Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN MODUL PRAKTIKUM

MODUL KE -3
PERULANGAN

DOSEN PEMBIMBING :
ARIF SUSANTO S.Kom
NAMA :
MUHAMMAD AZIZ FIKRI
201410370311163
KELAS 1D

LABORATORIUM TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2014

I.

TUJUAN

Mahasiswa memahami dan mampu menggunakan struktur for untuk


perulangan.

Mahasiswa memahami dan mampu menggunakan struktur while untuk


perulangan.

Mahasiswa memahami dan mampu menggunakan struktur do-while untuk


perulangan.

II.

III.

ALAT YANG DIPERGUNAKAN

Computer (laptop)

Falcon C++

DASAR TEORI
Modul tiga ini mengenai perulangan, dimana kita dituntut seringkas mungkin
dalam menggunakan text dan code dalam meringankan memori. Karena
semakin banyak code dan text semakin banyak memori yang di pakai. Bagian
Perulangan :
1. For
2. While
3. Do While

IV.

TUGAS PRAKTIKUM
1. Buat program untuk menampilkan deret fibonaci, di mana jumlah elemen yang
ditampilkan ditentukan oleh user. 1 1 2 3 5 8 13 21 ...
2. Buat program untuk menampilkan matrik
1 2 4 7 11
2 3 5 8
3 4 6
4 5
5
3. Buatlah sebuah bentuk bangun seperti gambar dibawah ini. (Pengerjaan harus
menggunakan logika looping dan percabangan).

V.

HASIL PRAKTIKUM
a. Algoritma
1. Algoritma Menampilkan Bilangan Fibonacci
Struktur Bahasa

Pseudocode

Masukan n

Input(angka/n)

c=b

c=b

b=b+a

b=b+a

a=c

a=c

Tampilkan Hasil

Tampilkan hasil

2. Algoritma Menampilkan Matrik


Struktur Bahasa
Kondisi awal q=1

Pseudocode
Kondisi awal q=1

w+=e

w+=e

e++

e++

Tampilkan hasil

Tampilkan hasil

3. Algoritma Menampilkan Bangun


Struktur Bahasa

Pseudocode

Inisaialisasi v, h, segitiga

Inisaialisasi v, h, segitiga

Persegi dan jajar genjang


Tampilkan hasil

Persegi dan jajar genjang


Tampilkan Hasil

b. Flowchart

Flowchart 1. Menampilkan Bilangan Fibonaci

Flowchart 2. Menampilakan Matrik

Flowchart 3. Menampilkan Bangun

c. Source Code
#include <stdio.h>

main()
{
int i,j,n,a=0,b=1,c,e;
printf(" PROGRAM DERET FIBONACCI\n");
printf("_____________________________");
printf("\n\n");
printf("Masukkan n = ");scanf("%d",&n);
printf("\n");
printf("Deret Fibonacci -> ");
printf("%d ",b);
c = b;
b = b+a;
a = c;
}
printf("\nJawab = %d",c);
printf("\n");
}

Tabel 1. Source Code Program Menampilkan Bilangan Fibonaci

#include <stdio.h>
main(){
int q,w,e,r;
for(q=1;q<=5;q++){
e=0;
for(w=q;w<=5;w++){
for(r=q;r<=5;r++){
w+=e;
e++;
printf("%d ",w);
}
}
printf("\n");
}
}

Tabel 2. Source Code Program Menampilkan Matrik


#include <stdio.h>
main(){
for(int v=1;v<=10;v++){
for(int h=1;h<=20;h++){
if(h>2 && v>2 && h<9 && v<9 || h>12 && v>2 && h<19 &&
v<9){
printf("

");

}
else
printf("* ");
for(int segitiga=1;segitiga<=10;segitiga++){
if(segitiga>=v && h==10)printf(" ");
}
}
printf("\n");
}
}

Tabel 3. Source Code Program Menampilkan Bangun

d. Print Screen Hasil

Gambat 2. Output Program Menampilkan Bilangan Fibonaci

Gambar 2. Output Program Menampilkan Matrik

Gambar 3. Output Program Menampilkan Bangun


VI.

KESIMPULAN
Dengan perulangan kita bisa lebih mudah dalam menampilkan output yang
jumlahnya banyak tanpa harus mengulangi beberapa kali code yang sama. Jadi
lebih efektif.