Anda di halaman 1dari 14

Metode Konstruksi

Konstruksi Proyek ini terdiri dari beberapa tahap, Tahap Pekerjaan Persiapan Proyek, Tahap
Pekerjaan Akses Jalan, Tahap Pekerjaan Struktur Bawah Jembatan, Tahap Pekerjaan Struktur Atas
dan Tahap Pekerjaan Aspal.
Pada tahap pekerjaan persiapan, lahan untuk bekerja di-survey kembali agar dapat dibuat kembali
Shop drawing sesuai ukuran di lapangan. Kemudian akses jalan dibuat untuk mempermudah
pekerjaan.
Pada tahap pekerjaan struktur bawah, tiang pondasi dipancang, kemudian di satukan dengan
membuat pile cap sekaligus per head. Dalam tahap ini juga akan dibangun dinding penahan tanah
jika dirasakan diperlukan.
Setelah itu dilakukan pekerjaan tahap selanjutnya yaitu tahap pekerjaan struktur atas dimana girder
akan dipasang. Kemudian slab dibentuk diatasnya dan pekerjaan aspal sudah mulai bisa dilakukan.

Bagan 1 - Tahapan Konstruksi

Pekerjaan Persiapan
Pekerjaan persiapan terdiri dari beberapa tahapan, Surveying, Galian dan Timbunan, dan
Pemindahan Tanah.
Tahapan Pertama adalah Surveying. Lokasi Proyek akan diukur dan di-survey ulang guna
menentukan kebutuhan pekerjaan sebenarnya. Termasuk dalam tahap ini adalah sosialisasi ke warga
sekitar jika dirasakan perlu. Pengukuran dilakukan secara bersama dari pihak Owner, Konsultan, dan
Kontraktor. Dari pengukuran tersebut akan dibuat Shop drawing konstruksi yang sudah disesuaikan
dengan untuk diajukan oleh kontraktor. Setelah disetujui, kontraktor dapat mulai melakukan
mobilisasi dan pembangunan fasilitas konstruksi yang diperlukan.
Tahapan Kedua adalah Galian dan TImbunan. Pada tahap ini seluruh elemen yang dapat
mengganggu jalannya proyek dibersihkan. Hal ini terdiri dari semak belukar, dan pepohonan yang
ada, juga termasuk timbunan sampah yang ada. Pembersihan ini dilakukan dengan pengurukan oleh
Bulldozer. Untuk Pohon yang cukup besar dilakukan pemotongan dengan gergaji terlebih dahulu.
Material hasil pembersihan ini dapat dibakar atau dipindah tempatkan mengikuti kebijakan owner
atau daerah setempat. Selanjutnya dilakukan pemadatan tanah untuk mendapatkan struktur tanah
yang lebih baik atau lantai kerja yang stabil. Kemudian tanah sisa dipindahkan dari lokasi.

Bagan 2 - Tahapan Pekerjaan Persiapan

Gambar 1 - Kondisi Eksisting dengan Jalan

Gambar 2 - Pekerjaan Galian

Pekerjaan Struktur Bawah


Pekerjaan Struktur Bawah Terdiri dari dua tahapan, Pemancangan pilar pondasi dan pembentukan
pile cap. Pekerjaan Struktur Bawah dikerjakan untuk membangun tumpuan struktur atas jembatan.
Tiang pancang difabrikasi terlebih dahulu di pabrik kemudian dibawa ke lokasi pemancangan. Pada
lokasi pemancangan tiang dipalu ke dalam tanah. Keuntungan dari metode ini adalah biaya yang
lebih murah dan waktu pelaksanaan yang relatif cepat. Kekurangannya adalah dimana tinggi tiang
tidak dapat diganti di lapangan, jika tanah keras lebih dangkal dari yang direncanakan maka
kelebihan tiang harus dipotong.
Pondasi tiang pancang dipasang dengan tahap sebagai berikut (Asiyanto, 2008):

Tiang Pancang difabrikasi di pabrik atau di lokasi jika memungkinkan.


Tentukan titik-titik pengukuran yang aman untuk memandu pemancangan tiang pancang.
Diperlukan 1 titik pandu sejajar dan 1 titik pandu dengan kemiringan tertentu.

Tiang pancang dipancang dengan menggunakan alat pancang


Selanjutnya dibuat platform untuk pembuatan pile cap. Pembuatan Pile Cap dapat dibagi menjadi 2
tahap. Tahapan pertama pile cap dibuat di bagan atas platform, tahapan kedua adalah adalah bagian
tumpuan pier head yang menjadi tumpuan erection.

Bagan 3 - Tahapan Pekerjaan Struktur Bawah

Bagan 4 - Bagan Detail Pekerjaan Struktur Bawah

Gambar 3 - Pekerjaan Tiang Pancang

Gambar 4 - Pekerjaan Pile Cap

Pekerjaan Struktur Atas


Pekerjaan Struktur Atas terdiri dari Erection, Slab dan Aspal. Pekerjaan Erection adalah pemasangan
Girder sebagai struktur utama jembatan. Pekerjaan Slab adalah pekerjaan dimana girder disatukan
dan dibentuk alas untuk lantai kerja pekerjaan Aspal. Pekerjaan aspal adalah pekerjaan pelapisan
aspal untuk jembatan.

Bagan 5 - Tahapan Pekerjaan Struktur Atas

Bagan 6 - Detail Pekerjaan Struktur Atas

Metode Erection Tahap 1

Kedua Mobile Crane diletakkan pada kedua ujung jalan.

Kedua Mobile Crane melakakuan erection untuk bentang 1 dan 3

Truk Pengangkut mengambil kembali girder yang ingin dipasang.

Pemasangan Slab untuk bentang 1 dan 3

Metode Erection Tahap 2

Crane bagian barat ditempatkan pada ujung jembatan yang baru dibuat (bentang 1) dan crane kedua
diletakkan disamping bentang bagian timur dan girder masih diletakan diatas truk. Crane kedua
mengangkat ujung grider.

Girder diangkat dengan crane kedua sambil truk mundur ke belakang sebagai tumpuan ujung girder.
Setelah sampai pada titik tertentu tali diayunkan dari bagian barat dan diseambungkan dengan
ujung girder yang sama.

Crane kedua disangkutkan dengan ujung girder yang masih pada truk. Kemudian erection dilakukan.

Truk mengambil girder selanjutnya dan tahap erection diulangi.

Setelah Erection dilakukan, Tahap pekerjaan slab dilakukan dan pekerjaan parapet dapat dilakukan.
Setelah itu pekerjaan Aspal dapat dilakukan.

Gambar 5 - Bagan Pekerjaan Aspal