan diameter corrugated tube
Menghindari sharp bends (turbulent flow)
Mengeliminasi valve yang tidak diperlukan
Mengusahakan laminar flow

JENIS-JENIS SISTEM PERNAPASAN


ANESTESI
Sistem Insuflasi
Sistem Tetesan
Terbuka (Open Drop)
Sistem Mapleson

Sistem Lingkar

TEKNIK INSUFLASI
Biasa dilakukan pada
anak-anak
Aliran gas segar 8-10
l/menit untuk
menghindari rebreathing
Tidak dapat
menggunakan tekanan
positif

OPEN DROP TECHNIQUE


Meneteskan cairan anestetik
dari botol khusus ke wajah
pasien dengan bantuan
sungkup muka.
Gampang terjadi kebakaran
dan toksisitas

KOMPONEN SISTEM MAPLESON


Tabung pernapasan berlipat (corrugated breathing
tubes)
Ceruk gas segar (Fresh Gas Inlet = FGI)
Katup pengatur tekanan (Pressure relief valve)
Kantung pernapasan (Breathing bag)

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN SIRKUIT


MAPLESON
Keuntungan dari sirkuit
Mapleson:
Sangat ringan
Mudah dipindah
Tidak terlalu mahal
Tidak memerlukan
katup satu arah

Kerugian dari sirkuit ini:


Gas dingin yang
dihantarkan
menyebabkan
rendahnya kelembaban
dan panas di dalam
sirkuit karenanya
terdapat ancaman
hipotermia
Polusi terhadap
lingkungan

MAPLESON BREATHING SYSTEM

MAPLESON A (MAGILL) SYSTEM

Efisien untuk ventilasi spontan

Fresh gas flow bisa lebih


rendah

MAPLESON A (LACK) SYSTEM


1976

Menambahkan saluran ekspirasi yang


menghubungkan pasien dengan katup pengatur
tekanan pada bagian belakang sistem
This adds volume to the system and makes it rather
heavy at the patient end.

MAPLESON D (BAIN)

A co-axial system where the fresh gas is delivered


directly to the patient.
Memiliki konektor berbentuk T yang memiliki tiga
arah yaitu:

Bagian yang berhubungan dengan pasien


Bagian yang berhubungan dengan pipa ombak
Bagian yang berhubungan dengan aliran gas segar
Bain

mengalirkan gas segar melalui pipa kecil yang diletakan di dalam pipa
ombak.

MAPLESON F (JACKSON REES


MODIFICATION)

Ayres 1937
JR - 1950

The Mapleson F or
Jackson Rees
modification of the
Ayres T Piece is a basic
system for use with very
small patients. It is a big
disadvantage that you
cannot remove waste
gases safely.
Because this has a bag
with an open tail, it is
technically a JacksonRees Modification
system

MAPLESON F WITH APL VALVE


1998

Intersurgical decided
to modify the
Jackson-Rees by
using a closed tail
bag and a specially
modified APL valve.
Now the waste gases
can be removed
safely from the system
via the APL valves
30mm outlet.

MAPLESON C BAGGING SYSTEM


The Mapleson C is
more than an
anaesthesia system. It
can be found all over
the hospital for use as
an emergency
bagging system for
resuscitation or
manual ventilation
using oxygen, as well
as being a standard
induction system in
some countries.

PERBANDINGAN SISTEM MAPLESON


TERHADAP REBREATHING
Urutan pencegahan terhadap terjadinya
rebreathing pada napas spontan :

Sedangkan pada napas kendali :

Sistem Mapleson A, B, dan C jarang digunakan


sekarang.

CAMPURAN GAS PADA SIRKUIT


PERNAPASAN MAPLESON (SEMI-OPEN)
SAAT AKHIR EKSPIRASI

SISTEM PERNAFASAN SIRKUIT


LINGKAR

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI


SISTEM LINGKAR
Keuntungan
Lebih efisien dengan
adanya CO2
absorben
Lebih ekonomis
Gas yang dihirup
lebih lembab dan
hangat
Mengurangi polusi
lingkungan

Kerugian
Memiliki resistensi /
tahanan yang cukup
tinggi akibat adanya
tambahan CO2
absorben, dan katup
inhalasi / ekshalasi
Dapat terhirup soda
lime
Dead space yang
tinggi

KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM
PERNAFASAN SIRKUIT LINGKAR

Wadah Penyerap CO2 (carbondioxyde Absorber)


Bahan Penyerap CO2 (carbondioxyde Absorbent)
Konektor berbentuk Y
Aliran Udara Segar / Fresh gas inlet (FGI)
Katup pengatur tekanan / Adjustable Pressure Limiting
valve (APL valve)
Manometer
Pipa ombak / pipa corrugated
Kantong pernapasan / cadangan (breathing bag /
reservoir)
Knop pemindah dari ventilator ke kantong pernapasan

CO2 ABSORBEN
Terdiri dari 2 bagian kerangka tempat
absorber, memiliki penghubung ke sirkuit,
dan menempel pada mesin anestesi
Terdiri dari :
Canister yang transparan
Plate yang terbuat dari logam
Raffles yang berbentuk cincin dan berfungsi
mengarahkan gas menuju bagian tengah canister

CO2 ABSORBENT
Soda Lime
Wet-soda-lime/ high-moisturesoda-lime mengandung 80%
CaOH, 4% NaOH, 1% KOH, dan 1419% H2O.
Bentuk : granul, permukaan tidak
rata, ukuran bervariasi.
Penambahan silika dan kieselguhr
mengeraskan dan mengurangi
sumbatan pori-pori soda lime

CO2 ABSORBENT
Baralime (Barium Hidroksida)
Mengandung 20% BaOH, 80%
CaOH dan sedikit KOH.
Ukuran baralime sama dengan
soda lime yakni kira-kira 4-8 mesh.

SODALIME DAN BARALIME


Persamaan :
indikator penyerapan CO2 yang digunakan adalah
etil-violet

Perbedaan :
kandungan air pada permukaan baralime lebih stabil dan
penguapannya lebih sedikit.
Baralime tidak memerlukan silica, karena kristalisasi dari air
cukup kuat untuk mempertahankan senyawa ini dalam
bentuk yang tidak mudah hancur.

KAPAN ABSORBENT PERLU


DIGANTI?
CO2
meningkat
pada
kapnografi

Tanda
klinis
pasien

Indikator
penggantian
CO2
absorbent
Dinding
kanister
tidak
teraba
hangat

Indikator
warna
berubah
menjadi
pucat

KATUP SATU ARAH


Ringan dan tipis berbentuk piringan diatas dudukan
yang berbentuk lingkaran.
Bila salah satu katup tidak berfungsi, maka dapat
terjadi rebreathing
Katup ini semakin dekat
dengan pasien semakin baik

KATUP APL
Adjustable pressure-limiting
Valve
- Terbuka bila tekanan gas di
dalam sirkuit > kapasitas
- Pada pernapasan spontan,
katup harus dibuka penuh
Katup APL

BREATHING BAG

Fase peningkatan
compliance dan
elastisitas reservoir
bag

Terdapat 3 fase pengisian :


Fase pertama : kantong terisi
oleh gas sesuai dengan
volume kapasitas kantong
pernapasan.
Fase kedua : peningkatan
tekanan secara cepat dalam
kantong pernapasan hingga
mencapai puncak
Fase ketiga : tekanan gas di
dalam kantong akan menetap
dan kemudian menurun

KONEKTOR
Y
Menghubungkan pipa corrugated dengan
sungkup
Terbuat dari plastik
Diameter 15-22 mm

Manomete
Manometer terhubung dengan penyerap CO
r Menunjukkan perubahan volume didalam pipa
2

corrugated

PIPA CORRUGATED / PIPA OMBAK


Terhubung dengan konektor Y
dan kompleks penyerap CO2.
Modifikasi sirkuit universal sistem
co-axial dimana pipa inspirasi di
dalam pipa ekspirasi.
Keuntungan sistem co-axial :
udara inspirasi dapat dihangatkan
dan dilembabkan oleh udara
ekspirasi.
Kerugian: bila pipa inspirasi
mengalami kebocoran maka
akan menjadi ruang rugi

Pipa Corrugated

Pipa Corrugated
sistem co-axial

OPTIMIZATION OF CIRCLE DESIGN


Unidirectional Valves
Ditempatkan sedekat mungkin dengan pasien untuk mencegah backflow
bila terjadi kebocoran.

Fresh Gas Inlet


Diposisikan antara absorber dan valve inspirasi

APL valve
Posisi sebelum absorber

Breathing Bag
Diletakkan antara katup satu arah ekspirasi dan absorber untuk
mengurangi tahanan saat ekspirasi

OPEN, SEMI-CLOSED, SEMI-OPEN AND


OPEN BREATHING CIRCUIT

TERIMA KASIH