Anda di halaman 1dari 25

IV.

HASIL DAN PEMBAHASAN

IV.1. Keadaan Umum Perusahaan


IV.1.1. Sejarah Singkat Perusahaan
PT. Agri Timur Mas adalah salah satu perusahaan
produsen pupuk NPK yang tergabung dalam group KUOK di
Malaysia. Didirikan pada tanggal 5 April 2008. Saham PT. Agri
Timur Mas saat ini masih dimiliki oleh AGRIFERT.SBhd
(Malaysia)

dan

KUOK

(Singapure)

Limited.

Berlokasi

dikawasan komplek PT.MASPHION INDUSTRIAL ESTATE


Gresik dengan menempati areal luas 4 hektar untuk area
produksi dan pergudangan. Pabrik pupuk NPK ini mulai
beroperasi pada 1 Agustus 2008, memiliki kapasitas produksi
300.000 mt per tahun. Pabrik NPK ini, menggunakan proses
dari Amerika yang dikenal FEECO yang telah dimodifikasi
sesuai dengan kondisi setempat.
IV.1.2 Tujuan dan Sasaran Perusahaan
Tujuan PT. Agri Timur Mas yaitu :
1.

Meningkatkan Utilization Factor (UF) menjadi 100%.

2.

Untukj mencapai dan meningkatkan On The Stream


Factor (OSF) menjadi 88%.

3.

Untuk mencapai Conformance Index (CI) menjadi


100%.

15

4.

Mengurangi keluhan pelanggan maksimal 24 kasus


setahun.

IV.1.3. Kebijakan Perusahaan


PT. Agri Timur Mas berkomitmen sepenuhnya untuk
menghasilkan produk yang berkualitas tinggi secara efisien
guna memenuhi kepuasan pelanggan dan peraturan dengan
meningkatkan sistem manajemen mutu secara terus-menerus.

IV.2. Manajemen Industri Secara Umum


IV.2.1. Lokasi Perusahaan
PT.Agri Timur Mas terletak di kawasan industry Masphion
V, Manyar-Gresik, Jawa Timur. Menurut Handoko (2002),
bahwa

faktor-faktor

yang

perlu

dipertimbangkan

dalam

pemilihan lokasi perusahaan adalah lingkungan masyarakat,


kedekatan dengan pasar, tenaga kerja, kedekatan dengan
bahan mentah dan supplier, fasilitas dan biaya transportasi,
serta sumber daya-sumber daya alam lainnya. Alasan-alasan
yang menjadi dasar pemilihan lokasi PT. Agri Timur Mas
adalah sebagai berikut :
1.

Berdekatan dengan fasilitas dan sarana transportasi


PT. Agri Timur Mas berada di jalur llintas Gresik-Surabaya

serta Lamongan-Tuban. Lokasi itu sangat strategis, karena


pengiriman bahan baku serta pemasaran pupuk NPK

16

semuanya dilakukan melalui jalur laut di pelabuhan Tanjung


Perak, Surabaya-Jawa Timur.
2.

Kemudahan untuk mendapatkan tenaga kerja


Kota Gresik yang merupakan kawasan industry, sehingga

terdapat banyaknya sumber tenaga kerja yang bisa diserap di


PT.Agri Timur Mas. Tenaga kerja di bidang produksi pupuk
kebanyakan berasal dari daerah Gresik dan sekitarnya
3.

Pengaruh sosial
Banyak warga sekitar pabrik yang diangkat sebagai tenaga

kerja sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran dan


juga menekan angka urbanisasi.

IV.2.2. Bentuk dan Struktur Organisasi


Struktur

Organisasi

adalah

suatu

susunan

dan

hubungan antara tiap bagian serta posisi yang ada pada suatu
organisasi atau perusahaan dalam menjalankan kegiatan
operasional untuk mencapai tujuan. Struktur Organisasi
menggambarkan dengan jelas pemisahan kegiatan pekerjaan
antara yang satu dengan yang lain dan bagaimana hubungan
aktivitas dan fungsi dibatasi. Dalam struktur organisasi yang
baik harus menjelaskan hubungan wewenang siapa melapor
kepada siapa (Nangoi, 2004).
Bagan strukstur organisasi PT. Agri Timur Mas dapat
dilihat pada Lampiran. PT. Agri Timur Mas dipimpin oleh
Directur

Utama,

yang

membawahi
17

General

Manager.

Sedangkan General Manager membawahi 6 staf yaitu Safety


Manager, Production Manager, Quality Control Manager,
Logictic Manager, Admin Manager, dan Security Manager.
Setiap manajer membawahi Kepala Pegawas tiap bagiannya.
Sedangkan tiap Kepala Pengawas membawahi Ahli tiap
bagiannya. Untuk Para Ahli akan membawahi Supervisor.
Supervisor membawahi kelompok kerja. Struktur organisasi
PT Agri Timur Mas memiliki beberapa tingkat tugas yaitu:
1.

Directur Utama
Fungsinya memimpin perusahaan secara keseluruhan
untuk

mewujudkan

tujuan

perusahaan,

dan

menyelenggarakan misi perusahaan. Adapun tugas


pokoknya antara lain :
-

Mengkoordinir Manager Umum, Produksi, Safety,


QC dalam

mengelola fungsi-fungsi perusahaan

serta tugas pokoknya..


-

Merumuskan dan menetapkan konsep bisnis.

Mengawasi dan mengendalikan jalannya usaha


secara keseluruhan

2.

General Manager
Fungsinya mengelola perusahaan sesuai dengan
bidangnya. Tugas pokoknya antara lain :
-

Menyusun atau menetapkan rencana pelaksanaan


bidangnya.

18

Mengkoordinir, mengawasi dan mengendalikan


kegiatan-kegiatan manager dibawahnya.

Menyampaikan masukan dan saran secara teratur


kepada Direktur Utama yang diperlukan dalam
menyusun konsep bisnis.

3.

Safety Manager
Bertanggung jawab kepada general manager dan
tugasnya adalah melaksanakan kebijaksanaan yang
telah

ditetapkan

oleh

general

manager

sebagai

penanggung jawab keselamatan kerja.


4.

Production Manager
Bertanggung jawab kepada general manager dan
tugasnya adalah melaksanakan kebijaksanaan yang
telah

ditetapkan

oleh

general

manager

sebagai

penanggung jawab produksi.


5.

Quality Control Manager


Bertanggung jawab kepada general manager dan
tugasnya adalah melaksanakan kebijaksanaan yang
telah

ditetapkan

oleh

general

manager

sebagai

penanggung jawab kualias produk yang dihasilkan.


6.

Logictic Manager
Bertanggung jawab kepada general manager dan
tugasnya adalah melaksanakan kebijaksanaan yang
telah

ditetapkan

oleh

19

general

manager

sebagai

penanggung jawab bahan baku dan penolong dalam


produksi.
7.

Admin Manager
Bertanggung jawab kepada general manager dan
tugasnya adalah melaksanakan kebijaksanaan yang
telah

ditetapkan

penanggung

oleh

jawab

general

dalam

manager

memberikan

sebagai
informasi

layanan bidang administrasi


8.

Security Manager
Bertanggung jawab kepada general manager dan
tugasnya adalah melaksanakan kebijaksanaan yang
telah

ditetapkan

penanggung

oleh

jawab

general
sistem

manager

sebagai

keamanan

dalam

perusahaan.
9.

Kepala Bagian (Supervisor)


Bertanggung jawab kepada Manager dan tugasnya
adalah

melaksanakan

ditetapkan

oleh

kebijaksanaan

Manager

dan

yang

telah

mengatur

serta

mengawasi kegiatan proses produksi di unit kerja


masing masing.
10. Kelompok Kerja
Melaksanaan kegiatan di unit kerja masing - masing
dan bertanggung jawab kepada Kepala Bagian.

20

IV.2.3. Ketenagakerjaan
IV.2.3.1. Klasifikasi Tenaga Kerja
Tenaga kerja yang bekerja di PT. Agri Timur Mas dibagi
menjadi beberapa bagian. Diantaranya adalah :
1. Management
2. Administrasi
3. Produksi
4. Maintenance (Perawatan atau pemeliharaan)
5. Laboratory

6. Logictic
7. Outsourcing (pekerja lepas)
Total keseluruhan tenaga kerja di PT. Agri Timur Mas adalah
sebanyak 145 staff dan 200 orang outsourcing. Jumlah
tersebut setiap tahunnya bertambah dikarenakan semakin
bertambahnya jumlah produksi di pabrik.
IV.2.3.2. Jam Kerja Karyawan
PT.Agri Timur Mas menjalankan proses produksi selama
24 jam. Sehingga pembagian jam kerja sangat dibutuhkan.
Pembagian jam kerja tersebut adalah :
1. Shift pagi (08.00 16.00)
2. Shift sore (16.00 24.00)
3. Shift malam (24.00 08.00)
Setiap divisi di PT. Agri Timur Mas masing-masing
dibagi kedalam 5 kelompok shift yang terdiri dari shift regular,
shift A, shift B, shift C, dan shift D. Shift reguler diberlakukan
21

tetap untuk

setiap

divisi

regular

seperti management,

administrasi, pengawas (koordinator), eksekutif, engineer dan


supervisor. Sedangkan untuk divisi lain secara rutin bekerja
sesuai shift yang ditentukan. Untuk shift regular jam kerja
sama dengan shift satu. Untuk bagian kantor, jam kerja pun
disamakan dengan shift regular. Hari kerja dimulai dari hari
Senin sampai Sabtu, namun untuk hari sabtu hanya sampai
pukul 12.00.
IV.2.3.3. Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Dua hal terbesar yang menjadi penyebab kecelakaan
kerja yaitu : perilaku yang tidak aman dan kondisi lingkungan
yang tidak aman, berdasarkan data dari Biro Pelatihan Tenaga
Kerja, penyebab kecelakaan yang pernah terjadi sampai saat
ini adalah diakibatkan oleh perilaku yang tidak aman sebagai
berikut:
1.

Sembrono dan tidak hati hati

2.

Tidak mematuhi peraturan

3.

Tidak mengikuti standar prosedur kerja.

4.

Tidak memakai alat pelindung diri

5.

Kondisi badan yang lemah

Persentase penyebab kecelakaan kerja yaitu 3%


dikarenakan sebab yang tidak bisa dihindarkan (seperti
bencana alam) , selain itu 24% dikarenakan lingkungan atau
peralatan yang tidak memenuhi syarat, dan 73% dikarenakan
perilaku yang tidak aman. Cara efektif untuk mencegah
22

terjadinya kecelakaan kerja adalah dengan menghindari


terjadinya lima perilaku tidak aman yang telah disebutkan di
atas.
Tim K3 pada PT. Agri Timur mas dibentuk dengan
tujuan sebagai berikut ;
1. Mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan,
kebakaran, peledakan, penyakit akibat kerja dan
pencemaran lingkungan.
2. Mengamankan mesin, instalasi, peralatan kerja,
bahan baku dan hasil produksi yang dapat
menimbulkan kecelakaan/gangguan kesehatan.
3. Menciptakan lingkungan dan tempat kerja yang
aman,

nyaman

dan

sehat

sehingga

setiap

karyawan dapat bekerja secara produktif dan


sungguh-sungguh serta terjamin keselamatannya.

IV.2.4. Tata Letak Pabrik


PT.Agri Timur Mas menempati areal tanah seluas 4
Ha. Menurut Handoko (2002), bahwa dengan adanya
penentuan tata letak fasilitas, diharapkan penggunaan ruang
yang tersedia dapat dilakukan seefektif mungkin, menurunkan
biaya penanganan bahan, jarak angkut, menjaga keselamatan
karyawan

dan

barang

yang

sedang

menghindari berbagai bentuk pemborosan.

23

diproses,

serta

IV.2.5. Material Produksi


IV.2.5.1. Bahan Baku
Bahan baku merupakan bahan utama yang digunakan
untuk

memproduksi

suatu

produk.

Bahan

baku

yang

digunakan dalam produksi pupuk NPK di PT. Agri timur mas


cukup beragam. Kandungan tersebut didasarkan kebutuhan
pupuk yang dipesan oleh konsumen. Bahan baku tersebut
kebanyakan diimport dari luar negeri. Seperti Mesir dan
Australia. Bahan baku utamanya antara lain :
1.

Urea KALTIM, Urea Pusri dan urea China.


Pupuk kimia yang mengandung Nitrogen (N) berkadar
tinggi. Unsur Nitrogen merupakan zat hara yang sangat
diperlukan tanaman. Pupuk Urea berbentuk butir-butir
kristal berwarna putih, dengan rumus kimia NH2
CONH2, merupakan pupuk yang mudah larut dalam air
dan

sifatnya

sangat

mudah

menghisap

air

(higroskopis), karena itu sebaiknya disimpan di tempat


kering dan tertutup rapat. Pupuk urea mengandung
unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap
100 kg urea mengandung 46 kg Nitrogen.
2.

Rock phosphate (dust, halus, kasar dan China)


Bahan baku ini mengandung P2O5 sebesar 30-32%
yang

berguna

untuk

menambahkan

unsure

(phosphor) sebagai bahan utama pupuk NPK.

24

3.

Gafsa Reactive rock Phosphate


Bahan baku ini mengandung P2O5 sebesar 28-30%
yang

berguna

untuk

menambahkan

unsure

(phosphor) sebagai bahan utama pupuk NPK.


4.

Egypt rock phosphate


Bahan baku ini mengandung P2O5 sebesar 28-30%.
Bahan baku ini diimport langsung dari Mesir.

5.

MOD ( pupuk KCL)


Bahan baku ini berfungsi sebagai penambah unsure K
(kalium) sebagai bahan utama pupuk NPK. Kandungan
minimal K2O dalam pupuk ini sebesar 60%.

IV.2.5.2. Bahan Penolong


Selain bahan baku, PT. Agri Timur Mas juga
menggunakan bahan penolong dalam proses produksinya.
Bahan penolong yang digunakan PT. Agri Timur Mas untuk
membuat pupuk NPK terdiri dari :
1.

E-mag
Bahan ini mengandung MgO sebesar 90-95% dan
berfungsi sebagai penambahan unsure Magnesium.

2.

Kieserite
Fungsi

bahan

ini

sama

dengan

E-mag,

tetapi

kandungan unsure MgO dalam bahan ini hanya 27%.


3.

Borax pentahydrate
Bahan ini merupakan bahan tambahan yang memiliki
kandungan B2O3 minimal sebesar 48%.
25

4.

Copper sulphate pentahydrate


Bahan penolong ini memiliki kandungan CuO minimal
sebesar 32%.

5.

Zink sulphate pentahydrate


Pada bahan ini terdapat ZnO minimal sebesar 28%.

6.

Monoammuium phosphate
Bahan ini mengandung unsure N dan P2O5 masingmasing sebesar 11% dan 48%

7.

Diamonium phosphate
Bahan ini mengandung unsure N dan P2O5 masingmasing sebesar 18% dan 46%

8.

Super dolomite
Bahan ini mengandung unsure MgO dan CaO masingmasing sebesar 20% dan 30%

9.

Agrimag
Bahan ini mengandung unsure MgO dan B2O3 masingmasing sebesar 70% dan 11%.

10. Agripeat
Bahan ini mengandung unsure B2O3, CuO, dan ZnO
masing-masing sebesar 7,68%, 5,2% dan 5%.
11. Brow clay, filter
12. Wonder clay, anti caking agent

26

IV.2.6. Mesin dan Peralatan


Mesin dan peralatan merupakan salah satu faktor yang
penting di dalam proses produksi karena fungsinya membantu
dan memberikan kemudahan pekerja dalam melakukan
proses produksi. Hal ini sesuai dengan pendapat
(2004)

bahwa

membantu

adanya

manusia

mesin-mesin
dalam

produksi

melakukan

Assauri
sangat
proses

pengerjaan/produksi suatu barang yang berkaitan dengan


peningkatan produktivitas karyawan dan memperbanyak
produk baik variasi maupun jumlahnya untuk memenuhi
kebutuhan manusia.
Mesin dan peralatan yang digunakan PT. Agri Timur
Mas sebagian besar beroperasi secara otomatis yang
membutuhkan tenaga manusia sebagai operator. Mesin dan
peralatan tersebut dijalankan secara terus - menerus selama
24 jam. Periode berhentinya mesin tidak menentu dan dapat
berubah sesuai dengan kebutuhan produksi. Daftar mesin dan
peralatan yang digunakan PT. Agri Timur Mas dapat dilihat
pada Lampiran 8.
Pemilihan serta penempatan mesin dan peralatan yang
sesuai sangat menunjang kelancaran proses produksi yang
dilaksanakan. Pada proses produksi, mesin dan peralatan
diletakkan berdasarkan urutan proses (process layout). Tata
letak process layout, yaitu semua mesin dan peralatan yang
sejenis ditempatkan dalam suatu departemen yang sama.
27

Menurut Suharto (2004), dalam process atau functional layout


semua operasi dengan sifat yang sama dikelompokkan dalam
departemen yang sama pada suatu industri..

IV.2.7. Pengendalian Mutu


Perbaikan yang berkesinambungan pada produk untuk
memenuhi kebutuhan pelanggan, memberikan keberhasilan
usaha dan mengembalikan investasi kepada para pemegang
saham dan pemilik perusahaan merupakan tujuan utama dari
pengendalian mutu (Assauri, 2004).
Setelah menetapkan mutu tertentu dari suatu produk,
maka perlu diadakan pengawasan sejauh mana mutu tersebut
dapat dipertahankan agar tidak terjadi ketimpangan yang
mengakibatkan konsumen merasa kecewa dengan produk
yang telah dibelinya. Bila sudah terjadi ketimpangan maka
akan timbul efek yang lebih jauh bagi perusahaan berupa
penanggungan biaya beban kerugian untuk jaminan mutu
produk atau efek lain yang sangat merugikan perusahaan
berupa penurunan volume penjualan yang akan mengurangi
profit margin perusahaan secara menyeluruh (Hadiwiyardjo,
2005).
IV.2.7.1

Pengendalian Mutu Bahan Baku dan Bahan


Penunjang
Bahan baku dengan kualitas yang bagus maka akan

menghasilkan produk yang bagus pula. Oleh karena itu, PT.


28

Agri Timur Mas melakukan pemeriksaan bahan baku maupun


bahan

penolong

sebelum

proses

produksi

dilakukan.

Pemeriksaan tersebut di lakukan di laboratorium Quality


Control PT. Agri Timur Mas. Menurut Bonnel (2004), kegiatan
pengendalian mutu dapat berupa tindakan yang berupa
pengetesan, pengukuran, dan pemeriksaan untuk mengetahui
atau membuktikan bahwa engineering dan disain telah sesuai
dengan kriteria yang telah digariskan.
Pengendalian mutu terhadap bahan pembuatan pupuk
merupakan tahapan pengontrolan awal agar didapatkan
produk yang baik. Oleh karena itu PT. Agri Timur

Mas

melakukan pemeriksaan semua bahan yang akan diproses


untuk pembuatan pupuk NPK. Pemeriksaan tersebut di
lakukan di laboratorium departemen Quality Control PT. Agri
Timur Mas. Pengendalian mutu untuk baku yang baru datang
dapat dilihat dalam tabel IV.1 quality control 1 (bahan baku
yang baru datang) dibawah ini.

Tabel IV.1 Quality control 1 (bahan baku yang baru datang)


Inspeksi
frekuensi
ukuran sampel Remark
AS
Setiap
min, 500g
analisis kimia
kedatangan
Urea
Kandungan
nutrien, pH
Rock
phosphate
MAP
analisa fisik
DAP
uap,ukuran partikel

29

MOP
E-mag
Kleserite
Filler

Pengendalian mutu bahan baku ditempat penyimpanan dapat


dilihat dalam tabel IV.2 quality control 2 (bahan baku ditempat
penyimpanan) dibawah ini.

Tabel IV.2 Quality control 2 (bahan baku ditempat penyimpanan)


Inspeksi
AS
Urea

frekuensi
Selasa 1&3
sumber N

Rock
phosphate
MAP
DAP

Kamis 1&3

MOP
E-mag
Kleserite
Filler

Selasa 2&4
phosphat

ukuran sampel
min, 500g

K, clay

Remark
analisis kimia
Kandungan
nutrien, pH

analisa fisik
uap,ukuran partikel

Kamis 2&4
MgO, TE

IV.2.7.2. Pengendalian Mutu Proses


Proses produksi juga memerlukan pengendalian mutu
khusus agar hasil produk yang didapat lebih baik. Proses
pengendalian mutu pada proses produksi pupuk NPK di PT.
Agri Timur Mas dilakukan melalui 2 macam yaitu quality
control 3 pada saat pencampuran bahan baku di batching
section dan quality control 4 yang dilakukan pada tahapan
30

granulation section dan screening section. Pengendalian mutu


pada saat pencampuran bahan baku dapat dilihat pada tabel
IV.3 quality control 3 (pencampuran bahan baku) dibawah ini.

Tabel IV.3 Quality control 3 (pencampuran bahan baku)


Inspeksi
Seperti
ditentukan
dalam formula

frekuensi
4 jam
komposit
(REC)

ukuran sampel
500 g/hr

Remark
Analisa
kimia N,P,K
Mg, nutrient
Wajib lain
dan KF

Pengendalian mutu pada saat recycle bahan baku dapat


dilihat pada tabel IV.4 quality control 4 (recycle bahan baku)
dibawah ini.
Tabel IV.4 Quality control 4 (recycle bahan baku)
Inspeksi
Seperti
ditentukan
dalam formula

frekuensi
4 jam
komposit
(REC)

ukuran sampel
500 g/hr

Remark
Analisa
kimia N,P,K
Mg, nutrient
Wajib lain
dan KF

IV.2.7.3. Pengendalian Mutu Produk Akhir


Untuk melakukan pengendalian mutu produk akhir, PT.
Agri Timur Mas melakukan beberapa pengujian terhadap
produk yang dihasilkan. Pengendalian mutu produk akhir
dilakukan dengan menguji sampling hasil dari pupuk yang

31

diproduksi tiap jamnya. Diagram alir analisa rutin pengujian


sample produk akhir dapat dilihat pada lampiran 10.
Setiap pengujian sampel memiliki prosedur pengujian.
Prosedur pengujian sample tersebut antara lain adalah :
1. Setiap bahan yang akan diseleksi harus dalam
keadaan utuh dan dalam kondisi eksternal yang baik.
2. Setiap karung harus dalam posisi horizontal.
3. Slot (pembukaan) harus menghadap ke bawah ketika
slotting ke dalam karung.
4. Ketika menyelidiki sepenuhnya penetreated, putar
1800 sehingga slot menghadap ke atas untuk mengisi
dengan sampel sebelum dicabut.
5. Sampel kosong (inti) diletakkan di plastik bersih atau
kantong kertas
6. Campur secara menyeluruh untuk membentuk sampel
yang representatif (komposit)
7. Simpan dalam wadah kedap udara dan kemudian
dibawa ke laboratorium untuk persiapan dan analisis.
8. Jika sampel komposit diperlukan oleh dua pihak atau
lebih untuk analisis, sub-sampling yang tepat harus
dilakukan.
Pengujian sample untuk pengendalian mutu produk
akhir terdapat dalam tabel IV.5 quality control 5 (produk akhir)
dibawah ini.

32

Tabel IV.5 Quality control 5 (produk akhir)


Inspeksi
Seperti
ditentukan
dalam formula

frekuensi
tiap jam
(spl)

ukuran sampel
500 g

Remark
analisa kimia NPK
Mg, nutrient wajib
Lain, dan KF
analisa ukuran
partikel,kekerasan
densitas,
kecenderungan
caking visual, dan
disintegrasi

Pengendalian mutu produk akhir terhadap produk


didalam penyimpanan terdapat dalam tabel IV.6 quality control
6 (produk akhir di penyimpanan) dibawah ini.

Tabel IV.6 Quality control 6 (produk akhir di penyimpanan)


Inspeksi
Seperti
ditentukan
dalam formula

frekuensi
wajib

ukuran sampel
500 g/hr

Remark
seperti
disyaratkan
standart

Dalam pengujian produk akhir di PT. Agri Timur Mas


terdapat beberap alat pengujian sample yang ada di
laboraturium departemen Quality Control. Dari berbagai
macam alat tersebut memiliki prinsip kerja dan fungsi masingmasing. Parameter, metode dan alat yang digunakan dalam
pengujian sample produk akhir dapat dilihat dalam tabel IV.7.

33

Tabel IV.7 Parameter, metode, dan alat yang digunakan dalam


pengujian sample produk akhir
Parameter
Nitrogen (N)
Phosphor(P2O5)

Prinsip (metode)

alat

Destilasi
spectrophotometric
Molybdovana
Dophosphate
flame photometric
atomic absorption

Kjeldahl distillation unit


spectrophotometer

Boron (B2O3)
Copper (CuO)

Zomethine
atomic absorption

Zinc (ZnO)

atomic absorption

spectrophotometer
atomic absorption
spectrophotometer
atomic absorption
spectrophotometer

Potassium (K2O)
Magnesium
(MgO)

flame photometer
atomic absorption
spectrophotometer

Gambar alat-alat yang digunakan untuk pegujian sample


tersebut dapat dilihat dibawah ini.

Gambar IV.1 kjeldahl distillation unit

34

Gambar IV.2 Flame Photometer

Gambar IV.3 Spectrophotometer

35

Gambar IV.2 atomic absorption spectrophotometer

IV.2.7. Pengolahan Limbah


PT. Agri Timur Mas merupakan perusahaan yang
hanya mengolah bahan baku jadi untuk proses produksi.
Sehingga limbah yang dihasilkan juga sangat minimum sekali
bahkan tidak ada. Limbah gas hasil emisi gas engine pun
dimanfaatkan

untuk

proses

produksi.

Bisa

dikatakan,

perusahaan ini tidak menghasilkan limbah.

IV.2.8 Pemasaran
Menurut

Chandra

(2002),

definisi

pemasaran

mencakup proses sosial dan manajerial dimana individu dan


kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan
inginkan melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran
36

barang dan jasa yang bernilai antara satu sama lain. Selain itu
pemasaran juga dapat diartikan sebagai proses perencanaan
dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi, dan
distribusi, barang dan jasa dalam rangka memuaskan tujuan
individu dan organisasi. Strategi pemasaran merupakan
sebuah rencana komprehensif untuk melaksanakan tindakan
yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan
tertentu dalam lingkungan tertentu (Winardi, 2001). Strategi
pemasaran memegang peranan yang sangat penting dalam
rangka usaha menembus pasar dan meningkatkan volume
penjualan. Strategi dapat dikatakan sebagai cara atau teknik
untuk mencapai tujuan.
Strategi pemasaran yang baik dapat ditempuh melalui
diversifikasi produk disertai dengan peningkatan kualitas, pola
distribusi yang tepat, harga yang cukup bersaing dan aktifitas
promosi yang menarik. Dengan adanya kombinasi dari
berbagai komponen tersebut, konsumen akan lebih tertarik
untuk melakukan proses pembelian. Pada akhirnya strategi
tersebut

akan

mengantarkan

perusahaan

untuk

dapat

memaksimalkan keuntungan (profit maximation).


PT. Agri Timur Mas sebagai perusahaan penghasil
pupuk NPK berhasil menguasai pasar pupuk NPK khususnya
untuk tanaman perkebunan yang kebanyakan merupakan
milik perusahaan perkebunan besar di Indonesia.

37

Pupuk NPK yang dihasilkan oleh PT. Agri Timur Mas


mampu bersaingan dengan produsen pupuk lain di Indonesia.
Dengan kualitas yang sudah terdaftar dalam standart nasional
Indonesia (SNI 02-2803-2000 certified) dan stadart Malaysia
(MS 49:1994 certified), pupuk NPK yang diproduksi PT.Agri
Timur Mas mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 dan
membuat kemajuan pesat dalam pemasaran produknya.
Produk pupuk NPK yang dihasilkan PT. Agri Timur Mas
memiliki dua brand merk ternama yang dapat dilihat pada
gambar dibawah ini dengan harga penjualan sekitar Rp.
320.000,00 sampai Rp. 350.000,00.

Plus
Gambar IV.5 Brand merk Hi-Kay Plus 13/6/27/4 +0.65B

Gambar IV.6 Brand merk Bunga Raya Merah

Cakupan pemasaran dari pupuk NPK produksi PT. Agri


Timur Mas meliputi wilayah luar pulau Jawa. Hal tersebut
dikarenakan banyak perkebunan besar baik perkebunan
38

coklat, kelapa sawit, berkembang disana. Berikut merupakan


gambar peta pemasaran pupuk NPK PT. Agri Timur Mas.

Gambar IV.7 Peta pemasaran produk pupuk PT. Agri Timur Mas di
Indonesia

39