Anda di halaman 1dari 11

Imron Rosadi

M. Zainulloh
Nuraida Syarah

( 115090800111007 )
( 115090800111009 )
( 115090807111003 )

Fiber Optik (Fiber Optic) adalah sebuah kabel


terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan
untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari
sumber ke tempat tujuan. Umumnya digunakan
oleh penyedia layanan internet untuk terhubung
ke backbone NAP (Network Access Provider).

Core adalah kaca tipis yang merupakan bagian inti dari


fiber optik yang dimana pengiriman sinar dilakukan.
Indeks biasnya sebesar 1.5.
Cladding adalah materi yang mengelilingi inti yang
berfungsi memantulkan sinar kembali ke dalam
inti(core). Nilai indeks biasnya lebih kecil dari core.
Buffer Coating adalah plastic pelapis yang melindungi
fiber dari kerusakan dan kelembaban.

Single-mode fibers
fiber optik dengan core yang sangat kecil, diameternya mendekati
panjang gelombang sehingga cahaya yang masuk ke dalamnya
tidak dipantul-pantulkan ke dinding cladding.

Grade-index multimode
fiber optik dengan diameter core yang besar dan
mempunyai cladding yang bertingkat indeks biasnya sehingga
dapat menambah bandwidth jika dibandingkan dengan Step-index
multimode.

Step-index multimode
fiber optik berdiameter core agak besar yang membuat laser di
dalamnya akan dipaantul-pantulkan ke dinding cladding yang
dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth dari fiber optik jenis
ini.

Sinar didalam fiber optik berjalan melalui inti


dengan cara memantul dari cladding dan hal ini
disebut total internal reflection karena cladding
sama sekali tidak menyerap sinar dari inti, akan
tetapi dikarenakan ketidakmurnian kaca, sinyal
cahaya akan terdegradasi. Ketahanan sinyal
bergantung pada kemurnian kaca dan panjang
gelombang sinyal.

Pendekatan cahaya sebagai sinar hanya


menerangkan bagaimana arah dari sebuah
gelombang datar merambat di dalam sebuah
serat namun tidak meninjau sifat lain dari
gelombang datar yaitu interferensi, dimana
gelombang datar saling berinterferensi
sepanjang perambatan, sehingga hanya tipetipe gelombang datar tertentu saja yang dapat
merambat sepanjang serat. Maka diperlukan
tinjauan optik fisis yaitu memandang cahaya
sebagai gelombang elektromagnetik yang
disebut teori moda.

Laser Diode (LD) dan Light Emiting Diode dapat


dikonversi dari sinyal listrik menjadi sinyal
cahaya (electro-optical conversion). Keduanya
merupakan osilator frekuensi tinggi (106 GHz )
dan berfungsi sebagai noise generator dengan
spectral bandwith tinggi.

Pemancar merubah sinyal elektrik menjadi sinyal


cahaya. Perubahan intensitas pada sinyal cahaya
dilakukan dengan modulasi analog. Sedangkan
modulasi digital menghasilkan pulsa cahaya. Penerima
merubah kembali sinyal cahaya menjadi sinyal elektrik.