Anda di halaman 1dari 4

Audit Siklus Penggajian dan Personalia

Siklus Penggajian dan Personalia meliputi hal kepegawaian dan


pembayaran atas seluruh karyawan.
1. Akun dan Transaksi dalam siklus Penggajian dan Personalia
Tujuan keseluruhan dalam audit siklus penggajian dan personalia
tentunya adalah untuk mengevaluasi apakah saldo akun pada siklus
tersebut disajikan dengan wajar sesuai dengan prinsip akuntansi
yang berlaku umum.
Akun-akun dalam siklus penggajian dan personalia
Beban Gaji/Bonus
Pemb

Kas dan Bank


Pembayaran
Untuk gaji
Untuk PPh
Titipan PPh
Pemb
PPh gaji/bonus

Beban PPh
Pemb

PPh Gaji/Bonus

Misal:
Pada bulan Januari 2012 akan dilakukan pembayaran gaji karyawan dengan infromasi
sebagai berikut: Biaya Gaji 20 Pegawai adalah Rp.20.000.000,- dan biaya PPhnya adalah
Rp.500.000,31 Jan 2012
Beban Gaji Rp.20.000.000,Beban PPh Rp.500.000,Kas/Bank
Rp.20.000.000,-

Titipan PPh
Rp.500.000,Pada 08 Feb 2012 ---- bayar PPh bulan Januari 2012 ke Kantor pajak
Titipan PPh Rp.500.000,Kas/Bank
Rp.500.000,Fungsi-fungsi Bisnis dalam Siklus serta dokumen daan Pencatatan Terkait
Personalia dan Kepegawaian
Departemen Sumber daya manusia merupakan sumber yang independen untuk
mewawancarai dan memperkerjakan karyawan berkualitas. Departemen ini juga
merupakan sumber independen untuk mencatat verifikasi internal terhadap informasi
penggajian termasuk penambahan dan penghapusan pada sistem penggajian serta
mencatat perubahan dan pemotongan dalam pengupahan.
Klasifikasi Transaksi, akun, fungsi-fungsi bisnis, dokumen dan pencatatan terkait untuk
siklus Penggajian dan Personalia
Klasifikasi
Transaksi

Akun

Fungsi Bisnis

Dokumen
Pencatatan

Penggajian

Kas kepegawaian

Personalia dan kepegawaian

Catatan personalia
Formulir
otorisasi
pemotongan
Formulir otorisasi jumlah
pembayaraan
Kartu pencatat waktu
Tiket kerja
Berkas
transaksi
penggajian
Jurnal/daftar penggajian
Berkas
utama
penggajian
Pemeriksaan Penggajian
Rekonsiliasi akun bank
penggajian
Formulir W2
Pengembalian
pajak
penggajian

Seluruh
penggajian

Seluruh
ditahan

akun

akun

beban

penggajian

Pencatatan waktu & Persiapan


Penggajian

Pembayaran Gaji
Persiapan atas pengembalian
pajak
penggajian
&
pembayaran pajak

Formulir otorisasi pemotongan digunakan untuk mengesahkan pemotongan dalam sistem


penggajian, termasuk jumlah pajak penghasilan ditahan, dana pensiun, dll.
Formulir Otorisasi Jumlah Pembayaran digunakan untuk mengesahkan jumlah
pembayaran. Sumber informasinya adalah kontrak karyawan, otorisasi dari manajemen,
otorisasi dari dewan direksi.
Kartu pencatat waktu adalah dokumen yg menunjukkan waktu kerja karyawan setiap hari
berikut jumlah jam kerjanya Kartu pencatat waktu dapat berbentuk kertas atau elektronik
dan dapat disiapkan secara otomatis dengan mesin pencatat waktu.
Tiket jam kerja merupakan formulir yang menunjukan jenis pekerjaan yang diselesaikan
karyawan selama waktu tertentu. Formulir ini digunakan hanya ketika karyawan bekerja
untuk tugas yang berbeda atau pun bekerja di departemen yang berbeda.

Berkas Transaksi Penggajian merupakan hasil komputerisasi dan meliputi seluruh


transaksi penggajian yang diproses oleh sistem akuntansi pada suatu periode, seperti
harian, mingguan, dan bulanan. Berkas ini berisi seluruh informasi yang dimasukkan
dalam sistem informasi untuk setiap transaksi, seperti nama, no identifikasi karyawan,
tanggal, jam , gaji kotor, bersih, jumlah potongan dan klasifikasi akun.
Rekonsiliasi Bank untuk penggajian yang independen merupakan hal yang penting untuk
semua akun kas, termasuk penggajian untuk menemukan kesalahan dan kecurangan.
Formulir W2. Formulir ini dikirimkan kepada setiap karyawaan dan berisi ringkasan
penghasilan karyawan selama tahun kalender, termasuk gaji kotor, potongan pajak
penghasilan dan potongan untuk jaminan sosial.
Pengembalian Pajak Penggajian.
Formulir ini dikirimkan pemerintah daerah dan negara untuk menunjukkan pembayaran
atas potongan pajak dan pajak perusahaan.
Metodologi dalam Mendesain Pengujian Pengendalian & Pengujian Substantif atas
Transaksi untuk siklus Penggajian dan Personalia.
Memaahami pengendalian internalpenggajian dan Personalia

Menilai risiko pengendalian terencanapenggajian dan personalia

Menentukan Perluasan
Pengujian Pengendalian *

Mendesain Pengujian Pengendalian


Dan Pengujian substantif atas transaksi
Untuk Penggajian dan Personalia guna
Memenuhi tujuan audit terkait transaksi

Prosedur audit
Jumlah sampel
Sampel yg dipilih
Penetapan waktu

* Perluasan pengujian pengendalian tergantung pada pengendalian yang terencana. Bagi perusahaan
publik, pengujian harus cukup memadai untuk menerbitkan opini terhadap pengendalian internal
pelaporan keuangan