Anda di halaman 1dari 6

BAB V

UJI KERUCUT PASIR (SAND CONE TEST)


CASTM D-1 556)
5.1 TUJUAN
Maksud dari pengujian ini adalah untuk menentukan kepadatan tanah di lapangan dan
kepadatan relatif tanah (%) terhadap kepadatan tanah dari hasil pengujian di laboratorium
(hasil pemadatan kompaksi).
5.2 RUANG L1NGKUP
Menentukan kepadatan tanah di lapangan, dengan cara mengukur dry density tanah tersebut
serta kepadatan relatif tanah (%) terhadap kepadatan tanah hasil pengujian kompaksi di
laboratorium.
5.3 TEORI
Penentuan kepadatan tanah di lapangan dengan cara mengukur dry density tanah tersebut.
Metode ini biasanya digunakan untuk mengctahui hasil pemadatan material urugan.
5.4 PERALATAN YANG DIGUNAKAN
a. Kerucut pasir yang terdiri dari :
Botol (dari gelas atau plastik), yang nantinya akan diisi pasir
Kran yang dapat dibuka - tutup
Corong berupa kerucut
Plat dasar
b. Timbangan
Timbangan dengan kapasitas 10 kg dengan ketelitian 1,0 gram
Timbingan dengan kapasitas 500 gram dengan ketelitian 0,1 gram
c. Alat pembantu
Palu, pahat, sendok besar untuk membuat lubang pada tanah juga tempat tanah (cawan),
kuas
d. Alat perlengkapan penentuan kadar air

5.5 BAHAN YANG DIGUNAKAN


Pasir bersih yang kering (pasir Ottawa atau pasir kuarsa lokal yang bersih, seragam bulat
butirannya), yang lolos saringan No.20, tetapi tcrtahan di saringan No.30.
5.6 PROSEDUR PENGUJIAN
Persiapan Pengujlan
a. Sebelum pelaksanaan pengujian,yang perlu di ketahui:
b. Berat volume pasir ( pasir) dalam gr /cm3
c. Keran kerucut ditutup
Pelaksanaan Pengujian
a. Isilah botol dengan pasir secukupnya. Timbanglah berat botol bersama pasir = W1
gram.
b. Persiapkan permukaan tanah yang akan diuji, sehingga diperoleh bidang rata dan datar.
Letakkan plat dasar diatas tanah, buat tanda lubang plat pada tanah.
c. Buat/gali lubang pada tanah didalam tanda batas yang telah dibuat, dengan kedalaman
10 cm berbentuk cekungan. Kerjakan hati-hati dan hindarkan terganggunya tanah
disekitar dinding dasar lubang. Perlu sangat hati-hati untuk tanah yang mudah longsor
(tanah non kohesif).
d. Kumpulkan/masukkan tanah hasil galian (jangan sampai ada yanag tercecer) dalam
cawan yang telah diketahui berat = W3 (berat cawan kosong = W2 gram).
e. Dengan plat dasar di atas tanah, letakkan botol pasir dengan menghadapkan kebawah di
tengah plat dasar. Buka kran dan tunggu pasir mengalir mengisi lubang dan corong,
kemudian tutup kran
f. Tutup botol bersama corong dengan pasir yang masih dalam botol kemudian ditimbang
= W4 gram.
g. Ambil sebagian tanah d alam cawan dan periksa kadar ai rnya, misal
didapat kadar air = w(%).
5.7

PERHITUNGAN
1) Volume Lubang
[(

)
(

2)
3)

(
)

5.8 TATA CARA PEMBUATAN LAPORAN


Materi yang hams dilaporkan schubungan dengan praktiicum ini adalah scbagai bcriki a Mcnentukan
kcpadatan relatif tanah (crhadap kcpadatan lanah dari hasil pcngujia laboratorium
5.1 Mcngambil kesimpulan
5.2 Faktor kesalahan

5.9 GAMBAR PERALATAN PENGUJIAN

5.10

LAMPIRAN FORMULIR PENGUJIAN

Ada 1 (satu) formulir pcngujian

BAB VI
D1NAMIC CONE PENETROMETER TEST (DCP)
6.1 TUJUAN
Pengujian ini dilakukan untuk dapat mengctahui kekuatan suatu pada kedalaman +1,0 meter,
yang dapat dikorelasikan dengan nilai CBR lapangan.
6.2 RUANG LINGKUP
Menentukan nilai CBR lapangan pada kedalaman tanah tertentu + 1,0 meter.
6.3 TEORI
Pengujian ini biasanya digunakan untuk keperluan perkerasan jalan, untuk mendapatkan tilai
CBR lapangan suatu subgrade untuk dasar perkerasan jalan.
6.4 PERALATAN YANG DIGUNAKAN Alat DCP yang terdiri dari :
Hammer/penumbuk beban
Konus dan stang/stick untuk penetrasi kedalam tanah
Mistar ukur yang dilekatkan pada stang/stick

6.5 BAHAN YANG DIGUNAKAN


a. Kertas formulir pengujian, pulpen pencatat data
6.6 PROSEDUR PENGUJIAN
1. Letakkan penetroneter yang telah dirakit di atas tanah yang akan diperiksa. Letakkan alat
ini sedemikian rupa sehingga berada dalam posisi vertikal, penyimpangan sedikit saja akan
menyebabkan kesalahan pengukuran yang relatif besar.
2. Baca posisi awal penunjuk mistar ukur (Xo) dalam satuan mm yang tcrdekal Penunjukan
Xo ini tidak perlu tepat pada angka nol (0) karena nilai Xo akan dipcrhitungkan pada nilai
penetrasi. Masukkan nilai Xo pada formulir pcrhitungan data kolom ke-2 untuk tumbukan
n = 0 (ban's ke-1).

3. Angkat palu penumbuk sampai menyentuh pegangan lalu lepaskan sehingga menumbuk

landasan penumbuk, ini menyebabkan konus menembus tanah di bawahnya.


4. Baca posisi penunjukan mistar ukur (X1) setelah teijadi penetrasi. Masukkaa nilai X1 pada
formulir pada kolom ke-2 pada baris ke-2 (n = 1). Isilah kolom ke-3 pada formulir data
yaitu selisih antara X1 dan Xo (X11 - Xo). Kemudian isi formulir data besamya nilai:
5.
6. Ulangi lagi prosedur dan 4 berulangkali sampai batas kedalaman yang akan diperiksa.
Masukkan data X2, Xj,......., Xn pada kolom ke-2 sesuai dengan baris n=2, n=3......n=n.
isilah kolom ke-3 pada fonnulir data yaitu selisih antara-nilai X11 dengan Xo (I, 2, 3,4,...n).
Isilah kolom kc-4 (tumbukan per 25 mm) dengan rumus :

6.7 PERHITUNGAN
Perhitungan dengan menggunakan mceode uji ini menggunakan chart/grafik/tabel hubungan
nilai DCP (jumlah tumbukan) dengan nilai CBR lapangan.
6.8 TATA CARA PEMBUATAN LAPORAN
a. Materi yang harus dilaporkan sehubungan dengan praktikum ini adaJah sebagai berikut: a
Mcnentukan nilai CBR Lapangan
b. Mengambil kesimpulan
c. Faktor kesalahan
6.9 GAMBAR PERALATAN PENGUJIAN
6.10

TABEL NILAI CBR LAPANGAN


Mm/blow
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16

Nilai CBR
70
65
43
30
29
26
23
21
20
19
16
15
13

Mm/blow
18
19
20
23
25
28
33
38
43
60-70
80-100

Nilai CBR
12
10
9
8
7
6
5
4
3
2
<1