Anda di halaman 1dari 19

F3

F3
Corryana Theresia
102009258
Riana Angelina
102010117
Dicky Taruna
102010189
Michael Rameres
102010210
Claudia Rosela Gabrielia
102010211
Wurry Devian Putra
102010214
Rabieah
102010320
Eswary A/P Maniraj
102010390

Anda bekerja sebagai dokter di IGD sebuah rumah sakit.


Pada suatu sore hari datang seorang laki-laki berusia 45
tahun membawa anak perempuannya yang berusia 14
tahun menyatakan bahwa anaknya tersebut baru saja
pulang dibawa lari oleh teman laki-laki yang berusia 18
tahun selama 3 hari keluar kota. Sang ayah takut apabila
telah terjadi sesuatu pada diri purinya. Ia juga bimbang
apa yang harus diperbuatnya bila sang anak telah
disetubuhi laki-laki tersebut dan akan merasa senang
apabila anda dapat menjelaskan berbagai hal tentang
aspek medikolegal dan hukum kasus anaknya.

Perempuan yang berusia 14 tahun dibawa lari oleh


teman laki-lakinya yang berusia 18 tahun selama 3 hari
keluar kota.
Ayah takut anak telah disetubuhi.

Mind Map
Prosedur hukum

Aspek Hukum

Psikososial

Seorang Anak 14 tahun telah


disetubuhi

Prosedur
Medikolegal

V et R

Interpretasi Hasil

Pemeriksaan
Laboratorium

Pemeriksaan
Medis

Pasal 285 KUHP


Pasal 286 KUHP
Pasal 287 KUHP
Pasal 289 KUHP
Pasal 290 KUHP
Pasal 291 KUHP

Pembuktian telah terjadi persetubuhan dan telah terjadi


paksaan dengan kekerasan atau dengan ancaman
kekerasan.
ada tidaknya tanda persetubuhan dan ada tidaknya
tanda kekerasan, serta jenis kekerasan yang
menyebabkannya.
KUHP pasal 286, Pasal 89 KUHP, Pasal 287 KUHP,
Pasal 291 KUHP,

Kewajiban dokter membantu peradilan


Pasal 133 KUHAP, Pasal 120, Pasal 168, Pasal 170
Bentuk bantuan dokter bagi peradlian dan manfaatnya

Pasal 138 KUHAP, Pasal 184, Pasal 185 , Pasal 186, Pasal 187,
Pasal 65, Pasal 66, Pasal 180
Sangsi bagi pelanggar kewajiban dokter

Pasal 216 KUHP, Pasal 222, Pasal 224, Pasal 522


Rahasia jabatan dan pembuatan SKA/ V et R
PP No 26/1960 , Pasal 2-6 PP No 10/1966, Pasal 322 KUHP,
Pasal 48 KUHP, MA 117/K/Kr/1968 2 Juli 1969. Pasal 49-51 KUHP

Bedah mayat klinis, anatomis dan transplantasi


Pasal 2,10-19 PP No 18/1981, Pasal 70 UU kesehatan.
Persetujuan tindakan medik
Pasal 1-15. Permenkes No 585/MenKes/Per/IX/1989.
Praktek dokter.
Pasal 512a KUHP, Pasal 53-55 UU Kesehatan.
Keterangan Palsu
Pasal 267 KUHP, Pasal 7 KODEKI.

UMUM
pengumpulan data : umur, tanggal dan tempat lahir,
status perkawinan, siklus haid, penyakit kelamin dan
penyakit kandungan, penyakit lain: epilepsi, katalepsi,

syncope.
pernah bersetubuh ?
persetubuhan yang terakhir?

KHUSUS
waktu kejadian : tangal, jam.
beberapa hari/minggu = biasanya BUKAN PERKOSAAN, tetapi
persetubuhan yang pada dasarnya tidak disetujui oleh wanita yang
bersangkutan / telat melapor karena diancam pelaku.
tempat terjadinya?
Korban melawan?
korban pingsan?
terjadi penetrasi dan ejakulasi?
setelah kejadian, korban mencuci, mandi dan mengganti pakaian?

Pemeriksaan pakaian
Pemeriksaan tubuh
Pemeriksaan Genitalia : Rambut kemaluan, Vulva,
Selaput dara, Frenulum labiorum pudenda dan
commisura labiorum posterior, penyakit kelamin, anus,
labia, posterior fourchette,
Pemeriksaan ekstra genital

Pemeriksaan Bercak Mani Pada Pakaian


Secara visual
Secara taktil (perabaan)

Skrining awal (dengan Reagen fosfatase asam)


Uji pewarnaan Baecchi
Penentuan spermatozoa (mikroskopis)
Penentuan Cairan Mani (kimiawi)
Reaksi Fosfatase Asam
Reaksi Florence
Reaksi Berberio

Pemeriksaan Pria Tersangka


Cara lugol
Pemeriksaan Sidik DNA
Pemeriksaan Kuman N.gonorrhoea
Pemeriksaan Toksikologik

Dampak perkosaan
gangguan jiwa, kehamilan atau timbulnya penyakit kelamin
Trauma
ketakutan bertemu dengan orang lain, mimpi buruk atau ketakutan
saat sendiri.
Lingkungan tidak mendukung
malu dan rendah diri, dikucilkan.
Stress
Jangka pendek / langsung : Kesakitan secara fisik, Murung,
Menangis, Mengucilkan diri, Menyesali diri, Merasa takut, dan
sebagainya, Self-blaming karena telah merusak nama keluarga,
Depresi.
Jangka panjang : Kurang rasa percaya diri, Konsep diri yang
negatif, Menutup diri dari pergaulan, Reaksi somatik seperti
jantung berdebar dan keringat berlebihan.

VISUM ET REPERTUM
RUMAH SAKIT KRIDA WACANA
Jl. Arjuna Utara No. 7 Telp. (021) 56942061, Jakarta 11510
12 Desember 2013
VISUM ET REPERTUM
No. 02/TU.RSKW/II/2013

PROJUSTITIA
Yang bertanda tangan di bawah ini, dr. Fernando Tores, dokter pada Rumah Sakit
Krida Wacana Jakarta, menerangkan bahwa atas permintaan tertulis dari Kepolisian Resort
Polisi Jakarta Barat No. Pol.: B/288/VR/X/12/Serse tertanggal sebelas Desember tahun dua
ribu tiga belas, maka dengan ini menerangkan bahwa pada tanggal dua belas Desember tahun
dua ribu tiga belas, pukul sebelas lewat tiga puluh menit Waktu Indonesia bagian Barat,
bertempat di Rumah Sakit Universitas Krida Wacana telah melakukan pemeriksaan atas
pasien dengan nomor registrasi 898-88-99 yang menurut surat permintaan tersebut adalah:
Nama
: Anita Sulastri------------------------------------------------------------------Jenis kelamin : Perempuan---------------------------------------------------------------------Umur
: 14 tahun -----------------------------------------------------------------------Kebangsaan
: Indonesia-----------------------------------------------------------------------Agama
: Islam----------------------------------------------------------------------------Pekerjaan
: Pelajar--------------------------------------------------------------------------Alamat
: Jalan Kenangan Bersama no 09 Tangerang, Banten---------------------HASIL PEMERIKSAAN

1.

2.

3.
4.

Korban datang dalam keadaan sadar penuh, dengan keadaan umum tampak tidak
sakit. Nadi seratus dua puluh kali per menit, tekanan darah seratus tiga puluh per
delapan puluh milimeter air raksa, nafas dua puluh kali per menit, suhu tiga puluh
derajat celcius. Penampilan umum pakaian pasien terdapat kancing yang terputus dan
pakaian berantakan juga rambut sedikit berantakan.----------------------------------------Korban mengaku disetubuhi pada tanggal sepuluh Desember dua ribu tiga belas pada
pukul empat belas pada Waktu Indonesia Bagian Barat. Korban mengaku dalam
keadaan sadar ketika disetubuhi.--------------------------------------------------------------Riwayat haid teratur. Hari pertama haid terakhir pasien pada tanggal satu Desember
dua ribu tiga belas.--------------------------------------------------------------------------------Pada tubuh korban ditemukan luka-luka :
a. Pada pipi kiri, tepat di samping garis pertengahan depan (GPD), terdapat memar
berwarna kemerahan, bengkak, nyeri pada penekanan, berukuran lima kali lima
sentimeter.-------------------------------------------------------------------------------------

Lanjutan Ver No : No. 02/TU.RSKW/II/2013


Halaman ke 2 dari 2 halaman
a.

1.

2.

Pada lengan atas kanan sisi depan, tiga sentimeter di bawah pundak terdapat enam
buah luka lecet berukuran masing-masing enam milimeter yang beririsan
membentuk setengah lingkaran.
b. Pada tungkai atas kanan sisi dalam pasien terdapat empat luka lecet berbentuk
garis berukuran dua sentimeter.----------------------------------------------------------c. Pada tungkai atas kiri pasien dalam pasien terdapat empat luka lecet berbentuk
garis berukuran dua setengah sentimeter. Pada tungkai atas kiri sisi dalam pasien,
tiga sentimeter diatas lutut, terdapat memar berwarna merah keunguan, berukuran
tiga sentimeter kali tiga sentimeter -------------------------------------------------------Pada pemeriksaan genitalia : -----------------------------------------------------------------a. Bagian luar ----------------------------------------------------------------------------------Rambut pubis pasien ditemukan perlekatan satu sama lain. Juga terdapat bercak
air
mani
disekitar
alat
kelamin.
Vulva
sedikit
kemerahan
dan
terdapat
pembengkakan. -----------------------------------------------------------------------------b. Selaput dara ---------------------------------------------------------------------------------Terdapat ruptur selaput dara yang sampai ke ujung alat kelamin wanita, pada arah
jam delapan. Besar lingkaran lubang liang vagina adalah sembilan sentimeter.
c. Bagian dalam--------------------------------------------------------------------------------Bagian depan mulut rahim pasien tampak utuh, kemerahan dan tidak terdapat luka
Pemeriksaan Laboratorium--------------------------------------------------------------------a. Pemeriksaan alkali fosfatase menunjukkan hasil positif------------------------------b. Pemeriksaan dengan menggunakan lampu wood menunjukkan hasil terdapat
bercak putih di bagian tungkai atas kanan pasien------------------------------------c. Pemeriksaan malaachet green positif-----------------------------------------------------

KESIMPULAN:------------------------------------------------------------------------------------------Pada korban anak perempuan berusia empat belas tahun ini mengaku disetubuhi oleh seorang
laki-laki, ditemukan tanda-tanda persetubuhan. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya
tanda-tanda kekerasan. Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan hasil positif tanda-tanda
penetrasi.--------------------------------------------------------------------------------------------------Demikianlah visum et repertum ini dibuat dengan sebenrnya dengan menggunakan keilmuan
yang sebaik-baiknya, mengingat sumpah sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara
Pidana.
Dokter Pemeriksa,

Dr. Fernando Tores

Untuk menyelesaikan permasalahan kasus kejahatan


seksual, tidak hanya membutuhkan intervensi medis
semata-mata tapi, menuntut diambilnya langkah
penanganan yang holistik dan komprehensif termasuk
dukungan psikososial yang secara otomatis
membutuhkan dukungan optimal dari keluarga dan
masyarakat. Tugas dokter tidak hanya menjalankan
fungsi maksimal dalam bidang kesehatan, namun dokter
tersebut dituntut untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan
kedokteran seoptimal mungkin dan mematuhi tuntutan
undang-undang terhadapnya terutama dalam kasuskasus yang melibatkan proses hukum.