Anda di halaman 1dari 21

Case Poli

Corpus Alienum
Serangga (Kecoa) AD
Oleh:
Febia Arinda, S. Ked
04124705069
Pembimbing: dr. Yoan Levia Magdi,
Sp.THT-KL
Bagian Ilmu Penyakit Telinga, Hidung, dan Tenggorokan
Rumah Sakit dr. Mohammad Hoesin
Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya
2014

Laporan Kasus

Identitas Penderita
Nama
Umur
Jenis Kelamin
Pekerjaan
Alamat
Status Poliklinik

: Tn. G
: 48 tahun
: Laki-laki
: Petani
: Desa Pematang Kijang, Jejawi, OKI
: Pasien baru

Anamnesis
Keluhan utama:
Kemasukan serangga (Kecoa) pada telinga kanan
sejak 6 jam smrs

Riwayat Perjalanan Penyakit:


6 jam smrs pasien mengaku kemasukan
serangga (Kecoa) pada telinga kanan, serangga
dirasakan masih bergerak-gerak di liang telinga (+),
pasien kemudian mencoba mengeluarkan serangga
dengan cara dikait menggunakan kawat, namun
hanya bagian ekor dan badannya saja yang dapat
dikeluarkan. Serangga dirasakan mati/tidak lagi
bergerak.

Telinga terasa nyeri (+), keluar cairan (-), keluar


darah (-), telinga terasa penuh (+), pendengaran
terganggu (+), riwayat keluar cairan dari telinga
sebelumnya (-). Pasien kemudian berobat ke rumah
sakit Kayu Agung dan dirujuk ke RSMH Palembang.
Riwayat penyakit yang pernah diderita: Tidak ada

Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Keadaan umum
Kesadaran
Gizi
Tekanan darah
Nadi
Pernafasan
Suhu

: Tampak sakit sedang


: Compos mentis
: Cukup
: 120/80 mmHg
: 82 x/menit
: 22 x/menit
: 36,4 c

Jantung:
HR 82 x/menit, murmur (-), gallop (-)
Paru-paru:
Vesikuler (+) normal, ronkhi (-), wheezing (-)
Abdomen:
Datar, lemas, hepar dan lien tidak teraba
Ekstremitas:
edema (-)

Status Lokalis
Aurikula Dekstra (AD)
Regio retroaurikula, regio zigomatikus,
aurikula: tak ada kelainan
MAE lapang, edema (-), hiperemis (+),
sekret (+) serous, erosi (+), furunkel (-),
serumen (-)
Membran timpani: Sulit dinilai

Aurikula Sinistra (AS)


Regio retroaurikula, regio zigomatikus, aurikula:
tak ada kelainan
MAE lapang, edema (-), hiperemis (-), Membran
timpani: putih, oval, refleks cahaya (+) posisi jam
5, retraksi (-), bulging (-), perforasi (-), sekret (-),
furunkel (-), serumen (-)

Tes Khusus
1. Tes Garpu Tala
Aurikula Dekstra
Tes rinne
: Belum dilakukan
Tes weber : Belum dilakukan
Tes swabach: Belum dilakukan
Aurikula Sinistra
Tes rinne
: Belum dilakukan
Tes weber : Belum dilakukan
Tes swabach: Belum dilakukan

2. Tes Audiometri: tidak dilakukan

3. Tes fungsi tuba


Aurikula Dekstra
Tes valsava
: Belum dilakukan
Tes Toynbee
: Belum dilakukan
Aurikula Sinistra
Tes valsava
: Belum dilakukan
Tes Toynbee
: Belum dilakukan
4. Tes kalori : tidak dilakukan

Hidung
1. Tes fungsi hidung : pasase kanan=kiri
2. Hidung luar
: tak ada kelainan
3. Rhinoskopi anterior dan posterior
: dalam
batas normal
4. Pemeriksaan sinus paranasal
: tak ada
kelainan

Tenggorokan
1. Rongga mulut
: tak ada kelainan
2. Faring
:
Palatum molle simetris, uvula ditengah, pilar
anterior dan posterior tenang, dinding
belakang faring tenang, tonsil palatina T1-T1,
rata, kenyal, lekat, kripta tidak lebar, dentritus
(-), hiperemis (-), ulkus/tumor (-)

3. Laring

Laringoskop tidak langsung:


Tonsila lingualis eutropi, valekula tenang, fosa
piriformis tenang, epiglotis tenang, aritenoid
tenang, pita suara pergerakan simetris, rima
glotis lapang, trakea ditengah
Laringoskop langsung: tidak dilakukan

Diagnosis kerja

Corpus Alienum Serangga (Kecoa) AD

Pengobatan
Tindakan
Ekstraksi Corpus alienum
Medikamentosa
Lokal
Lidoakain spray
Sistemik
Antibiotik : Amoxicilin 3x500 mg
Analgetik : Kalium Diclofenac 2x50 mg

Edukasi:
- Menjaga kebersihan telinga
- Jangan mengorek telinga menggunakan kawat
- Makan obat secara teratur
- Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal
Prognosis
Dubia ad bonam

Terima Kasih