Anda di halaman 1dari 1

1.

Uji sensibilitas
Pemeriksaan sensibilitas kornea menggunakan dua alat ukur yaitu estesiometer dan
kapas pilin. Estesiometer mempunyai nilai kuantitatif sehingga hasil pengukuran
tampak gradasinya dan mudah untuk dianalisa, tetapi tidak tahu nilai berapa yang
dianggap

positif

dan

nilai

berapa

yang

dianggap

negative.

Sedangkan

menggunakan kapas pilin hanya mempunyai nilai kualitatif yaitu positif atau
negative tetapi dapat diketahui gradasinya. Penggabungan kedua alat ukur tersebut
dapat menghasilkan nilai kualitatif dan kuantitatif.

Cara Pemeriksaan
Pemeriksaan sensibilitas kornea dilakukan pada mata kiri yaitu pada bagian parasentral
meridian horizontal temporal, menggunakan dua macam alat yaitu:
A. Menggunakan Kapas Pilin
Responden duduk didepan pemeriksa, kemudian mata yang akan diperiksa difiksasi
dengan cara disuruh melihat kearah nasal. Kapas pilin disentuhkan pada kornea dari temporal.
Bila terjadi refleks kedip dicatat sebagai sensibilitas kornea positif (+), sedangkan bila tidak
terjadi refleks kedip maka dicatat sensibilitas kornea negative (-)
B. Menggunakan Estesiometer
Responden duduk didepan pemeriksa, kemudian mata yang akan diperiksa disinari
dengan lampu senter dari jarak kurang lebih 40 cm, dan disuruh melihat kearah lampu senter.
Estesiometer dengan panjang filament 6 cm, diarahkan ke mata responden dan disentuhkan pada
kornea parasentral bagian temporal dengan arah tegak lurus sampai filament sedikit
membengkok ( 5o). Bila tidak ada refleks kedip maka pemeriksaan diulangi dengan panjang
filament dikurangi 0,5 cm, begitu seterusnya sampai terjadi refleks kedip. Hasil yang dicatat
adalah panjang filament terpanjang yang menyebabkan refleks kedip.
2. Symbol pada palpasi tensi oculi adalah :
N = normal
N+1= meningkat
N-1 = menurun