Anda di halaman 1dari 7

Tugas Epidemiologi Gizi

UNIVERSITAS ANDALAS

KAPITA SELEKTA EPIDEMIOLOGI GIZI

Oleh :
Ringga Rahmi Prima
No. BP. 1110332037

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT


UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG, 2014

KAPITA SELEKTA EPIDEMIOLOGI GIZI


I.

EPIDEMIOLOGI GAKY (GANGGUAN AKIBAT KEKURANGAN YODIUM)


Gangguan akibat kekurangan yodium (GAKY) adalah sekumpulan gajala yang
dapat ditimbulkan karena tubuh seseorang kekurangan unsur yodium secara terusmenerus dalam waktu cukup lama. (DepKes RI, 2000)
Menurut WHO (1993), paling tidak 1,5 miliar penduduk yang tinggal di 118
negara (pada tahun 1990), mengalami risiko Gangguan Akibat Kekurangan
Yodium (GAKY). Di antara mereka 650 juta (12 persen dari total penduduk
dunia) menderita gondok endemik, 43 juta menderita kapasitas mental terbatas
akibat defisiensi yodium,
Faktor risiko GAKY
o Faktor Defisiensi Iodium dan Iodium Excess
o Faktor Geografis dan Non Geografis
o Faktor Bahan Pangan Goiterogenik

II.

ANEMIA
Anemia merupakan suatu keadaan ketika jumlah sel darah merah atau konsentrasi
pengangkut oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis
tubuh.(RISKESDAS 2013)
Akibat anemia
o bayi dan anak (0-9 tahun) agi
Gangguan perkembangan motorik dan koordinasi.
Gangguan perkembangan dankemampuan belajar.
Gangguan pada psikologis dan perilaku
o Remaja (10-19 tahun)
Gangguan kemampuan belajar
Penurunan kemampuan bekerja dan aktivitas fisik
Dampak negatif terhadap sistem pertahanan tubuh dalam melawan penyakit
infeksi
o Orang dewasa pria dan wanita
Penurunan kerja fisik dan pendapatan.
Penurunan daya tahan terhadap keletihan
o Wanita hamil
Peningkatan angka kesakitan dan kematian ibu
Peningkatan angka kesakitan dan kematian janin
Peningkatan resiko janin dengan berat badan lahir rendah

III.

KANKER DAN DIET

Kanker atau tumor ganas adalah pertumbuhan sel/jaringan yang tidak terkendali,
terus bertumbuh/bertambah, immortal (tidak dapat mati). Sel kanker dapat
menyusup ke jaringan sekitar dan dapat membentuk anak sebar. (riskesdas 2013)
Perilaku makan yang berkaitan dengan risiko dan pencegahan penyakit kanker yang
spesifik sangat beragam. Tanpa diragukan lagi pola makan atau diet kita yang
menjadi sumber utama kehidupan daoat mempengaruhi proses terjadinya dan
tumbuhnya penyakit kanker(Gibney,2005)
Distribusi
o Orang
seiring bertambahnya usia
Prevalensi kanker agak tinggi pada bayi (0,3) dan meningkat pada umur
15 tahun, dan tertinggi pada umur 75 tahun (5). kanker pada perempuan
dari pada laki-laki,
o Tempat
Prevalensi kanker di kota lebih tinggi dari pada di desa.
Prevalensi kanker tertinggi terdapat di DI Yogyakarta (4,1), diikuti Jawa
Tengah (2,1), Bali (2), Bengkulu, dan DKI Jakarta masing-masing 1,9
per mil.
prevalensi cenderung lebih tinggi pada pendidikan tinggi dan pada kelompok
dengan kuintil indeks kepemilikan teratas.
Faktor risiko
o Biologis
o Keturunan
o Hormon
o Virus dan kuman
o 2. Lingkungan
o Tembakau
o Penyinaran yang berlebihan
o Polusi udara
o Makanan/pola makan
Korelasi antara diet dandan kanker baru belakangan ini saja mulai terungkap
seiring dengan riset yang dilakukan(Gibney,2005)

Pencegahan : potensi promotif


o Menurut data presentase penyakit tertentu yang berhubungan dengan diet / pola
makan dan estimasi jumlah kanker yang dapat dicegah diseluruh dunia th
1997(gibney,2005) :
33-66 % tiap-tiap jenis kanker dapat dicegah melalui praktik
makan yang tepat
Peningkatan konsumsi buah dan sayuran diproyeksikan akan dapat
mencegah 20 % dari semua jenis kanker
Pengurangan konsumsi alkohol mengurangi 1/5 dari semua jenis
kanker

IV.

PENYAKIT KARDIOVASKULAR

V.

DIABETES MELITUS

VI.

Penyakit kardio vaskular merupakan penyebab kematian kematian global


tertinggi. penyakit kardionvaskular adalah kelompok penyakit pada jantung dan
pembuluh darah yang meliputi penyakit jantung koroner,penyakit penyakit
rematik,penyakit,pempuluh darah,embolis paru ,sroke,gagal jantung dll
(who,2013)
the number of people who die from CVDs, mainly from heart disease and stroke,
will increase to reach 23.3. million by 2030 (who ,2013)
Faktpr risiko kardiovaskular dam determinan gizi (gibney,2005)
o LDL,VDL
o HDL
o LDL teroksidasi
o Hipertensi
o Hiperglikemia/diabetes
o Peningkatan agregasi Trombosit
o Peningkatan faktor hemostatis
o Obesitas

Diabetes melitus adalah penyakit metabolisme yang merupakan suatu kumpulan


gejala yang timbul pada seseorang karena adanya peningkatan kadar glukosa
darah di atas nilai normal. Penyakit ini disebabkan gangguan metabolisme
glukosa akibat kekurangan insulin baik secara absolut maupun relatif. (riskesdas
2013)
Prevalensi DM tahun 2008 di seluruh dunia diperkirakan 10 % pada umur > 25
tahun (WHO,2008)
PTM seperti DM terus mengalami peningkatan ,khususnya di negara berkembang
ketika gaya hidup penduduknya berubah dengan cepat.(gibney,2005)
Faktor risiko
o Genetik
o DM pada kembar monozigot,anak dari orang tua pengidap DM,dan pada
kelompok etnis tertentu
o Lingkungan
o Usia
o Obesitas merupakan faktor utama DM
o Resistensi insulin
o Faktor diet

PENCEGAHAN PENYAKIT:OSTEOPOROSIS dan FRAKTUR


PANGGUL

VII.

VIII.
IX.
X.

XI.

XII.

XIII.

XIV.

Kelompok kerja World Health Organisation (WHO) dan consensus ahli


mendefinisikan osteoporosis menjadi penyakit yang ditandai dengan rendahnya massa
tulang dan memburuknya mikrostruktural jaringan tulang, yang menyebabakan
kerapuhan tulang sehingga meningkatkan risiko terjadinya fraktur. Dimana keadaan
tersebut tidak memberikan keluhan klinis, kecuali apabila telah terjadi fraktur (tief in
the night).
Saat ini > 150 ribu kasus fraktur yang berkaitan dg osteooporosis di UK (60 ribu
diantaranya fraktur panggul)
Di AS 1,2 juta kasus
Peningkatan usia harapan hidup dan peurunan angka kelahiran , pola peningkatan
osteoporosis diperkirakan pada 2025 akan di negara berkembang , contohnya
Indonesia
Distribusi osteoporosis( gibney,2008)
Lebih banyak di derita wanita daripada pria
Pada tahun 1990 Banyak ditemukan pada negara maju namun pada 2025
diperkirakan akan ditemukan dinegara berkembang
Masa mineral tulang yang rendah dapat menyebabkan munculnya fraktur. Hal ini
disebabkan oleh :
Kurangnya latihan fisik(kehidupan sedentari)
Asupan vitamin D dan kalsium yang buruk
Pubertas yang lambat
Konsumsi alkohol yang berlebihan
Diagnosis osteoporosis
Sinar X yang sederhana
Pengukuran densitas mineral tulang
Pemeriksaan radiologis yang lain ,ex:CT kuantitatif
Penanda pergantian tulang, dapat dilihat pada urin
Interaksi lingkungan,genotipe dan masa tulang (gibney,2008)

EPIDEMIOLOGI KEMATIAN IBU YANG BERHUBUNGAN


DENGAN GIZI
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat
derajat kesehatan perempuan. Angka kematian ibu juga merupakan salah
satu target yang telah ditentukan dalam tujuan pembangunan millenium
yaitu tujuan ke 5 yaitu meningkatkan kesehatan ibu dimana target yang
akan dicapai sampai tahun 2015adalah mengurangi sampai resiko
jumlah kematian ibu. (SDKI 2012)
Setiap ibu hamil menghadapi risiko terjadinya kematian, sehingga salah
satu upaya menurunkan tingkat kematian ibu adalah meningkatkan status
kesehatan ibu hamil sampai bersalin melalui pelayanan ibu hamil sampai
masa nifas (riskesdas 2013)

XV.

Rerata nasional Konsumsi Energi per Kapita per Hari adalah 1.735,5
kkal. Sebanyak 21 provinsi mempunyai rerata Konsumsi Energi per
Kapita per Hari dibawah rerata nasional .
masalah kurang energi kronis (KEK) pada wanita hamil berdasarkan
indikator Lingkar Lengan Atas (LiLA). Untuk menggambarkan adanya
risiko (KEK) dalam kaitannya dengan kesehatan reproduksi pada wanita
hamil dan WUS digunakan ambang batas nilai rerata LILA <23,5 cm.
(riskesdas 2013)
Secara nasional, proporsi anemia penduduk 1 tahun adalah 21,7 persen,
pada balita 12-59 bulan adalah 28,1 persen, dan ibu hamil sebesar 37,1
persen. (riskesdas 2013)

DAFTAR PUSTAKA

Hasil Riset kesehatan dasar 2013


MASRIZAL Desember 2007. Anemia Defisiensi Besi. Jurnal Kesehatan
Masyarakat Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran
Universitas Andalas, II, 140-142.
Gibney ,et al.2005.gizi kesehatan masyarakat.jakarta:ECG
WHO.2005.the global report burden disease
http://www.ilunifk83.com/
http://asli-obat-herbal.com/kanker-penyebab-kematian-terbanyak-ke-7-diindonesia
http://dr-suparyanto.blogspot.com/2011/08/gangguan-akibat-kekuranganyodium-gaky.html
http://yunita3504.wordpress.com
http://fahrarien.blogspot.com/2012/04/gangguan-kekurangan-yodium-gaky.html