Anda di halaman 1dari 10

Least Significant Bit Modification Technique

for Audio Steganography with encrypt RDEA


Awang Pradana 5114201062

Tengku Musri 5114201064

Teknik informatika
Fakultas teknologi informasi
Institut teknologi sepuluh nopember
2014

literatur

Steganografi
Cover Audio dan Secret Message : Media yang akan digunakan.
Analog to Digital Convert : konversi sinyal ke analog.
LSB ( Least Significant Bit) : Metode sederhana dan efisien yang biasa digunakan untuk steganografi.
Enkripsi RDEA Pengembangan dari DES.

Related Work
Dari paper sebelumnya membahas yaitu :
1. Enkripsi pada paper sebelumnya yaitu dengan menggunakan AES 256.
2. Analog to Digital / Digital to Analog konversi.
3. LSB menggunakan bit selection dan MSB sebagai sample selection mapping.

Teknik Modifikasi
Teknik Modifikasi LSB
Merupakan teknik yang paling sederhana dan paling sering di gunakan pada teknik steganografi audio,
didalam teknik ini, LSB menyembunyikan sedikit data pada sample audio. Kepentingan LSB pada saat
penggabungan sangat kecil. Namun LSB sendiri akan memberikan noise pada audio sehingga akan sangat mudah
di ketahui bahwa audio ini telah di sisipkan teknik dari steganografi. Apabila noise meningkat dari ambang batas
yang di tentukan maka akan sangat mudah terdeteksi menggunakan teknik steganalysis, maka otomatis teknik
tersebut gagal, dengan adanya teknik encrypt dapat membantu agar audio ini tidak di curigai.

Teknik Modifikasi
Teknik Modifikasi Enkripsi RDEA

Random Data Encrypt Algorithm (RDEA) Merupakan implementasi evolusi dari algoritma DES, fitur yang
membedakan antara RDEA dan DES yaitu penggunaan pseudo acak pada kunci cipher di dalam algoritma
enkripsi dan membuat pembentukan protokol baru pada kunci cipher yang tertanam dalam teks cipher.
Teknik dari RDEA ini mengubah secret key yang ada pada setiap blok yaitu pada secret key yang memiliki
panjang 128 byte sampai dengan 256 byte atau bisa tergantung dengan sistem memori yang tersedia, sehingga
dapat menghasilkan jumlah maksimum chiper key. Secret key dipilih secara acak sehingga akan menambah
kompleksitas dari serangan bruce force.

Skenario Proses Encoder


Cover
Audio

Analog
to Digital
Convert

Enhanced
LSB

Secret
Message

Encrypt
RDEA

Digital
to
Analog
Convert

StegoAudio

Pada gambar ini menujukan proses encoder pada LSB.


Dari cover audio berbentuk analog kemudian di convert
menjadi bentuk digital menggunakan ADC. Lalu pada
sampel Kemudian di gabungkan pesan rahasia yang
sudah berbentuk digital yang telah di encrypt
menggunakan algoritma RDEA, setelah ada
penggabungan maka di convert lagi ke bentuk analog
melalui DAC. Dalam kasus algoritma steganografi
break, penggunaan yang algoritma enkripsi akan
membuat pesan rahasia dienkripsi sehingga tidak mudah
untuk penyusup melakukan steganalisis

Algoritma Enkripsi RDEA


1

(A)

Pilot key

1 0 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 1 1 0 1

(B)

Contoh penambahan SN ke chipper text, disini SN yang di hasilkan dari random generator (10011011),
pilot key disini sebagai patokan untuk penempatan SN.
(a) Gambar ini adalah sebagai cipher text yang akan di enkripsi.
(b) Gambar ini adalah hasil dari penambahan SN pada panjang bit yang di masukkan.

Skenario Proses Decoder


StegoAudio

ADC

Enhanced
LSB
Extraction

Pada scenario ini menujukan proses decoder pada LSB.


Dari Stego Audio berbentuk analog kemudian di
convert menjadi bentuk digital menggunakan ADC.
Lalu pada sampel kemudian melakukan Ektraksi mode
LSB sehingga menghasil kan
cover audio dan
melakukan dekripsi RDEa untuk mendapatkan secret
message.

DAC

Descryption
RDEA

Cover
Audio
Secret
Message

Kesimpulan
Adanya penelitian ini dapat memperluas teknik untuk steganografi audio,
khususnya pada teknik modifikasi sehingga lebih aman dari steganalisis. Dan
diharapkan algoritma enksripsi RDEA yang ada pada secret message dapat
meningkatkan kesulitan terhadap serangan yang dilakukan brute force .
Adanya LSB Pada tingkat maksimum penggunaan pesan rahasia per bit sample
sangat kecil sementara tingkat minimum penggunaan satu bit pesan rahasia per
delapan sample pada host message.

Referensi
[1] E. Algorithm, FUndtim Data, Twenty Second Natl. Radio Sci. Conf., no. Nrsc, 2005.
[2] M. Asad, J. Gilani, and A. Khalid, An Enhanced Least Significant Bit Modification Technique for
Audio Steganography, Univ. Eng. Technol. Taxila, pp. 143147, 2011.
[3] A. Bhattacharya and S. Banerjee, Reversible Data Encryption Algorithm, CSE Dep. Herit. Inst. Technol.
/ Kolkata, pp. 4043, 2012
[4] Zamani, M., Manaf A, Ahma, R.B., Jaryani, F., Taherdoost, H., Zeki, AM., "A secure audio
steganogrphy approach", Internaonal Conference for Internet Technology a decured Tmnsactions
2009, Page(s): 1 6.
[5] Gopalan, K., "Audio steganography using bit modifiation", 2003 IEEE Internaonal Conference on
Acoustics, Speech, and Signal Processing, Page(s): II - 421-4 vol.2.
[6] Kaliappan Gopalan, "A Unifield Audio and Image Steganogrphy by Spectrum Modifiation",
International Conference on Industrial Technology 2009, Page(s): 1 - 5.