Anda di halaman 1dari 6

TUGAS ANALISIS FILM

A BEAUTIFUL MIND

DISUSUN OLEH :
NAMA

: SUNIKA PUSPA SUCI

NIM

: 14977

BLOK

: 3.3

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2014

1. Resume Film
Film

beautiful

mind

menceritakan

perjuangan seorang matematikawan genius


bernama John Forbes Nash, yang menderita
skizofrenia

yang

berhasil

menciptakan

konsep ekonomi yang sekarang dijadikan


sebagai dasar teori ekonomi kontemporer
yang membuatnya meraih Nobel pada tahun
1994.
Film a beautiful main diawali dengan kisah Nash muda pada tahun 1948. Nash
memulai hari-hari pertama kuliah di universitas Princeton. Nash, laki-laki sederhana dari
West Virginia yang digambarkan sebagai pribadi yang suka menyendiri, pemalu, rendah diri
dan introvert dan juga sedikit aneh Aku tidak terlalu suka berhubungan dengan orang
banyak dan orang lain tidak suka dengan ku.Selain itu juga Nash adalah laki-laki arogan
yang bangga dengan kepandaiannya.Nash tidak menyukai kelas dan buku.Nash lebih suka
menghabiskan waktu untuk mendapatkan ide orisinil untuk meraih gelar doktornya.
Nash mendapatkan teman sekamar, Charles Herman yang sangat mengerti dengan
keadaannya.Charles Herman mempunyai seorang keponakan perempuan bernama Marcee.
Nash sangat suka menulis dikaca kamar dan perpustakaan. Disaat Nash sedang bersama-sama
teman-temannya di Cafe, secara tak diduga Nash mendapatkan ide untuk konsep baru dalam
ekonomi yang bertentangan dengan teori ekonomi modern dari Adam Smith. Konsep inilah
yang dinamakan dengan Teori Keseimbangan yang mengantarkan Nash meraih gelar
doktornya dan dapat diterima sebagai peneliti dan pengajar di tempat yang bergengsi,
Wheeler Defense Labs di MIT Campus bersama kedua temannya Sol dan Bender.
Kehidupan Nash mulai berubah saat ia diminta Pentagon untuk dapat memecahkan kode
rahasia yang dikirim tentara Uni Soviet dan bertemu dengan agen rahasia William
Parcher.William Parcher meminta Nash menjadi seorang mata-mata untuk memecah kodekode yang ada di surat kabar dan majalah. Untuk dapat mengakses tempat pengantaran hasil
analisis dari kode- kode yang ada, di tangan kiri Nash ditanam tabung elektrolik ion radium
yang berupa angka-angka isotop sebagai kode.

Dikampus Nash bertemu Alicia Larde seorang mahasiswinya yang cantik yang
membuat Nash sadar bahwa seseorang itu membutuhkan cinta didalam hidupnya. Setelah
proses pendekatan, Nash dan Alicia menikah. Setelah menikah kelakukan Nash semakin
parah dan selalu merasa terancam karena pekerjaannya sebagai agen rahasia. Nash sangat
ketakutan dan terlihat aneh.
Alicia merasa ada yang tidak beres dengan keadaan suaminya menelpon Dr. Rosen
seorang Psikiater. Saat Nash mengisi sebuah seminar di Harvard University, Dr. Rosen
menangkap Nash dan memasukan Nash kedalam Rumah Sakit Jiwa. Saat di Rumah Sakit
inilah baru terungkap bahwa Nash menderita penyakit Skizofrenia paranoid.Semua tentang
Charles Herman, Marcee dan William Parcher hanyalah halusinasi Nash semata.
Di rumah sakit jiwa, Nash menjalani pengobatannya seperti minum obat-obatan
antipsikiatik dan di ECT (Electroshock Therapy) sebanyak lima kali seminggu selama 10
minggu. Setelah keadaan Nash sestabil, Nash bisa pulang kerumah dan dirawat di rumah oleh
Alicia istrinya dengan setiap hari harus meminum obatnya.Saat stabil ini halusinasinya tidak
kembali lagi tapi sayangnya Nash tidak minum obat dengan rutin membuat halusinasinya
kembali lagi.
William Parcher, Charles Herman dan Marcee kembali menggangu Nash sampai
membuat Nash tak bisa lagi lepas dari mereka. Nash kembali menjalani pengobatan dan
sudah mulai dapat mengontrol halusinasinya sendiri.
Nash bekerja di Princeton University di bagian perpustakaan untuk membuat Nash
terbiasa dengan kehidupan disekitarnya. Setelah sekin lama berada di perpustakaan kampus
akhirnya bisa kembali mengajar dikelas. Pada tahun 1994, Prof. John Nash mendapat
penghargaan Nobel atas teori keseimbangannya dan dengan bantuan dan dukungan dari
istrinya yang setia dan keluarga serta teman-temanya Nash bisa terlepas dari halusinasinya.

2. Didalam film a beautiful mind digambarkan bahwa John Nash mengalami halusinasi.
Halusinasi Visual/Penglihatan : John Nash dapat melihat Charles Herman,
Marcee dan William Parcher yang nyatanya orang lain tidak bisa melihat
mereka.
Halusinasi Auditori/Pendengaran :John Nash dapat mendengar bisikan angka
dan kata-kata, serta mendengar suara dan berkomunikasi dengan Charles
Herman, Marcee dan William Parcher
Halusinasi Taktil/Perabaan: John Nash merasa di tangan kirinya tertanam kode
rahasia (berbentuk tabung elektronik ion radium)sebagai kode akses ke agen
rahasia padahal tidak pernah ada.
3. Level Halusinasi yang di derita oleh John Nash:
a. Tingkat I (Comforting / Menyenangkan)
Saat John Nash bertemu pertama kali dengan Charles Herman yang dia
anggap sebagai teman sekamarnya. Nash merasa senang ada teman
yang bisa memahami dan mengerti tentang keadaannya.
John Nash merasa senang saat bertemu dengan Willian Parcher yang
mengajaknya bekerja sama sebagai agen dalam misi rahasia yang
menganggap Nash satu-satunya orang yang dapat memecahkan kode
rahasia dalam misi tersebut.
Ketika John Nash bertemu dengan Marcee, keponakan dari Charles
Herman. Nash merasa senang saat bermain bersama dengan Marcee
dan juga Marcee sangat peduli dengannya.
b. Tingkat II (Condemning /Menjengkelkan, Menyalahkan)
Saat Nash menikahi Alicia Larde, Willian Parcher menyalahkan Nash,
karena di dalam halusinasinya William Parcher takut kalau Alicia akan
menganggu Nash dalam melaksanaankan tugas rahasia.
Saat Nash didalam halusinasinya mengangap dia akan ditangkap oleh
agen Rusia dan Charles Herman seolah menyalahkan Nash
c. Tingkat III (Controling /Mengontrol)
Nash sudah mulai dikontrol oleh halusinasinya sendiri saat menjadi
agen rahasia dari William Parcher dan selalu merasa di teror akan
adanya agen lain yang dapat mengangkapnya.
Saat Nash harus selalu menyampaikan pesan rahasia yang dia letakkan
di Cambridge MA

d. Tingkat IV (Conquering /Menyatu dengan tubuh, Menaklukan, di perintah )


Disaat Nash merasa frustasi karena ide orisinil ditolak, Charles
Herman menyuruh Nash memukulkan kembali kepalanya di dinding
Disaat Nash menganggap bahwa dia sedang dikejar oleh agen rahasia
lain, William Parcher menyuruh Nash untuk menembak dua orang
yang ada di dalam mobil yang sedang mengikutinya
Nash di perintah untuk menghentikan Alicia menelpon Dr. Rosen oleh
William Parcher
Nash di perintah untuk menghentikan Alicia untuk pergi dengan
mobilnya dan juga Charles Herman menyuruh Nash untuk menaati
semua perintah Willian Parcher
4. Penanganan Halusinasi
a. Tingkat 1
Pasien bisa didistraksi secara terus menerus dengan cara mengajak
pasien mengobrol, menemaninya sehingga pasien tidak merasa
sendirian ataupun juga bisa melakukan kegiatan yang pasien sukai
Mengajarkan pasien cara mengangani halusinasi seperti bila halusinasi
tersebut muncul mengabaikannya ataupun bicara dengan orang lain.
b. Tingkat II
Management halusinasi seperti menghardik, mengabaikan, bicara
dengan orang lain, menyibukkan diri denga kegiatan yang bisa
membuat pasien lupa akan halusinasinya
Support keluarga
Terapi pengobatan

c. Tingkat III
Support penuh dari keluarga : perhatian dan kesabaran keluarga dalam
menemani atauoun memberikan penjelasan kepada pasien bahwa yang
dialihat, dengar ataupun rasakan adalah hal yang semu/ tidak nyata
selain itu juga bisa menjadi PMO dan yakinkan pasien bisa mengontrol
halusinasi
Terapi pengobatan
Terapi kerja dan terapi kelompok
d. Tingkat IV

ECT
Terapi Pengobatan
Modifikasi lingkungan yang nyaman dan bisa mendukung dalam
proses pengobatan dan menjadi PMO
Support keluarga : yakinkan bahwa pasien pasti bisa mengontrol
halusinasinya dan selalu siap sedia saat pasien memerlukan