Anda di halaman 1dari 23

Nama

:
Umur
:
Alamat
:
Jenis Kelamin
:
Pekerjaan
:
Status
:
Pendidikan Terakhir :
Agama
:
Suku
:
Tanggal masuk
:
Tanggal pemeriksaan :

Tn. R
45 tahun
Takengon
Laki-laki
Petani
Menikah
SMA
Islam
Aceh
6 Oktober 2012
9, 10 dan 11 Januari 2013

Pasien diantar oleh keluarga dengan keluhan


keluyuran dan tidak bisa tidur malam, sejak 3 bulan
SMRS.
Keluyuran karena adanya bisikan yang menyuruhnya
untuk bepergian, bisikan sering terutama pada malam
hari sekitar pukul 21.00 wib malam ketika pasien
hendak tidur.
Bisikan lain berupa perintah (menyuruh pasien untuk
membersihkan halaman rumah milik orang lain,
membakar sampah dan kain bersih)

Bisikan selalu diikuti, jika tidak diikuti maka badannya


akan terasa sakit dan panas.
Melihat bayangan putih pada waktu malam hari, tidak
berwujud dan tidak pernah berubah.
Pasien merasa tubuhnya diraba-raba oleh seseorang,
namun pasien tidak tahu siapa yang merabanya,
sering pada malam hari saat pasien hendak tidur.
Pasien merasa tubuhnya dikendalikan oleh orang lain
sehingga pasien selalu mengikuti apa saja yang
diperintahkan oleh suara-suara yang didengarnya
tersebut.

Pasien sering merasa curiga terhadap orang di sekitarnya.


Pasien dulunya bekerja di Meulaboh sebagai penarik becak.
Pasien termasuk keluarga yang tidak mampu, dan sering
sedih apabila memikirkan kehidupan keluarganya yang tidak
berkecukupan.
Pasien pertama kali mengamuk pada tahun 1991, dan
muncul lagi pada tahun 1998 karena mengalami banyak
masalah dalam keluarga. Sejak saat itu pasien sering
melamun, dan sering mendengar bisikan-bisikan aneh.
Namun baru tahun 2009, pasien dibawa ke Rumah Sakit
Jiwa Banda Aceh.

30 Oktober 2009
Mengamuk, dan keluyuran

11 Juli 2009
Mengamuk dan sering putus obat
6 Oktober 2012
Keluyuran dan tidak bisa tidur

Riwayat penyakit medis umum: Tidak ada


Riwayat Penggunaan Zat
Pasien menyangkal pernah mengonsumsi ganja, shabu-shabu,
ataupun minuman keras. Pasien mengaku ada temannya yang
mengajak, namun pasien menolak. Merokok sejak SMP kelas 2,
sebanyak satu bungkus perharinya.
Riwayat Penyakit Keluarga: Tidak ada
Riwayat Pengobatan
Pasien mengaku mengkonsumsi obat yang diberikan dari RSJ
Banda Aceh, namun jika persediaan obat habis, pasien tidak
mengambil kembali (kontrol ulang) obat tersebut ke rumah sakit
terdekat.

Dewasa
Remaja
Anak-anak

Bayi

Perinatal

Gangguan
Prilaku

Hubungan dengan keluarga baik


Pasien merupakan anak keempat dari
6 bersaudara dan pasien 4 orang
anak. Ayah pasien sudah meninggal
pada tahun 1975 dan ibu pasien sudah
meninggal pada tahun 2011.

Status present

Penampakan umum :
kebersihan kurang
Kesadaran
:
Tekanan darah
:
Respiratori rate
:
Nadi
:
Temperature
:

Kerapian dan

Compos Mentis
120/80 mmHg
20x/menit
87x/menit
36,70C

Dalam batas normal


Dalam batas normal
Dalam batas normal

Tidak diperiksa
Dalam batas normal

Deskripsi Umum
Penampilan
: Sesuai umur
Kesadaran
: Compos mentis
Perilaku
: Normoaktif
Sikap terhadap pemeriksa : Kooperatif
Pembicaraan
: Arus Normal, Isi
relevan, Asosiasi baik

Keadaan Afektif
Afek
: Terbatas
Mood
: Eutimik
Emosi

Arus
Pengendalian
Stabilitas
Echt/Unecht
Empati

:
:
:
:
:

Normal
Baik
Stabil
Echt
Baik

Fungsi Intelektual (Kognitif)


Intelektual
: Baik
Daya konsentrasi
: Baik
Orientasi
Diri
: Baik
Waktu
: Baik
Tempat
: Baik
Daya Ingat
Seketika
: Baik
Baru
: Baik
Lama
: Baik
Pikiran Abstrak : Baik
Bakat kreatif
: Baik

Arus Pikir
-Produktivitas
-Kontinuitas
-Hendaya bahasa
Isi pikir
-Preokupasi
-Waham

: Baik
: Baik
: Tidak ditemukan

: Tidak dijumpai
: Waham kejar (+) Riwayat,
Delusion of control: (+) riwayat
Delusion of passivity : (+) riwayat
Gangguan Persepsi
-Halusinasi Auditorik : (+)
-Halusinasi Visual
: (+)

Daya Nilai
Norma sosial
: Baik
Uji daya nilai
: Baik
Penilaian realita : Baik

Insight

: T5

Judgement: Baik

Pasien Laki-laki, 45 tahun, penampilan


sesuai umur, mood eutimik, afek terbatas,
Isi pikiran waham curiga (+) riwayat,
delusion of control (+) riwayat, delusion of
passivity (+) riwayat, serta persepsi:
halusinasi auditorik (+) dan halusinasi visual
(+). RTA baik, tilikan derajat 5, fungsi
kognitif baik, pikiran abstrak baik,
judgement baik.

F20.0 Skizofrenia Paranoid

F25.5 Skizofrenia Residual

DIAGNOSIS SEMENTARA :
F20.0 Skizofrenia Paranoid

Axis I
: F20.0 Skizofrenia Paranoid
Axis II
: Z03.2 Tidak ada diagnosis
Axis III
: Tidak ada
Axis IV
: Tidak Ada
Axis V
: GAF 70-61 beberapa gejala
ringan dan menetap, disabilitas ringan
dalam fungsi, secara umum masih baik

Rawat inap
Terapi Psikososial
Terapi Psikofarmaka
Risperidone 2 x 2 mg
Clopine 1 x 25 mg
Trihexyphenidyl 2 x 2 mg