Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan

: Upaya Pencegahan dan Pemberantasan DHF

Hari / Tanggal

: jumat 23 mei 2014

Waktu

: 20 menit

Tempat

: Ruang Melati RSUD TUGUREJO Semarang

Sasaran

: Pasien dan orang tua.

A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah

dilakukan

pendidikan

kesehatan

tentang

upaya

pemberantasan dan pencegahan DHF diharapkan peserta didik mampu


memahami dan mengerti tentang upaya pemberantasan dan pencegahan
DHF.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan pendidikan kesehatan ini diharapkan peserta didik
mampu :
1.

Mengetahui tentang pengertian DHF

2.

Mengetahui penyebab DHF

3.

Mengetahu tanda-tanda DHF

4.

Mengetahui tentang program pemerintah dalam upaya pemberantasan


DHF

5.
B.

Mengetahui tentang 3M.

Sasaran
Pasien dan orang tua pasien

C.

Metode Pembelajaran
a. Ceramah
b. Tanya jawab

D.

Media Pelaksanaan
Leaflate

E. Kegiatan Belajar Mengajar

No.
1.

Kegiatan

Respon Keluarga/Pasien

Waktu

PENDAHULUAN
a. Memberi salam
b. Menyampaikan

3 menit

pokok

bahasan
c. Menyampaikan tujuan
d. Melakukan apersepsi

Menjawab salam
Menyimak
Menyimak
Menyimak

2.

ISI
Penyampaian materi tentang:
a. Definisi

(pengertian)

12 menit

Memperhatikan
DHF
b. Penyebab DHF
c. Tanda dan gejala DHF
d. Ciri - ciri nyamuk Memperhatikan
Memperhatikan
Aedesaigepty
e. Tindakan bila anak DHF Memperhatikan
f. Pencegahan DHF
Memperhatikan

3.

PENUTUP
a.
b.
c.
d.

Diskusi
Kesimpulan
Evaluasi
Memberikan
penutup

F.

Waktu Pelaksanaan

5 menit
Aktif bertanya
salam

Memperhatikan
Menjawab pertanyaan
Menjawab salam

Hari

: Jumat

Tanggal

: 23 Mei 2014

Jam

: 10.00

G. Materi
DHF
A. Pengertian
DHF (Dengue Haemorhagic Fever) atau yang lazim disebut Demam
Berdarah yaitu infeksi akut yang disebabkan oleh virus yang masuk ke
dalam tubuh melalui gigitan nyamuk aedes aegepty betina yang dapat
menggigit berkali-kali.
Pengertian lain adalah infeksi akut yang ditandai dengan demam
mendadak dan terjadi perdarahan baik di kulit maupun bagian tubuh yang
lain. Masa inkubasinya adalah 3-13 hari, rata-rata 5-8 hari.
DHF terutama menyerang anak, remaja dan dewasa dan seringkali
menyebabkan kematian bagi penderita.
B. Penyebab
DHF disebabkan oleh penularan virus yang dibawa oleh virus yang masuk
ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk aedes aegepty betina.
Cara penularannya adalah apabila anak yang sakit DHF di dalam darahnya
mengandung virus. Bila anak digigit nyamuk aedes aegepty maka bibit
penyakit itu terhisap masuk dalam tubuh nyamuk. Dan bila nyamuk
tersebut menggigit anak lain (anak sehat) maka anak itu akan dapat tertular
penyakit ini.
C. Ciri-ciri nyamuk Aedes Aegepty
Badannya kecil
Warnanya hitam dan berbelang belang
Mengigit pada siang hari
Badannya mendatar saat hinggap

Gemar hidup ditempat tempat yang gelap (terhindar dari sinar


matahari) terutama pada tempat
D. Tanda DHF
a. Demam tinggi 2 7 hari disertai mengigil
b. Mual dan muntah
c. Pegal pegal pada seluruh badan
d. Perdarahan di bawah kulit
e. Perdarahan lain ; batuk darah, muntah darah, berak darah dan
kencingss darah
E. Tindakkan yang dilakukan bila penderita dirawat di rumah sakit
a. Penderita harus tirah baring atau istirahat total di tempat tidur
b. Penderita diberi diit makanan lunak
c. Penderita harus minum banyak (2-2,5 liter/24 jam) dapat berupa : susu,
teh manis, sirup dan oralit. Pemberian cairan merupakan hal yang
paling penting bagi penderita demam berdarah
d. Pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium (setiap
hari darah penderita diambil untuk pemeriksaan Hb, HT dan trombosit)
e. Foto throkas (Rontgen)
f. Pemberian cairan intravena (infus)
g. Transfusi darah
h. Pemasangan NGT (bila terjadi perdarahan pada saluran cerna)
i. Pemberian therapi obat.
F. Mencegah terjadinya penyakit demam berdarah.
Tindakkan yang dilakukan adalah dengan memutuskan rantai
siklus hidup nyamuk aedes aegypti pada fase nyamuk dewasa dan fase
larva hidup. Dapat dilakukan dengan cara :
1. Memelihara lingkungan tetap bersih dan cukup sinar matahari.
2. Melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan cara :

Menutup dan menguras tempat penampungan air setiap minggu


agar bebas dari jentik nyamuk.

Mengubur, membakar dan membuang kaleng bekas, botol bekas,


tempurung dan sampah lain sehingga tidak menjadi tempat
perindukkan nyamuk aedes aegypti.

Rapikan halaman dan jangan biarkan semak semak di halaman


tak terurus.

Bersihkan selokan agar air dapat mengalir dengan lancar.

Tidak membiarkan kain/baju baju tergantung.

Lakukan penyemprotan nyamuk (bila memang diperlukan)

H. Metoda Evaluasi
a. Struktur :
1) Media yang digunakan dalam acara penyuluhan semuanya lengkap
2) Materi disiapkan dalam bentuk makalah dan dibuat dalam leaflate agar
penyampaian kepada pasien dan keluarga pasien lebih mudah.
b. Proses penyuluhan :
1) Penyuluhan kesehatan tentang DHF berjalan dengan baik, pasien dan
keluarga dapat memahami penyuluhan yang diberikan.
2) Di dalam proses penyuluhan diharapkan terjadi interaksi
c. Hasil
Peserta penyuluhan dapat memahami dari apa yang disampaikan
dan mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh penyuluh.

SAP
(Satuan Acara Pengajaran)
UPAYA PEMENUHAN NUTRISI PADA ANAK DIARE
Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Ajar Pendidikan Kesehatan

Disusun Oleh :

PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN SEMARANG


POLTEKKES KEMENKES SEMARANG
2014