Anda di halaman 1dari 20

ANALISIS REAL

Pustaka
1. Robert G. Bartle, The Element of Real Analysis, John Wiley Sons, Inc., Canada, 1976.
2. Robert G. Bartle and Donald R. Sherbert, Introduction to Real Analysis, John Wiley Sons,
Inc., Canada, 1992
Drs. Asrul Sani, M.Sc, Ph.D
Prof. Edi Cahyono, M.Si

Cakupan Materi
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

HIMPUNAN dan BILANGAN REAL


TOPOLOGI RUANG KARTESIUS
KEKONVERGENAN
FUNGSI KONTINYU
FUNGSI SATU PEUBAH
DERET TAK HINGGA
TURUNAN DALAM
INTEGRAL DALAM

HIMPUNAN DAN BILANGAN REAL


Sinonim himpunan : kelas, kumpulan, agregasi, dll.
Notasi himpunan dengan huruf besar, misal
.. dll.
Anggota himpunan dengan huruf kecil, misal
dll.
Jika himpunan dan anggota (elemen) dari himpunan
Jika

himpunan akan tetapi

maka dinotasikan dengan

bukan anggota dari himpunan

maka dinotasikan dengan

Beberapa notasi himpunan

Himpunan bilangan asli,


Himpunan bilangan bulat,
Himpunan bilangan rasional

Himpunan bilangan real


Himpunan interval satuan
Himpunan bilangan kompleks
Jika dan merupakan himpunan dan anggota suatu himpunan, maka ada empat kemungkinan
(1)
dan
(2)
dan
(3)
dan
(4)
dan
Diagram Venn-nya

Latihan.
Jika
dan himpunan dan
diagram venn-nya.
Jika

anggota dari suatu himpunan. Tentukan kemungkinannya dan gambarkan

merupakan himpunan bagian dari

maka dinotasikan dengan

Himpunan dikatakan himpunan bagian sempurna (proper subset) dari , apabila terdapat anggota
anggota .

yang bukan

Definisi. Dua himpunan dikatakan sama jika keduanya memuat anggota yang sama. Jika himpunan
sama, maka ditulis
.
Untuk menunjukkan kesamaan dua himpunan,
Jika

menyatakan sifat dari keanggotaan

dan

, maka harus ditunjukkan bahwa berlaku


dan
pada himpunan , maka dinotasikan
atau

Contoh.

OPERASI HIMPUNAN
Dalam himpunan dikenal juga beberapa operasi untuk menghasilkan suatu himpunan.
Definisi. Misalkan dan dua himpunan. Irisan (intersection) himpunan dan , dinotasikan dengan
adalah himpunan dengan semua anggotanya merupakan anggota himpunan dan . Sedangkan gabungan
(union) himpunan dan , dinotasikan dengan
adalah himpunan dengan semua anggotanya berasal
dari anggota himpunan atau . Maka,

Definisi. Himpunan kosong, dinotasikan dengan , yakni himpunan tanpa elemen. Jika irisan dua himpunan
adalah , maka kedua himpunan tersebut saling lepas (disjoint)
Teorema. Misalkan

adalah himpunan. Maka

Bukti. Contoh pembuktian.


(d).
jika dan hanya jika
.
Pertama akan ditunjukkan
berarti
dan
. Artinya
dan,
, atau
dan
. Maka,
atau
Dengan demikian
.
Selanjutnya akan ditunjukkan
Artinya
atau
Dengan kata lain
dikatakan juga
dan,
atau
. Sehingga
.
Latihan.
Buktikan untuk (a), (b), (c), dan (d) bagian keduanya.
Misalkan himpunan
dituliskan

. Misalkan
atau
. Dengan kata lain
Sehingga

dan

.
. Dapat

. Maka dapat

merupakan irisan dari kumpulan himpunan-himpunan

. Maka
dan
.

. Misalkan
, atau
dan
. Dengan demikian

merupakan gabungan dari kumpulan himpunan-himpunan

Misalkan himpunan

dan

. Maka dapat dituliskan

Definisi. Jika dan dua himpunan, maka himpunan komplemen relatif terhadap adalah semua anggota
yang bukan anggota . Biasanya himpunan disebut dengan kurang B dan dinotasikan dengan
atau
atau
Dengan demikian berarti

Teorema. Himpunan
dan
merupakan himpunan saling lepas dan
.
Bukti.
Akan digunakan metode Kontradiksi. Misalkan himpunan
dan
merupakan himpunan tidak saling lepas,
artinya irisan keduannya tidak kosong. Katakan merupakan anggota irisannya. Jadi
dan
. Jika
diuraikan lebih lanjut, untuk
berlaku
dan
, dan juga untuk
harus berlaku
dan
Terlihat bahwa tidak mungkin terjadi
dan
Jadi yang benar irisan himpunan
dan
kosong atau harus saling lepas. Untuk bagian kedua, sebagai latihan.

Berikut dikenal dengan dalil De Morgan (Augustus De Morgan 1806-1873, London, Ahli matematika dan Logika).

Teorema. Misalkan

merupakan himpunan. Maka,

Bukti. Sebagai latihan.

PERKALIAN KARTESIUS
Definisi. Misalkan dan merupakan dua himpunan tak kosong. Maka perkalian kartesius (Cartesian
product), dinotasikan dengan
, didefinisikan sebagai himpunan pasangan terurut
dengan
dan
.
Catatan. Urutannya penting diperhatikan.

Contoh.
Misalkan

Latihan.
Misalkan

dan

. Maka

dan

. Tentukan

dan

FUNGSI
Definisi. Fungsi
domain ,

dari himpunan ke himpunan adalah suatu aturan yang memasangkan setiap anggota
, dengan tepat satu anggota himpunan .

Definisi tersebut memungkinkan suatu fungsi tidak terdefinisi pada domain , dan juga memungkinkan himpunan
dan bukanlah himpunan bilangan real, tetapi himpunan benda-benda. Jadi definisi tersebut agak tidak jelas,
khususnya dalam hal istilah aturan yang mengaitkan.
Definisi. Misalkan dan merupakan himpunan, yang tidak harus berbeda. Fungsi dari ke adalah
himpunan pasangan terurut
yang memenuhi sifat jika
dan
merupakan anggota dari ,
maka
. Himpunan dari semua anggota yang muncul pada bagian pertama dalam himpunan pasangan
terurut tersebut disebut dengan domain dari dinotastikan
, dan himpunan dari semua anggota yang
muncul pada bagian kedua dalam himpunan pasangan terurut tersebut disebut dengan range dari
dinotastikan
Apabila
Jika

, maka sering dikatakan

memetakan

ke dalam

dan dinotasikan

anggota dari fungsi , maka biasanya dituliskan


atau

bukan

Anggota

sering disebut juga sebagai nilai dari

pada titik , atau bayangan

untuk titik .

TRANSFORMASI
Fungsi dapat diartikan sebagai transformasi atau juga mesin. Secara geometri keduanya dapat digambarkan
sebagai berikut.

Transformasi

Mesin

KOMPOSISI FUNGSI
Definisi. Misalkan suatu fungsi dengan domain
di dan range
di . Misalkan suatu fungsi
dengan domain
di dan range
di Maka komposisi fungsi dilanjutkan , dinotasikan dengan
(dalam hal ini urutan diperhatikan), adalah fungsi dari ke yang diberikan oleh

Teorema. Misalkan

dan

suatu fungsi. Maka

merupakan suatu fungsi dengan

Bukti. Latihan.
Contoh.
Misalkan fungsi

dan

sebagai berikut.
dan

Tentukan
Penyelesaian
Diketahui

dan fungsi
dan
, maka dengan demikian

Karena
Sedangkan
Selanjutnya diperoleh
Contoh.
Misalkan fungsi dan sebagai berikut.

maka

.
Jadi

dan
Tentukan

dan fungsi

. Karena

Penyelesaian

dan

. Karena
{

, maka dengan demikian

Karena

Selanjutnya diperoleh
Sedangkan

} maka

FUNGSI INJECTIF DAN FUNGSI INVERS


Definisi. Misalkan fungsi
satu-satu jika setiap

dengan domain
di
dan
maka

dan range
.

Definisi. Misalkan fungsi injektif (fungsi satu-satu) dengan domain


Misalkan fungsi didefinisikan sebagai
Maka merupakan fungsi injektif dengan domain
ini disebut fungsi invers dari dan dinotasikan dengan
Adapun secara geometri dapat digambarkan sebagai berikut

Contoh. Dapat dilihat pada buku teks

FUNGSI SURJEKTIF DAN BIJEKTIF

di . Fungsi

di

dan range

dikatakan injektif atau

dan range

adalah

di

Fungsi

HIMPUNAN FINITE (TERBATAS) DAN INFINITE (TIDAK TERBATAS)


Himpunan bilangan asli, dilambangkan dengan

Setiap himpunan bagian tak kosong dari


dikatakan

, dengan anggota sebagai berikut

mempunyai anggota terkecil. Sifat dari

ini sangat penting, dan sering

terurut dengan baik (well ordered).

Himpunan

dikatakan segmen awal dari

apabila terdapat

sehingga
.

Contoh.
merupakan segmen awal dari

yang ditentukan dengan anggota 2.

merupakan segmen awal dari

yang ditentukan dengan anggota .

bukan merupakan segmen awal dari


bukan merupakan segmen awal dari

karena
karena

akan tetapi
dan

akan tetapi

Definisi. Himpunan dikatakan finite (hingga) apabila


atau terdapat fungsi satu-satu antara domain
dan range pada suatu segmen awal dari . Sebaliknya jika tidak terdapat fungsi satu-satu, maka himpunan
tersebut infinite (tak hingga). Apabila terdapat fungsi satu-satu dengan domain dan range semua anggota ,
maka himpunan dikatakan denumerable (terbilang). Himpunan yang finite atau denumerable disebut
countable (terhitung).
Contoh.
(a). Himpunan hingga (kenapa?)

(b). Himpunan tak hingga tapi terbilang (kenapa?)


,
Teorema 3.1. Himpunan bagian dari himpunan hingga adalah hingga. Setiap himpunan bagian dari himpunan
terhitung adalah terhitung.
Teorema 3.2. Himpunan gabungan dari kumpulan terbatas dari himpunan-himpunan hingga adalah himpunan
hingga. Himpunan gabungan dari kumpulan terhitung dari himpunan-himpunan terhitung adalah himpunan
terhitung.
Contoh.
Gabungan semua himpunan-himpunan bilangan rasional

membentuk suatu himpunan terhitung.

Penyelesaian.
Bilangan rasional merupakan bilangan pecahan dengan bentuk

Misalkan himpunan

Terlihat bahwa setiap


adalah terhitung.

sebagai berikut

adalah himpunan terhitung dan gabungannya

Himpunan semua bilangan real


tidak terhitung.

, menurut Teorema 3.2.,

tidak terhitung (kenapa?). Bahkan himpunan bilangan real

BILANGAN REAL
Pada bagian ini kita akan membahas sifat-sifat bilangan ril. Akan dibahas beberapa sifat bilangan ril dan
selanjutnya dapat diturunkan sifat-sifat lain berdasarkan sifat-sifat sebelumnya.

SIFAT ALJABAR BILANGAN

SIFAT TERURUT