Anda di halaman 1dari 29

PENDAHULUAN

Pengantar
Alhammdulillah anda telah menyelesaikan modul 1, mudah-madahan Allah swt
memberikan kemudahan dalam memahami dan mengerti akan hakekat dari ilmu
fisika.
Dalam modul ini, Anda akan mempelajari gerak benda dalam lintasan lurus yang
disebut gerak lurus. Besaran-besaran Fisika yang telah Anda pelajari pada modul
pertama seperti jarak, perpindahan, kelajuan, kecepatan dan percepatan akan Anda
jumpai kembali, bahkan Anda akan melihat bagaimana hubungan atau kaitan
antara besaran-besaran tersebut.
Pertanyaan-pertanyaan seperti seberapa cepatkah gerak sebuah perahu layar yang
ditiup angin untuk sampai ke tengah laut; seberapa cepat buah kelapa saat jatuh ke
tanah dari pohonnya seberapa tinggi Anda dapat melempar bola tegak ke udara;
berapa lama waktu yang dibutuhkan bola itu sampai di ketinggian tersebut dan
pertanyaan-pertanyaan lain yang sejenis, Anda akan temukan jawabannya pada
modul ini.
Tentu saja tidak hanya itu. Masih banyak hal lain yang dapat Anda pelajari dalam
modul ini. Apa yang diuraikan dalam modul ini merupakan hokum-hukum Fisika
yang berlaku untuk semua benda yang bergerak lurus. Baik yang anda jumpai
dalam peristiwa-peristiwa alam seperti diutarakan di atas, maupun gerak alat-alat
transportasi seperti sepeda, mobil, pesawat udara bahkan roket.
Pada modul inipun ada kegiatan laboratorium untuk menunjang pemahaman anda
akan materi yang diuraikan .

Prasyarat
Dalam modul ini terlebih dahulu anda harus menguasai dan tuntas pada modul 1
tentang konsep besaran satuan dan Vektor. Dalam modul ini teori besaran dan
vektor banyak digunakan . Pelajaran matematika persamaan garis linier,
persamaan parabola dan cara membuat grafiknya anda harus menguasainya, agar
hasil belajar anda memuaskan.

Petunjuk :
1. Pelajarilah peta konsep yang ada pada setiap modul dengan teliti.
2. Pahamilah tujuan pembelajaran yang ada pada setiap modul.
3. Bacalah materi pada modul dengan cermat dan berikan tanda pada setiap

kata kunci pada setiap konsep yang dijelaskan.


4. Perhatikalah langkah langkah dalam setiap contoh penyelesaian soal.
5. Kerjakanlah latihan soal yang ada, jika mengalami kesulitan bertanyalah

kepada teman atau guru anda

6. Kerjakan tes Uji kemampuan pada setiap kegaiatan belajar sesuai

kemampuan anda. Cocokan jawaban anda dengan kunci jawaban belajar


anda.

Standar Kompetensi : 2. Menerapkan konsep dan prinsip dasar kinematika dan


Kompetensi Dasar

dinamika benda titik.


: 2.1 Menganalisis besaran fisika pada gerak dengan
kecepatan dan percepatan konstan
: 2.2 Menganalisis besaran fisika pada gerak melingkar
dengan laju konstan

Indikator / Tujuan Pembelajaran:


Setelah mempelajari bab ini diharapkan siswa dapat:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Mampu mendefinisikan pengertian gerak.


Mampu membedakan jarak dan perpindahan.
Mampu membedakan kelajuan rata-rata , kecepatan rata-rata.
Mampu menyimpulkan karakteristik gerak lurus beraturan (GLB) melalui
percobaan dan pengukuran besaran-besaran terkait.
Mampu menganalisis grafik x-t dan v-t pada gerak lurus dengan kecepatan
konstan
Mampu menganalisis besaran-besaran fisika pada gerak dengan percepatan
konstan (GLBB )
Membedakan perlajuan rata-rata dan percepatan rata-rata
Mampu menganalisis grafik x-t dan v-t pada gerak lurus dengan percepatan
konstan (GLBB)
Mampu menentukan besaran-besaran fisika pada gerak vertikal, jatuh bebas

DAFTAR ISI
halaman
1. Pendahuluan
1
2. D aftar Isi .
3
3. Peta Konsep
.3
4. KInematika Gerak
Lurus4
Jarak dan
Perpindahan.12
Kelajuan rata-rata dan Kecepatan ratarata..
Perlajuan rata-rata dan Percepatan ratarata.
Gerak Lurus Beraturan
..
Gerak Lurus Berubah
Beraturan
Gerak
Vertikal

5. Uji Kompetensi
21
6. Daftar Pustaka
.26

PETA KONSEP

KINEMATIKA GERAK LURUS


Kinematika adalah cabang Fisika yang mempelajari gerak benda tanpa
mempersoalkan penyebab gerak itu. Suatu benda dikatakan bergerak apabila
posisinya setiap saat berubah terhadap suatu acuan tertentu.
Dan benda yang mengalami gerak Lurus maka lintasannya akan berupa garis
lurus.

Jarak dan Perpindahan


Dalam kehidupan sehari-hari kata jarak dan perpindahan digunakan untuk
arti yang sama. Dalam Fisika kedua kata itu memiliki arti yang berbeda.
Jarak ( S) adalah panjang lintasan yang ditempuh, merupakan besaran skalar.
Perpindahan(S) perubahan posisi awal terhadadap posisi akhir, merupakan
besaran vektor.

S = S akhir S awal
= St S0

Ket : S = perpindahan (m)


St = posisi akhir (m)
S0 = posisi awal (m)

Perhatikan Contoh di bawah ini :


1. Sebuah benda bergerak dengan lintasan seperti pada gambar di bawah,
dengan memulai bergerak pada titik A.

Hitunglah :

a.
b.
c.
d.

Jarak tempuh dari A sampai D ?


Perpindahan dari A sampai D ?
Jarak tempuh dari A sampai C ?
Perpindahan dari A sampai C?
Penyelesaian :

a. SAD= SAB + SBC + SCD= 4 m + 3 m + 5 m = 12 m


b. SAD = SD SA = 6 m
c. SAC = SAB + SBC = 4 m + 3 m = 7 m
d. SAC =

=5m

2. Suatu partikel bergerak sepanjang lintasan lurus di bawah ini:

a. Dari A melalui B, C,D dan ke B lagi


b. Dari dari C ke D ke C lagi kemudian ke B
Tentukan jarak dan perpindahannya ?
Penyelesaian :
a. Jarak ( S )
S =S = SAB + SBC + SCD + SDB = 5 m + 4 m + 3 m + 7 m = 19 m
Perpindahan ( S )
Awal di A dan akhir di B
S AB = SB SA = 0 ( -5 ) m = 5m ( positif ke kanan )
b. Jarak ( S )
S = S =SCD + SDC + SCB = 3 m + 3 m + 4 m = 10 m
Perpindahan ( S )
SCB = SB SC = 0 4 m = - 4 m ( negatif ke kiri )

Kelajuan rata-rata dan Kecepatan rata-rata


Fisika membedakan pengertian kelajuan dan kecepatan. Kelajuan merupakan
besaran skalar, sedangkan kecepatan adalah vektor.
Kelajuan rata-rata adalah jarak yang ditempuh tiap selang waktu =
=

Kecepatan rata- rata adalah perpindahan tiap selang waktu =

=
Contoh :
3. Sebuah benda bergerak dengan lintasan seperti gambar. Hitunglah kelajuan
rata rata dan kecepatan rata-rata jika waktu yang diperlikan dari A sampai D
10 s.

Penyelesaian :
Diketahui gambar : dari A s/d D waktu tempuh 10 sekon.
a. kelajuan rata-rata?
=

b. kecepatan rata- rata ?


=

= 0,6 m/s

Perlajuan rata-rata dan Percepatan rata-rata


Pada umumnya benda bergerak sangat sulit untuk mempertahan dalam kecepatan
tetap pada setiap saat dan kecepatannya cenderung berubah-ubah. Perubahan
kelajuan benda dibagi waktu perubahan disebut perlajuan. Perlajuan merupakan
besaran skalar dan percepatan merupakan besaran vektor. Istilah perlajuan
jarang digunakan, yang sering digunakan istilah percepatan. Percepatan
perubahan kecepatan dibagi selang waktu. Persamaan untuk percepatan dapat
ditulis sbb :

percepatan ( m/s2)
= kecepatan akhir (m/s)
= kecepatan awal (m/s )
= waktu saat akhir ( s )

= waktu saat awal (s )

GERAK LURUS BERATURAN


Ciri-ciri
-

Kecepatan tetap ( v = tetap ) :Jarak yang ditempuh dalam selang waktu


yang sama adalah tetap.

Perhatikan gambar di bawah ini , gerak sebuah benda dimana tiap 1 sekon
bergerak sejauh 10 m.

Berdasarkan gambar di atas kecepatan benda tetap yaitu :


=
Grafik kecepatan terhadap waktu ( V terhadap t )

Dari grafik v terhadap t dapat ditentukan jarak tempuh benda

Jarak tempuh (S )= luas kurva


yang diarsir

Grafik Jarak tempuh ( S ) terhadap waktu ( t )


S (m)
t(s)

0
0

10
1

20
2

30
3

40
4

Berlaku :

V=

atau

Persamaan GLB
Keterangan :

v = kecepatan ( m/s )
S = Jarak tempuh ( m)
t = selang waktu ( S )

Persamaan GLB di atas, berlaku bila gerak benda memenuhi grafik S


terhadap t diatas . Pada grafik tersebut terlihat bahwa pada saat t = 0 s, maka v =
0. Artinya, pada mulanya benda diam, baru kemudian bergerak dengan kecepatan
10 m/s. Jika kita amati pada saat sedang bergerak benda tersebut telah mempunyai
jarak awal ( So ),maka persamaan GLB menjadi:
S = v . t + So
Grafik jarak (S) terhadap waktu (t) untuk GLB

Di Laboratorium untuk menyelidiki gerak suatu benda menggunakan Ticker timer.


Pita ketik ticker timer merekam serangkaian titik-titik hitam . Pada benda yang
bergerak dengan kecepatan konstan ( GLB ) pita ketik ticker timer akan mencatat
seperti gambar di bawah.

Contoh :
1. Seseorang berangkat pk 06.00 naik speda motor dan bergerak dengan kecepatan
54 km/jam akan menempuh jarak sejauh 9 km , jam berapa orang itu akan tiba di
tujuan?
Penyelesaian :
Diketahui : v = 54 km/jam = (54 x 5/18)m/s = 15 m/s

S = 9 km= 9000 m
Ditanyakan : t
Jawab :
t=

Orang itu akan tiba ditujuan pk 06.00 + 10 menit = pk 06.10


2. Gerak sebuah benda ditunjukkan oleh grafik di bawah :
Terangkan gerak benda itu dengan cara membaca grafik ?

Penyelesaian :
Dari 0 s/d 2 secon, benda bergerak lurus beraturan dan menempuh jarak 30 m,
maka kecepatan benda (v) =

= 15 m/s ,

Dari 2 s/d 6 secon, benda berhenti ( jaraknya tetap )


Dari 6 s/d 10 secon, benda kembali lagi/berbalik arah/mundur ke semula , dengan
kecepatan v =

GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN


Ciri-ciri
-

Kecepatannya berubah secara beraturan


Perubahan kecepatan setiap selang waktu yang sama tetap
( percepatannya tetap )
=

tetap.

Perhatikan gambar di bawah , sebuah mobil bergerak dengan kecepatannya


berubah secara beraturan dalam selang waktu yang sama.

Gambar di samping benda


bergerak
..
beraturan yang besarnya
...ms-2
Gambar di samping benda bergerak
..
beraturan yang besarnya
ms-2
(- )artinya
diperlambat
<0)
Bagaimana kalau kita buat grafik kecepatannegatif
(v) terhadap
waktu
(t), dimana( sumbu
horizontal waktu (t) dan sumbu vertikal kecepatan (v) dari gerak mobil di atas

Jika mula-mula kecepatan mobil yang bergerak dipercepat beraturan di atas tidak
sama dengan nol, misalnya 5 m/s dan percepatannya 5 ms -2, maka gambar
grafiknya akan seperti gambar di bawah:

Baik dari grafik maupun dari persamaan

akan didapatkan persamaan

umum kecepatan untuk GLBB sebagai berikut :


= kecepatan awal( m/s)
= kecepatan akhir (m/s)

=percepatan ( m/s2)
t= selang waktu (s)
Dari grafik v terhadap t , dapat ditentukan jarak benda ( S )

Jarak tempuh ( S )= Luas kurva


yang diarsir

S=

( luas trapesium )

Dari jarak tempuh (S) , dapat ditentukan persamaan jarak untuk GLBB yaitu :
S=

S=

S = jarak tempuh ( m )
Ket :
= kecepatan awal
( m/s )
= kecepatan akhir (m/s
= percepatan ( m/s2)

Persamaan di atas benda awal bergerak pada titik acuan ( S 0= 0), apabila
pengamatan awal benda memiliki jarak dari titik acuan , maka S 0 = 0 ( S0 = posisi
awal ), persamaan jarak S sbb

S=

Persamaan umum jarak untuk GLBB

Perhatikan lagi grafik v terhadap t , anda dapat menentukan percepatan sbb:


= tan

Dari persamaan jarak (S), dimana S =

,anda dapat menetukan grafik S

terhadap t dan grafiknya akan nampak sebagai berikut :

Dari persamaan vt= v0 +

. t dan S =

apabila disubstitusikan akan di

dapat :

Di Laboratorium untuk menyelidiki gerak suatu benda menggunakan Ticker timer.


Pita ketik ticker timer merekam serangkaian titik-titik hitam . Pada benda yang
bergerak dengan percepatan konstan ( GLBB )pita ketik ticker timer akan mencatat
seperti gambar di bawah.

Contoh Soal :
1. Sebuah benda sedang bergerak lurus, mula-mula kecepatannya 10 m/s
setelah 10 sekon kecepatannya menjadi 30 m/s. Tertukan percepatannya dan
jarak tempuh selama 10 sekon tersebut?
Penyelesaian :
Diketahui:
vo = 10 m/s
vt = 30 m/s
t = 10 s
ditanyakan : a , S
Jawab :
=

S=

= 10 m/s . 10 s + ( . 2m/s2 .102 s2) = 100 m + 100 m =

200 m
2. Sebuah mobil sedang melaju dengan kecepatan 72 km/jam karena mobilnya
ada masalah , mengalami pengereman dengan perlambatan tetap selama
20 s sampai berhenti. Tentukan perlambatan yang dialami mobil dan berapa
jarak yang ditempuh darimulai di rem hiungga berhenti ?
Penyelesaian :
Diketahui :

= 72 km/jam = (72 x 5/18)m/s = 20 m/s

=0
t = 20 s
Ditanyakan : a , S
Jawab :
=

S=
3. Perhatikan grafik gerak sebuah kendaraan bermotor di bawah ini:
Terangkan gerak kendaraan bermotor itu dengan cara membaca grafik ?

Penyelesaian :
-

Mula-mula kendaraan bergerak dengan kecepatan 10 m/s selama 4 sekon


(dari 0 s/d
4 s)bergerak lurus berubah beraturan sehingga kecepatannya
menjadi 30 m/s, anda dapat mencari kecepatannya sbb:
=

Jarak tempuh selama 4 sekon , bisa dengan persamaan jarak GLBB atau
dengan luas trapesium.
= 10 m/s . 4 s + ( . 5m/s2 .42 s2) =40m + 40m

Cara 1 : S =
80 m
Cara 2 : S =
-

xt =

Dari 4s s/d 8s ( selama 4 s) kendaraan bergerak dengan kecepatan tetap


sebesar 30 m/s , sejauh S = v.t = 30 m/s . 4 s = 120 m
Dari 8s s/d 12s ( selama 4s ) kendaraan bergerak diperlambat hingga
berhenti , anda dapat mencari perlambatan sbb :

Jarak tempuh selama 4 sekon , bisa dengan persamaan jarak GLBB atau
dengan luas segi tiga.
Cara 1 : S =

= 30 m/s . 4 s + ( . -7,5m/s2 .42 s2) = 120m

-60m=60m
Cara 2 : S =

= 60 m

Eksperimen 1:
Tujuan : Mengamati gerak lurus beraturan
Alat dan Bahan
-

Mobil mainan
Pewaktu ketik (tiker timer)
Pita ketik dan karbon
Selotif/perekat
Papan landasan
Kertas grafik

Langkah Kerja :
1. Susunlah alat dan bahan di atas seperti gambar di bawah :

2. Nyalakan mobil mainan, bersamaan dengan menyalakan tiker timer.


3. Setelah bergerak beberapa detik, matikan tiker timer.
4. Ambillah pita ketik. Potonglah pita ketik setiap 5 titik sebanyak 5 kali,
kemudian tempelkan potongan-potongan pita ketik tersebut pada kertas
grafik.

5. Dari data anda dapat menghitung kecepatan benda, waktu tiap titik titik pada
pita ketik sama dan ukurlah jarak dari titik ke titik.
Catatan :
Frequensi tiker timer sama dengan frequensi arus listrik dari PLN yaitu 50 hz
atau periodenya (T)

, jadi jarak antar titik waktunya 0,02 s.

Eksperimen 2:
Tujuan : Mengamati gerak lurus berubah beraturan
Alat dan Bahan
-

Mobil mainan
Pewaktu ketik (tiker timer)
Pita ketik dan karbon
Selotif/perekat
Papan landasan ( bidang miring )
Kertas grafik

Langkah Kerja :
1. Susunlah alat dan bahan di atas seperti gambar di bawah :

2. Nyalakan mobil mainan, bersamaan dengan menyalakan tiker timer.


3. Setelah bergerak beberapa detik, matikan tiker timer.
4. Ambillah pita ketik. Potonglah pita ketik setiap 5 titik sebanyak 5 kali,
kemudian tempelkan potongan-potongan pita ketik tersebut pada kertas
grafik.

5. Dari data anda dapat menghitung kecepatan benda, waktu tiap titik titik
pada pita ketik sama dan ukurlah jarak dari titik ke titik.
Catatan :

Frequensi tiker timer sama dengan frequensi arus listrik dari PLN yaitu 50 hz
atau periodenya (T)

, jadi jarak antar titik waktunya 0,02 s.

GERAK VERTIKAL
Gerak vertikal merupakan gerak lurus berubah beraturan dimana percepatannya
akibat gaya tarik bumi yang disebut percepatan gravitasi bumi (g).
1. Gerak vertikal ke bawah.
Gerak vertikal ke bawah, benda jatuh dari atas ke bawah, arah percepatan
garavitasi bumi searah dengan gerak benda (g= +), merupakan GLLB dipercepat.
Jadi persamaan-persamaannya sama seperti diatas:

1. Kecepatan

2. Tinggi

:h =

2. Jatuh Bebas
Gerak jatuh bebas adalah gerak vertikal ke bawah tanpa kecepatan (vo = 0 ), maka
persamaannya sbb :

1. Kecepatan

2. Tinggi

:h =

3. Kecepatan

Apabila benda tiba di tanah, benda telah menempuh jarak h dimana h = h 0, waktu
tiba di tanah (t) dapat dihitung sbb:
h= h0 =

2h=

,
Persamaan waktu jatuh benda jatuh bebas

Dari persamaan waktu jatuh, terlihat bahwa waktu jatuh benda bebas hanya
dipengaruhi oleh dua faktor yaitu h = ketinggian dan g = percepatan gravitasi
bumi. Jadi berat dari besaran-besaran lain tidak mempengaruhi waktu jatuh. Artinya
meskipun berbeda beratnya, dua benda yang jatuh dari ketinggian yang sama di
tempat yang sama akan jatuh dalam waktu yang bersamaan.
3. Gerak vertikal ke atas
Gerak vertikal ke atas, benda dilempar ke atas , arah percepatan garavitasi bumi
berlawanan arah dengan gerak benda (g= -), merupakan GLLB diperlambat. Jadi
persamaan-persamaannya sama seperti diatas:

1. Kecepatan
2. Tinggi

:
:h =

Benda mencapai titik tertinggi (tinggi maximum= h max), ini berarti kecepatan titik
tertinggi itu nol ( vt = 0), maka dengan mensubtitusikan ke persamaan kecepatan
akan didapat waktu yang dibutuhkan untuk mencapai titik teringgi sbb :

t=

Ketinggian maximum yang dicapai . anda tinggal mensubstitusikan ke


persamaan untuk tinggi dan akan didapat sbb :
h =

h =

h =
hmax=
persamaan tinggi maximum yang di capai

Benda kembali ke tanah ( h =0 ), dari tanah kembali ke tanah


h =
0=
0=t(
t1 = 0
t2 , 0 =
g.t = vo
g.t = 2 vo

t=

Karena waktu naik besarnya

ke

tanah

dan waktu dari awal dilempar dan kembali lagi

, maka dapat disimpulkan waktu naik = waktu turun.

Contoh :
1. Seorang tukang cat jatuh bebas dari atap sebuah gedung yang tingginya 125
m di atas tanah ( g = 10 m/s2). Tentukan waktu jatuh dan kecepatannya ?
Penyelesaian :
Diketahui : h = 125 m
g =10 m/s2
Ditanyakan : t ( waktu jatuh) dan v saat jatuh
t=

= 5 sekon

kecepatan saat jatuh bisa dicari dengan 2 cara :


Cara 1 : v = g.t = 10m/s2 x 5 sekon= 50 m/s
Cara 2 : v =

= 50 m/s

2. Sebuah bola dilemparkan ke atas dari atas tanah dengan kecepatan awal 40
m/s, jika percepatan gravitasi 10 m/s2. Setelah berapa detik benda akan
mencapai titik tertinggi dan berapa meter tinggi yang dicapainya?
Penyelesaian :
Diketahui : v0 = 40 m/s
g = 10 m/s2
Ditanyakan:
t ( waktu mencapai titik tertinggi )
hmax ( tinggi maximum yang dicapai)
jawab :
t=

hmax=

= 4 sekon

= 80 m

Latihan1 :
1.

Perhatikan gambar di bawah ini !

Tentukan jarak dan perpindahan apabila benda bergerak sepanjang :


a. BAC
b. ABCB
c. BCA
d. ABCBA

2.

Sebuah benda bergerak dari O ke Q melalui P Jika jarak OP= 60 m dan


OQ=20 m dan waktu yang dibutuhkan dari O ke Q adalah 5 s.Tentukan
kecepatan rata-rata dan laju rata-rata dari benda itu?

3.

Terangkanlah arti grafik-grafik di bawah ini. dan tulis persamaan geraknya.

4.

Dalam waktu 4 jam, sebuah kendaraan dapat menempuh jarak sejauh 270
km.
a. Berapa kecepatan rata-rata kendaraan ?
b. Dengan kecepatan rata-rata tersebut, berapa jarak ditempuh selama 7
jam.
c. Dengan kecepatan rata-rata tersebut, berapa waktu diperlukan untuk
menempuh jarak sejauh 300 km.
Hasan berangkat dari Bandung pk 05.00 wib mengendarai mobil dan harus
tiba di Jakarta pk 7.30.Bila jarak Bandun Jakarta 80 km. Tentukan laju ratarata mobil agar hasan tidak terlambat.
Sebuah titik P berangkat dari A kearah B dengan kecepatan 10 m/det ; 2 det
kemudian berangkat sebuah titik Q dari B kearah A dengan kecepatan 6
m/det. AB = 276 m, jika gerak P dan Q beraturan, sesudah berapa detik,
terhitung dari berangkatnya P, mereka bertemu . Dimana ?
Sebuah perahu berlayar arah tegak lurus tepi sungai dengan kecepatan 7,2
km/jam. Arus sungai membawa perahu tersebut sejauh 150 m ke hilir jika
lebar sungai 12 km. Hitunglah :
a. Kecepatan arus sungai
b. Waktu yang diperlukan oleh perahu menyeberangi sungai
Sebuah kendaraan dari keadaan diam, bergerak dengan kecepatan 40m/det
dalam waktu 10 sekon.
a. Berapa besar percepatannya.
b. Jarak tempuh setelah 10 sekon itu.
c. Dengan percepatan yang tetap dan sama, berapa kecepatan kendaraan
setelah 25 sekon.
Perhatikan garfik v-t gerak sebuah mobil di bawah ini!

5.

6.

7.

8.

9.

Terangkan gerak mobil itu ( jarak


tempuhnya, percepatan,
perlambatan) dengan cara membaca
grafik ?

10.

11.

12.

13.

14.

15.

Dalam waktu 10 detik, kecepatan kendaraan berubah dari 20 km/jam menjadi


30 km/jam. Berapa besarnya percepatannya ? Dengan percepatan yang tetap
dan sama, berapa detik diperlukan oleh kendaraan itu untuk mengubah
kecepatannya dari 30 km/jam menjadi 36 km/jam ?
Sebuah kendaraan dari keadaan diam, bergerak dengan percepatan 8 m/det 2.
a. Berapa lama diperlukan oleh kendaraan itu sampai kecepatan 24 m/det.
b. Dan berapa jarak yang telah ditempuh oleh kendaraan selama itu.
Suatu titik bergerak dipercepat beraturan dengan vo = 20 m/det dan a = 4
m/det2. Setelah ditempuh jalan 112 m, kemudian diganti lagi dengan gerak
diperlambat beraturan dengan perlambatan 6m/det2
a. Setelah berapa detik titik itu berhenti dihitung dari awal?
b. Berapa panjang jalan seluruhnya ?
Sebuah benda dilemparkan vertikal ke atas mencapai ketinggian maksimum
20 m. Jika gravitasi setempat = 10 m/det2.
a. Setelah berapa detik benda tiba kembali di bumi terhitung mulai saat
benda dilemparkan.
b. Berapa tinggi maksimum dicapai oleh benda jika kecepatan awalnya
diperbesar
dua kali semula ?
Sebuah benda dilemparkan vertikal ke atas dan 6 detik kemudian tiba di
bumi.
a. Berapa besarnya kecepatan awal vo ?
b. Berapa tinggi maksimum yang dicapai oleh benda ? g= 10 m/det2.
Sebuah benda jatuh bebas dari ketinggian 19,6 m. Jika g =9,8/det2. Hitung
jarak dan kecepatan benda.
a. Selama 0,5 detik yang pertama.
b. Setelah berapa detik benda jatuh

Uji Kompetensi :

1. Perhatikan grafik v-t gerak sebuah benda di bawah ini!

Besarnya percepatan yang dialami benda adalah .


2 m/s2
b.
2,5 m/s2
c.
4 m/s2
d.
6 m/s2
e.
8 m/s2
2. Perhatikan grafik S terhadap t dari sebuah benda di bawah ini!
a.

Yang menunjukan benda memiliki kecepatan yang terbesar adalah.


a.
a ke b
d. d ke e
b.
b ke c
e. e ke a
c.
c ke d
3. Benda jatuh bebas adalah benda yang memiliki :
(1) Kecepatan awal nol
(2) Percepatan = percepatan gravitasi
(3) Arah percepatan ke pusat bumi
(4) Besar percepatan tergantung pada massa benda
Pernyataan diatas yang benar adalah
a. (1), (2), dan (3)
b. (1), (2), (3) dan (4)
c. (1), (3), dan (4)
d. (2), (3), dan (4)
e. (2), dan (4)
4. Heru berangkat ke Bandung pukul 06.00 WIB dan harus tiba pukul 10.00
WIB. Bila jarak Bandung-Jakarta adalah 240 km, maka laju rat-rata mobil
yang dikendarai Heru supaya tidak terlambat adalah.
a.
30 km/jam
b.
60 km/jam
c.
80 km/jam
d.
100 km/jam
e.
120 km/jam
5. Di bawah ini gambar rekaman pita ketik tiker timer dari sebuah mobil
mainan.

Maka gerak dari mobil mainan itu adalah .


Gerak lurus beraturan
b.
Gerak lurus berubah beraturaturan dipercepat
c.
Gerak lurus berubah beraturaturan diperlambat
d.
Gerak vertikal ke atas
e.
Gerak melingkar beraturan
6. Manakah grafik di bawah ini yang menunjukan gerak lurus beraturan.
a.

7. Perhatikan grafik antara kecepatan (v) tehadap waktu (t) berikut ini
Percepatan gerak dan jarak tempuh setelah 5 secon adalah
a. 1 m/s2 dan 100m
b. 2 m/s2 dan 75 m
c. 3 m/s2 dan 75 m
d. 3 m/s2 dan 62,5 m
e. 3 m/s2 dan 37,5 m
8. Jika suatu benda bergerak lurus beraturan, maka
a. Kecepatannya berubah dan percepatannya nol
b. Kecepatan dan percepatannya tetap
c. Kecepatannya tetap dan percepatannya nol
d. Kecepatan tetap dan percepatannya berubah
e. Kecepatannya berubah dan percepatannya tetap > 0

9. Perhatikan grafik v-t di bawah

Jarak yang ditempuh setelah 8 sekon adalah .


a.
120 m
b. 240 m
c. 360m

d 480 m

e. 720 m

10.

Sebuah benda dijatuhkan dari ujung sebuah menara tanpa kecepatan


awal, setelah 2 detik benda sampai ditanah (g = 10 m/s 2). Tinggi menara
tersebut adalah
a. 40 m
b. 25 m
c. 20 m
d. 15 m
e. 10 m
11. Sebuah mobil mula-mula bergerak dengan kecepatn 10 m/s, kemudian
dipercepat sebesar 2 m/s2 selam 4 detik. Jarak yang ditempuh mobil
selama percepatan tersebut adalah.
a.
56 m
b.
60 m
c.
64 m
d.
68 m
e.
72 m
12. Sebuah bola dilemparkan vertical ke atas dengan kecepatan awal 40
m/s (g= 10m/s2), maka tinggi maximum yang di capai :
a.
4m
b.
40 m
c.
80 m
d.
160 m
e.
400 m
13. Rizal dan Heru bersiap-siap untuk berlari dari posisi start yang sama.
Rizal berlari lebih dahulu dengan kecepatan 7,2 km/jam. Dua menit
kemudian, Heru berlari dengan kecepatan 18 km/jam. Rizal akan tersusul
oleh Heru setelah keduannya menempuh jarak..
a. 200 m
b. 400 m
c. 800 m
d. 1.600 m
e. 3.200 m
14. Sebuah mobil mula-mula memeiliki kecepatan 72 km/jam. Kemudian,
mesin mobil dimatikan sehingga mobil berhenti dalam waktu 40 second.
Perlambatan mobil tersebut adalah..
a.
1,0 m/s2
b.
0,50 m/s2
c.
0,25 m/s2
d.
0,05 m/s2
e.
0,01 m/s2
15. Sebuah mobil diperlambat dari 15 m/s menjadi 5 m/s dalam waktu 2
menit. Perpindahan yang dialami mobil selama waktu tersebut adalah..
a. 1,6 km
b. 1,4 km
c. 1,2 km
d. 1,0 km
e. 0,8 km

16.

Seseorang mengendarai mobil dengan kecepatan 90 km/jam, tiba-tiba


melihat seorang anak kecil ditengah jalan pada jarak 200 m di depannya.
Jika mobil direm dengan perlambatan maksimal sebesar 1,25 m/s 2, maka
terjadi peristiwa
a. Mobil akan berhenti di depan anak itu
b. Mobil langsung berhenti
c. Mobil jauh berhenti di depan anak itu
d. Mobil berhenti sewaktu menabrak anak itu
e. Mobil baru berhenti setelah menabrak anak itu
17. Bola A berada pada ketinggian 60 m vertikal di atas bola B. pada saat
yang bersamaan bola A dilepas, sedangkan bola B dilemparkan vertical
ke atas denagn kecepatn 20 km/jam. Bola A dan bola B bertemu pada
saat:
1. Laju keduanya sama
2. Bola B turun
3. Dua sekon setelah bola A dilepaskan
4. 15 m di atas posisi bola B mula-mula
Pernyataan yang benar adalah..
a. 1,2 dan 3
b. 1 dan 3
c. 2 dan 4
d. 4 saja
e. Semua benar
Bagian grafik yang menunjukkan benda memiliki percepatan positif
maksimum adalah

a.
b.
c.
d.
e.

a ke b
b ke c
c ke d
d ke e
a ke c
18. sebuah kapal motor yang mula-mula bergerak dengan kecepatan awal
36 km/jam tiba-tiba mesinnya mati sehingga mengalami perlambatan a
(lihat gambar). Hal ini berarti bahwa:
1. kecepatan pada t = 5 s adalah 5 m/s,
2. jarak setelaht = 5 s adalah 37,5 m,
3. kapal berhenti setelah t = 10 s,
4. kapal berhenti setelah menempuh 50 m.
pernyataan yang benar adalah

a.
b.
c.
d.
e.

1, 2, dan 3
1 dan 3
2 dan 4
4 saja
Semua benar
19. Sebuah kendaraan bergerak dengan kecepatan yang digambarkan
grafik berikut:
Jarak yang ditempuh dari t = 0 s s.d t =20 s
a.
125 m
b.
150 m
c.
175 m
d.
185 m
e.
200 m

20.

Pada waktu bersamaan dua buah bola dilempar ke atas, masingmasing dengan kecepatan v1= 10 m/s dan v2= 20 m/s.jarak antara kedua
bola pada saat bola 1 mencapai titik tertinggi adalah..
a.
b.
c.
d.
e.

30
25
20
15
10

m
m
m
m
m

DAFTAR PUSTAKA

1.
2.
3.
4.

Diktat Fisika X- 1 oleh Dra. Damriani SMAN 3 Bandar Lampung 2008.


Fisika 1 A , Dr. Eng. Mikrajudin Abdullah M.Si, esis, Penerbit Erlangga.
Buku Kerja Fisika 1A SMA kelas X semester 1, Drs. Sabir.esis, Penerbit Erlangga.
Fisika 1A , Drs. Agus Taranggono, DRs. Hari Subagja, Drs. Rachmat, Bumi
Aksara.
5. Terpadu Fisika SMA untuk kelas X , Dr. Ir. Bob Foster, M.M, Penerbit Erlangga.
6. Kinematika Modul , Zainal Arifin , S.Pd, SMA Batik 1, www.verypdf.com.
7. Silabus fisika kelas X, yeyet Siti Kusmiati S.Pd.