Anda di halaman 1dari 1

1.

Model pertumbuhan Solow menunjukkan bagaimana tabungan, pertumbuhan populasi, dan


kemajuan teknologi mempengaruhi tingkat output perekonomian dan pertumbuhannya
sepanjang waktu. Model pertumbuhan Solow menunjukkan bahwa dalam jangka panjang,
tingkat tabungan perekonomian menunjukkan ukuran persediaan modal dan produksinya.
Semakin tinggi tingkat tabungan, maka persediaan modal juga semakin tinggi, dan tingkat
output juga semakin tinggi. Dalam model Solow, kenaikan dalam tingkat tabungan
memunculkan periode pertumbuhan yang cepat, tetapi berangsur-angsur pertumbuhan itu
melambat ketika kondisi mapan yang baru telah dicapai. Jadi, meskipun tingkat tabungan yang
tinggi menghasilkan tingkat output kondisi-mapan yang tinggi, tabungan itu sendiri tidak dapat
menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.
Peranan tabungan (saving) dalam mempengaruhi pertumbuhan ekonomi menuju tingkat
keseimbangan (steady-state) yaitu bahwa tabungan yang lebih tinggi mengarah ke pertumbuhan
yang lebih cepat. Kenaikan dalam tingkat tabungan meningkatkan pertumbuhan sampai
perekonomian mencapai kondisi mapan baru.
Kondisi steady-state dengan adanya peningkatan dalam tingkat tabungan (saving) nasional
dalam gambar:
Investasi dan penyusutan
k
S2f(k)

S1f(k)
Kenaikan dalam
tingkat tabungan
meningkatkan
investasi

K1

K2

Modal per pekerja, k

Menyebabkan persediaan modal tumbuh


menuju titik keseimbangan baru

Dalam gambar tersebut perekonomian diasumsikan dimulai dalam tingkat modal mapan dengan
tingkat bunga dan persediaan modal pada k1. Ketika tingkat tabungan meningkat dari s1 ke s2,
kurva sf(k) bergeser ke atas. Pada tingkat bunga awal s1 dan persediaan modal awal k1, jumlah
investasi menghapus semua penyusutan. Setelah tingkat tabungan meningkat, secara otomatis
investasi menjadi lebih tinggi, tetapi persediaan modal dan penyusutan tidak berubah. Karena
itu investasi melebihi penyusutan. Persediaan modal akan berangsur-angsur naik sampai
perekonomian mencapai tingkat modal mapan yang baru di titik k2 yang memiliki persediaan
modal dan tingkat output yang lebih tinggi ketimbang tingkat modal sebelumnya.