Anda di halaman 1dari 12

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

PRAKTIKUM
ELEKTRONIKA DASAR

Tgl. Efektif Praktik

02.12.2014 14.12.2014

KAB. BOGOR

08.00 - Selesai

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Di era globalisasi sekarang ini, semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi di dunia. Ilmu pengetahuan dan teknologi ini dimanfaatkan dan dikembangkan oleh
manusia untuk dapat membantu pekerjaan mereka sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan
dengan lebih mudah dan efesien. Oleh karena itu, setiap orang dituntut agar mampu
beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut. Sebenarnya
intansi pendidikan di Indonesia dan negara lainnya telah menerapkan perkembangan iptek
tersebut, salah satunya seperti adanya pembelajaran mengenai rangkaian elektronika.
Pratikum membuat speaker aktif dengan tujuan mendapat pembelajaran mandiri
mengenai rangkaian elektronika dan memenuhi tugas pertama pratik rangkaian elektronika.
Pratik ini akan tetap berguna untuk pratik-praktik selanjutnya.
Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis mengangkat judul PRAKTIKUM
MEMBUAT POWER AMPLIFIER/SPEAKER AKTIF . Pratikum dan penulis mengharapkan
dengan adanya alat ini bisa mempermudah pekerjaan manusia dan memanfaatkannya.

1.2 Permasalahan dan Pembatasan Masalah


1.2.1 Permasalahan
Dalam praktik perancangan dan pembuatan rangkaian ini, pratikum mendapat tugas membuat
speaker aktif. Dimana rangkaian tersebut harus dapat dipahami cara kerjanya oleh pratikum.

1.3 Tujuan Dan Manfaat


1.3.1 Tujuan
Adapun tujuan dari pembuatan rangkaian ini adalah:

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 1

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

1. Untuk mengetahui cara kerja sebuah rangkaian speaker.


2. Agar bisa mengaplikasikan gambar rangkaian ke dalam bentuk layout di papan PCB.

3. Mempelajari cara pembuatan speaker secara sederhana.


1.3.2 Manfaat
Manfaat penulisan laporan akhir ini adalah:
1. Mampu membuat speaker aktiv.
2. Memahami sistem kerja rangkaian.
3. Membantu dan mempermudah kerja manusia dalam memanfaatkan suaranya.
1.4 Metode
1.4.1 Metode Literatur
Dalam penyusunan laporan ini, mengumpulkan data dan referensi yang mendukung laporan
ini dari berbagai sumber, baik dari perpustakaan maupun internet.
1.4.2 Metode Try and Error
Percobaan yang dilakukan bertujuan untuk mempraktikan, mengecek, dan mengetahui
berhasil atau tidak berhasil percobaan yang telah dibuat.
1.4.3 Metode Perencanaan dan Perancangan Rangkaian
Sebelum melakukan praktikum ini, terlebih dahulu melakukan perencanaan, penyediaan, serta
perlengkapan peralatan-peralatan dan komponen-komponen lain yang dibutuhkan dalam
pembuatan rangkaian.
1.4.4 Metode Pengujian
Pengujian hasil rancangan rangkaian dilakukan setelah semua alat dirangkai di papan PCB yang
telah ada layoutnya, setelah semuanya dirangkai dengan benar maka kami melakukan
pengujian hidup atau tidaknya alat yang dibuat.
BAB II
DASAR TEORI
2.1 Tinjauan Umum
Semakin modern sebuah zaman maka semakin banyak manusia yang mengembangkan
iptek untuk mempermudah pekerjaannya seperti memakai speaker untuk kepentingan hiburan
ataupun penyampai informasi massal. Sebelum merakit speaker kita harus diwajibkan
mengetahui komponen-komponen dasar elektronika. Seperti Resistor, Transistor dan
Kapasitor.

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 2

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

2.1.1 Resistor
Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk memberikan hambatan
terhadap aliran arus listrik. Dalam rangkaian listrik dibutuhkan resistor dengan spesifikasi
tertentu, seperti besar hambatan, arus maksimum yang boleh dilewatkan dan karakteristik
hambatan terhadap suhu dan panas. Resistor memberikan hambatan agar komponen yang
diberi tegangan tidak dialiri dengan arus yang besar, serta dapat digunakan sebagai pembagi
tegangan. Tipe resistor yang umum adalah berbentuk tabung dengan dua kaki tembaga di kiri
dan kanan. Pada badannya terdapat lingkaran membentuk gelang kode warna untuk
memudahkan pemakai mengenali besar resistansi tanpa mengukur besarnya dengan
Ohmmeter. Kode warna tersebut adalah standar manufaktur yang dikeluarkan oleh EIA
(Electronic Industries Association) seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut.

Cara membaca :
a. Gelang I angka puluhan
b. Gelang II angka satuan
c. Gelang III faktor pengali
d. Gelang IV toleransi
Contoh
Cincin 1 (coklat) = digit pertama / nilai = 1
Cincin 2 (ungu) = digit kedua / nilai = 7
Cincin 3 (merah) = faktor pengali = x 102

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 3

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

Cincin 4 (emas) = toleransi = 5%


Jadi nilai resistor tersebut adalah:
= 17 x 100 dengan toleransi 5%
= 1700 dengan toleransi 5%
Nilai toleransi pada resistor merupakan kualitas dari resistor itu sendiri, walaupun
resistor memiliki nilai tahanan yang tetap, tetapi pada kenyataannya nilai tahanan ini dapat
berubah jika terpengaruh oleh faktor eksternal misalnya adalah suhu (temperatur). Besarnya
perubahan terhadap suhu tersebut tergantung dari nilai toleransi yang tertera pada cincin ke
empat pada badan resistor.
Contoh: dari hasil perhitungan nilai tahanan tersebut diatas diperoleh hasil 1700
dengan toleransi 5%, maka rentang nilai minimum dan maksimum resistor tersebut adalah:
Rentang nilai minimum dan maksimum resistor
1700 x 5% = 85
Nilai minimum = 1700 - 85 = 1615
Nilai maksimum = 1700 + 85 = 1785
Jadi rentang nilai tahanan dari resistor tersebut jika terjadi perubahan suhu adalah
1615-1785. Semakin kecil nilai toleransi maka semakin kecil pula rentang-nya perubahan
nilai tahanan suatu resistor, atau dengan kata lain semakin kecil nilai toleransi semakin baik
pula kualitas resistor tersebut.
2.1.2 Transistor
Pada tulisan tentang semikonduktor telah dijelaskan bagaimana sambungan NPN
maupun PNP menjadi sebuah transistor. Telah disinggung juga sedikit tentang arus bisa yang
memungkinkan elektron dan hole berdifusi antara kolektor dan emitor menerjang lapisan base
yang tipis itu. Sebagai rangkuman, prinsip kerja transistor adalah arus bias base-emiter yang
kecil mengatur besar arus kolektor-emiter. Bagian penting berikutnya adalah bagaimana
caranya memberi arus bisa yang tepat sehingga transistor dapat bekerja optimal.
2.1.3 Kapasitor
Kapasitor (Kondensator) yang dalam rangkaian elektronika dilambangkan dengan huruf
C adalah suatu alat yang dapat menyimpan energi/muatan listrik di dalam medan listrik,
dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kapasitor

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 4

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

ditemukan oleh Michael Faraday (1791-1867). Satuan kapasitor disebut Farad (F). Satu Farad =
9 x 1011 cm2 yang artinya luas permukaan kepingan tersebut.

BAB III
PEMBUATAN PENYEARAH GELOMBANG PENUH 12 V DAN 5V

Sistematik Kerja Pembuatan Penyearah Gelombang Penuh 12 V dan 5V.


1. Mencari rangkaian yang sudah ditentukan
2. Menggambar rangkaian dan layout.
Gbr. Rangkaian schematik Penyearah 12 V dan 5 V

Gbr.Lay Out Rangkaian Penyearah 12 V dan 5 V

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 5

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

Ic 7812

Ic 7805

A.
Alat - Alat.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Solder
Tang potong
Tang kombinasi
Cutter
Tang capit
AVO meter
Sedot Timah

B. Bahan - Bahan.
Untuk pembuatan rangkaian Penyearah 12 V dan 5 V ini diperlukan komponen - komponen
yang antara lain :
1. Diode

4 buah.

2. Capasitor

1 buah.

3. IC 7805

1 buah.

4 . IC 7812

1 buah.

5. Papan PCB 10 x 7 cm
6. Kabel Power
7. Kawat email/jumper
8. Trafo

2 A.

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 6

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

BAB V
PERAKITAN

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 7

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

2014

Page 8

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

2014

Page 9

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

LAPORAN PRAKTIK
ELEKTRONIKA DASAR

PRAKTIKUM MEMBUAT POWER AMPLIFIER/SPEAKER AKTIF

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 10

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

2014

Disusun oleh :
Nama

: DAVID AKBAR

PROVINSI JAWA BARAT


BALAI LATIHAN KERJA KABUPATEN BOGOR
KECAMATAN JASINGA
2014

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

Page 11

Laporan Praktikum Elektronika Dasar

Praktikum Elektronika Dasar: Membuat Power Amplifier/Speaker Aktif


Gedung Serbaguna Kecamatan Jasinga

2014

Page 12