Anda di halaman 1dari 13

Koreksi Statik

Koreksi statik adalah proses pengolahan data


seismik untuk menggeser waktu tras seismik
yang bergeser akibar lapisan lapuk di
permukaan bumi atau akibat perbedaan
topografi sumber dan penerima.
Salah satu permasalahan yang terjadi dalam
pemerosesan data seismic adalah adanya
ketidak cocokan antara data hasil rekaman
dengan keadaan yang sebenarnya.

Untuk menghilangkan efek dekat permukaan


diperlukan dua koreksi yaitu, koreksi
ketinggian (elevasi) dan koreksi lapisan lapuk.
Ketelitian koreksi statik akan mempengaruhi
kualitas data penampang seismik terutama
pada :
- Kemenerusan reflektor
- Geometri struktur
- Resolusi
- Akurasi / ketepatan analisa kecepatan

Elevation Static
Elevation statics adalah koreksi karena adanya
perbedaan elevasi source dan receiver.
Efek topografi terhadap waktu rambat
gelombang refleksi dapat dihilangkan dengan
mengkoreksi elevasinya, yaitu dengan
membawa
(seolah-olah)
sumber
dan
geophone kepada bidang datum (E=0).

Dimana :
ES elevasi dari source (di atas permukaan laut),
ZS kedalaman dari source,
ER elevasi dari receiver,
ZR kedalaman dari receiver,
ED elevasi datum, dan
Vr adalah replacement velocity

Selanjutnya dilakukan perhitungan :

TWTes adalah waktu tempuh (TWT) dari trace


pasangan sumber penerima setelah koreksi
statik, TWT adalah waktu tempuh trace sebelum
koreksi statik.

Near surface (weathering) correction


Setelah
elevation
statics,
selanjutnya
dilakukan near surface correction untuk
mengkompensasi variasi ketebalan dan
perubahan lateral kecepatan dari lapisan
lapuk (weathering zone).

Koreksi lapisan lapuk pada dasarnya


menggantikan waktu rambat yang sebenarnya
saat melalui lapisan lapuk dengan waktu
rambat yang dihitung.
Waktu rambat yang dihitung diperoleh dari
perhitungan waktu rambat dilapisan lapuk
yang telah diganti pada tebal yang sama oleh
lapisan dibawahnya (lapisan yang tidak lapuk
dengan kecepatan yang lebih tinggi).
Metode yang sering digunakan dalam koreksi
lapisan ini adalah metode Up Hole Survey.