Anda di halaman 1dari 16
Berbagai Masalah dalam Pengajaran Bahasa Jepang
Berbagai Masalah
dalam Pengajaran
Bahasa Jepang
Bahan Kuliah Penelitian Pendidikan Bahasa Jepang IV: 日本語教育研究 Dedi Sutedi
Bahan Kuliah Penelitian Pendidikan
Bahasa Jepang IV: 日本語教育研究
Dedi Sutedi
Penelitian bermula dari suatu masalah yang perlu dipecahkan Ingat kembali: 1. Tidak semua masalah harus
Penelitian bermula dari
suatu masalah yang perlu
dipecahkan
Ingat kembali:
1.
Tidak semua masalah harus diselesaikan
melalui penelitian.
2.
Masalah yang layak diteliti harus benar-
benar penting dan logis.
3.
Pilih masalah sesuai dengan kesanggupan
dan ketersediaan dana.
4.
Masalah yang bermanfaat bagi khalayak
ramai.

Cara Menemukan Masalah Penelitian

Cara Menemukan Masalah Penelitian 1. Pengalaman hidup (pengalaman belajar bahasa Jepang). 2. Pengalaman mengajar
1. Pengalaman hidup (pengalaman belajar bahasa Jepang). 2. Pengalaman mengajar (paktek) 3. Pengalaman orang lain
1.
Pengalaman hidup (pengalaman belajar
bahasa Jepang).
2.
Pengalaman mengajar (paktek)
3.
Pengalaman orang lain (belajar atau
mengajar)
4.
Dari hasil penelitian orang lain.
5.
Konsultasi pada pakar (yang dianggpa
ahli)
Masalah Umum dalam Pengajaran BJ di Indonesia
Masalah Umum dalam
Pengajaran BJ di Indonesia
1. Kualitas kurang memuaskan dibanding dengan negara lain. 2. Kemampuan berkomunikasi para pembelajar dengan
1.
Kualitas kurang memuaskan dibanding
dengan negara lain.
2.
Kemampuan berkomunikasi para pembelajar
dengan menggunakan BJ masih kurang.
3.
Mayoritas menganggap BJ masih terlalu sulit.
4.
Banyaknya anggapan masih kurangnya
sarana dan prasarana.
5.
Faktor mental, usaha, dan kerja keras dari
para pembelajar masih tidak stabil.
Masalah yang muncul di lapangan
Masalah yang muncul di
lapangan
1. Kendala dalam mempelajari huruf. 2. Kendala dalam kemampuan berbicara 3. Kendala dalam memahami tata
1.
Kendala dalam mempelajari huruf.
2.
Kendala dalam kemampuan berbicara
3.
Kendala dalam memahami tata bahasa.
4. Kendala dalam keterampilan menyimak.
5.
Kendala dalam keterampilan mebaca.
6.
Kendala dalam keterampilan menulis.
7.
Masalah kurikulum.
8.
Masalah gurunya.
9.
Masalah siswa/pembelajar.
Ingat 3 objek kajian
Ingat 3 objek kajian
1. Pendidikan dan pengajaran (kependidikan) 2. Bahasa Jepang (linguistik) 3. Kontrastif bahasa Jepang dan Bahasa
1. Pendidikan dan pengajaran
(kependidikan)
2. Bahasa Jepang (linguistik)
3. Kontrastif bahasa Jepang dan
Bahasa Ibu
Pilih Masalah yang Urgen
Pilih Masalah yang Urgen
1. Apa bahayanya jika hal tersebut tidak segera diatasi? 2. Manfaat apa yang dapat dirasakan
1. Apa bahayanya jika hal tersebut tidak
segera diatasi?
2. Manfaat apa yang dapat dirasakan
apabila masalah tersebut diatasi?
3. Apakah anda sudah memahami metode
atau cara untuk memecahkan masalah
tersebut?
 Masalah penelitian
 Masalah penelitian
 Bagaimana fakta di lapangan (data)  Simpulkan/Masalah terjawab?
 Bagaimana fakta di lapangan (data)
 Simpulkan/Masalah terjawab?
 Teori untuk menjawab masalah tersebut
 Teori untuk menjawab masalah tersebut
 Analisis data dengan prosedur yang tepat
 Analisis data dengan prosedur yang tepat
Metode Penelitian:
Metode Penelitian:
1.Pendidikan dan Pengajaran (kuantitatif dan kualitatif) 2.Kebahasaan/Linguistik (Kualitatif)
1.Pendidikan dan
Pengajaran (kuantitatif
dan kualitatif)
2.Kebahasaan/Linguistik
(Kualitatif)
Metode Penelitian Pendidikan
Metode Penelitian
Pendidikan
1. Metode: cara yang harus dilakukan (prosedur penelitian) 2. Teknik: cara melaksanakan metode tersebut (pengumpulan
1. Metode: cara yang harus dilakukan
(prosedur penelitian)
2. Teknik: cara melaksanakan metode
tersebut (pengumpulan dan pengolahan
data)
harus dilakukan (prosedur penelitian) 2. Teknik: cara melaksanakan metode tersebut (pengumpulan dan pengolahan data)
Jenis Metode Penelitian
Jenis Metode Penelitian
1. Berdasarkan Pendekatannya: Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif 2. Berdasarkan Fungsinya: Penelitian Dasar dan
1. Berdasarkan Pendekatannya:
Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif
2. Berdasarkan Fungsinya:
Penelitian Dasar dan Penelitian Terapan
3. Berdasarkan Tujuannya:
Penelitian Deskriptif, Prediktif, Improftif,
dan Eksplanatif

Perbedaan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Perbedaan Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Kuantitatif Filosofis positivisme Tujuan Menunjukkan hubungan antar-
Kuantitatif Filosofis positivisme Tujuan Menunjukkan hubungan antar- variabel Desain Data Rinci dan lengkap Data
Kuantitatif
Filosofis
positivisme
Tujuan
Menunjukkan
hubungan antar-
variabel
Desain
Data
Rinci dan lengkap
Data kuantitatif
(angka)
Analisis data
Validitas
Dedeuktif (statistik)
Uji instrumen
Kualitatif Post-postivisme Mengambarkan relita yang komples apa adanya Umum dan fleksibel Data kualitatif (kalimat)
Kualitatif
Post-postivisme
Mengambarkan relita
yang komples apa
adanya
Umum dan fleksibel
Data kualitatif (kalimat)
Induktif (naratif) Kredibilas hasil penelitian
Induktif (naratif)
Kredibilas hasil
penelitian

Berdasarkan Fungsi: Dasar vs Terapan

Penelitian dasar (murni): menemukan teori, konsep baru. Penelitian terapan: mengaplikasikan teori, konsep yang ada
Penelitian dasar (murni): menemukan teori,
konsep baru.
Penelitian terapan: mengaplikasikan teori,
konsep yang ada untuk memecahkan
masalah.
dalil, teori tentang struktur kalimat pasif
bahasa Jepang dalam rangka menambah
atau merevisi teori yang sudah ada).

1.

2.

Penelitian penulis: penelitian dasar (luaran:

Berdasarkan Tujuan:

1. Penelitian deskriptif: memerikan dan menggambarkan suatu fenomena apa adanya secara objektif. 2. Penelitian
1. Penelitian deskriptif: memerikan dan
menggambarkan suatu fenomena apa adanya
secara objektif.
2. Penelitian prediktif: menduga sesuatu yang akan
terjadi berdasarkan hasil analisa data.
3. Penelitian improftif: memperbaiki, mening- katkan,
menyempurnakan suatu keadaan/ proses yang
sedang berjalan.
4. Penelitian eksplanatif: menjelaskan hubungan
antarvariabel (korelasional, komparansional,
kontribusional, kausal).
1. Metode Penelitian Sejarah 1. Meninjau suatu masalah dari sudut pandang (perspektif) sejarah. 2. Data
1. Metode Penelitian Sejarah
1.
Meninjau suatu masalah dari sudut pandang
(perspektif) sejarah.
2.
Data berupa dokumen dan benda-benda
peninggalan sejarah.
3.
Langkah kerja:
a. merumuskan masalah
b.
mengumpulkan data
c. analisis kritik
d. merumuskan hipotesis
e. menguji hipotesis dan menyimpulkan
f. membuat laporan
Udah dulu yah!
Udah dulu yah!
Capek!
Capek!
Udah dulu yah! Capek!