Anda di halaman 1dari 7

BED SIDE TEACHING

AKNE VULGARIS

OLEH:
ARI WAHYUNING TYAS
0810313171

PRESEPTOR;
dr. Qaira Anum, Sp. KK
dr. Ennesta Asri, Sp. KK

BAGIAN ILMU PENYAKIT KULIT DAN KELAMIN


RSUP DR. M. DJAMIL PADANG
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS
PADANG
2014

LAPORAN KASUS

Identitas Pasien:
Nama

: Nn. AR

Umur

: 24 Tahun

Kelamin

: perempuan

Pekerjaan

: mahasiswa

Alamat

: Jati Rawang

St. Perkawinan

: Belum Menikah

Negeri Asal

: Tiku

Agama

: Islam

Suku

: Minang

Tgl Pemeriksaan

: 23-07-2014

Anamnesis
Seorang pasien perempuan umur 24 tahun datang ke Poli Kulit dan Kelamin RS Dr M.
Djamil Padang pada tanggal 23 Juli 2014, dengan :

Keluhan Utama :
Wajah berjerawat sejak 4 bulan yang lalu

Riwayat Penyakit Sekarang :

Timbul jerawat tanpa rasa gatal diseluruh wajah sejak 4 bulan yang lalu
Awalnya jerawat mulai tumbuh sejak pasien kelas 2 SMA (usia 16 th) dan semakin
lama semakin banyak
Jerawat tidak ditemukan ditempat lain seperti bahu, dada, dan punggung
Pasien sering memencet jerawat bila timbul jerawat
Pasien mengaku wajahnya sering berminyak
Riwayat kurang istirahat dan stress ada dan biasanya jerawat akan bertambah
Pasien sering mengkonsumsi makanan yang berminyak dan berlemak dan setelah itu
jerawat biasanya juga akan bertambah
Pasien juga mengaku setiap dating bulan akan timbul jerawat

Pasien mencuci muka 2 kali sehari dengan sabun cuci muka merk Ponds pada awal
mulai berjerawat sampai sekarang, namun pasien terkadang tidak mencuci muka
setelah berpergian
Pasien juga mengaku menggunakan krim malam dan siang merk Ponds
Riwayat mengobati sendiri ada, nama obat eritromisin salf dipakai setiap malam sejak
2 bulan yang lalu namun jerawat hanya hilang sementara,kemudian muncul kembali

Riwayat Penyakit Dahulu :


Pasien tidak pernah menderita keluhan jerawat ini sebelumnya

Riwayat Penyakit Keluarga :


Ibu dan adek pasien juga pernah mengalami keluhan jerawat, namun tidak sebanyak pasien

Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Keadaan umum

: tidak tampak sakit

Kesadaran

: kompos mentis kooperatif

Tinggi Badan

: 160 cm

Berat Badan

: 58

Status gizi

: (BMI : 22,6) baik

Pemeriksaan Thorak : dalam batas normal


Pemeriksaan Abdomen : dalm batas normal
Status Dermatologikus :

Lokasi
: pipi kanan, pipi kiri, dahi, sekitar mulut dan dagu
Distribusi
: terlokalisir
Bentuk dan Susunan : tidak khas
Batas
: tidak tegas
Ukuran
: millier-lentikuler
Efloresensi
: komedo putih, komedo hitam, papul, pustule, nodus, skar
Komedo hitam : > 10 buah
Komedo putih : > 10 buah
Papul
: > 10 buah
Pustule
: 4 buah
Nodus
: >10 buah

Status Venereologikus

: diharapkan tidak ada kelainan

Kelainan selaput Lendir

: tidak ditemukan kelainan

Kelainan kuku

: tidak ditemukan kelainan

Kelainan Rambut

: tidak ditemukan kelainan

Kelenjar Getah Bening

: tidak ditemukan pembesaran

Resume
Seorang pasien perempuan umur 24 tahun datang ke Poli Kulit dan Kelamin RS Dr
M. Djamil Padang pada tanggal 23 Juli 2014, dengan keluhan timbul jerawat tanpa rasa gatal
diseluruh wajah sejak 4 bulan yang lalu. Awalnya jerawat mulai tumbuh sejak pasien kelas 2
SMA (usia 16 th) dan semakin lama semakin banyak dan tidak ditemukan ditempat lain
seperti bahu, dada, dan punggung. Pasien mengaku wajahnya sering berminyak dan pasien
sering memencet jerawat bila timbul jerawat. Riwayat kurang istirahat, stress, mengkonsumsi
makanan yang berminyak dan berlemak ada dan biasanya jerawat akan bertambah. Pasien
juga mengaku setiap datang bulan akan timbul jerawat. Pasien mencuci muka 2 kali sehari
dengan sabun cuci muka merk Ponds pada awal mulai berjerawat sampai sekarang, namun
pasien terkadang tidak mencuci muka setelah berpergian. Pasien juga mengaku menggunakan
krim malam dan siang merk Ponds. Riwayat mengobati sendiri ada, nama obat eritromisin
salf dipakai setiap malam sejak 2 bulan yang lalu namun jerawat hanya hilang
sementara,kemudian muncul kembali. Ibu dan adek pasien juga pernah mengalami keluhan
jerawat, namun tidak sebanyak pasien.
Dari pemeriksaan kulit, jerawat ditemukan di seluruh wajah, distribusi terlokalisir,
bentuk dan susunan tidak khas, batas tidak tegas, ukuran milier lentikuler, Efloresensi
komedo putih, komedo hitam, papul, pustule, nodus, skar.

Diagnosa Kerja
Akne vulgaris tipe papulopustul derajat ringan

Pemeriksaan Laboratorium (penunjang)

Darah
Urin
Feses
Mikologi

: diharapkan dalam batas normal


: diharapkan dalam batas normal
: diharapkan dalam batas normal
: diharapkan dalam batas normal

Pemeriksaan Anjuran
Ekskohleasi sebum

Penatalaksanaan
Terapi umum

Membersihkan wajah 2-3 kali sehari dan sesudah berpergian dan memakai
kosmetik dengan memakai sabun pencuci muka yang mengandung anti akne
Jangan memencet jerawat.
Istirahat yang cukup dan hindari strees
Biasakan pola makan teratur dan kurangi makan makanan berminyak dan
berlemak

Terapi Khusus

Klindamisin 1%
Asam retinoid 0,025%

Prognosis

Quo ad sanam
Quo ad vitam
Quo ad kosmetikum
Quo ad functionam

: Bonam
: Bonam
: Dubia ad Bonam
: Bonam

Resep
dr. Ari Wahyuning Tyas
praktek umum
SIP: 08/1031/3171/2014
Setiap hari Senin-Jumat
Pukul 16.00 -20.00
Jl. Sisingamangaraja No.27, Padang Telp. (0751) 810109
Padang, 23 Juli 2014
R/ Klindamisin fosfat 1% gel 10 mg tube

No. I

Sue (2 kali sehari setelah cuci muka, oleskan pada lesi)


R/ asam retinoid 0,025 % cream pot
Sue (1 kali sehari setelah cuci muka malam hari)

Pro

: Nn. AR

Umur : 24 tahun

No. I