Anda di halaman 1dari 11

Lampiran I: Daftar Kuesioner Penelitian

DAFTAR KUESIONER
PENGARUH SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN SISTEM
PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH TERHADAP AKUNTABILITAS
KEUANGAN DAERAH DENGAN KUALITAS INFORMASI LAPORAN
KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PEMERINTAH
DAERAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MATARAM
2014
Mataram,

Oktober 2014

Kepada:
Yth. Bapak/Ibu

Di

Dengan hormat
Dalam rangka memenuhi tugasakhir sebagai mahasiswa Strata Satu (S1) Jurusan
Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Mataram yang saat ini melakukan penelitian dengan
judul Pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan Daerah Dan Sistem Pengendalian Intern
Pemerintah Terhadap Akuntabilitas Keuangan Daerah Dengan Kualitas Informasi
Laporan Keuangan Sebagai Variabel Intervening. Sehubungan dengan hal tersebut, saya
memohon kesediaan bapak/Ibu untuk mengisi kuisioner yang terlampirkan pada surat ini.
Data yang saya peroleh dari Bapak/Ibu akan saya gunakan untuk kepentingan akademis dan
dijaga kerahasiaannya.
Dalam kesempatan ini, saya ucapkan terima kasih atas kesediaan waktunya untuk
mengisi kuisioner ini dan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada pertanyaan yang
tidak berkenan dihati bapak/Ibu.

Hormat saya,

Lailatul Zohri
DAFTAR PERTANYAAN

A.

Demografi Responden
Nama Instansi

Nama Responden

Jenis Kelamin

( ) Laki- laki
( ) Perempuan

Latar Pendidikan

( ) doktor (S3)
( ) master (S2)
( ) strata (S1)
( ) lain-lain, sebutkan . . . . . .

Jabatan Responden

Lama Bekerja

1. Kuisioner Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah


Mohon kesediaan Bapak/ibu/sdr. Untuk memberikan tanda (X atau ) pada kolom
jawaban yang dianggap sesuai dengan kenyataan yang Bapak/ibu/sdr alami mengenai
penerapan sistem akuntansi keuangan daerah di lingkungan instansi saudara. Pilihlah tanda
(X atau ) pada setiap pernyataan yang mencerminkan jawaban bapak/ibu/sdr pada salah satu
angka. Dimana:

NO
1

Skor 1

= Tidak Tahu

(TT)

Skor 2

= Tidak Pernah

(TP)

Skor 3
Skor 4

= Pernah
= Selalu

(P)
(S)

PERNYATAAN
Pada instansi tempat saya bekerja ini selalu
mengikuti pelatihan jika ada peraturan terbaru
tentang penerapan Sistem Akuntansi Keuangan

Daerah.
Pada dinas

ini

tersedia

buku

pedoman

TT

TP

pelaksanaan sistem akuntansi keuangan daerah


sehingga memudahkan saya untuk menjalankan
3

tugas.
Pada

instansi

ini

telah

menggunakan

komputerisasi berupa SIMDA keuangan yang


4

sudah online dengan server PPKD.


Pada dinas ini bendahara penerimaan,bendahara
pengeluran, dan PPK-SKPD tidak merangkap
jabatan.

Peraturan terkait penataushaan keuangan daerah


pada SKPD ini berdasarkan Permendagri No. 59
tahun

2007

tentang

Pedoman

Pengelolaan

Keuangan Daerah.
6

Setiap

transaksi

keuangan

yang

dilengkapi

dengan bukti transaksi akan saya jurnal dan


laporkan dan sebaliknya.
7

Proses akuntansi aset dan Non-kas pada dinas ini


harus dilengkapi dengan bukti memorial.

Pada instansi saya ini langsung dikoreksi jika ada


kesalahan dalam proses penatausahaan keuangan
sehingga hasilnya dapat diandalkan.

Semua transaksi yang terjadi pada SKPD ini


langsung

dicatat

secara

urut

sehingga

memudahkan dalam pemprosesan data keuangan


10

tersebut.
Saya

menyampaikan

laporan

pertanggungjawaban Administratif kepada atasan


saya atas tugas yang dibebankan kepada saya.
11

SKPD

ini

selalu

menyampaikan

laporan

keuangan semester dan tahunan.


12

Kepala SKPD/Pengguna Anggaran menyerahkan


Laporan Keuangan paling lambat 10 hari setelah
periode akuntansi berakhir.

2.

Kuisioner Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP)


Mohon kesediaan Bapak/ibu/sdr. Untuk memberikan tanda (X atau ) pada
kolom jawaban yang dianggap sesuai dengan kenyataan yang Bapak/ibu/sdr alami
mengenai penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Pilihlah tanda (X
atau ) pada setiap pernyataan yang mencerminkan jawaban bapak/ibu/sdr pada salah
satu angka. Dimana:
Skor 1

= Tidak Tahu

(TT)

Skor 2

= Tidak Pernah

(TP)

Skor 3
Skor 4

= Pernah
= Selalu

(P)
(S)

NO

PERNYATAAN

TT

Lingkungan Pengendalian
1.

Pada

instansi

ini

telah

ditetapkan

aturan

kebijakan kode etik, yang bisa mendorong


pegawai untuk tidak berbuat yang diluar
2.

kewajaran.
Setiap tingkat pimpinan dalam instansi ini telah
menjelaskan mengenai aturan perilaku etis

tersebut baik secara linsan maupun tulisan


Pimpinan instansi disini telah memberikan
keteladanan mengenai integritas dan perilaku etis

4.

yang harus dijalan dalam organisasi ini.


Setiap posisi dan tugas yang ada pada intansi ini
telah dijelaskan secara detail mengenai standar
kompetensi yang harus dimiliki oleh masingmasing pegawai yang akan menjalankan tugas

5.

dan fungsi tersebut.


Pada instansi ini telah diselenggarakan pelatihan
dan pembimbingan untuk membantu pegawai
dalam

mempertahankan

kompetensi pekerjaannya.

dan

meningkatkan

TP

6.

Pada instansi ini tidak ada kesenjangan antara


pimpinan dengan bawahan dan selalu terjalin
komunikasi yang baik dalam penyelenggaraan

7.

kegiatan pemerintahan.
Struktur organisasi dan jumlah pegawai pada
instansi ini telah sesuai dengan ukuran dan

8.

tujuan organisasi yang telah ditetapkan..


Pemberian wewenang pada instansi ini telah
sesuai dengan besaran tanggungjawab dari

9.

masing-masing pegawai tersebut.


Saya menyadari bahwa wewenang

dan

tanggungjawab yang diberikan berkaitan dengan


wewenang dan tanggungjawab pegawai lain
10.

pada instansi ini


pada instansi ini telah ditetapkan kebijakan dan
prosedur

11.

sejak

rekruitmen

sampai

dengan

pemberhentian pegawai
Pada instansi ini telah ada kebijakan mengenai
pembinaan

SDM

sehingga

pegawai

dapat

menyelesaikan tugas dan fungsinya dengan


12.

efektif.
Pada instansi ini selalu menerima masukan dari
inspektorat atas pengawasan yang dilakukannya
sehingga segera dilakukan perbaikan jika ada
kemungkinan resiko yang dapat ditimbulkan dari
suatu kegiatan.

13.

Penilaian Resiko
Pada instansi ini telah dilakukan metode
identifikasi atas kemungkinan resiko yang
ditimbulkan dari kegiatan yang bertujuan untuk

14.

pencapaian tujuan organisasi.


Setiap kegiatan untuk pencapaian tujuan instansi
selalu dilakukan anaslis resiko yang bisa
menghambat kegiatan sehingga bisa diatasi dan

15.

kegiatan tersebut berjalan dengan baik.


Kegiatan Pengendalian
Pada instansi ini telah ditentukan tolak ukur

kinerja

terhadap

suatu

kegiatan

sehingga

kegiatan tersebut bisa dikatakan berjalan dengan


16.

efektif
Pada instansi ini selalu diadakan pelatihan dan
pembinaan SDM untuk meningkatkan kinerja

17

pegawai.
Proses rekruitmen pegawai pada instansi ini
murni berdasarkan kompetensi pegawai yang
bersangkutan dan sesuai dengan kebutuhan

18.

instansi.
Kompensasi dan program kesejahteraan pegawai
sangat diperlukan pada instansi ini untuk
memberikan dorongan kepada pegawai supaya

19.

berkerja dengan semangat.


Pada instansi ini telah dilakukan pembatasan
akses terhadap orang-orang untuk masuk ke
ruang penyimpanan dokumen dan peralatan
pengolahan data (seperti komputer pada bagian

20.

pembukuan).
Untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan
tepat maka instansi ini telah menggunakan
aplikasi perangkat lunak yang terbaru sesuai

21.

dengan tuntutan zaman.


Pada instansi ini telah

ditetapkan

aturan

mengenai penggunaan dan pemeliharaan aset


sehingga dapat bermanfaat dalam pencapaian
22..

tujuan organisasi.
Pada instansi ini setiap tahap pelaksanaan suatu
transaksi dan kegiatan dilaksanakan oleh orang
yang

23.

berbeda

untuk

mengurangi

resiko

kecurangan yang terjadi.


Pada instansi ini setiap pengajuan kegiatan dan
transaksi maka pimpinan selalu melakukan
otoriasi atas kegiatan atau transaksi tersebut

24.

sebelum dilakukan pengesahan.


Pada instansi ini setiap kegiatan atau transaksi

segera dilakukan pencatatan untuk mendapatkan


25.

hasil yang relevan .


Setiap kejadian dan transaksi pada instansi ini
dicatat berdasarkan siklus transaksi atau kejadian
yang telah ditetapkan mulai dari otorisasi,

26.

pelaksanaan, pemrosesan hingga pelaporan.


Pada instansi ini dilakukan pembatasan akses
wewenang terhadap penggunaan sumber daya

27.

dan akuntabilitas sumber daya dan pecatatannya.


Informasi Dan Komunikasi
Pada instansi ini telah disediakan sarana
komunikasi atas informasi yang dapat digunakan
untuk menunjang pelaksanaan pengendalian
intern yang dilakukan oleh pimpinan terhadap

28

bawahan.
Pengelolaan

dan

pengembangan

sarana

komunikasi tersebut sangat ditekankan dalam


instansi ini supaya informasi yang dihasilkan
relevan

dengan

perkembangan

kebutuhan

instansi saat ini.


29.

Pada

Pemantauan Pengendalian Intern


instansi ini dilakukan pemantauan

berkelanjutan terhadap kinerja dan memberikan


umpan balik terhadap hasil dari pemantauan
30.

tersebut.
Pimpinan

intansi

pemerintah

melakukan

penilaian sendiri, terhadap reviu dan pengujian


efektivitas sistem pengendalian intern dengan
menggunakan daftar uji pengendalian intern
31.

yang termuat dalam lampiran PP 60 tahun 2008.


Pada intansi ini segera menindak lanjuti temuan
audit dari inspektorat untuk perbaikan guna
tercipta

penyelengaraan

pemerintahan

yang

efektif
3.

Kuisioner Kualitas Informasi Laporan Keuangan Daerah.

Mohon kesediaan Bapak/ibu/sdr. Untuk memberikan tanda (X atau ) pada kolom


jawaban yang dianggap sesuai dengan kenyataan yang Bapak/ibu/sdr alami mengenai kualitas
informasi laporan keuangan pada instansi ini. Pilihlah tanda (X atau ) pada setiap
pernyataan yang mencerminkan jawaban bapak/ibu/sdr pada salah satu angka. Dimana:
Skor 1

= Tidak Tahu

(TT)

Skor 2

= Tidak Pernah

(TP)

Skor 3
Skor 4

= Pernah
= Selalu

(P)
(S)

NO
1.

PERNYATAAN

TT

Instansi kami Menggunakan informasi laporan


keuangan sebagai alat evaluasi dan koreksi atas
kegiatan di masa lalu untuk penyusunan anggaran
tahun berikutnya.

2.

Instansi kami menggunakan informasi Laporan


Realisasi Anggaran tahun sebelumnya sebagai dasar
penyusunan anggaran tahun berikutnya

3.

Kami menyampaikan laporan keuangan persemester


dan laporan tahunan paling lambat 10 hari setelah
periode akuntansi berakhir

4.

Semua

penjelasan

mengenai

informasi

yang

diperlukan dalam laporan keuangan instansi ini telah


disajikan dengan lengkap pada catatan atas laporan
keuangan.
5.

Semua informasi mengenai transaksi yang wajib


disajikan atau secara wajar diharapkan disajikan telah
kami kami laporkan.

6.

Hasil audit atas laporan keuangan yang dilakukan


oleh inspektorat tidak jauh berbeda dengan hasil
audit yang dilakukan oleh BPKP.

7.

Kami Menyajikan setiap informasi dalam laporan


keuangan yang ditujukan untuk kebutuhan umum dan

TP

tidak berpihak pada pihak-pihak tertentu


8.

Kami menyajikan laporan keuangan pada instansi ini


secara konsisten dari tahun ketahun sehingga dapat
dibandingkan sebagai acuan perbaikan.

9.

Instansi kami selalu mengikuti kebijakan akuntansi


terbaru yang merupakan perbaikan dari kebijakan
sebelumnya sehingga hasil informasi yang dihasilkan
tidak berbeda dengan instansi lain.

10.

Kami menyampaikan laporan keuangan dengan


bahasa yang mudah dimengerti dan disesuaikan
dengan pengguna informasi laporan keungan.

4. Kuisioner Akuntabilitas Keuangan


Mohon kesediaan Bapak/ibu/sdr. Untuk memberikan tanda (X atau ) pada kolom
jawaban yang dianggap sesuai dengan kenyataan yang Bapak/ibu/sdr alami mengenai
akuntabilitas keuangan daerah pada instansi ini. Pilihlah tanda (X atau ) pada setiap
pernyataan yang mencerminkan jawaban bapak/ibu/sdr pada salah satu angka. Dimana:

NO
1.

Skor 1

= Tidak Tahu

(TT)

Skor 2

= Tidak Pernah

(TP)

Skor 3
Skor 4

= Pernah
= Selalu

(P)
(S)

PERTANYAAN
Informasi yang dihasilkan dari Laporan Keuangan
SKPD ini telah menggambarkan semua transaksi
yang

seharusnya

disajikan

dalam

Laporan

Keuangan.
Kami membuat Laporan keuangan untuk tujuan

4.

umum disusun dan disajikan dengan basis akrual


Sedangkan Laporan Realisasi Anggaran disajikan

5.

berdasarkan basis kas.


Kami menyusun Laporan Keuangan berdasarkan

TT

TP

Standar Akuntansi Pemerintahan yang berlaku saat


6.

ini.
Kami yakin Laporan keuangan telah disajikan dapat
memenuhi peranan dan tujuan-tujuan laporan

7.

keuangan.
Laporan Keuangan yang disajikan bukan hanya
menghendaki pengungkapan fakta keuangan yang
penting

saja

melainkan

juga

menghendaki

penyajian fakta tersebut sedemikian rupa sehingga


8.

tidak menyesatkan pemakainya


Informasi yang dihasilkan oleh Laporan Keuangan
menggambarkan

secara

utuh

tentang

posisi

keuangan pemerintah daerah


Informasi yang dibutuhkan oleh pengguna laporan
keuangan ditempatkan pada lembar muka (on the
face) laporan keuangan atau Catatan atas Laporan
Keuangan