Anda di halaman 1dari 11

KELOMPOK 5

Burhamzah
Aulifa Andhini Putri
Fauziah Maswah
Asraf
Andi Ical
Aryani Agustiawati
Fauziah Nuaraini

Analisis Spasial merupakan sekumpulan


metode
untuk
menemukan
dan
menggambarkan tingkatan / pola dari
sebuah fenomena spasial, sehingga dapat
dimengerti dengan lebih baik.
Dengan melakukan analisis spasial
diharapkan muncul informasi baru yang
dapat
digunakan
sebagai
dasar
pengambilan keputusan di bidang yang
dikaji (Sadahiro, 2006)

Analisis Spasial biasanya dilakukan untuk


menjawab pertanyaan-pertanyaan spasial (Spatial
Query), misalnya :
Bagaimana sebaran wilayah penting untuk
konservasi?
Bagaimana
sebaran
wilayah
penting
pengembangan ekonomi?
Dimana lokasi paling sesuai untuk permukiman
Dimana daerah rawan banjir ?
Bagaimana sebaran penduduk?
Bagaimana sebaran fasilitas-fasilitas bagi
masyarakat?

Berdasarkan tujuannya, secara garis besar


metode dalam analisis spasial dibedakan
menjadi:
Analisis Spasial Exploratory
Analisis ini digunakan untuk mendeteksi
adanya pola khusus pada sebuah fenomen
spasial serta untuk menyusun sebuah
hipotesa penelitian.
Analisis Spasial Confirmatory
Analisis ini digunakan untuk mengonfirmasi
hipotesa penelitian.

If Then
Buffering

Dynamic
Analysis

Proximity/Adjacency

Trend Analysis

Change detection

Overlay

Extract merupakan salah satu tools


yang terdapat pada ArcToolbox yang
berfungsi untuk memisahkan sebuah
unsur menjadi lebih dari satu unsure
spasial, seperti memotong suatu
polygon, polyline atau point.

Clip :
Select :
Split :
Table Select :

Overlay
adalah
analisis
spasial
esensial
yang
mengkombinasikan dua atau lebih layer/tematik yang
menjadi masukannya.
Erase :
Identity :

Intersect :
Spatial Join :
Union :
Update :

Proximity adalah analisis spasial yang berkaitan dengan


hubungan atau kedekatan suatu unsure spasial dengan
unsur-unsur spasial lainnya.
Buffer :