Anda di halaman 1dari 2

Critical Evaluation

Jurnal Penelitian 1
Sistematika penulisan pada jurnal pertama tidak tersusun dengan baik dan jelas, pembaca
cenderung mengalami kesulitan dalam menemukan kategori-kategori dasar dari penulisan jurnal
seperti tujuan penelitian yang tidak di cantumkan, begitu pula dengan hipotesis, dan landasan
teori yang digunakan. Namun keunggulan dari Jurnal 1 terdapat pada penulisan metode yang
memuat jenis penelitian yang digunakan serta instrumen apa saja yang digunakan dalam
penelitian ini. Teknik pengumpulan data pada jurnal 1 juga dijelaskan dengan baik.

Jurnal penelitian 2
Pada jurnal penelitian 2, sistematika penulisannya telah tersusun dengan baik dan jelas mulai dari
judul penelitian, nama penulis, abstrak (konteks, tujuan penelitian, desain penelitian, bahan dan
metode, analisis statistik, hasil, kesimpulan, dan kata kunci), pendahuluan, bahan dan metode,
hasil pembahasan, kesimpulan dan refrensi. Tata bahasa yang digunakan dalam penulisan jurnal
tersebut cukup mudah dipahami sehingga memudahkan pembaca untuk mengerti bagaimana
penelitian tersebut dilaksanakan dan apa hasil yang diperoleh. Terdapat kekurangan terhadap
penulisan tujuan pada jurnal yang ke-2, seharusnya penulis mencantumkan tujuan Umum (tujuan
yang akan dicapai secara menyeluruh yang dapat menjawab tema/judul penelitian) dan tujuan
Khusus (Meliputi jabaran atau rincian dari tujuan umum secara operasional sesuai dengan
perumusan dan pembatasan masalah. Tujuan khusus akan menggambarkan hasil dan pembahasan
yang akan diperoleh dari penelitian ini).

Penutup
Meskipun ditemukan berbagai kekurangan dan kelebihan dari kedua jurnal penelitian tersebut,
namun penelitian-penelitian tersebut telah memberikan konribusi positif pada kemajuan dan
pengembangan di bidang ilmu pengetahuan khususnya pada perkembangan karya ilmiah.

Daftar Pustaka

Pedro-Carroll, J. L. dan Cowen, E. L. 1985. TheChildren of Divorce Intervention Program: An


Community support group. Journal of Consulting and Clinical Psychology 53(5): 603-611
Kawuryan, F. dan Raharjo, T. 2012. Pengaruh Stimulasi Visual Untuk Meningkatkan KemampuanMembaca Pada Anak Disleksia. Jurnal Psikologi
Pitutur 1(1)
Perea, M. dan Dunabeitia, J. A et al. 2008. Observations R34D1NG W0RD5 W1TH NUMB3R5. Journal of Experimental Psychology: Human perception and performance 34(1): 237-247
Seligman, M. E. P dan Mier, S. F. 1967. Failure
To Escape Traumatic Shock. Journal of
Experimental Psychology 74(1)
Loftus, G. R dan Shimamura, A. P. 1985. How Much
Is An Icon Worth. Journal of Experimental Psychology: Human perception and performance 11(1)

Senati, L. dan Yulianto, A et al. 2011. Psikologi


Eksperimen. 5th ed. PT Indeks, Jakarta
Mariani, R. 2013. Psikologi Eksperimen. 2nd ed.
CV Pustaka Setia, Bandung
Slamet, S. dan Maekam, S. 2008. Psikologi Klinis.
1st ed. UI PRESS, Jakarta
Boeree, C. G. 2010. Personality Theories. 1st ed.
PRISMASHOPIE, Jokjakarta
Halim, A. 2003. Kamus Lengkap 1 Milyar. 9th ed.
SULITA JAYA, Surabaya