Anda di halaman 1dari 9

PROSEDUR KERJA DAN RENCANA PERAWATAN

SPACE MAINTAINER
KEPANITERAAN KLINIK PEDONDOSIA (BLOK 4)

Nama Pasien

:Destyana Putri Subandio

No. RM

:006053.14

Operator

:Susanti Arisonya, SKG

NIM

:112100169

Pembimbing

:drg.Sandy Cristiono, Sp.KGA

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI


UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG
SEMARANG
2014

I.

II.

DATA PASIEN
No. RM
Nama Pasien
Jenis kelamin
Umur
Tempat/tanggal lahir
Alamat
Golongan darah
Pekerjaan

: 006053.14
: Destyana Putri Subandio
: perempuan
: 7 Tahun
: Semarang, 3 Desember 2007
: Jl. KarangRoto RT.010 RW. 003 Semarang
:O
: Pelajar (Siswa SD)

PEMERIKSAAN SUBYEKTIVE
Keluhan Utama
Pasien datang dengan keluhan gigi bawah kanan kiri berlubang
Anamnesa
Ibu pasien mengeluhkan gigi bawah belakang putranya kanan kiri berlubang
besar (kurang lebih sejak 1 tahun yang lalu). Kedua gigi tersebut tidak pernah
dirasakan sakit namun sering terselip makanan sehingga pasien merasa tidak
nyaman. Gigi pernah goyah dan dipaksa goyah namun tiak tanggal dan gigi
akarnyanya keluar sebagian. Pasien merasa gusinya sariawan pada bagian akar
gigi yang kluar. Ibu Pasien dan pasien ingin kedua gigi tersebut dirawat agar jika
gigi nantinya ganti gigi akan terlihat rapi.
Riwayat penyakit gigi dan gusi sebelumnya
Terakhir ke dokter gigi untuk ditambal, sebelumnya pasien cabut gigi dan luka
pencabutan mudah sembuh.
Kebiasaan penderita :
- Bernafas memalui mulut
- Menghisap bibir
- Bruxism
- Tongue thrusting

III.

DATA MEDIK UMUM


P. Diabetes Melitus
P. Darah Tinggi
P. Gastrointestinal
P. Jantung
P. Ginjal
P. Paru-paru
Riwayat Perdarahan

:
:
:
:
:
:
:

: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada
: tidak ada

d.t.a.k
d.t.a.k
d.t.a.k
d.t.a.k
d.t.a.k
d.t.a.k
d.t.a.k

Riwayat Alergi
Dll
IV.

V.

: Ada, kerang Hijau


: d.t.a.k

PEMERIKSAAN FISIK
Kondisi umum pasien : Baik
BB
: 15 kg
TB
: 115 cm
TD
: 110 / 80 mmHg
Nadi
: -x/menit
RR
:-x/menit

PEMERIKSAAN OBYEKTIVE
A. Ekstra Oral
fasial
Deformitas
Nyeri
Tumor
Gangguan
-

neuromuskular K.ludah
-

K.limfe
-

Tl.rhng
-

TMJ
-

fungsi
B. Intra Oral
Tidak terdapat lesi/ kelainan yang ditemukan.
Torus palatinus
: tidak ada
Torus mandibularis : tidak ada
Palatum
: sedang
Supernumerary teeth : tidak ada
Gigi anomali
: tidak ada
C. Odontogram
GIGI PERMANEN

UE

18 17 16 15 14 13 12 11

21 22 23 24 25 26 27 28

48 47 46 45 44 43 42 41

31 23 33 34 35 36 37 38

UE

UE

UE

GIGI DECIDUI
55 54 53 52 51

61 62 63 64 65

85 84 83 82 81

71 72 73 74 75

Keterangan :

11,21,32,42:Partial Eruption
53,54 : karies media kelas 1
55 : karies Profunda kelas 1
63,64 : karies superficial Kelas 2
65 : karies profunda kelas 1
75 : karies profunda kelas 1
83, 46 : karies superfifial kelas 1
84, 85, 74 : sisa akar
D. Status Kebersihan Mulut
DI-S : 0
CI-S : 0
OHI-S : 0 (Baik)

VI.

ANALISIS FOTO RONTGEN (PANORAMIK)

Keterangan :
Terdapat benih gigi 34,35 kurang lebih 6 mm dibawah tulang
Terdapat benih gigi 45,44 kurang lebih 7,3 mm dibawah tulang

VII.PENGUKURAN DAN PERHITUNGAN


1. Relasi molar tetap pertama

2. Relasi Insisiv

( ) Klas I

( ) Baik

( ) End to End
3. Tempat yang tersedia (Maxilla)
a.
b.

Dengan lengkungan kawat


Dengan pengukuran

:
:

Kanan

77,7

mm

16 mm
6,5 mm
12,1 mm
34,6 mm

Kiri
a
16 mm
b
6,2 mm
c
13,1 mm
Jumlah 35,3 mm
Total : 75,2 mm

4. Tempat yang dibutuhkan (Maxilla)

Kanan

2 1

1 2

(Diukur)

25,2

mm

543

34 5

(perkiraan)

22,0 + 22,0 mm

Jumlah yang dibutuhkan

69,20

mm

Jumlah yang tersedia

69,90

mm

Kekurangan / kelebihan

0,7

mm

+
-

5. Tempat yang tersedia (Mandibula)


a. Dengan lengkungan kawat
b. Dengan pengukuran

:
:

63,0

mm

14,6 mm
A
13,7 mm
5,4 mm
B
5,5 mm
11,2 mm
C
11 mm
31,2 mm Jumlah 30,2 mm
Total : 61,40 mm
Tempat yang dibutuhkan (Mandibula)
2 1

Kiri

(Diukur)

10,4 mm

10,2 mm

(perkiraan)

21 mm

21 mm

Jumlah yang dibutuhkan

31,4 mm

31,2 mm

Jumlah yang tersedia

31,2 mm

30,2 mm

Kekurangan / kelebihan

0,2 mm

543

1 2

Kanan

34 5

- 1 mm

Kesimpulan:
Dari hasil perhitungan didapatkan rahang atas kelebihan ruang sebesar 0,7
mm. Pada rahang kiri bawah di dapatkan kekurangan ruang sebesar 1 mm, dan pada
rahang kanan bawah di dapatkan kekurangan ruang 0,2 sehingga di indikasikan untuk
space maintainer

VIII. DIAGNOSIS
Premature loss gigi 74,75 dan 84,85
IX.

RENCANA PERAWATAN
Dari hasil pemeriksaan memperlihatkan bahwa terdapat gigi yang premature
loss. Guna menjaga ruang yang akan ditempati oleh gigi pengganti agar tidak

terjadi pergeseran gigi molar 1 permanen maka dibuatkan space maintainer


lepasan dengan plat akrilik.
Space maintainer akan dipasang pada

rahang bawah. Sebelum dilakukan

perawatan, pasien dan orang tua pasien diberikan edukasi mengenai perawatan

X.

pemakaian space maintainer.


Urutan rencana perawatan yang dilakukan untuk RB :
1. DHE
2. Insersi space maintainer
3. Kontrol alat 2 minggu sekali
PROSEDUR PERAWATAN
1. Memotivasi pasien agar mau memakai alat, serta memotivasi orang tua agar
mau untuk selalu megingatkan anaknya memakai alat.
2. Pembuatan space maintainer
Space maintainer yang dilengkapi dengan :
a. Labial arch dengan U loop pada gigi 73 dan 83, berfungsi sebagai
stabilitas.
b. Adam klamer pada gigi 36 dan 46, berfungsi sebagai penjangkar (retensi).
c. Pemberian anasir gigi sebagai pengganti gigi 74,75 dan 84,85 guna
menutup ruangan dan mecegah ekstrusi gigi antagonis.
3. Jalannya perawatan
- Plat akrilik yang digunakan untuk penutupan ruang pada gigi yang premature
loss dikurangi jika gigi pengganti sudah mulai erupsi, agar tidak mengganggu
-

XI.

erupsi gigi geligi.


Space maintainer dilepas ketika gigi geligi pengganti sudah erupsi sebagian.

DESIGN ALAT

2
1

Keterangan :
1 Labial arch
2Adam klamer
3 C klamer
4 Plat akrilik
5 Pontik

XII.

PROGNOSIS
Hasil perawatan space maintainer ini diharapkan baik, mengingat anak kooperatif,
dan orang tua juga sadar akan kesehatan gigi dan mulut anaknya.

Semarang, ..2014
Mengetahui pembimbing,

(drg.Sandy Cristiono, Sp.KGA)