Anda di halaman 1dari 10

PERKAWINAN

Pengertian
Nikah : Menghimpun, mengumpulkan.
Menurut Istilah: Akad yang menghalalkan pergaulan
antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram,
sehingga menimbulkan hak dan kewajiban di antara
keduanya
Dasar Hukum
1. Q.S. Ar-Rum [30] : 21 : Dan diantara tanda-tanda
kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan
perbedaan bahasamu dan warna kulitmu.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi orang yang mengetahui.
2. Q.S. an-Najm [53]:45: Dan sesungguhnya Dialah
yang menciptakan laki-laki dan perempuan.

Mendambakan pasangan merupakan fitrah


sebelum dewasa, dan dorongan yang sulit
dibendung setelah dewasa. Oleh karena itu
agama mensyariatkan pertemuan antara pria dan
wanita dan kemudian mengarahkan pertemuan
itu sehingga terlaksananya perkawinan dan
beralihlah kerisauan pria dan wanita menuju pada
ketentraman atau Sakinah .
Untuk mencapai tujuan tersebut al-Quran
menekankan perlunya kesiapan fisik, mental dan
ekonomi bagi yang ingin menikah.

Siapa yang
dinikahi?
Maka kawinilah siapa yang kamu senangi
dari wanita-wanita. (Q.s. An-Nisa[4]:3)
Dalam hadits dijelaskan:
Biasanya wanita dinikahi karena hartanya,
atau keturunannya atau kecantikannya
atau karena agamanya. Jatuhkan
pilihanmu atas yang beragama, karena
kalau tidak engkau akan sengsara (H.r.
Abu Hurairah)

Siapa yang tidak boleh dinikahi ?


Al-Quran, telah memerinci siapa saja yang
tidak boleh dikawini oleh seorang laki-laki:
Quran Surah An-Nisa ayat: 23-24
Larangan Karena hubungan darah
Larangan karena hubungan persusuan
Larangan karena perkawinan

Quran Surah Al-Baqarah[2] ayat 221


Larangan karena perbedaan agama

Rukun Nikah
Calon Suami
Calon Istri
Wali
Saksi
Ijab Kabul

Tujuan Pernikahan
Tujuan Pernikahan dalam Islam adalah dalam rangka
tersalurnya naluri seks secara sah,sehingga dapat
melanjutkan keturunan berdasarkan petunjuk agama.
Dalam Undang-undang No.1 tahun 1974,tentang
perkawinan pasal 1 dinyatakan bahwa tujuan perkawinan
adalah untuk membentuk keluarga bahagia
kekalberdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa, yang dalam
penjelasannya tujuan perkawinan itu berkait erat dengan
dengan keturunan,pemeliharaan dan pendidikan yang
menjadi hak dan kewajiban orang tua.

Tujuan Pernikahan
Tujuan Pernikahan dalam Islam adalah dalam
rangka tersalurnya naluri seks secara
sah,sehingga dapat melanjutkan keturunan
berdasarkan petunjuk agama.
Dalam Undang-undang No.1 tahun
1974,tentang perkawinan pasal 1 dinyatakan
bahwa tujuan perkawinan adalah untuk
membentuk keluarga bahagia kekalberdasarkan
ketuhanan Yang Maha Esa, yang dalam
penjelasannya tujuan perkawinan itu berkait erat
dengan dengan keturunan,pemeliharaan dan
pendidikan yang menjadi hak dan kewajiban
orang tua.

G. Prinsip-prinsip dalam perkawinan


Prinsip terlaksananya perintah Allah
Prinsip kerelaan antara pihak-pihak yang
bersangkutan
Prinsip nikah untuk selamanya
Prinsip Monogami

H. Hikmah Pernikahan
Memelihara Derajat Manusia
Menjaga garis keturunan
Mengembangkan kasih sayang

Tali temali perekat pernikahan


Cinta
Mawaddah
Rahmah
Amanah Allah