Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN JAGA KEPANITERAAN KEDOKTERAN KELUARGA

VERTIGO

Preceptor Fakultas : dr. NendyahRostijawati, MKK


Preceptor Lapangan : dr. Nindra Oktras VNS

Disusun Oleh
Noni Frista Al Azhari
G4A013079

KEPANITERAAN ILMU KEDOKTERAN KOMUNITAS


ILMU KESEHATAN MASYARAKAT
JURUSAN KEDOKTERAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
PURWOKERTO
2014

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan Jaga Kepaniteraan Kedokteran Keluarga


Vertigo

Disusun untuk memenuhi sebagian syarat dariKepaniteraan Ilmu kedokteran


Komunitas/Ilmu Kesehatan Masyarakat
Jurusan Kedokteran
Fakultas Kedokteran dan Ilmu-Ilmu Kesehatan
Universitas Jenderal Soedirman

Disusun Oleh :
Noni Frista Al Azhari

G4A013079

Telah dipresentasikan dan disetujui:


Tanggal,November 2014

Preseptor Lapangan

dr. Nindra Oktras VNS

DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN ........1
DAFTAR ISI ...2
A. Pendahuluan....... 3
B. Identitas Pasien...3
C. Anamnesis (Autoanamnesis) ..3
D. Pemeriksaan Fisik ... 8
E. Pemeriksaan Neurologi ..10
F. Usul Pemeriksaan Penunjang .

10

G. Resume

10

H. Diagnosis Holistik

11

I. Penatalaksanaan ...

13

J. Prognosis ..

14

K. Follow Up

15

L. Kesimpulan ... 16
M. Flow Sheet

16

STATUS PENDERITA
A. PENDAHULUAN
Laporan jaga ini disusun berdasarkan kasus yang diambil pada tanggal
4November 2014 dari pasien yang datang kepelayanan rawat inap di
Puskesmas Pekuncen, Kecamatan Pekuncen. Pasien jenis kelamin laki-laki,
usia 63 tahun yang datang dengan keluhan pusing berputar yang dirasakan
sejak siang hari pada saat bekerja disertai dengan mual dan muntah sebanyak
lebih dari 5 kali.

B. IDENTITASPASIEN
Nama

: Tn. T

Usia

: 63 Tahun

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Status

: Menikah

Pendidikan

: SD

Pekerjaan

: Petugas kebersihan dan petugas parkir


Pasar Petuguran, Winduaji

Agama

: Islam

Suku Bangsa

: Jawa

Kewarganegaraan

: Indonesia

Alamat

: Desa WinduajiRT 12, RW 1, Kecamatan


Winduaji

C. ANAMNESIS (AUTOANAMNESIS)
1. Keluhan Utama

: Pusing berputar sejak siang hari

2. Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien datang ke pelayanan rawat inap Puskesmas Pekuncen dengan
keluhan pusing berputar sejak siang hari sebelum masuk Puskesmas.
Keluhan muncul pada saat pasien sedang bekerja. Pusing muncul
mendadak dan berlangsung terus- menerus. Pusing berputar semakin lama
semakin memberat. Selain itu, pasien merasakan kedua telinganya seperti

berdengung. Semakin lama keluhan semakinmemberatdan mengganggu


aktifitas sehingga pasien tidak mampu berjalan dan hanya berbaring.
Selain pusing, pasien juga mengeluhkan mual, muntah lebih dari 5
kali,dan badan terasa lemas. Muntah sebanyak kurang lebih 1 sampai 2
gelas setiap kali muntah, isi air dan makanan. Keluhan tersebut mulai
dirasa setelah munculnya pusing berputar. Pada pagi harinya pasien
mengaku tidak sarapan pagi. Pada siang harinya pasien sempat makan
bakso di warung makan. Pasien mengaku sering terlambat makan.

3. Riwayat Penyakit Dahulu


a. Riwayat penyakit yang sama

: diakui terjadi 5 tahun yang lalu

b. Riwayat penyakit kardiovaskular : disangkal


c. Riwayat alergi

: disangkal

d. Riwayat mondok

: disangkal

e. Riwayat diabetes mellitus

: disangkal

f. Riwayat asma bronkhial

: disangkal

4. Riwayat Penyakit Keluarga


a. Riwayat penyakit yang sama

: disangkal

b. Riwayat penyakit kardiovaskular : disangkal


c. Riwayat alergi

: disangkal

d. Riwayat mondok

: disangkal

e. Riwayat diabetes mellitus

: disangkal

f. Riwayat asma bronkhial

: disangkal

5. Riwayat Sosial dan Exposure


Riwayat keluhan yang sama pada orang sekitar rumah/tempat kerja tidak
diketahui.
Community

: Rumah pasien berada di daerah pemukiman yang padat


penduduk dengan jarak rumah yang satu dengan rumah
yang lainnya berdekatan. Pasien dalam kesehariannya
tinggal bersama istri dan ketiga anaknya. Lingkungan

di sekitarrumahtermasukpadat.Jalan untuk menuju ke


rumah pasien sudah dilapisi aspal.
Home

: Rumah tinggal pasien dihuni oleh 5 orang penghuni,


yaitu pasien bersama istri dan ketiga anaknya. Rumah
pasien berukuran 10x8 m2 dan memiliki ventilasi dan
cahaya kurang di setiap ruangan. Lantai rumah keramik
dengan dinding tembok dan atap genting dengan eternit.
Sumber air berasal dari sumur yang jaraknya 10 m dari
septik tank. Pasien memiliki kamar mandi dan jamban.

Hobby

: Pasien tidak memiliki hobi yang khusus.

Occupational

: Petugas kebersihan dan petugas parkir

Personal habbit : Pasien sering minum kopi dan makan gorengan setiap
pagi. Pasien sering mengkonsumsi oskadon apabila
merasakan pusing. Pasien selalu berjalan kaki saat
bepergian
Diet

: Pasien mengaku tidak makan teratur, hanya makan


apabila sedang merasakan lapar.Makan biasanya 1-3x
sehari dengan lauk seadanya.

6. Family Genogram

Tn. T , 62
th

Tn. T, 45 th Tn. A, 35 th

Ny. K, 50 th

Ny. L , 32 th

An. N, 32 th

An. M, 19 th

An. F, 30 th

Keterangan :
: Pasien

: Laki-laki

: Perempuan

: Meninggal dunia

: Tinggal dalam satu rumah

7. Riwayat Gizi
Sebelum bekerja, pasien sarapan seadanya.Pasien jarang minum
kopi. Pasien sering makan gorengan setiap pagi. Pasien tidak merokok.
Saat siang hari pasien makan seadanya dengan jajan di warung makan atau
pulang ke rumah. Ketika pulang ke rumah, pasien makan masakan istrinya.
Menu makan adalah nasi, laukpauk, sayur seadanya. Pasien jarang
konsumsi buah dan susu.
8. Riwayat Psikologi
Pasien sekarang tinggal dengan istri dan ketiga anaknya yang
belum menikah. Pasien memiliki 6 orang anak. Ketiga anaknya yang lain
bekerja di luar kota dan masing- masing sudah menikah. Anak pasien yang
bekerja di luar kota jarang mengunjungi pasien kecuali saat ada keperluan
dan acara keluarga. Di usia yang semakin senja pasien ingin menikmati
kehidupannya dengan tetap beraktifitas dan bekerja seperti biasa. Selain
itu, pasien bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari dan membayar
hutang.
9. Riwayat Ekonomi
Pasien berasal dari keluarga ekonomi kelas menengah ke bawah.
Pekerjaan pasien adalah sebagai petugas parkir pada pagi hari pukul 07.00
sampai pukul 12.00 siang dan sebagai petugas kebersihan pada pukul
14.00 sampai 16.00 di Pasar Petuguran, Winduaji. Sedangkanistri bekerja

sebagai pedagang bumbu di Pasar Petuguran. ibu rumah tangga.


Penghasilan yang didapat dari pekerjaannya tidak menentu, berkisar antara
500.000-800.000 sebulan. Penghasilan tersebut dirasa kurangcukup untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari.
10. Riwayat Demografi
Hubungan antara pasien dengan anggota keluarganya yang tinggal
satu rumah dapat dikatakan harmonis, namun hubungan pasien dengan
anggota keluarganya yang tinggal tidak satu rumah dapat dikatakankurang
harmonis karena jarang bertemu dan masing- masing sudah berkeluarga,
terutama hubungan dengan anak-anaknya. Pasien merasa komunikasi
dengan anak-anaknya yang tinggal di luar kecamatan Pekuncen kurang.
11. Riwayat Sosial
Penyakit yang diderita pasien dirasakan mengganggu aktivitas
karena

pasien

menjadi

tidak

bisa

bekerja

dan

hanya

dapat

berbaring/istirahat.
12. Anamnesis Sistemik
a. Keluhan Utama

: Pusing berputar

b. Keluhan tambahan

: Telinga seperti berdengung, mual, muntah,


badan terasa lemas.

c. Kulit

: Warna sawo matang, turgor kulit normal

d. Kepala

: Simetris, pusing berputar

e. Mata

: Mata merah (-/-), kotoran(-), pandangan


kabur (-)

f. Hidung

: Keluar cairan (-)

g. Telinga

: Simetris, keluar cairan (-), berdengung (+)

h. Mulut

: Kebiruan (-), lidah kotor (-)

i. Tenggorokan

: Sakit menelan -

j. Pernafasan

: Sesak nafas (-), mengi (-), batuk (-)

k. Sistem Kardiovaskuler : Nyeri dada (-), berdebar-debar (-)


l. Sistem Gastrointestinal : Sakit perut (+) mual (+), muntah (+), nafsu
makan berkurang (+) diare (-)
m. Sistem Muskuloskeletal : Lemas (+)

n. Sistem Genitourinaria

: BAK normal

o. Ekstremitas

: Bengkak (-), luka (-)

: Atas

Bawah : Bengkak (-), luka (-)

D. PEMERIKSAAN FISIK
1. Keadaan Umum/Kesadaran/GCS
Tampak lemah/Compos mentis/E4V5M6= 15
2. Tanda Vital
a. Tekanan Darah: 180/100 mmHg
b. Nadi

: 80x /menit

c. RR

: 24x /menit

d. Suhu

: 36,10 C per axiller

3. Status Gizi
BB

: 56 kg

TB

: 165cm

BMI

: BB/(TB dalam meter)2 = 56/(2,7225)2 = 20,56

Status Gizi : Gizi baik


4. Kulit

: Sawo matang, Sianosis (-), ikterik (-), tugor kulit <1


detik

5. Kepala

: Bentuk mesocephal, tidak ada luka, dan rambut tidak


mudah dicabut

6. Mata

: Conjunctiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), pupil isokor


(3mm/3mm), refleks cahaya (+/+), nistagmus (-)

7. Telinga

: Bentuk dan ukuran normal, sekret (-/-),nyeri tekan


mastoid (-/-), pendengaran berkurang (-/-)

8. Hidung

: Nafas cuping hidung (-/-), discharge (-/-), deformitas


hidung (-)

9. Mulut

: Bibir sianosis (-), mukosa mulut basah (+), lidah kotor


(-),tepi lidah hiperemis (-), tremor (-), papil lidah
atrofi (-),

10. Tenggorokan

: Faringhiperemis (-), pembesaran tonsil (-)

11. Leher

:Trakea ditengah, pembesaran kelenjar tiroid (-),


pembesaran kelenjar limfe (-), lesi pada kulit (-)

12. Thoraks
Pulmo
Inspeksi

: Simetris, retraksi (-/-), ketinggalan gerak (-/-)

Palpasi

: Vokal fremitus paru kanan = kiri

Perkusi

: Sonor di seluruh lapang paru kanan dan kiri, batas


paru hepar SIC V LMCD

Auskultasi

: Suara dasarvesikular (+/+), RBK (-/-), RBH (-/-)


wheezing(-/-)

Cor
Inspeksi

: Benjolan (-), jejas (-), lesi (-), IC (-)

Palpasi

: Ictus cordis teraba di SIC IV 2 jari medial LMCS,


kuat angkat (-)

Perkusi

: Batas jantung kanan atas SIC II LPSD


Batas jantung kiri atas SIC II LPSS
Batas jantung kanan bawah SIC IV LPSD
Batas jantung kiri bawah SIC IV 2 jari medial LMCS

Auskultasi

: S1>S2, reguler, murmur (-), gallop (-)

13. Abdomen
Inspeksi

: Datar, venektasi (-), sikatrik (-), benjolan (-), asites (-)

Auskultasi

: Bising usus (+) normal

Perkusi

: Timpani

Palpasi

: Abdomen supel, Nyeri tekan (+) epigastrik, hepar dan


lien tidak teraba, pekak sisi (-), pekak alih (-),tes
undulasi (-)

14. Genitalia

: Tidak dilakukan

15. Anorektal

: Tidak dilakukan

16. Ekstremitas
Superior

: Edema (-/-), jejas (-/-), akral dingin (-/-)

Inferior

: Edema (-/-),jejas (-/-), akral dingin (-/-)

E. PEMERIKSAAN NEUROLOGI
1. Tes Romberg (+)
2. Tes Tandem gait (+)
Pemeriksaan khusus neuro- otologis :
Fungsi Vestibuler.
1. Tes Nylen Barany atau Dix Hallpike : Tidak dapat dilakukan
2. Tes Kalori : Tidak dapat dilakukan
3.Elektronistagmogram : Tidak dapat dilakukan
Fungsi Pendengaran
1.Tes Garputala : Tidak dapat dilakukan
2. Audiometri : Tidak dapat dilakukan

F. USUL PEMERIKSAAN PENUNJANG


Disarankan untuk melakukan pemeriksaan penunjang:
1. Darah lengkap (Hb, Ht, Leukosit, Eritrosit, Hematokrit, Trombosit,
Elektrolit)
2. Pemeriksaan radiologi: MRI, CT SCAN, Rontgen foto tengkorak, leher,
Stenvers.
3. Tes audiologik
4. Tes vestibular
5. Neurofisiologi Elektroensefalografi (EEG), Elektromiografi (EMG),
Brainstem Audiotory Evoked Potential (BAEP)
6. Neuroimaging

G. RESUME
Anamnesis
Penderita Tn. T usia 63 tahun datang ke Puskesmas Pekuncen dengan keluhan
pusing berputar sejak siang hari sebelum masuk puskesmas dan disertai mual,
muntah, nafsu makan menurun dan badan terasa lemas. Pusing berputar
berlangsung mendadak dan terus- menerus. Awalnya hanya pusing berputar
tetapi lama kelamaan semakin memberat dengan disertai mual dan muntah.
Muntah sebanyak kurang lebih 1 sampai 2 gelas setiap kali muntah, isi air dan

10

makanan. Keluhan tersebut mulai dirasa setelah munculnya pusing berputar.


Pada pagi harinya pasien mengaku tidak sarapan pagi. Pada siang harinya
pasien sempat makan bakso di warung makan. Pasien tinggal dalam satu
rumah bersama istri dan 3 orang anaknya. Kondisi psikologi keluarga kurang
baik. Status ekonomi pasien termasuk kelas menengah ke bawah. Pasien juga
memiliki pola makan yang buruk dan sering terlambat makan.
PemeriksaanFisik :
1. VS : TD: 180/ 100 , N: 80, RR: 24x, S : 36,1 C
2. Kepala

: Bentuk mesocephal, tidak ada luka, dan rambut tidak mudah

dicabut
3. Mata : Conjunctiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), pupil isokor
(3mm/3mm), refleks cahaya (+/+), nistagmus (-)
4. Telinga : Bentuk dan ukuran normal, sekret (-/-), nyeri tekan mastoid (-/-),
pendengaran berkurang (-/-)
5. Abdomen : Datar, BU (+) Normal, supel, NT (+) epigastric, timpani

H. DIAGNOSIS HOLISTIK
1. Aspek Personal
Tn. T, usia 63 tahun menderita pusing berputar disertai mual,
muntah, nafsu makan menurun dan badan terasa lemas.
1) Idea

:Pasien ingin memeriksakan penyakitnya yang muncul


mendadak berlangsung kurang lebih 2 jam dan tidak
membaik

2) Concern

:Pasien mengaku merasa lemas, pusing berputar, mual,


muntah,
sehingga

dan
tidak

hanya
bisa

mampu

berbaring/istirahat,

beraktivitas

(produktivitas

menurun).
3) Expectacy

:Pasienmempunyai harapan penyakitnya segera sembuh


dan dapat beraktivitas kembali

4) Anxiety

: Pasien takut akan kondisi kesehatannya. Keadaan ini


sangat mengganggu aktivitas sehari-hari terutama

11

dalam pekerjaannyasebagai petugas kebersihan dan


petugas parkir
2. Aspek Klinis
Diagnosis kerja

: Vertigo

Diagnosis banding

: Vestibular neuritis, Benign positional vertigo,

Acute

vestibular

dysfunction,

Medication

induced

vertigo

e.g.

amynoglycosides, Cervical spondylosis


Gejala klinis

: Pusing berputar, mual, muntah, badan terasa


lemas, nafsu makan menurun.

3. Aspek faktor intrinsik


Aspek faktor risiko intrinsik individuadalah perilaku individu yang
mempunyai kebiasaan polamakan yang buruk. Tidaksukasarapan, hanya
makan seadanya, seringjajan di warungmakan, minum kopi, tidak suka
minum susu dan makan buah. Pasien memiliki kebiasaan berjalan kaki saat
bepergian. Pasien memiliki hubungan yang kurang harmonis dengan anakanaknya yang sudah tidak tinggal satu rumah dengan pasien.
4. Aspek faktor ekstrinsik
Aspek faktor risiko eksternal individu meliputi ;
a. Lingkungan rumah yang padatpenduduk
b. Lingkungankerja yang padat, ramai dan kurang bersih karena banyak
asap dan debu
c. Pendidikan tergolong rendah, sampai SD
d. Faktor ekonomi rendah

5. Aspek Skala Penilaian Fungsi Sosial


Berdasarkan kasus, skala fungsional Tn. T adalah skala 3.
Kemampuan dalam
Skala

Akltivitas Menjalankan

Fungsional

Fungsi

menjalani kehidupan
untuk tidak
tergantung pada
orang lain

Skala 1

Mampu melakukan pekerjaan Perawatan diri, bekerja

12

seperti sebelum sakit (tidak di dalam dan di luar


ada kesulitan)
Skala 2

rumah (mandiri)

Mampu melakukan pekerjaan Mulai

mengurangi

ringan sehari-hari di dalam aktivitas

kerja

dan di luar rumah (sedikit (pekerjaan kantor)


kesulitan)
Skala 3

Mampu melakuka perawatan Perawatan diri masih


diri, tetapi mampu melakukan bisa dilakukan, hanya
pekerjaan ringan (beberapa mampu
kesulitan)

Skala 4

Dalam

melakukan

kerja ringan
keadaan

tertentu, Tidak

melakukan

masih mampu merawat diri, aktivitas


namun

sebagian

besar tergantung

kerja,
pada

pekerjaan hanya duduk dan keluangan


berbaring (banyak kesulitan)
Skala 5

Perwatan diri dilakukan orang Tergantung

pada

lain, tidak mampu berbuat pelaku rawat


apa-apa, berbaring pasif

I. PENATALAKSANAAN
1. Personal Care
a. InitialPlan
Pemeriksaan Penunjang :
1) Laboratorium

(darah

lengkap)

seperti

hemoglobin,leukosit,

trombosit, hitung jenis leukosit, elektrolit, gula darah


2)

Tes audiologik

3)

Tes vestibular

4)

Tes radiologik, seperti MRI dan CT SCAN, Rontgen foto


tengkorak, leher, Stenvers.

5)

Neurofisiologi

Elektroensefalografi

(EEG),

Elektromiografi

(EMG), Brainstem Audiotory Evoked Potential (BAEP)


6)

Neuroimaging

13

b. Medikamentosa
1) Infus RL 20 tpm
2) Inj. Ranitidin2x1 gampul IV
3) Inj. Vertiform 2x1 ampul
4) Po. Betahistin 3x1 tab
5) Po. Antacide 3x1 tab
c. Non-medikamentosa
1) Istirahat total
2) Kurangi aktifitas fisik yang berat.
3) Pengaturan cara dan pola makan berupa makanan bergizi, lunak,
tidak pedas dan teratur serta tidak telat makan.
4) Diet bubur halus
5) Jaga higienitas
6) Edukasi untuk minum obat secara teratur.
d. KIE (Konseling, Informasi, dan Edukasi)
1) Memberikan informasi mengenai penyakit vertigo, mulai dari
definisi, penyebab, faktor risiko, patofisiologi, penatalaksanaan,
komplikasi, dan prognosis.
2) Memberikan langkah-langkah dalam mencegah terjadinya vertigo.
2. Family Care
a. Memberikan edukasi pada keluarga untuk ikut mendukung dalam
kontrol dan pengobatan pasien.
b. Adanya dukungan moral dari keluarga dalam pengendalian penyakit
pasien, terutama dukungan moral.
3. Local Community Care
Memberikan

edukasi

mengenai

penyakit

vertigo

dan

cara

mengatasi/mencegahnya kepada masyarakat sekitar.

J. PROGNOSIS
Advitam

: ad bonam

Ad fungsionam

: ad bonam

Ad sanationam

: dubia ad bonam

14

K. FOLLOW UP
5 November2014 pukul 06.00 WIB
S

: Kepalapusing berputar, perut bagian atas terasa sakit, mual, sudah


tidak muntah, badan masih terasa lemas,nafsu makan sudah
bertambah.

Keadaan umum tampak lemah


VS : Tensi : 160/90 mmHg
Nadi : 80 x/mnt

RR

: 20 x/mnt, reguler

Suhu : 36,8 C

Kepala : Bentuk mesocephal, tidak ada luka, dan rambut tidak mudah
dicabut
Mata : konjungtiva anemis (-), ikterik (-), nistagmus (-)
Telinga : Bentuk dan ukuran normal, sekret (-/-),nyeri tekan mastoid
(-/-), pendengaran berkurang (-/-)
Abdomen : Datar, BU (+) Nornal, supel, NT (+) epigastric, timpani
A

Vertigo

Bed rest total


Habiskan obat yang diberikan
Diet lunak
Jaga higienitas

6November 2014 pukul 06.00 WIB


S

: Sudah tidak pusing, sudah tidak mual, sudah tidak muntah, nafsu
makan sudah bertambah.

Keadaan umum tampak sedang


VS

: Tensi : 150/90 mmHg


Nadi : 80 x/mnt

RR

: 20 x/mnt, reguler

Suhu : 36,8 C

Kepala : Bentuk mesocephal, tidak ada luka, dan rambut tidak mudah
dicabut
Mata

: konjungtiva anemis (-), ikterik (-), nistagmus (-)

Telinga : Bentuk dan ukuran normal, sekret (-/-), nyeri tekan mastoid
(-/-), pendengaran berkurang (-/-)
Abdomen : Datar, BU (+) Nornal, supel, NT (+) epigastric, timpani

15

: Vertigo

: Pasien boleh pulang


Terapi oral habiskan di rumah
Bed rest minimal 1-2 hari di rumah
Diet lunak, hindari terlambat makan

L. KESIMPULAN :
Dari follow up yang telah dilakukan pada 4 November 2014, 5 November
2014 dan 6 November 2014 dapat disimpulkan pasien mengalami perkembangan
ke arah yang lebih baik dan keluhan juga sudah berkurang.

M. FLOW SHEET
Nama

: Tn. T

Diagnosis : Vertigo
Flow Sheet

16

No.

Tgl

Problem

TD

T0

80

36,1

RR

Planning

Target

mmHg
1

04/11/14

Pusing berputar terus- menerus,

16.00

kedua telinga berdengung,

180/100

24

1.

Infus RL 20 tpm

Pusing berputar (-), telinga

2.

Inj. Ranitidin2x1 gampul

berdengung (-), perutsakit (-),

IV

mual (-), muntah (-), lemas (-),


nafsu makan bertambah.

perutsakit, mual, muntah lebih dari 5

2.

3.

kali/ hari, nafsu makan menurun,

3.

Inj. Vertiform 2x1 ampul

badan lemas

4.

Po. Betahistin 3x1 tab

5.

Po. Antacide syr 3x1 C

1.

Infus RL 20 tpm

Pusing berputar (-), sakitperut

2.

Inj. Ranitidin2x1 gampul

(-), mual (-), badanlemas (-)

Rabu,

Pusingberputar (+) terus- menerus,

05/11/14

kedua telinga berdengung (-), perut

06.00

sakit (+), mual (+), muntah (-), badan

160/90

80

36,8

20

IV

masih terasa lemas, nafsu makan

3.

Inj. Vertiform 2x1 ampul

sudah bertambah.

4.

Po. Betahistin 3x1 tab

5.

Po. Antacide syr 3x1 C

1.

Infus RL 20 tpm

2.

Inj. Ranitidin2x1 gampul

Kamis,

Badan

terasa

lebih

06/11/14

pusingberputar (-), perut sakit (-),

06.00

mual (-),badan lemas (-), nafsu


makan sudah bertambah.

sehat,

150/90

80

36,8

20

Keluhan vertigo (-)

IV
3.

Inj. Vertiform 2x1 ampul

4.

Po. Betahistin 3x1 tab

5.

Po. Antacide syr 3x1 C

17

18