Anda di halaman 1dari 1

Membuka Bisnis Rajutan

04 Aug 2013 Hits : 6,883

Merajut ialah sebuah hobi yang biasa dilakukan oleh


kaum perempuan. Meski kelihatannya sederhana,
diperlukan ketelitian dan ketelatenan dalam merajut.
Rajutan yang dibuat dengan teknik yang rumit,
kreativitas yang tinggi serta membutuhkan waktu
lama lebih berpeluang untuk terjual dengan harga
yang lebih tinggi. Kesabaran juga menjadi elemen
penting dalam membuat produk rajutan yang bermutu
tinggi. Apabila Anda adalah seorang penggemar
aktivitas merajut, tidak ada salahnya mencoba
manfaatkan ketrampilan tersebut untuk meningkatkan
pendapatan rumah tangga.
Langkah-langkah persiapan:
1. Miliki minat, ketrampilan dan pengetahuan dalam
bidang pembuatan benda-benda rajutan.
2. Kembangkan kreativitas sehingga pola-pola rajutan
Anda tidak hanya mengekor pola-pola dari pesaing
yang sudah lebih dulu muncul.
3. Miliki dana sebagai modal awal usaha rajutan
Anda.
4. Amati segmen pasar yang akan Anda tuju.
Temukan selera konsumen dan tren terkini.
5. Alokasikan waktu sehingga tidak terbentur kegiatan
penting lain.
6. Rekrut karyawan.
Langkah-langkah pelaksanaan:
1. Tingkatkan ketrampilan merajut dengan membaca
sebanyak mungkin literatur seperti majalah atau buku
tentang merajut. Di samping itu, Anda juga bisa ikuti
pelatihan atau kursus.
2. Sediakan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk
merajut. Anda bisa membeli atau menggunakan yang
sudah ada.
3. Distribusikan produk rajutan Anda ke beberapa titik
yang strategis dan ramai.

Langkah-langkah promosi dan marketing:


1. Yang termudah dan terdekat ialah dengan
memasarkan ke sebanyak mungkin orang yang
berada dalam jangkauan Anda, seperti keluarga,
tetangga atau teman-teman.
2. Sewa sebuah kios atau toko di tempat yang ramai,
terutama jika Anda memiliki anggaran yang cukup
memadai.
3. Sebarkan brosur, katalog produk atau pamflet ke
berbagai tempat yang sering dikunjungi konsumen
potensial seperti pusat perbelanjaan, pasar, dan
sebagainya.
4. Selain melalui jalur distribusi konvensional, Anda
juga bisa manfaatkan jalur online, yaitu dengan
manfaatkan jejaring sosial atau blog.
5. Distribusikan produk rajutan ke beberapa gerai
barang-barang kerajinan tangan, pernik-pernik,
aksesoris fashion, dan sebagainya.
Tantangan:
1. Belum banyak anggota masyarakat yang mengerti
nilai seni sebuah hasil rajutan sehingga enggan
membeli jika harganya agak di luar jangkauan.
2. Ketrampilan merajut Anda belum mumpuni. Latihan
dan pengasahan bakat seperti mengikuti pelatihan
dan lomba-lomba bisa mengatasi tantangan ini.
3. Kreativitas kurang. Kreativitas dalam membuat
pola-pola unik sangat diperlukan agar produk Anda
terus menerus menawarkan nuansa yang baru dan
segar bagi konsumen. Saat kreativitas berkurang,
pembeli bosan dan kemungkinan besar akan beralih
ke orang lain. (*/Akhlis)