Anda di halaman 1dari 4

PROPOSAL

PERMOHONAN BANTUAN MODAL


SEKTOR PERIKANAN
KABUPATEN KLATEN
TAHUN ANGGARAN 2008

Diajukan Oleh:
ABDUL ROCHIM

DK. NGABEAN, KELURAHAN KADIBOLO


KECAMATAN WEDI, KABUPATEN KLATEN

Kadibolo, 10 April 2008


Hal
Lampiran

: Permohonan Bantuan Modal


: 1 berkas
Kepada
Yth. Ibu Kepala Dinas
Pertanian dan Ketahanan Pangan
Kabupaten Klaten
C.q. Subdin Perikanan
di Klaten

Assalamualaikum wr. wb.


Dengan hormat saya sampaikan kepada Ibu Kepala Dinas Perikanan dan
Ketahanan Pangan, bahwasannya bersama proposal ini saya pribadi mengajukan
permohonan bantuan modal guna mendukung usaha saya pada bidang perikanan,
khususnya budi daya ikan Lele Dumbo.
Saya sangat mengharapkan bantuan modal pinjaman lunak dan saya akan
bertanggung jawab atas bantuan modal yang diberikan serta mempergunakan dengan
sungguh-sungguh.
Kiranya itu yang perlu saya smpaikan kepada Ibu. Besar harapan saya atas
terkabulnya permohonan ini. Atas segala perhatiannya saya mengucapkan banyak
terima kasih.
Wassalamualaikum wr. wb.

Penyuluh Pertanian

Kepala Desa Kadibolo

Ir. I Gusti Made Slamet


NIP. 080127858

Budi Santoso

Camat Wedi

Kepala CD Wilayah II

Ir. Endro Susilo

Bambang Sugiyanto, STP


NIP. 080063037

Tembusan:
1. Komisi II DPRD Kab. Klaten
2. Camat Wedi
3. Kepala Desa Kadibolo

Ketua Kelompok Tani

Panut

Petugas Teknis Perikanan

Sarbini
NIP. 080021665

PROPOSAL PERMOHONAN BANTUAN MODAL


SKTOR PERIKANAN KABUPATEN KLATEN
TAHUN ANGGARAN 2008
I.

PENDAHULUAN
Kebutuhan lele segar dan bibit di kota Klaten dan sekitarnya masih
kurang, ini terbukti Klaten dan sekitarnya masih menjadi pangsa pasar ikan lele
dari Tulung Agung.
Maka dari itu alangkah baiknya pengadaan ikan lele segar dan bibit lele
perlu ditingkatkan untuk memenuhi permintaan konsumen di wilayah kota
Klaten sendiri dan kota sekitarnya.
Dengan demikian kita bisa menciptakan lapangan kerja di sektor
perikanan ini dengan tujuan bisa menigkatkan kesejahteraan keluarga bagi
petani ikan itu sendiri. Sementara untuk perlembangan ke arah itu saya pribadi
masih kekurangan modal.

II.

RENCANA PENGGUNAAN MODAL


Modal sendiri yang ada:
1. Keuangan

Rp. 1.000.000,-

2. 1 Pompa air

Rp.

200.000,-

3. 7 Bak permanen untuk pebesaran ukuran 2 x 2 m2


Biaya pembuatan

Rp. 3.000.000,-

4. 2 Bak permanen untuk pembibitan ukuran 2 x 1 m2


Biaya pembuatan
5. 10 Ekor induk lele
Jadi infestasi yang ada sebsar

Rp.

200.000,-

Rp.

100.000,-_+

Rp. 4.500.000,-

Dana bantuan yang diajukan:


Apabila bantuan dapat direalisasikan maka bantuan tersebut akan saya gunakan
untuk:
1. Penambahan 3 kolam pembesaran

Rp. 2.000.000,-

2. Pembelian bibit ukuran 5-7 cm @ Rp. 100,Sebanyak 13.000 ekor


13.000 x Rp. 100,-

Rp. 1.300.000,-

3. Pembelian pakan dan obat

Rp. 6.435.000,-

4. Tenaga

Rp.

900.000,-

5. Penyusutan kolam

Rp.

100.000,-_+

Jumlah

Rp. 10.735.000,-

III. ANALISA USAHA


A. Kolam
Kolam yang dimiliki 7 unit, masing-masing berukuran 2 x 2 m 2.
Direncanakan akan dilakukan penambahan dari 7 unit kolam menjadi 10
unit kolam di lokasi usaha tersebut.
B. Biaya Operasioanal
1. Pembelian bibit ukuran 5-7 cm @ Rp. 100,Sebanyak 13.00 ekor
13.000 x Rp. 100,-

Rp. 1.300.000,-

2. Pembelian pakan dan obat

Rp. 6.435.000,-

3. Tenaga

Rp.

900.000,-

4. Penyususnan kolam

Rp.

100.000,-_+

Jumlah

Rp. 8.735.000,-

C. Analisa Hasil Produksi


1. Hasil rata-rata
2. Harga jual rata-rata
= 1.300 x Rp. 8.500,3. Keuntungan rata-rata

= 1.300 kg
= Rp. 8.700,- / kg
= Rp. 11.050.000,= Rp. 11.050.000,- Rp. 8.735.000,= Rp. 2.315.000,-

IV.

PENUTUP
Demikianlah proposal ini kami buat dengan sebenarnya agar dapat
memberi gambaran dan sebagai bahan pertimbangan sebagaimana mestinya.
Atas terkabulnya ajuan proposal ini kami ucapkan banyak terima kasih.

Kadibolo, 10 April 2008


Pemohon

Abdul Rochim
Kepala CD Wilayah II

Bambang Sugiyanto, STP


NIP. 080063037